Tag: Sarolangun Festival tahun 2025

  • Bupati Sarolangun Hurmin Tutup Sarolangun Festival Tahun 2025, Putaran Uang Tembus Rp 1 Miliar 

    Bupati Sarolangun Hurmin Tutup Sarolangun Festival Tahun 2025, Putaran Uang Tembus Rp 1 Miliar 

    Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika beserta ibu, jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun dan para kepala OPD

    KABAR SAROLANGUN – Kegiatan Sarolangun Festival Tahun 2025 dalam rangka memeriahkan HUT Ke-26 Kabupaten Sarolangun telah usai dilaksanakan yang berlangsung dengan sangat meriah.

    Bupati Sarolangun H Hurmin secara resmi menutup secara langsung Iven Sarolangun festival, Minggu (07/12/2025) di Glora Sport Center Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH beserta ibu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S. Sos, M.Han beserta ibu, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief , RH, MUM beserta ibu, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH.

    Hadir juga Komandan Bataliyon Kapten Inf Saipul Bahri, Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun H Helmi, SH, MH, Para asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Camat se-kabupaten Sarolangun, Pihak Perusahaan/Perbankan/Para Sponsor, Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ormas dan LSM, Aparat keamanan (TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes) dan Ribuan masyarakat Sarolangun.

    Ribuan masyarakat saat menghadiri penutupan Sarolangun Festival dengan dihibur artis Fira Cantika

    Menariknya dalam penutupan Sarolangun Festival ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menghadirkan artis dari ibu kota Fira Cantika, dan DJ dengan nama Rozi Putra asli Sarolangun yang berkarya di provinsi Jambi yang menghibur ribuan masyarakat Sarolangun.

    Dalam kesempatan itu, Kadisparpora Sarolangun Suryadi mengatakan bahwa kegiatan dengan mengangkat tema wisata bangkit ekonomi kreatif berkembang jago budaya menuju Sarolangun maju. Tema ini sengaja diangkat agar potensi wisata yang dimiliki di beberapa kecamatan di Kabupaten Sarolangun dapat dikenal luas, sehingga bukan tidak mungkin kedepannya menjadikan Kabupaten Sarolangun sebagai brand wisata di provinsi Jambi.

    Hal itu dibuktikan dengan dijadikan ya Wisata Pondok Buluh Bukit Rayo, sebagai destinasi wisata dalam anugerah Pesona Indonesia (API) kategori dataran tinggi dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun Hurmin, dan dalam waktu dekat Desa wisata nasional yaitu Desa Muaro Cuban, untuk kategori desa tertinggal.

    ” Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan tanggal 7 Desember 2025 dengan berbagai bentuk perlombaan, yang Alhamdulillah berjalan lancar,” katanya.

    Beberapa perlombaan tersebut, diantaranya pemilihan Duta Wisata, lomba fotografi pesona Sarolangun, lomba Anyaman ekonomi kreatif, lomba karnaval dan pawai budaya.

    ” Alhamdulillah dalam lomba karnaval dan pawai budaya ini kita mendapatkan anak-anak kecil yang mencintai adat Kabupaten Sarolangun dengan sudah pandai berpantun dan berseloko, insyaallah ke depan ketua lembaga adat Kabupaten Sarolangun tidak sulit lagi untuk mencari unduh jawab terima,” katanya.

    Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt

    Kemudian lomba permainan tradisional, kegiatan dengan kolaborasi bersama karang taruna Kabupaten sarolangun mengadakan kegiatan Fun run, malam hiburan rakyat, kegiatan pameran bazar dan stand, serta fashion show batik.

    Dalam kegiatan pameran ini juga ada pameran stand yang diikuti 30 OPD, 10 Stand Kecamatan, 8 Stand Kantor Vertikal, 1 Stand Forkompinda, 12 stand BUMD atau Umum, 29 Stand Bazar, dan 70 PKL.

    Menariknya selama kegiatan Sarolangun Festival ini yang berlangsung lima hari, perputaran uang diperkirakan lebih dari Rp 1 Miliar, dengan asumsi Rp 200 Juta perhari.

    ” Selama kegiatan saluran festival tidak kurang per satu hari satu malam diangka 200 juta rupiah dan ini kami tanyakan langsung kepada para pedagang berapa keuntungan yang didapat untuk pedagang kaki lima antara 200.000 sampai dengan 1.200.000 jika hari tidak hujan maka perputaran uang selama kegiatan Sarolangun festival ini kurang lebih Rp 1 Miliar,” katanya.

    ” Kami menyadari sebagai panitia pelaksana bahwa banyak kekurangan, banyak hal-hal yang belum sempurna. Untuk itu kami atas nama Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarolangun mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya, kritikan, masukan tetap kami terima sebagai suatu motivasi untuk perbaikan di masa yang akan datang,” kata dia menambahkan.

    Bupati Sarolangun H Hurmin

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengaku sangat bersyukur atas suksesnya kegiatan Sarolangun Festival yang memang kegiatan tahunan yang sangat ditunggu oleh masyarakat Sarolangun.

    Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan ini, terutama kepada panitia penyelenggara, jajaran pemerintah daerah, peserta lomba, pelaku UMKM serta seluruh masyarakat selalu yang telah antusias mendukung kegiatan ini.

    ” Sarolangun festival ini bukan hanya sebagai momentum untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan ekonomi kreatif yang memberikan dampak positif nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

    Hurmin juga berharap semangat kebersamaan dan kreativitas yang telah terbangun selama festival ini untuk dapat terjaga dan dikembangkan. Dan menjadikan momentum ini sebagai pijakan kuat untuk mendorong Sarolangun menjadi destinasi wisata yang diminati dan pusat ekonomi kreatif yang berkembang maju.

    ” Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih baik kedepan, mudah-mudahan kegiatan ini akan kita buat lebih baik dan meriah lagi,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun Hurmin juga mengajak seluruh masyarakat Sarolangun khususnya yang hadir dalam penutupan Sarolangun Festival untuk memberikan sumbangan untuk donasi yang tertimpa musibah bencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera barat.

    ” Terima kasih atas donasinya, mudah-mudahan donasi yang kita salurkan bisa membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana tersebut,” katanya.

    ” Dengan mengucapkan Alhamdulillahirobbil alamin kegiatan Sarolangun Festival tahun 2025 secara resmi kami nyatakan di tutup,” kata dia menambahkan.

    Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan penghargaan kepada duta wisata terpilih
    Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan piala dan piagam kepada para pemenang lomba

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, beserta ibu Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Forkopimda Kabupaten Sarolangun memberikan piagam penghargaan dan piala serta uang pembinaan kepada para peserta lomba yang meraih prestasi serta para duta wisata yang terpilih dengan diakhiri penampilan tari kreasi daerah, Poto bersama dan hiburan rakyat dengan kehadiran artis Fira Cantika.

    Daftar Pemenang Lomba dalam kegiatan Sarolangun Festival, sbb :

    1. Lomba Fotografi Pesona Sarolangun Pemula

    Juara 3 : Febria

    Juara 2 : M Idil Muslimin

    Juara 1 : Defri Andre Rahman

    2. Lomba Fotografi Pesona Sarolangun Profesional

    Juara 3 : Bayu Zamjardi

    Juara 2 : Lexi Maulana

    Juara 1 : Ilfa Suwanto

    3. Lomba Fashion Show Batik TK, SD dan SLB

    Harapan 2 : Eza Maulana Putri

    Harapan 1 : Hani Zafira

    Juara 3 : Neka Fadyah

    Juara 2 : Furqon

    Juara 1 : Faikah Dita Sahira

    4. Lomba Anyaman Ekonomi Kreatif

    Harapan 1 : Mira Wati (Kec. Limun)

    Juara 3 : Farida (Kec. Sarolangun)

    Juara 2 : Karmidi (Kec. Mandiangin)

    Juara 1 : Zurni Wati (Kec. Batang Asai)

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika beserta ibu menyerahkan piagam dan piala bagi pemenang lomba

    5. Lomba Pawai Budaya

    Harapan 3 : SDN Desa Panti

    Harapan 2 : SDN 064/VII Suka Sari

    Harapan 1 : SDN 040/VII Bernai

    Juara 3 : Madrasah Hasni Sarolangun

    Juara 2 : SDN 063/VII Dusun Sarolangun

    Juara 1 : SMP N 17 Sarolangun

    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria menyerahkan piala dan piagam kepada Kadisparpora Sarolangun Suryadi
    Sekda Sarolangun Muhammad Arief menyerahkan piala dan piagam kepada pemenang lomba

    6. Lomba Stand Pameran Bazar

    – Kategori Pameran Kecamatan

    Juara 3 : Kecamatan Air Hitam

    Juara 2 : Kecamatan Singkut

    Juara 1 : Kecamatan Sarolangun

    – Kategori Pameran Kantor/Vertikal

    Harapan 3 : Bappeda Sarolangun

    Harapan 2 : Dinas Damkar

    Harapan 1 : Dinas LHD Sarolangun

    Juara 3 : Lapas Kelas IIB Sarolangun

    Juara 2 : KPHP Hulu

    Juara 1 : Polres Sarolangun

    – Kategori Stand Pameran OPD

    Harapan 3 : PDAM

    Harapan 2 : BAZNAS Sarolangun

    Harapan 1 : Disdik

    Juara 3 : Diskanak

    Juara 2 : Satpol PP

    Juara 1 : Diskoperindag

    – Kategori Pameran Sponsor

    Pavorit : Dinas Ketahanan Pangan

    Juara 3 : SMKN 4 Sarolangun

    Juara 2 : Bank 9 Jambi

    Juara 1 : PT Saidina Tour

    7. Duta Wisata Sarolangun (nama-nama terlampir)

    Bupati Sarolangun Hurmin, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika dalam Penyerahan piala bergilir Bupati Cup kepada Camat Sarolangun Bustra Desman

    8. Penyerahan Piala Bupati Cup Bergilir Kepada Kecamatan Sarolangun

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Berbagai Motif Batik Khas Daerah Tampil Memukau, Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, serta Para Pejabat Ikut Parade Batik Khas Daerah

    Berbagai Motif Batik Khas Daerah Tampil Memukau, Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, serta Para Pejabat Ikut Parade Batik Khas Daerah

    Parade Batik Sarolangun Festival 2025 

    Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika beserta ibu Ny Ratna Shafira, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta ibu dan para pejabat saat parade batik khas daerah

    SAROLANGUN – Dalam rangka momentum Sarolangun Festival Tahun 2025 sekaligus memeriahkan hari batik Nasional, Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menggelar kegiatan Parade Batik Khas Daerah dan fashion show batik, Jumat (05/12/2025) malam di Panggung Utama Sarolangun Festival, Glora Sport Center Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin yang berlangsung dengan lancar dan penuh kegembiraan ditengah alunan musik kreasi daerah dibalut keindahan batik khas Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ketua Dekranasda Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han beserta ibu, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadisperindagkop Sarolangun Drs H Muslihadi, M.Pd.I, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, para Camat se-Kabupaten Sarolangun serta Ribuan masyarakat Sarolangun.

    Parade batik khas daerah ini digelar dengan tema “Wisata Bangkit Ekonomi Kreatif Berkembang Jago Budayo Menuju Sarolangun Maju” yang diikuti oleh Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun beserta istri,  Dandim 0420/Sarko beserta istri, para Pejabat Eselon II Kabupaten Sarolangun dan Para Camat, yang menampilkan pakaian batik khas daerah dalam parade batik tersebut.

    Ketua Dekranasda Sarolangun Hj Risha Fitria
    Bupati Sarolangun Hurmin bersama Ibu Hj Risha Fitria saat menyapa masyarakat Sarolangun dalam parade batik khas Sarolangun
    Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta ibu dan Wabup Gerry Trisatwika beserta ibu Ny Ratna Shafira Nafitri saat tampil mengenakan batik khas daerah

    Dalam kesempatan itu, Ketua Dekranasda Sarolangun Hj Risha Fitria mengatakan kegiatan parade batik bukan hanya ajang lomba batik tetapi meningkatkan semangat kreativitas dan ekonomi masyarakat Sarolangun.

    Menurutnya, Batik bukan hanya sekedar selembar kain, namun melakukan sebagai  identitas warisan leluhur dan kebanggaan daerah, tiap goresan motif menghadirkan cerita tentang alam Sarolangun, tentang adat istiadat, tentang sejarah yang mempersatukan masyarakat Sarolangun .

    ” Melalui parade ini saya ingin menunjukkan kepada masyarakat Sarolangun bahwa Sarolangun kaya akan motif batik, unik dan indah-indah,” katanya.

    Selaku Ketua dekranasda Sarolangun, Risha Fitria berkomitmen penuh untuk terus mendorong pengrajin lokal agar mampu berkembang, bermotivasi dan berdaya saing baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional bahkan kancah internasional.

    ” Kita ingin para pengrajin tidak hanya dikenal secara lokal tapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional karena itu berbagai pelatihan, pendampingan serta fasilitas pemasaran terus kita lakukan bersamaan dengan pemerintah Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Tema parade batik ini yaitu membangkitkan ekonomi kreatif ini bukan sekedar slogan, pihaknya ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber penguatan ekonomi masyarakat. Menurut Risha Fitria, Ketika pengrajin tumbuh, UMKM berkembang dan kreativitas diberi ruang maka roda ekonomi akan bergerak, membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    ” Saya turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat serta panitia komunitas desaign pelajar serta generasi muda sarolangun, anak-anak duta pariwisata,” katanya.

    Melalui moment Sarolangun festival ini, Risha Fitria mengakan agar semua lapisan masyarakat menjadikan batik sebagai kekuatan ekonomi, mencintai produk lokal yang sangat dibanggakan, karya anak daerah serta turut andil dalam mendukung pengrajin Sarolangun agar terus maju.

    ” Saya ingin mengajak kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan seni budaya, semoga kegiatan ini memberi semangat baru bagi kebangkitan ekonomi kreatif Sarolangun,” katanya.

    Bupati Sarolangun Hurmin saat membuka parade batik
    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama ibu Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan saat parade batik

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa kegiatan parade batik yang mengusung tema wisata bangkit ekonomi kreatif berkembang, Jaga budaya yang menuju Sarolangun Maju.

    Tema tersebut bukanlah sekedar rangkaian kata tetapi cita-cita dan komitmen bersama untuk membangkitkan potensi wisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

    Pertama wisata bangkit, menjadikan wisata sebagai destinasi yang menarik dengan mengandalkan kekayaan alam dan budaya lokal.

    Kedua, ekonomi kreatif berkembang, semua lapisan masyarakat harus mendukung para perajin dan pelaku usaha termasuk perajin batik Sarolangun agar produk lokal kita mampu bersaing dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Ketiga, jago budaya menuju Sarolangun maju, hal ini sebagai melestarikan dan mengembangkan warisan budaya leluhur kita. salah satunya adalah seni membatik.

    ” Oleh karena itu, sungguh membanggakan kita akan melihat nanti ada Pak Wabup beserta istri, Pak Dandim beserta istri dan para pejabat eselon 2 dan para Camat juga mungkin nanti ikut serta dalam parade batik ini menggunakan dan mempromosikan corak-corak khas batik Sarolangun,” katanya.

    ” Ini adalah wujud nyata dan komitmen kepemimpinan kita untuk memasyarakatkan dan mencintai produk daerah sendiri. Corak Motif yang terinspirasi dari kearifan lokal khas daerah kita seperti durian pecah, seluang mudik dan corak lainnya memiliki potensi yang sangat luar biasa,” kata dia menambahkan.

    Hurmin juga mengatakan bahwa Batik bukan hanya selembar kain tetapi adalah media bercerita tentang sejarah alam dan identitas orang Sarolangun. Maka, melalui Sarolangun Festival 2025 diharapkan para pengrajin batik mendapatkan panggung dan apresiasi, terciptanya konektivitas antara budaya pariwisata dan ekonomi, Generasi muda termotivasi untuk belajar dan mewarisi seni membatik.

    ” Mari kita jadikan parade batik ini sebagai ajang untuk memperkuat Sinergi antara pemerintah pelaku usaha dan masyarakat.  Siapa lagi kalau bukan kita mempromosikan dan membanggakan hasil karya batik-batik para pengrajin kita sarolangun,” katanya.

    ” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan parade batik dalam rangka memeriahkan hari batik nasional dan Sarolangun festival tahun 2025 saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.

    Ketua Dekranasda Sarolangun Hj Risha Fitria Hurmin, beserta ibu Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan dan para istri pejabat Poto bersama dalam mempromosikan batik khas Sarolangun menuju Sarolangun maju

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, beserta ibu Ny Ratna Shafira Nafitri, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto beserta istri, para pejabat eselon II, Para Camat beserta masing-masing istri tampil memukau dapat mengenakan pakaian batik khas Sarolangun yang disambut riuh oleh ribuan mata masyarakat Sarolangun.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sarolangun Festival Tahun 2025 Resmi Dibuka, Bupati Sarolangun Hurmin : Wisata Bangkit, Ekonomi Kreatif Berkembang

    Sarolangun Festival Tahun 2025 Resmi Dibuka, Bupati Sarolangun Hurmin : Wisata Bangkit, Ekonomi Kreatif Berkembang

    Staf Ahli Gubernur Jambi Jangcik Mohza bersama Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dan Forkopimda saat membuka Sarolangun Festival ditandai dengan pemukulan gong

    KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada tahun 2025 ini kembali menggelar ajang festival daerah, Sarolangun Festival (Sarfest) dalam rangka mempromosikan wisata, budaya daerah, ekonomi kreatif, produk-produk lokal, serta wahana hiburan bagi masyarakat Sarolangun.

    Kegiatan Sarolangun Festival secara resmi dibuka oleh Gubernur Jambi Dr H Al Haris, S.Sos, MH yang diwakili Asisten Gubernur Jambi Bidang Administrasi dan Umum Jangcik Mohza, S.Pd, M.Si, Rabu (03/12/2205) malam yang berjalan dengan lancar.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani beserta ibu, Anggota DPRD Provinsi Jambi Muhammad Chandra Muzaffar Al-Ghifari, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S. Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH.

    Hadir juga PJ Sekda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, beserta ibu, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun H Helmi, SH, MH, Anggota DPRD Sarolangun Hj Fatimah, M.Pd, Para asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Para Kepala OPD, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Camat, Para Lurah dan Kepala Desa, Pihak Perusahaan/Perbankan/Para Sponsor, Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas serta ribuan masyarakat Sarolangun.

    Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Anggota DPRD Provinsi Jambi M Chandra Muzaffar dan jajaran Forkopimda
    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, jajaran organisasi wanita dan tamu undangan

    Dalam pembukaan Sarolangun Festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Gubernur Jambi Bidang Administrasi dan Umum Jangcik Mohza didampingi Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dan hajatan Forkopimda Kabupaten Sarolangun.

    Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan kegiatan Sarolangun Festival ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi wisata dan kekayaan budaya Kabupaten Sarolangun yang sangat beragam dengan mengusung tema wisata bangkit ekonomi kreatif berkembang, jaga Budaya Menuju Sarolangun Maju.

    ” Kami ingin menyatukan semangat bersama untuk membangkitkan sektor pariwisata sebagai pendorong utama kemajuan ekonomi kreatif yang akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

    Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika

    Hurmin menambahkan kegiatan Sarolangun Festival ini dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti hiburan, lomba-lomba kreasi daerah, pameran bazar dan produk UMKM, lomba duta wisata Sarolangun, yang semuanya dapat dinikmati dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Sarolangun, khususnya dan umumnya Provinsi Jambi.

    ” Pemilihan Duta Wisata Sarolangun tahun 2025 sebagai ajang untuk menggali dan menampilkan potensi generasi muda dalam mempromosikan wisata dan budaya daerah,” katanya.

    ” Berbagai lomba-lomba lain menarik seperti lomba fotografi budaya, fashion show kreatif dan lain-lain yang menjadi kebanggaan budaya lokal pameran dan bazar produk UMKM serta ekonomi kreatif yang menampilkan hasil karya inovatif masyarakat sarolangun sebagai wujud pengembangan kreatifitas dan peluang usaha baru,” kata dia menambahkan.

    Hurmin juga mengajak semua pihak baik pelaku seni, para pelaku ekonomi kreatif, masyarakat dan pemerhati budaya untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan acara ini festival ini. ” Karena bukan hanya hiburan tetapi wahana dalam mempromosikan budaya daerah dan pembelajaran untuk membangun sarolangun yang maju dan berdaya saing,” katanya.

    Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza

    Sementara itu, Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza mengatakan bahwa kegiatan Sarolangun Festival tahun 2025 ini merupakan wadah penting untuk memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal serta mempromosikan berbagai potensi unggulan yang dimiliki.

    ” Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan keberagaman tradisi dan kreativitas masyarakat tapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi daerah, memperluas peluang bagi pelaku UMKM dan meningkatkan daya tarik pariwisata yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

    Selain menjadi ajang hiburan, kata Jangcik Mohza, bahwa festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan para penggiat seni budaya. Sinergi inilah yang akan mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

    ” Kami atas nama Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Panitia pelaksana, para Seniman UMKM komunitas budaya serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” katanya.

    ” Melalui festival ini kita dapat melihat secara langsung kekayaan seni budaya daerah menjadi ruang bagi generasi muda, untuk menunjukkan kreativitas Inovasi dan bakat menjadi wadah untuk inovasi bagi para pelaku UMKM serta melihat gerakan potensi pariwisata yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.

    Jangcik Mohza juga bilang agar menjadikan momen Sarolangun festival ini bukan hanya seremonial tetapi bisa mengambil dan menggelorakan maknanya yakni untuk kemajuan seni dan budaya pariwisata di Kabupaten Sarolangun yang akan berpengaruh besar terhadap peningkatan kemajuan Kabupaten Sarolangun.

    ” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Sarolangun Festival tahun 2025 secara resmi kami nyatakan dibuka,” katanya.

    Poto bersama
    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria beserta jajaran saat memotong pita pembukaan stand pameran dan bazar UMKM

    Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penampilan tari kreasi daerah, Parade Calon Duta Wisata Sarolangun Tahun 2025, pembukaan stand pameran dan bazar serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap