Blog

  • Bupati Sarolangun Hurmin Resmi Buka Musrenbang Kecamatan Limun 2026

    Bupati Sarolangun Hurmin Resmi Buka Musrenbang Kecamatan Limun 2026

    Bupati Sarolangun H Hurmin, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah, Sekretaris Bappeda Hj Maria Susanti, Camat Limun Masri serta Tripika Kecamatan dan kepala OPD.

    SAROLANGUN, Penajabi.co – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Limun, Kamis (05/02/2026) di ruang Aula Kantor Camat Limun.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin mengatakan Musrenbang Kecamatan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan memiliki peran penting dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan daerah, khususnya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Bupati Sarolangun H Hurmin.
    Camat Limun Masri.

    ”Forum ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan dan menyepakati prioritas pembangunan, menampung usulan dari hasil Musrenbang Desa agar terintegrasi dengan prioritas pembangunan kabupaten, serta menjadi bagian dari proses penyusunan RKPD,” katanya.

    Hurmin juga mengatakan, RKPD sebagai rencana kerja tahunan daerah disusun secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat, melalui perpaduan antara perencanaan dari atas (top down) dan dari bawah (bottom up) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

    ”Musrenbang Kecamatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan pembangunan yang tepat sasaran. Saya berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga demi kemajuan Sarolangun yang kita cintai,” katanya.

    Penandatanganan berita acara Musrenbang.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Dedi Ifriansyah, Anggota DPRD Sarolangun Tabroni, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, para Kepala OPD, Sekretaris Bappeda Hj Maria Susanti, SE, Camat Limun Masri, SH, para Camat se-Kabupaten Sarolangun.

    Para Kepala Desa, BPD, Tokoh masyarakat.

    Selain itu, hadir pula Kapolsek Limun bersama Danramil 420-02 Limun Kapten Inf Kosni Amer, para kepala desa se-Kecamatan Limun, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sarolangun, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

    Bupati Sarolangun H Hurmin menyerahkan mobil operasional dokter maju secara simbolis.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun H. Hurmin bersama jajaran pemerintah daerah juga menyerahkan tujuh unit mobil Dokter Maju yang diperuntukkan bagi tujuh kecamatan di Kabupaten Sarolangun. Penyerahan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

    Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir, baik dari unsur pemerintahan maupun masyarakat yang turut menyaksikan jalannya acara.

    (Amar)

  • Hemat Anggaran, Dinas Perkim Sarolangun Berhasil Tekan Biaya Listrik Lampu Jalan Hampir 60 Persen 

    Hemat Anggaran, Dinas Perkim Sarolangun Berhasil Tekan Biaya Listrik Lampu Jalan Hampir 60 Persen 

    Kota Sarolangun yang kian terang benderang dengan adanya lampu jalan LED yang sangat memadai dan hemat anggaran

    SAROLANGUN – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) yang kerap disebut Dinas Perkim Kabupaten Sarolangun berhasil menorehkan prestasi yang cukup membanggakan, dapat menekan biaya listrik lampu jalan yang di biayai oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Di tengah efisiensi anggaran tahun 2025, atas dukungan dan arahan Bupati Sarolangun H Hurmin, Dinas Perkim Sarolangun melakukan upaya untuk penghematan anggaran untuk pembiayaan listrik lampu jalan yang ada di kawasan perkotaan dan pedesaan.

    Kadis Perkim Sarolangun Drs Tarmizi melalui Kabid Kawasan Pemukiman Bustari, ST mengatakan bahwa biaya pembayaran listrik lampu jalan ini biasanya setiap bulan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengeluarkan anggaran lebih kurang 360 Juta setiap bulannya.

    Namun, sejak bulan Desember 2025 yang lalu, biaya pembayaran listrik lampu jalan tersebut sangat turun drastis, sebesar Rp 170 juta perbulan sehingga pihaknya berhasil meraih prestasi menekan anggaran biaya listrik lampu jalan hampir mencapai angka 60 persen.

    " Semenjak kehadiran kami disini ada beberapa prestasi yang bisa kita capai, pertama terkait pembayaran rekening listrik lampu jalan. Pada kami masuk kemarin pembayaran rekening listrik tercatat di kami itu sebanyak 360 jura lebih perbulan namun di bulan desember kemarin itu sangat turun drastis mencapai 170 juta lebih perbulan," katanya, Jumat (30/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/

    Bustari menjelaskan penghematan anggaran untuk pembiayaan lampu jalan ini berlaku secara keseluruhan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

    Ia menuturkan, beberapa upaya yang dilakukan oleh Dinas Perkim untuk menekan biaya listrik jalan tersebut. Diantaranya, pihaknya menyurati PLN untuk mengganti seluruh lampu-lampu jalan yang tidak ada ampernya menjadi lampu pakai Amper.

    ” Hal itu supaya tidak lagi di hitung secara glolab tetapi dihitung secara pemakaian maka energi yang terpakai itulah yang dibayar, dan Alhamdulillah hari ini sudah dilakukan,” katanya.

    Upaya yang kedua kata Bustari, pihaknya banyak melakukan penggantian lampu yang kuning yang menggunakan energi cukup tinggi diantara 300-500 Watt bahkan ada 600 Watt.

    Lampu kuning ini diganti dengan lampu LED itu paling maksimal 150 Watt dan terangnya sudah luar biasa.

    ” Posisi di pemukiman dan jalan lingkungan kita juga mengurangi Watt nya antara 60-90 Watt sehingga inilah yang mengakibatkan adanya efisiensi untuk pembayaran energi listrik lampu jalan,” katanya.

    Disebutkannya, penghematan biaya listrik lampu jalan ini cukup berarti, kedepan pihaknya juga akan terus berupaya penghematan sehingga masyarakat menikmati lampu ini.

    ” Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik atau pajak penerangan jalan untuk Kabupaten Sarolangun per hari ini itu sampai 1,3 Miliar perbulan, dan akumulasi setiap tahun lebih kurang 17 miliar, dan penggunaan kita sangat jauh di bawah itu,” katanya.

    Diketahui, Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika membuat program penerangan jalan di kawasan perkotaan dan pedesaan hingga pemukiman masyarakat.

    Program tersebut dijalankan oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sarolangun, yang saat ini kian dirasakan masyarakat Sarolangun.

    Pasalnya khusus di wilayah kota Sarolangun dan sekitarnya, dengan ribuan lampu jalan yang sudah terpasang, membuat Kota Sarolangun terang benderang di malam hari.

  • Di Era Kepemimpinan Hurmin, Sarolangun Kini Terang Benderang Di Malam Hari

    Di Era Kepemimpinan Hurmin, Sarolangun Kini Terang Benderang Di Malam Hari

    Tampak jalan-jalan kota Sarolangun kini terang benderang

    SAROLANGUN, driv.penajambi.co/ – Pemerintah Kabupaten Sarolangun di bawah kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika membuat program penerangan jalan di kawasan perkotaan dan pedesaan hingga pemukiman masyarakat.

    Program tersebut dijalankan oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sarolangun, yang saat ini kian dirasakan masyarakat Sarolangun.

    Pasalnya khusus di wilayah kota Sarolangun dan sekitarnya, dengan ribuan lampu jalan yang sudah terpasang, membuat Kota Sarolangun terang benderang di malam hari.

    Kepala DPKPP Kabupaten Sarolangun Drs Tarmizi, melalui Kabid Kabid Kawasan Pemukiman Bustari, ST mengatakan bahwa saat ini pihaknya mencatat ada sebanyak 4.000 lampu jalan yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk penerangan jalan perkotaan dan pemukiman masyarakat.

    "Hari ini juga kita lihat apa yang diprogramkan bapak bupati Sarolangun untuk penerangan secara keseluruhan itu sudah mulai berjalan,dan terasa di kita bahwa di kota sudah nampak di malam hari terang benderang, Alhamdulillah sudah sekian persen kita laksanakan dan terasa hasilnya di daerah perkotaan," kata Bustari, Kamis (29/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/.

    Kata Bustari, tidak menutup kemungkinan kedepan jumlah lampu jalan akan terus bertambah. Sebab, menurutnya tahun 2025 kemarin pihaknya sudah membeli persediaan lampu jalan lebih kurang 1.500 lampu untuk penggantian lampu jalan mati karena rusak dan tidak layak lagi, ataupun untuk pemasangan lampu jalan di titik yang baru.

    “Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi lampu yang rusak tetapi juga berangsur dengan waktu dan peralatan kita yang ada, program ini cukup baik dan membantu masyarakat disisi penerangan di lingkungan,” katanya.

    Selain di perkotaan, program Sarolangun terang benderang ini akan menjangkau untuk wilayah pedesaan, khususnya desa-desa yang dekat perkotaan

    Sehingga nanti semua masyarakat jika memungkinkan untuk pembiayaan lampu jalan ini memadai, maka masyarakat akan menikmati seluruhnya untuk penerangan jalan atau pemukiman yang ada di tengah masyarakat.

    “Sehingga program bapak Bupati yang konsen akan hal ini, dimana tadinya terasa gelap sekarang sudah terang. Ini program yang cukup baik dan membantu masyarakat dalam hal meningkatkan kualitas hunian dan taraf hidup masyarakat, sehingga masyarakat merasa ada kepuasaan terhadap lingkungan, keamanan dan ketertiban dan estetika di tengah masyarakat, itu menjadi catatan kita bahwa program ini sangat bagus,” katanya.

    Petugas Dinas Perkim saat melakukan pemasangan lampu jalan dengan lampu LED

    “Program ini akan berlanjut di masa yang akan datang. Untuk penerangan bagi tempat yang belum, sekarang kami menunggu progres ini. Kita doakan kesehatan bapak Bupati, keuangan daerah kita membaik, masyarakat sejahtera secara keseluruhan, usaha masyarakat kita doakan lancar dan menjadi Sarolangun maju kedepan,” kata dia menambahkan.

    (Nil)

  • Hijaukan Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi 

    Hijaukan Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi 

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti, Forkopimda Kabupaten Sarolangun dan para kepala OPD 

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka menghijaukan Sarolangun khususnya, umumnya Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama Pemerintah Provinsi Jambi melakukan kegiatan Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi, Rabu (28/01/2026).

    Untuk Kabupaten Sarolangun, kegiatan berlangsung di Embung Beluru Pauh, Kecamatan Pauh. Dalam kesempatan itu, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM yang menghadiri mewakili Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran forkopimda, SKK Migas-KKKS SRMD, para kepala OPD, KPHP Sarolangun mengikuti zoom meeting bersama kegiatan penanaman pohon yang dihadiri oleh Staf Ahli Mentri Lingkungan Hidup RI Nur Adi Wardoyo dan Gubernur Jambi Al Haris yang berlangsung di Desa Pematang Jering, Kab. Muaro Jambi, Provinsi Jambi sebagai titik lokasi penanaman serentak.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny Hj Hesti Haris, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, Para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, Jajaran Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Para Kepala Balai Kementrian Lingkungan Hidup dan tamu undangan lainnya.

    Sementara dari Kabupaten Sarolangun, hadir langsung Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti, Publik Relation SRMD Tanheri, Saipul beserta jajaran, Kapolsek Pauh Iptu Afandi Anora, SH, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kasubsi Intelijen Kejari Sarolangun Meiza, SH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan jajaran saat mengikuti kegiatan zoom meeting Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi

    Hadir juga Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala KPHP Hulu Sarolangun Arbain, ST, Kepala KPHP Hilir Sarolangun Misriadi, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Plt Camat Pauh Aryo L Fajrin, S.IP, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf Husnan Efendi, Para Kepala Desa, Karang Taruna Kelurahan Pauh serta masyarakat setempat.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan kegiatan penanaman pohon ini sebagai wujud kita dalam memulihkan kembali lingkungan alam yang mungkin selama ini telah di rusak karena kegiatan penebangan pohon secara ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Dengan penanaman pohon serentak ini, khususnya di Kabupaten Sarolangun, terutama daerah rawan banjir dan longsor, bisa kita lakukan pencegahan.

    ” Kegiatan penanaman pohon di wilayah Kabupaten Sarolangun ini, bantuan keseluruhan ada sebanyak 13.500 bibit barang pohon, dimana ada 3.500 bibit pohon tanaman oleh pak Bupati dan SKK migas juga telah memberikan bantuan 3.000 batang dengan empat jenis yaitu Manggis, Kelapa Genjah, Alpukat dan Mangga,” katanya.

    Khusus di embung Beluru Pauh, lanjut Sekda. Kegiatan penanaman pohon, serentak ini di atas lahan yang luasnya 25 hektar, penanaman dilakukan selain dari pada forkopimda Kabupaten Sarolangun juga melibatkan 10 komonitas pecinta lingkungan untuk sama-sama melakukan penanaman.

    Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM

    ” Harapan kita bahwa kita tahu Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah rawan bencana banjir jadi dengan penghijauan ini banyak air yang di tahan oleh akar, dengan penanaman terjadi sedimentasi dan erosis dengan sendirinya visa kita tekan,” katanya.

    Selain itu, kegiatan penanaman pohon ini sebagai wujud kita dalam memulihkan kembali lingkungan alam, khususnya di Kabupaten Sarolangun, terutama daerah rawan banjir dan longsor, untuk bisa dilakukan pencegahan.

    ” Mudah-mudahan kegiatan penanaman pohon ini bisa meminimalisir dampak yang timbul akibat terjadinya bencana alam banjir dan longsor. Kita tahu Kabupaten Sarolangun ini juga daerah yang memiliki aliran sungai,” katanya.

    ” Kegiatan ini rutin setiap tahun kita lakukan, kwmarin di kecamatan limun, kita prioritaskan yang daerah rawan banjir. Kegiatan ini di dukung SKK migas, SRMD dan juga kegiatan ppn melalui KPHP sebagai perpanjangan dari dinas kehutanan Provinsi Jambi,” kata dia menambahkan.

    Sementara itu, Melalui Virtual Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa jika melihat kejadian bencana alam yang luar biasa melanda daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Maka, kali ini segenap lapisan masyarakat harus berpikir untuk menanam pohon yang bisa melestarikan lingkungan, serta memperkuat struktur tebing tanah sehingga tidak mudah longsor dan tentunya akar pohon menahan air untuk mengurangi resiko banjir.

    ” Mudah-mudahan Provinsi Jambi terlepas dari bencana bandang. Mari kita semuanya mulai serentak untuk menanam pohon terutama di pinggir sungai, mari kita sama-sama seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota ayo kita mulai menanam pohon, hal ini untuk menghijaukan Provinsi Jambi, menciptakan ekosistem lingkungan yang baik,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan hajatan Forkopimda saat melakukan penanaman pohon serentak

    Selain itu, Staf Ahli Mentri Lingkungan Hidup Nur Adi Wardoyo dalam arahannya melalui virtual tersebut mengatakan Gerakan menanam pohon di sepanjang sungai atau areal terbuka bukan sekedar seremonial, namun hari ini gerakan kolektif untuk masa depan ekosistem sungai, serta antisipasi dalam ancaman bencana banjir dan longsor.

    Kejadian bencana alam banjir dan longsor tentu bukan hanya merugikan secara material akibat kerusakan alam, dan juga mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat serta merenggut korban jiwa.

    ” Gerakan menanam pohon ini tentunya mengurangi resiko bencana banjir dan longsor, dan hari ini dalam rangka HUT ke-69 Provinsi Jambi kita melakukan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan generasi masa depan dan upaya pemulihan lingkungan dengan sinergitas bersama,” katanya.

    Pihaknya juga mendorong keterlibatan masyarakat, komunitas, kelompok tani, dan sekolah-sekolah dalam perawatan pohon yang sudah dilakukan penanaman ini. Kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan dapat menambah tutupan vegetasi, menstabilkan lereng dan mengurangi potensi longsor, memperkuat kapasitas ekosistem hulu, ketahanan air dan kualitas udara.

    ” Menanam pohon hari ini adalah upaya menyelamatkan hari esok. Sinergi adalah kunci dalam kegiatan serentak in. Jaga dan rawat serta kawal pohon-pohon yang ditanami ini,” katanya.

    Poto bersama
    Poto bersama dalam serah terima bantuan bibit tanaman buah-buahan 3.000 batang dari SKK Migas-KKKS SRMD yang diterima oleh Sekda Sarolangun Muhammad Arief 

    Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief bersama Forkopimda sarolangun dan komunitas pecinta lingkungan melakukan penanaman pohon serentak serta penyerahan bantuan bibit pohon secara simbolis dari SKK Migas-KKKS SRMD dan diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Dukung Gerakan Penanaman Pohon Serentak, SKK Migas-KKKS SRMD Serahkan Bantuan 3.000 Bibit Pohon Di Sarolangun 

    Dukung Gerakan Penanaman Pohon Serentak, SKK Migas-KKKS SRMD Serahkan Bantuan 3.000 Bibit Pohon Di Sarolangun 

    Penyerahan bibit pohon dari SKK Migas-KKKS SRMD oleh Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti kepada Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM,

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka mendukung Gerakan Penanaman Pohon Serentak se-Provinsi Jambi di Kabupaten Sarolangun serta sebagai salah satu Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025 bidang penghijauan Hulu Migas, SKK Migas-KKKS SRMD menyalurkan bantuan bibit sebanyak 3.000 batang pohon kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD).

    Penyerahan bantuan bibit pohon tersebut dilakukan langsung Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti kepada Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Rabu (28/01/2026) di Embung Beluru Pauh, Dalam kegiatan penanaman pohon serentak se-Provinsi Jambi.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Publik Relation SRMD Tanheri, Saipul beserta jajaran, Kapolsek Pauh Iptu Afandi Anora, SH, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kasubsi Intelijen Kejari Sarolangun Meiza, SH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

    Hadir juga Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala KPHP Hulu Sarolangun Arbain, ST, Kepala KPHP Hilir Sarolangun Misriadi, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Plt Camat Pauh Aryo L Fajrin, S.IP, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf Husnan Efendi, Para Kepala Desa, Karang Taruna Kelurahan Pauh serta masyarakat setempat.

    Poto bersama

    Dalam kesempatan itu, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti mengatakan bahwa SKK Migas yang mewakili industri hulu migas tentunya sangat mensupport kegiatan melestarikan alam.

    Maka pihaknya mewajibkan seluruh rekan-rekan investor, kontraktor migas yang ada di seluruh Indonesia untuk memperhatikan kelestarian lingkungan yang ada di wilayah operasi masing-masing.

    ” Kebetulan di Sarolangun ada SRMD jadi kami minta dari SRMD untuk mensupport kelestarian alam di lingkungan wilayah operasi,” katanya.

    Untuk tahun 2025, SKK Migas -KKKS SRMD di Kabupaten Sarolangun menyalurkan bantuan bibit pohon khususnya untuk Dinas LHD Sarolangun sebanyak 3.000 batang, dengan empat jenis pibit pohon yakni manggis, kelapa Genjah, alpukat dan mangga.

    ” Tidak cuman menanam tapi juga monitoring memastikan pohon ini tumbuh besar, sehingga bukan hanya kelestarian lingkungan untuk carbon capture tapi juga hasilnya bisa dirasakan masyarakat sekitar,” katanya.

    ” Target kami untuk kegiatan penanaman pohon, bagaian melestarikan lingkungan berupa carbon cuptire, ada kegiatan hulu migas supaya udara yang baik, kemudian untuk mencegah bencana khususnya banjir di daerah rawan bencana, bisa mengurangi resiko bencana,” kata dia menambahkan.

    Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti 

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun, TNI dan Polri, lapisan masyarakat Sarolangun yang selama ini telah mendukung kegiatan operasi industri hulu migas, yang dalam hal ini ada KKKS-SRMD yang mewakili melaksanakan kegiatan industri hulu migas.

    ” Kami memiliki kewajiban untuk mengrecoveri wilayah operasi, bahkan nanti setelah selesai melaksanakan kegiatan industri hulu migas. Semoga sinergitas kedepan tetap berjalan dengan lancar, kami juga terima kasih kepada TNI dan polri yang juga telah bersinergi dalam mendukung kegiatan kami hulu migas,” katanya.

    Sementara itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan bahwa pada kegiatan penanaman serentak ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan bantuan dari berbagai pihak ada sebanyak 13.500 bibit pohon tanaman yang dilakukan penanaman.

    ” Bantuan penanaman keseluruhan dari SKK Migas-KKKS SRMD dan bantuan dari semuanya berjumlah 13.500 bibit, dan bapak Bupati jiga sudah memberikan bibit gratis 3.500 bibit, kemudian KPHP Hulu juga do kecamatan limun ada 3.500 batang, kecamatan limun dan kecamatan Batang Asai,” katanya.

    Khusus di embung Beluru Pauh, lanjut Sekda. Kegiatan penanaman pohon, serentak ini di atas lahan yang luasnya 25 hektar, penanaman dilakukan selain dari pada forkopimda Kabupaten Sarolangun juga melibatkan 10 komonitas pecinta lingkungan untuk sama-sama melakukan penanaman.

    ” Harapan kita bahwa kita tahu Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah rawan bencana banjir jadi dengan penghijauan ini banyak air yang di tahan oleh akar, dengan penanaman terjadi sedimentasi dan erosis dengan sendirinya visa kita tekan,” katanya.

    Penanaman pohon oleh SKK Migas-KKKS SRMD di embung Beluru Pauh
    Poto bersama

    ” Penanaman pohon ini sebagai wujud kita dalam memulihkan kembali lingkungan alam, khususnya di Kabupaten Sarolangun, terutama daerah rawan banjir dan longsor, bisa kita lakukan pencegahan,” kata dia menambahkan.

    Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti, Forkopimda Kabupaten Sarolangun, para kepala OPD serta jajaran melakukan penanaman pohon serentak serta mengikuti zoom meeting mendengarkan arahan langsung dari Staf Ahli Mentri Lingkungan Hidup Nur Adi Wardoyo dan Gubernur Jambi Al Haris yang berlangsung di Desa Pematang Jering, Kab. Muaro Jambi, Provinsi Jambi sebagai titik lokasi penanaman serentak.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • RSUD Sarolangun Siap Dukung Program Layanan KJSU, Dirut Bambang Hermanto : Alat Segera Tiba Dari Kemenkes RI

    RSUD Sarolangun Siap Dukung Program Layanan KJSU, Dirut Bambang Hermanto : Alat Segera Tiba Dari Kemenkes RI

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes

    KABAR SAROLANGUN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof dr Khotib Quzwein Kabupaten Sarolangun pada tahun 2026 ini siap mendukung program layanan Penyakit Tidak Menular (PTM) Kanker, Jantung, Stroke dan Uro-Nefrologi (KJSU).

    Layanan KJSU ini merupakan program bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, melalui Kementerian Kesehatan RI dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes, kepada media online driv.penajambi.co/ mengatakan bahwa program layanan KJSU ini melibatkan pengampuan atau bimbingan dari rumah sakit Raden Mattaher, Kota Jambi, untuk melengkapi beberapa dokter dalam pengampuan di RSUD Sarolangun sebagai upaya mengatasi ketimpangan yang ada di daerah.

    " Untuk tahun ini kita sudah mendapatkan beberapa gedung sesuai dengan program bapak presiden kita yaitu KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Uro-Nefrologi), kita ada MOU kepada RS Raden Mattaher untuk melengkapi beberapa dokter untuk pengampuan rumah sakit kita ini," katanya, Selasa (27/01/2026).

    Bambang Hermanto menjelaskan dalam rangka mendukung program Presiden RI di bidang kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, juga mengalokasikan anggaran dari Dana APBD untuk mendukung layanan KJSU ini, seperti CT Scan, Cath Lab, Mamography dan Haemodialisa Darah (HD).

    " Bangunan ini kita bangun tahun 2025, kita terima kasih kepada bapak Bupati telah merealisasikan pembangunan CT Scan, Cath Lab, Mamography dan Haemodialisa Darah (HD)," katanya.

    " Insa Allah dalam waktu dekat ini alatnya akan tiba dari Kemenkes RI, dan itu bisa kita fungsikan, Kemenkes membantu alat melalui hibah dan kita membangun fasilitasnya," kata dia menambahkan.

    Bambang Hermanto juga memastikan dalam mendukung pelayanan program KJSU ini, tenaga dokter spesialis atau dokter umum yang ada di RSUD Sarolangun ini tidak mengalami kekurangan karena sudah cukup memenuhi.

    " Kita harapkan dengan layanan KJSU ini, RSUD Sarolangun kedepan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat Sarolangun khususnya," katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Jumlah WBP Di Lapas Sarolangun Capai 668 Orang, 415 Diantaranya Kasus Narkoba 

    Jumlah WBP Di Lapas Sarolangun Capai 668 Orang, 415 Diantaranya Kasus Narkoba 

    Petugas Pengamanan Masih Kurang Ideal

    Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, Kasi Binadik Jonerwan dan Kasi Adm Kamtib Zulharfendi saat diwawancarai media online driv.penajambi.co/

    KABAR SAROLANGUN – Hingga awal tahun 2026 ini, ada sebanyak 668 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang saat ini berada dalam pengawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun.

    Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos melalui Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE, mengatakan jumlah keseluruhan WBP tersebut terdiri dari 527 Narapidana dan 141 Tahanan.

    Dari segi kasus, paling banyak ada 415 narapidana kasus narkoba, 250 Narapidana kasus Pidana Umum dan 3 orang narapidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

    " Jumlah WBP hari ini sebanyak 668 orang pada hari ini, 527 narapidana dan 141 tahanan, kondisi per hari ini," katanya, Selasa (27/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/, didampingi Kasi Adm Kamtib Zulharfendi, S.Pd, MM, dan Kasi Binadik dan Giatja Jonerwan, S.Pd.

    Dengan jumlah WBP tersebut, kata Muslihul Hayat Harahap bahwa dalam melaksanakan pengamanan pihaknya membagi empat tim regu yang terdiri dari delapan orang setiap tim regunya.

    " Inilah petugas yang menjaga 668 WBP ini di tambah piket dan bagian penjagaan, dan mendampingi mengawasi setiap harinya," katanya.

    Namun, menurut mantan Kasi Adm Kamtib Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan ini, idealnya dengan kondisi jumlah WBP yang ada di Lapas Kelas IIB Sarolangun, personil pengamanan minimal ada penambahan 12 personil pengamanan.

    ” Kita selalu mengusulkan penambahan untuk petugas pengamanan, karena kami rasakan masih belum cukup dengan jumlah delapan, seperti di blok itu masih satu orang, idealnya minimal dua, di pos itu cuman terisi satu dari empat pos menara. Penambahan minimal 12 orang,” katanya.

    ” Setiap tahun kita sudah menyampaikan kepada pimpinan dan pimpinan sudah melakukan baik itu komunikasi langsung maupun surat menyurat ke atasan kita di wilayah atau pun pusat,” kata dia menambahkan.

    Selain itu, pihaknya juga melakukan pemindahan atau mutasi warga binaan lapas yang ada di lapas Kelas IIB Sarolangun ke lapas lain apabila memang melanggar keamanan dan ketertiban.

    ” Selagi dia tidak mengganggu dan melakukan kegiatan yang dapat melanggar keamanan dan ketertiban, kita masih membuat mereka ada disini, namun apabila ada pelanggaran pada kesempatan, maka pimpinan akan meminta untuk dimutasikan ke lapas lain,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Tokoh Masyarakat Desa Taman Bandung Keluhkan Pembangunan Jalan Rigit Beton Dana Desa Tahun 2025

    Tokoh Masyarakat Desa Taman Bandung Keluhkan Pembangunan Jalan Rigit Beton Dana Desa Tahun 2025

    Darmawi : Dibangun Cuman 20 Meter Dari 300 Meter

    Kondisi Pembangunan Jalan Rigit Beton Dana Desa Di Desa Taman Bandung belum selesai dikerjakan

    KABAR SAROLANGUN – Tokoh Masyarakat Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh, Darmawi mengeluhkan terkait pelaksanaan proyek pembangunan jalan rigit beton melalui Dana Desa Tahun 2025 yang lalu.

    Kata Darmawi, pembangunan jalan rigit beton ini seharusnya dibangun sepanjang 300 meter dengan tebal 20 centi meter dan lebar 3 meter.

    " Rigit beton sepanjang 300 meter dana DD tahun 2025, sekarang belum ada penyelesaian, ada yang dibangun sekitar 20 meter. fakta dilapangan cuman 20 meter yang dibangun, 280 belum dibangun alasannya hari hujan," kata Darmawi kepada media online driv.penajambi.co/, Senin (26/01/2026).

    Tokoh masyarakat Desa Taman Bandung Darmawi bersama Mela Maleva

    Kata Darmawi, pembangunan akses jalan ini sangat dinantikan oleh masyarakat, karena jalan yang selama ini sulit dilewati. Apalagi saat musim penghujan, masyarakat juga kesulitan dalam mengangkut hasil perkebunan.

    ” Kalau bisa harapan kami selaku masyarakat desa taman bandung, baik pemerintah desa maupun kabupaten tolong perhatikan kami desa taman bandung Maslaah akses transportasi jalan, kami tidak usah dibantu beras akses jalan kami saja diperbaiki,” katanya.

    Selain pembangunan jalan rigit beton, Darmawi juga mengeluhkan pengelolaan tanah khas Desa (TKD) seluas 5,5 hektar yang ditanami sawit pada tahun 2021 yang lalu. Namun, sudah lima tahun kebun sawit tersebut tidak dilakukan perawatan oleh Pemerintah Desa dan hanya semak belukar, sementara menurutnya dana perawatan ada dianggarkan melalui Dana Desa.

    ” Dan belum ada penjelasan dari desa masalah perawatan tanah khas desa itu, sudah ditanam sawit tahun 2021 sampai sekarang sudah semak belukar, sawit sudah tumbuh umur 5 tahun, masalah perawatannya dimana padahal dana perawatan ada, sawitnya sekitar 5,5 hektar,” katanya.

    ” Balai desa tidak ada perehaban, tidak di urus. Kalau ngantor saya belum paham, perangkat desa di desa taman bandung, kalau dulu pernah ngantor dari Senin sampai Kamis, cuman sekarang tidak aktif lagi,” kata dia menambahkan.

    Warga Desa Taman Bandung Mela Maleva
    Jalan Rigit Beton yang sudah dibangun dan yang belum dibangun 

    Hal senada dengan salah seorang warga Desa Taman Bandung, Mela Maleva yang mengatakan bahwa ia merasa prihatin dengan kondisi pembangunan jalan rigit beton di desanya itu tidak selesai dikerjakan.

    ” Kalau rigit beton 300 meter ini benar-benar dibangun, dampaknya anak anak sekolah tidak lagi pakai sendal dan jalan kaki, tapi bisa memakai sepatu dan diantar pakai motor. Kalau 300 meter ini selesai anak-anak sekolah tidak main becek lagi dan tidak kesiangan lagi, cuman faktanya yang dibangun baru 20 meter, dan jalan tetap berlumpur,” katanya.

    Mela Maleva juga mengatakan atas kritikan yang dilontarkannya itu terkait proyek Pemerintah Desa Taman Bandung tersebut, ia mendapatkan kata-kata ancaman dari pihak keluarga Kepala Desa, padahal kritikan yang disampaikan dirinya hanya untuk kemajuan desa.

    ” Sampai sekarangpun saya terus diteror dan saya mau melapor ke Polsek Pauh. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi pengancaman kepada saya, keluarga maupun masyarakat di sekitar,” katanya.

    ” Terkait kondisi jalan saya tidak ada niat merendahkan atau menghakimi kinerja pak kades tetapi saya ingin supaya desa ini bisa maju seperti masyarakat kota pada umumnya tidak terus dijajah dengan lumpur karena sudah sekitar 30 tahun lamanya masyarakat desa taman bandung di Jajah dengan lumpur,” kata dia menambahkan.

    Penulis : Tim

  • Jumlah Kunjungan RSUD Sarolangun Terus Meningkat, Khairul Amin : Pelayanan Makin Bagus 

    Jumlah Kunjungan RSUD Sarolangun Terus Meningkat, Khairul Amin : Pelayanan Makin Bagus 

    Pengunjung yang antrian di RSUD Sarolangun dalam pelayanan rawat jalan

    KABAR SAROLANGUN – Awal tahun 2026 ini, RSUD Prof Dr Khatib Quzwein Kabupaten Sarolangun terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara prima.

    Hal itu membuat jumlah pengunjung rumah sakit terus meningkat setiap harinya, yang tentu menjadi salah satu wujud kepercayaan masyarakat akan keberadaan rumah sakit daerah yang saat ini telah memiliki fasilitas dan peralatan medis yang paling lengkap.

    Salah seorang keluarga pasien, Khairul Amin, saat dijumpai di RSUD Sarolangun, mengaku sangat bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh para petugas medis, dokter, perawat maupun staf non medis yang bertugas.

    ” Kita lihat sekarang RSUD Sarolangun semakin bagus pelayanannya, dan kita sampai saat ini sejak datang ke rumah sakit belum ada keluhan dari segi pelayanan,” kata Khairul Amin, Senin (26/01/2026).

    Hal senada juga dirasakan oleh masyarakat lainnya, Ibu Susilawati yang mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari para tenaga dokter, petugas medis serta sesuai dengan yang diharapkan.

    Masyarakat saat mendapatkan pelayanan dari dokter 
    Masyarakat saat mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis kedokteran jiwa

    Iapun mengucapkan terima kasih kepada upaya pihak rumah sakit yang mengedepankan pelayanan bagi masyarakat.

    ” Alhamdulillah kita merasa dihargai, dan disambut baik dengan pelayanan yang baik. Mudah-mudahan ini terus berlanjut,” katanya, saat di temui usai mendapatkan pelayanan dari salah satu ruangan pelayanan dokter.

    Sementara itu, Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto mengatakan bahwa dari data yang dihimpun pihaknya pada tahun 2026 ini jumlah kunjungan rumah sakit mengalami peningkatan sekitar 15-20 persen setiap bulan.

    ” Kami harapkan juga kepada seluruh puskesmas maupun masyarakat, bisa berobat dan berkunjung ke rumah sakit kita ini. Karena rumah sakit kita ini sudah paling lengkap dengan alat-alat yang canggih, yang harus kita berikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

    ” Untuk seluruh masyarakat kalau ada permasalahan sesuai langsung buat pengaduan saya kepada saya boleh jaga, ataupun Kabid pelayanan,” kata dia menambahkan.

    Direktur RSUD Sarolangun Bambang Hermanto saat mengunjungi salah satu pasien dan berdialog terkait pelayanan yang diberikan oleh petugas medis

    Saat ini pihaknya juga menangani berbagai jenis penyakit, salah satunya penyakit yang belakangan ini menjadi sorotan dikarenakan penyebaran virus. ” Kita paling banyak kita tangani lagi terjangkit dengan virus yang terbaru ini,” katanya.

    Bambang Hermanto juga menegaskan kepada seluruh staf medis dan non medis jangan pernah ada bermain Handphone atau yang lain-lain pada saat menangani pasien agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien.

    ” Seluruh staf agar benar-benar melayani pasien dengan baik dan benar agar pasien dapat sentuhan yang benar-benar maksimal sehingga pelayanan kita prima, karena seluruh yang kita layani adalah manusia yang harus kita layani dengan baik,” katanya.

    ” Tidak ada yang kita beda bedakan baik itu pasien umum maupun pasien BPJS, dari masalah pelayanan dan obat-obatan semuanya sama tidak ada perbedaan,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Jumlah Kunjungan Tembus 45.125 Sepanjang 2025, Pendapatan RSUD Sarolangun Over Target

    Jumlah Kunjungan Tembus 45.125 Sepanjang 2025, Pendapatan RSUD Sarolangun Over Target

    Masyarakat begitu ramai saat antri pelayanan poli di RSUD Prof dr Khatib Quzwein, Rumah Sakit Kebanggaan Masyarakat Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. dr Khatib Quzwein Kabupaten Sarolangun mencatat jumlah kunjungan rumah sakit sepanjang tahun 2025 yang lalu tembus di angka 45.125 pasien.

    Kunjungan rumah sakit ini mengalami peningkatan signifikan yang menunjukkan pelayanan kesehatan yang dilakukan para tenaga kesehatan semakin baik dan prima.

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes, mengatakan rata-rata setiap bulan sepanjang tahun 2025 yang lalu kunjungan pasien ke rumah sakit mencapai 3.760 orang pasien.

    " Selama tahun 2025 kemarin jumlah kunjungan rumah sakit kita ada sebanyak 45.125, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap," kata Bambang Hermanto, Senin (26/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/.

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto saat meninjau pelayanan pasien di zaal kebidanan

    Ia menjelaskan kunjungan pasien yang mengalami peningkatan tersebut selaras dengan peningkatan pendapatan rumah sakit, yang tahun 2025 mengalami over target.

    Pendapatan rumah sakit tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp 23 Miliar dan terealisasi sebesar Rp 31 Miliar.

    ” Tahun 2025 kemarin kita targetkan 23 Miliar dan terealisasi sebanyak sekitar 31 miliar pendapatan rumah sakit, kita harapkan kedepan tambah maju, tambah naik dan sukses kedepannya berjalan lancar,” katanya.

    Untuk tahun 2026 ini, lanjut Bambang Hermanto, pihaknya mentargetkan sebesar Rp 25 Miliar. Iapun mengharapkan target ini bisa di capai seperti tahun 2025. ” Kita menargetkan sekitar 25 miliar kita harapkan akan lebih mendapatkan target,” katanya.

    Untuk mencapai target ini, ia menghimbau kepada seluruh dokter, staf, tenaga medis dan non medis untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan.

    Direktur RSUD Sarolangun Bambang Hermanto saat memberikan arahan kepada tenaga medis yang bertugas
    Direktur RSUD Sarolangun Bambang Hermanto saat menyapa dengan santun para tenaga medis yang bertugas

    ” Upaya kita selama ini kepada seluruh staf agar menjalankan tupoksinya secara baik, sesuai dengan SOP, meningkatkan kegiatan mereka dengan tidak menyalahi aturan,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap