Pihak keluarga WBP yang antrian dalam pelayanan kunjungan WBP di Lapas Kelas IIB Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, kunjungan pihak keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengalami peningkatan di Lapas Kelas IIB Sarolangun.
Guna menjaga keamanan dan kondusifitas pelayanan kunjungan, Lapas Sarolangun siap melakukan pelayanan secara prima, profesional, kolaborasi dan komunikasi dengan stakeholder.
Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos melalui Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE mengatakan pihaknya tidak ada membatasi pihak keluarga WBP untuk melakukan kunjungan.
Hanya saja pihaknya melakukan pelayanan dengan SOP untuk memastikan lapas Sarolangun aman dan kondusif.
” Seperti biasa kalau natal dan tahun baru tetap ada kunjungan, biasanya hari libur nasional kunjungan akan melonjak. Makanya kita berkomunikasi dengan stakeholder untuk memastikan lapas aman dan kondusif serta bisa menerima warga yang ingin berkunjung ke dalam, tidak ada batasan,” katanya, Senin (22/12/2025) kepada sejumlah awak media.
Kunjungan WBP pada hari raya natal dan tahun baru 2026 ini, pihaknya tentu berkomunikasi dengan stakeholder untuk ikut membantu dalam melaksanakan tugas pelayanan kunjungan agar nantinya terlaksana dengan baik, tertib dan kondusif.
” Kunjungan pihak keluarga ini tentu untuk memfasilitasi hak para WBP dalam menjalin silaturahmi dengan keluarga di momen seperti sekarang. Hal ini merupakan implementasi dari komitmen jajaran Lapas Sarolangun dalam memberikan kualitas pelayanan publik prima kepada seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap saat diwawancarai awak media
Suasana haru dan bahagia tentu sangat terasa pada saat pengunjung bertemu dengan warga binaan secara langsung, guna bersilaturahmi dan berbagi cerita di momen-momen tertentu.
Pihak keluarga WBP, bernama Susi, salah seorang pengunjung, mengapresiasi pelayanan kunjungan yang dilakukan oleh petugas lapas Sarolangun.
” Terima kasih telah memberikan fasilitas bagi kami untuk bisa berkunjung keluarga, bagaimana petugas mengatur antrian dengan baik,” katanya.
Petugas Lapas Sarolangun dan personil Gabungan saat melakukan penggeledahan badan Warga Binaan Lapas dalam kegiatan razia rutin Insidentil
KABAR SAROLANGUN – Dalam apel kesiapsiagaaan pengamanan dan pelayanan Natal dan Tahun Baru 2026, Lapas Kelas IIB Sarolangun bersama jajaran stakeholder melakukan razia rutin secara insidentil ke dalam kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Razia rutin tersebut berlangsung pada Senin (22/122/2025) di kamar hunian WBP yang ada di Lapas Kelas IIB Sarolangun, dengan dihadiri Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE bersama jajaran stakeholder seperti TNI, Polri, BPBD, Damkar, Para awak media hingga masyarakat.
Dari pantauan langsung media online driv.penajambi.co/, tampak personil gabungan tersebut melakukan penggeledahan badan Warga Binaan Lapas Sarolangun dan penggeledahan kamar hunian Warga binaan untuk menggeledah barang bawaan yang memang dilarang berada di dalam kamar hunian.
Sejumlah barang bawaan WBP pun dilakukan penyitaan oleh personil gabungan, diantaranya ada alat cukur, sendok, karet gelang, sikat gigi yang masih utuh, hingga paku.
Selain itu, personil gabungan tidak menemukan adanya handphone atau barang elektronik yang sangat dilarang berada di dalam kamar hunian lapas.
Petugas lapas Sarolangun saat memberikan pembinaan warga binaan
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap mengatakan bahwa razia insidentil ini merupakan salah satu deteksi dini dalam menjaga keamanan dan kondusifitas di lingkungan lapas Sarolangun.
Apabila di dalam kamar hunian lapas ditemukan barang-barang yang dilarang dibawa, maka akan langsung di sita.
” Seperti kawan-kawan lihat langsung di lapangan kita melakukan razia rutin secara insidentil, dengan maksud untuk mencegah dan mendeteksi adanya barang-barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam lapas,” katanya.
Pihaknya pun menemukan beberapa pisau cukur hingga paku, yang memang menurut lapas tidak boleh ada di kamar hunian.
” Sikat gigi kita patahkan, karena kalau utuh bisa diasah menjadi senjata tajam, makanya kita patahkan untuk menjamin tidak ada senjata tajam di dalam,” katanya.
Bagi warga binaan lapas yang mau mencukur, pihaknya telah menyediakan tempat yang memang ada petugas serta pengawalan. Sehingga memang, alat-alat cukur diperkenankan berada di ruangan tersebut.
” Beda dengan barang terlarang lainnya seperti HP, alat komunikasi dan benda elektronik yang dilarang masuk ke dalam lapas. Maka itu langsung kita periksa karena benda-benda itu tidak diperkenankan dan tidak perbolehkan ada di dalam lapas. Meskipun kita siapkan tempat alat komunikasi, kita ada wartel khusus yang langsung di kelola oleh lapas sendiri dan diawasi oleh petugas,” katanya.
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap dan personil gabungan saat memperlihatkan barang sitaan dari kamar hunian lapas Sarolangun
Ia juga menambahkan tentunya pihak lapas Sarolangun sangat terbuka diri untuk mendapatkan saran maupun masukan dari berbagai pihak.
Jika memang mengetahui ada benda-benda terlarang atau hal-hal terlarang, silahkan disampaikan ke pihak lapas Sarolangun.
” Apabila mengetahui atau mungkin menemukan kita akan tindak lanjuti apakah itu hal-hal yang terlarang.:Apabila ada pelanggaran kita akan berikan sanksi termasuk kepada petugas lapas Sarolangun itu sendiri,” katanya.
Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, Jajaran stakeholder holder yang hadir dalam apel kesiapsiagaaan pengamanan dan pelayanan nataru di lapas Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka memastikan dan menjamin keamanan kondusifitas di lingkungan Lapas, Lapas Kelas IIB Sarolangun menggelar apel kesiapsiagaaan pengamanan dan pelayanan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Senin (22/12/2025) di Lapangan Lapas Kelas IIB Sarolangun.
Kegiatan apel kesiapsiagaan berlangsung secara virtual yang diikuti seluruh lapas/Rutan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi bersama Kantor Wilayah Pemasyarakatan Provinsi Jambi.
Melalui virtual tersebut, Apel Kesiapsiagaan dipimpin langsung Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi Hidayat, Am.IP, SH, MH, yang dihadiri Jajaran Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi, Jajaran Kalapas/Rutan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Jajaran TNI, Polri, Damkar, BPBD.
Dari Kabupaten Sarolangun, hadir langsung Kalapas Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md.IP, S.Sos, Kapolsek Sarolangun Iptu Roza, Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE, Kepala BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, MH diwakili Kabid Yen Iswadi, SE, Kepala Dinas Damkar Trianto, S.IP, ME atau mewakili, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sarolangun Ahmad Mulyan, ST, Personil gabungan terdiri personil Lapas, BPBD, Damkar, TNI dan Polri.
Peserta apel kesiapsiagaaan di lapas Sarolangun secara virtual
Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi Hidayat dalam amanatnya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, jajaran lapas, TNI, Polri, damkar, BPBD yang telah mengikuti kegiatan apel kesiapsiagaaan hari ini.
Katanya, Keamanan dan ketertiban di lapas memang menjadi tanggung jawab bersama seluruh petugas, namun tentunya tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak.
” Kita harus meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan seluruh prosedur pengamanan dengan disiplin, agar Lapas tetap aman dan kondusif. Saya juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan profesional kepada Warga Binaan dan masyarakat,” katanya.
” Pengamanan dan pelayanan harus berjalan beriringan. Seluruh lapas/rutan agar bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum serta pihak terkait guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Natal 2025 dan Tahun baru 2026,” kata dia menambahkan.
Dalam apel kesiapsiagaaan tersebut, Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal menyampaikan laporan langsung secara virtual. Ia menyebut bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Sarolangun ada sebanyak 686 orang dengan jumlah petugas 72 orang.
” Di Lapas Kelas IIB Sarolangun ada sebanyak 680 warga binaan pemasyarakatan dengan jumlah Petugas sebanyak 72 orang. Untuk Sarana keamanan dalam posisi siap dan kondisi lapas dalam keadaan aman dan kondusif,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap bersama jajaran stakeholder seperti TNI, Polri, BPBD, Damkar melakukan Razia rutin secara insidentil secara mendadak, dengan melakukan penggeledahan badan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Kamar Hunian WBP.
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap saat diwawancarai awak media
Usai razia tersebut, Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap mengatakan bahwa dalam rangka menyongsong natal dan tahun baru, pihaknya jajaran Lapas Sarolangun diperintahkan pimpinan untuk menggelar apel kesiapsiagaaan gabungan bersama TNI, Polri, BNPB, Damkar, unsur-unsur masyarakat lain.
” Apel Kesiapsiagaan ini untuk menjamin keberlangsungan keamanan di lapas Sarolangun dan untuk memastikan lapas Sarolangun tetap aman dan kondusif,” katanya.
Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, dan para Nara sumber
KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2025, Senin (22/12/2025) di Ruang Aula Disdikbud Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, yang diwakili sejumlah Nara sumber, Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, M.Ps.I, beserta jajaran staf, dan para peserta yang terdiri dari Para Camat, Para Kades, Kader Posyandu, Karang Taruna, Perwakilan dari para Guru ngaji dan pengurus mesjid.
Kegiatan PATBM ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya dalam Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak berkebutuhan khusus (ABH), dan Perkawinan Anak.
Peserta kegiatan PATBM
Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) merupakan salah satu upaya Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan memberikan Perlindungan terhadap Anak Indonesia khususnya Anak Kabupaten Sarolangun melalui kelompok PATBM dari setiap Kecamatan dan Desa.
” Saya harapkan semua Camat, Kades, Desa dan Kelurahan dapat membentuk PATBM. Kegiatan yang dilakukan berupa kegiatan Promotif dan upaya Pencegahan untuk menghindari terjadinya Kekerasan,” katanya.
Kata Yudis Kenromora, bahwa upaya ini bertujuan untuk membangun dan penguatan norma-norma anti Kekerasan, meningkatkan kemampuan orang tua dalam Mengasuh Anak serta meningkatkan kemampuan Anak untuk bisa melindungi dirinya dari kekerasan.
Maka dari itu, sasaran kegiatan ini tentunya adalah orang tua, keluarga dan masyarakat. dalam melaksanakan kegiatan PATBM ditingkat Desa aktifis PATBM bekerjasama dan berjejaring dengan semua pengampu yang ada dimasyarakat seperti PKK, Posyandu, Kumpulan Remaja, Pengajian, Yasinan Bapak-Bapak, Pengajian Rutin Ibu-Ibu, Lembaga Pendidik Keagamaan dan lainnya.
Poto bersama
” Saya juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan dan koordinasi ini dengan maksimal, jangan dijadikan sebagai kegiatan seremonial belaka, akan tetapi dijadikan sebagai media belajar dan serapkan secara maksimal dan ilmu pengetahuan dan pengalaman para Narasumber,” katanya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, ia juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Narasumber yang telah bersedia hadir untuk membagikan ilmu dan pengalamannya. demi masa depan anak-anak Kabupaten Sarolangun khususnya dan anak Propinsi Jambi umumnya.
” Semoga harapan kita bersama untuk bisa memberikan pengabdian yang terbaik, kepada bangsa dan negara melalui para peserta didik yang akan menjadi kenyataan serta Mendapatkan hidayah dan diberikan petunjuk oleh allah swt dalam menjalankan tugas-tugasnya,” katanya.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak berkebutuhan khusus (ABH), dan Perkawinan Anak saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Para Nara sumber saat memaparkan materi
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber yang kompeten dari berbagai unsur juga memaparkan materi tentang sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan Poto bersama.
Ketua Tim Pansel JPT Prof Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan jajaran tim pansel JPT dalam Uji Kompetensi JPT
KABAR SAROLANGUN – Para Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengikuti kegiatan Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, sedikitnya ada sebanyak 25 Pejabat Eselon II.
Salah satunya, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, yang mana kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Sabtu (20/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pansel JPT Prof Dr Sukamto Sutoto, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, dan para kepala OPD selaku peserta Ukom tersebut.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati mengatakan kegiatan ini tentunya dapat memberikan pengalaman baru, pengetahuan baru serta mengasah kemampuan manajerial dan kepemimpinan sebagai kepala perangkat daerah.
Selaku peserta, iapun mengaku telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin serta menyiapkan makalah untuk disampaikan di hadapan tim pansel JPT yang dipimpin oleh Prof Sukamto Sutoto.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH saat mengikuti Uji Kompetensi JPT
” Ini mengacu UU tentang manajemen ASN, Permenpan RB nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian JPT dan surat edaran Menpan RB nomor 19 tahun 2023 tentang mutasi, rotasi pejabat JPT Dan surat keputusan Bupati Sarolangun nomor 490/BKPSDM/2025 tahun 2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang pembentukan pansel jabatan JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini dalam rangka mewujudkan manajemen ASN yang berbasis pasal 132 ayat 1 PP nomor 11 tahun 2009 tentang Manajemen ASN dinyatakan pengisian jabatan dan mutasi dari suatu OPD ke OPD yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara JPT.
Dalam Mutasi jabatan, harus memenuhi syarat, diantaranya pertama sesuai standar kompetensi jabatan, kedua telah menduduki jabatan paling singkat 2 tahun dan paling lama 5 tahun. Melalui uji kompetensi dan uji kesesuaian secara objektif guna pertimbangan dalam proses mutasi, rotasi dan proemosi secara efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan dalam upaya peningkatan organisasi dan instansi Pemerintah Kabupaten Sarolangun
Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto bersama para kepala OPD Poto bersama dengan Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, Tim Pansel JPT dalam kegiatan uji Kompetensi JPT
KABAR SAROLANGUN – Para Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengikuti kegiatan Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, sedikitnya ada sebanyak 25 Pejabat Eselon II.
Salah satunya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sarolangun Supriyanto , S.IP, yang mana kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Sabtu (20/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pansel JPT Prof Dr Sukamto Sutoto, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, dan para kepala OPD selaku peserta Ukom tersebut.
Kadishub Sarolangun Supriyanto kepada media ini mengatakan kegiatan ini tentunya dapat memberikan pengalaman baru, pengetahuan baru serta mengasah kemampuan manajerial dan kepemimpinan sebagai kepala perangkat daerah.
” Uji kompetensi JPT itu membuat kita lebih ada pengalaman baru, ilmu baru. Kemudian kita ada kesempatan untuk mencoba dan mengasah pikiran lagi, jadi bagus Ukom itu dan kita buat makalah,” katanya, Minggu (21/12/2025).
Supriyanto menambahkan selaku peserta, telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin serta menyiapkan makalah untuk disampaikan di hadapan tim pansel JPT yang dipimpin oleh Prof Sukamto Sutoto.
Dalam makalah tersebut, ia membahas terkait isu-isu strategis selama dua tahun terakhir ini seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir, masalah Sumber Daya Manusia (SDM), Rambu-rambu lalu lintas, keselamatan jalan, dan pengembangan transportasi.
” Kita bisa mengangkat isu-isu dalam dua tahun, permasalahan yang belum jalan kita cari info untuk kita tingkatkan jadi bagus itu, ada masalah SDM kurang, rambu-rambu kurang, perlu mengoptimalisasi retribusi parkir, rencana saya kedepan ada aksi optimalisasi parkir elektronik atau parkir digital,” katanya.
Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto saat dibincangi usai Kegiatan Uji Kompetensi JPT
” Tetapi harus kita kaji, mulai Penyediaan alat berapa, apa saja yang disiapkan, kemudian harus di uji petik di titik lokasi itu nanti, apakah ada feedback,” kata dia menambahkan.
Sementara untuk hasil dari pelaksana Ukom tersebut, Ia menyebutkan tentunya pihak Pansel JPT akan menyampaikan kepada Bupati Sarolangun H Hurmin selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), sebagai data pendukung dalam pengambilan keputusan.
” Hasil Ukom belum tahu, itu pansel uji kompetensi lah yang tahu. Apapun keputusannya kita tetap siap selaku bawahan,” katanya.
Kegiatan uji Kompetensi JPT ini mengacu UU tentang manajemen ASN, Permenpan RB nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian JPT dan surat edaran Menpan RB nomor 19 tahun 2023 tentang mutasi, rotasi pejabat JPT Dan surat keputusan Bupati Sarolangun nomor 490/BKPSDM/2025 tahun 2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang pembentukan pansel jabatan JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Selain itu, kegiatan ini dalam rangka mewujudkan manajemen ASN yang berbasis pasal 132 ayat 1 PP nomor 11 tahun 2009 tentang Manajemen ASN dinyatakan pengisian jabatan dan mutasi dari suatu OPD ke OPD yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara JPT.
Dalam Mutasi jabatan, harus memenuhi syarat, diantaranya pertama sesuai standar kompetensi jabatan, kedua telah menduduki jabatan paling singkat 2 tahun dan paling lama 5 tahun. Melalui uji kompetensi dan uji kesesuaian secara objektif guna pertimbangan dalam proses mutasi, rotasi dan promosi secara efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan dalam upaya peningkatan organisasi dan instansi Pemerintah Kabupaten Sarolangun
Waka II TP PKK Sarolangun Ny Lilis Sumiati, Camat Sarolangun Bustra Desman, Lurah Aur Gading Thoriq Kurniawan, Ketua TP PKK Kecamatan Sarolangun Ny Ita Ningtriswati, Ketua TP PKK Kelurahan Aur Gading Ny Hasanatan Poto bersama dengan jajaran PKK
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun menggelar kegiatan pembinaan bagi para Kader PKK dalam rangka pemantapan sinergi dalam pembinaan 10 program pokok PKK sebagai Gerakan Perempuan untuk Sarolangun MAJU, Minggu (21/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM selalu pembina TP PKK tingkat Kecamatan Sarolangun yang berlangsung dengan sukses.
Hadir dalam kegiatan tersebut, para Nara sumber terdiri dari Wakil Ketua II TP PKK Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, S.Sos, Sekretaris TP PKK Sarolangun, Lurah Aur Gading Thoriq Kurniawan, S.Pd, Sd, Ketua TP PKK Kecamatan Sarolangun Ny Ita Ningtriswati Bustra, Ketua TP PKK Kelurahan Aur Gading Ny Hasanatan Thoriq, Jajaran TP PKK Kecamatan Sarolangun dan TP PKK Kelurahan Aur Gading serta peserta kegiatan yang diikuti para kader PKK di tingkat RT se-Kelurahan Aur Gading.
Dalam sambutannya, Lurah Aur Gading Thoriq Kurniawan mengucapkan terima kasih atas atas kehadiran Tim Penggerak PKK Kabupaten Sarolangun selaku Nara sumber dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan PKK ini, serta Camat Sarolangun beserta Ketua TP PKK Kecamatan Sarolangun dalam memberikan pembinaan bagi para kader PKK di wilayah Kelurahan Aur Gading.
” Harapan besar agar seluruh kader PKK mampu menyerap ilmu dan wawasan yang diberikan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sarolangun, dan TP PKK Kecamatan Sarolangun sehingga dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat,” katanya.
Lurah Aur Gading Thoriq Kurniawan menyampaikan sambutanPeserta kegiatan pembinaan PKK di Kelurahan Aur Gading
Kegiatan ini dapat terlaksana dengan sumber anggaran dari program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Provinsi Jambi, yang tentunya sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan Gubernur Jambi Alharis dan Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ibu Ny Hj Hesnidar Haris dalam kemajuan daerah melalui program pembinaan PKK.
” Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas kerja dan program-program PKK. Melalui momen ini, mari kita wujudkan keluarga-keluarga tangguh yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah kita,” katanya.
Sementara itu, Camat Sarolangun Bustra Desman mengatakan bahwa tentunya Pemerintah Kecamatan Sarolangun akan terus berupaya mendorong TP PKK Kecamatan Sarolangun dalam menjalankan program-program PKK.
” Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap para kader PKK mampu menjadi motor penggerak dalam mengedukasi dan memberdayakan masyarakat, serta turut ambil bagian dalam pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sarolangun menuju Sarolangun maju,” katanya.
Camat Sarolangun Bustra Desman saat membuka kegiatan pembinaan PKK
Bustra Desman juga berbagai TP PKK baik di tingkat RT, Kelurahan maupun Kecamatan Sarolangun dapat menjalankan program prioritas nasional seperti percepatan penurunan stunting dan penguatan ekonomi keluarga, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta melaksanakan bhakti sosial untuk masyarakat.
” Serta program visi dan misi Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, salah satunya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan tentunya seluruh kader PKK harus mengikuti buku Rakernas X PKK,” katanya.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan pembinaan PKK tingkat Kelurahan Aur Gading, secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Tak hanya itu, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, selaku Nara sumber dalam paparannya, mengatakan bahwa tim penggerak PKK tentunya harus dapat bersinergi dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Begitu juga di tingkat Kecamatan maupun Kelurahan/Desa, ibu-ibu di kelurahan/desa juga dapat bersinergi dengan pemerintahan kelurahan/Desa.
” Mohon bantuan dan dukungan kepada ibu PKK kelurahan dan PKK di tingkat RT, disana ada program dasa wisma yang merupakan program unggulan ibu Gubernur dan ada juga program memberantas buta aksara Al-Qur’an dengan kegiatan metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an. Program kedua, digitalisasi dasa wisma, kepedulian kita terhadap sosial dan lingkungan,” katanya.
Waka II TP PKK Sarolangun Ny Lilis Sumiati saat menyampaikan materi
” Program Dasawisma PKK adalah kelompok terkecil PKK (10-20 rumah tangga) yang jadi ujung tombak pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat paling bawah, fokus utamanya membantu pendataan keluarga, penyuluhan (kesehatan, gizi, KB), pembinaan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat lewat kegiatan seperti arisan, kerja bakti, hingga Posyandu, demi mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan mandiri,” kata dia menambahkan.
Kata Lilis Sumiati program PKK tentunya sudah tersusun dan terencana secara berjenjang dari TP PKK Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga ke tingkat Kelurahan/Desa, sebagaimana dalam amanat buku Rakernas X PKK.
” Mari terus bergerak bersama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun semoga visi dan misi Sarolangun maju bisa terwujud. Dengan program pemberdayaan dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, sebagai fasilitator pelaksana dan pengendali,” katanya.
Poto bersama
Ia juga menyebutkan 10 program pokok PKK yakni (1) Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, (2) Gotong Royong, (3) Pangan, (4) Sandang, (5) Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga, (6) Pendidikan dan Keterampilan, (7) Kesehatan, (8). Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, (9). Kelestarian Lingkungan Hidup dan (10) Perencanaan Sehat.
” Jadi harapan kita bersama 10 program PKK ini dapat kita jalankan dengan baik. Mengaktifkan kelompok dasa wismanya dengan memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah,” katanya.
Pengumuman Hasil UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris Persorada Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun tahun 2025
KABAR SAROLANGUN – Panitia Seleksi Calon Direktur dan Calon Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Serumpun Pseko Tahun 2025 mengumumkan tiga peserta terbaik hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Hal itu berdasarkan Pengumuman pansel Nomor : 23/Pansel-SP/2025 tentang Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Direktur dan Calon Komisaris.
Ketua Tim Pansel Ir Dedy Hendry, M.Si mengatakan pelaksana UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris Persorada telah dilaksanakan pada tanggal 16-17 Desember 2025 yang lalu, dengan hasil evaluasi terhadap hasil UKK tersebut didapatkan 3 Peserta terbaik seleksi Calon Direktur dan 4 peserta terbaik calon Komisaris.
” Kita sudah umumkan hasil tiga peserta terbaik masing-masing seleksi calon direktur dan calon Komisaris perseroda serumpun Pseko, pengumuman kita sampaikan pada 20 Desember 2025 kemarin,” katanya, Minggu (21/12/2025) saat dikonfirmasi media ini.
Para peserta seleksi UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris
Tiga peserta terbaik tersebut diantaranya, untuk Calon Direktur yakni (1) Ahyar, S.Th.I dengan nilai 8,38. (2) Muhammad Satar, ST dengan nilai 8,22, dan (3) Adni, S.ST, dengan nilai 7,66.
Sedangkan tiga nama peserta terbaik untuk seleksi Calon Komisaris, yakni Sugeng Mulyadi Essa, ST dengan nilai 8,63. (2) Mulya Malik, SH., MM dengan nilai 8,00 dan (3) Abdullah Fikri, S.Pd dengan nilai 7,82.
” Peserta yang telah ditetapkan tiga nama terbaik tersebut, selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi wawancara dengan Bupati Sarolangun, yang akan dilaksanakan pada hari selasa 23 Desember 2025,” katanya.
KABAR SAROLANGUN –Sebanyak 25 orang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun.
Selaku ketua Panitia Pelaksana, Sekda Sarolangun Muhammad Arief selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari yang berlangsung pada 20-22 Desember 2025 di Aula Saoenk Bang Radja, dengan diikuti 25 peserta dari pejabat eselon II atau JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten yang telah mendapatkan persetujuan dari BKN.
” Terdapat pejabat eselon II yang tidak ikut serta dengan alasan mendekati usia batas pensiun, tidak mendapatkan rekomendasi dari kepala BKN,” katanya.
Muhammad Arief menambahkan kegiatan ukom ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kompetensi profil pejabat JPT, mengukur tingkat kompetensi manajerial, sosial, kultural pejabat, penempatan pejabat dalam jabatan yang tepat, menyediakan data pendukung bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam pengambilan keputusan.
” Kegiatan uji kompetensi dilaksanakan dengan metode segi administrasi dengan bobot 20 persen penulisan makalah dengan bobot 35 persen, wawancara dengan bobot 45 persen dan Pansel sebanyak 5 orang, terdiri dari unsur internal dan eksternal serta akademis,” katanya.
Tim pansel JPT saat melakukan uji kompetensi bagi pejabat eselon II
Selain itu, kegiatan ini dalam rangka mewujudkan manajemen ASN yang berbasis pasal 132 ayat 1 PP nomor 11 tahun 2009 tentang Manajemen ASN dinyatakan pengisian jabatan dan mutasi dari suatu OPD ke OPD yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara JPT.
Dalam Mutasi jabatan, harus memenuhi syarat, diantaranya pertama sesuai standar kompetensi jabatan, kedua telah menduduki jabatan paling singkat 2 tahun dan paling lama 5 tahun. Melalui uji kompetensi dan uji kesesuaian secara objektif guna pertimbangan dalam proses mutasi, rotasi dan proemosi secara efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan dalam upaya peningkatan organisasi dan instansi Pemerintah Kabupaten Sarolangun
” Untuk itu perlu dilakukan pemetaan kompetensi terhadap pejabat JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin, Koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi Kasful anwar, Ketua Yayasan Alhasani Lukman, Rektor IAI Abuya Salek Fauzani beserta jajaran saat tiba di Gedung LPTQ Kabupaten Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Institut Agama Islam (IAI) Abuya Salek Sarolangun kembali mengukuhkan lulusan sarjana Strata Satu (S1) melalui Wisuda Angkatan Ke-IX yang dirangkaikan dengan Dies Natalis II Tahun 2025, Sabtu (20/12/2025), di Gedung LPTQ Kabupaten Sarolangun.
Momentum ini menjadi penanda keberhasilan institusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berintegritas dan berdaya saing global.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun H Hurmin, Koordinator Kopertais XIII Jambi Prof Dr H Kasful Anwar, US, M.Pd, Sekretaris Kopertais XIII Jambi Dr H Zamrizal, M.Pd, Rektor IAI Abuya Salek Dr Fauzani, S.EI MA, Anggota DPRD Sarolangun H Akmal, Orator Ilmiah Guru Besar UIN Sultan Thaha Jambi Prof Dr. Mukhtar Latief, M.Pd, Ketua Yayasan Alhasani H Lukman, M.Pd, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag.
Hadir juga Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Ketua Senat terbuka, Rektor UNISAR Sarolangun Dr H Mawardi, M.Pd, Wakil Rektor Universitas Islam Batanghari, Para kepala OPD terkait, Civitas akademika IAI Abuya Salek, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ormas, LSM dan OKP, Para Orang Tua dan Para wisudawan dan wisudawati.
Rektor IAI Abuya Salek Dr Fauzani, S.EI, MAPoto bersama
Rektor IAI Abuya Salek Fauzani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari tanggung jawab baru bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di tengah masyarakat.
Pada wisuda Angkatan ke-IX ini, IAI Abuya Salek meluluskan wisudawan dan wisudawati dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Syariah dan Hukum.
Sehingga para wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan hari ini secara resmi menyandang gelar S.Pd., S.E., dan S.H. sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi akademik yang telah diraih.
” IAI Abuya Salek mengantarkan saudara hingga dermaga, selanjutnya saudara akan mengarungi samudera kehidupan yang penuh tantangan. Jangan pernah ragu melangkah, dan jadikan Allah SWT sebagai sandaran utama dalam menghadapi masa depan,” pesan Rektor IAI Abuya Salek Fauzani kepada para lulusan.
Rektor IAI Abuya Salek Fauzani memberikan penghargaan kepada wisudawati terbaik
Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua dan wali yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada IAI Abuya Salek, seraya menyerahkan kembali para lulusan untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat.
Wisuda kali ini Mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Berintegritas dan Berdaya Saing Global”, Rektor menegaskan bahwa tema tersebut mencerminkan arah kebijakan dan pengembangan institusi.
Sejak bertransformasi dari STAI Ma’arif menjadi IAI Abuya Salek pada 27 November 2023, kampus terus melakukan pembenahan tata kelola dan peningkatan mutu akademik guna menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
Fauzani juga memaparkan sejumlah capaian strategis kampus, di antaranya penambahan dua program studi baru pada tahun 2025, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Bisnis Syariah (MBS), serta pelaksanaan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang membuka akses pendidikan tinggi lebih luas bagi masyarakat.
Poto bersama
Ke depan, IAI Abuya Salek menargetkan pembukaan Program Magister Ekonomi dan bertransformasi menjadi Universitas Abuya Salek.
Rektor Fauzani mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, yayasan, civitas akademika, mahasiswa, alumni, hingga masyarakat, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi kemajuan perguruan tinggi Islam di Kabupaten Sarolangun.
Kegiatan wisuda berlangsung khidmat dan diakhiri dengan prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati serta foto bersama seluruh tamu undangan.