Tag: Sekda Sarolangun Muhammad Arief

  • Hijaukan Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi 

    Hijaukan Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi 

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti, Forkopimda Kabupaten Sarolangun dan para kepala OPD 

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka menghijaukan Sarolangun khususnya, umumnya Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama Pemerintah Provinsi Jambi melakukan kegiatan Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi, Rabu (28/01/2026).

    Untuk Kabupaten Sarolangun, kegiatan berlangsung di Embung Beluru Pauh, Kecamatan Pauh. Dalam kesempatan itu, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM yang menghadiri mewakili Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran forkopimda, SKK Migas-KKKS SRMD, para kepala OPD, KPHP Sarolangun mengikuti zoom meeting bersama kegiatan penanaman pohon yang dihadiri oleh Staf Ahli Mentri Lingkungan Hidup RI Nur Adi Wardoyo dan Gubernur Jambi Al Haris yang berlangsung di Desa Pematang Jering, Kab. Muaro Jambi, Provinsi Jambi sebagai titik lokasi penanaman serentak.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny Hj Hesti Haris, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, Para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, Jajaran Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Para Kepala Balai Kementrian Lingkungan Hidup dan tamu undangan lainnya.

    Sementara dari Kabupaten Sarolangun, hadir langsung Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti, Publik Relation SRMD Tanheri, Saipul beserta jajaran, Kapolsek Pauh Iptu Afandi Anora, SH, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kasubsi Intelijen Kejari Sarolangun Meiza, SH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan jajaran saat mengikuti kegiatan zoom meeting Gerakan Penanaman Pohon Serentak Se-Provinsi Jambi

    Hadir juga Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala KPHP Hulu Sarolangun Arbain, ST, Kepala KPHP Hilir Sarolangun Misriadi, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Plt Camat Pauh Aryo L Fajrin, S.IP, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf Husnan Efendi, Para Kepala Desa, Karang Taruna Kelurahan Pauh serta masyarakat setempat.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan kegiatan penanaman pohon ini sebagai wujud kita dalam memulihkan kembali lingkungan alam yang mungkin selama ini telah di rusak karena kegiatan penebangan pohon secara ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Dengan penanaman pohon serentak ini, khususnya di Kabupaten Sarolangun, terutama daerah rawan banjir dan longsor, bisa kita lakukan pencegahan.

    ” Kegiatan penanaman pohon di wilayah Kabupaten Sarolangun ini, bantuan keseluruhan ada sebanyak 13.500 bibit barang pohon, dimana ada 3.500 bibit pohon tanaman oleh pak Bupati dan SKK migas juga telah memberikan bantuan 3.000 batang dengan empat jenis yaitu Manggis, Kelapa Genjah, Alpukat dan Mangga,” katanya.

    Khusus di embung Beluru Pauh, lanjut Sekda. Kegiatan penanaman pohon, serentak ini di atas lahan yang luasnya 25 hektar, penanaman dilakukan selain dari pada forkopimda Kabupaten Sarolangun juga melibatkan 10 komonitas pecinta lingkungan untuk sama-sama melakukan penanaman.

    Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM

    ” Harapan kita bahwa kita tahu Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah rawan bencana banjir jadi dengan penghijauan ini banyak air yang di tahan oleh akar, dengan penanaman terjadi sedimentasi dan erosis dengan sendirinya visa kita tekan,” katanya.

    Selain itu, kegiatan penanaman pohon ini sebagai wujud kita dalam memulihkan kembali lingkungan alam, khususnya di Kabupaten Sarolangun, terutama daerah rawan banjir dan longsor, untuk bisa dilakukan pencegahan.

    ” Mudah-mudahan kegiatan penanaman pohon ini bisa meminimalisir dampak yang timbul akibat terjadinya bencana alam banjir dan longsor. Kita tahu Kabupaten Sarolangun ini juga daerah yang memiliki aliran sungai,” katanya.

    ” Kegiatan ini rutin setiap tahun kita lakukan, kwmarin di kecamatan limun, kita prioritaskan yang daerah rawan banjir. Kegiatan ini di dukung SKK migas, SRMD dan juga kegiatan ppn melalui KPHP sebagai perpanjangan dari dinas kehutanan Provinsi Jambi,” kata dia menambahkan.

    Sementara itu, Melalui Virtual Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa jika melihat kejadian bencana alam yang luar biasa melanda daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Maka, kali ini segenap lapisan masyarakat harus berpikir untuk menanam pohon yang bisa melestarikan lingkungan, serta memperkuat struktur tebing tanah sehingga tidak mudah longsor dan tentunya akar pohon menahan air untuk mengurangi resiko banjir.

    ” Mudah-mudahan Provinsi Jambi terlepas dari bencana bandang. Mari kita semuanya mulai serentak untuk menanam pohon terutama di pinggir sungai, mari kita sama-sama seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota ayo kita mulai menanam pohon, hal ini untuk menghijaukan Provinsi Jambi, menciptakan ekosistem lingkungan yang baik,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan hajatan Forkopimda saat melakukan penanaman pohon serentak

    Selain itu, Staf Ahli Mentri Lingkungan Hidup Nur Adi Wardoyo dalam arahannya melalui virtual tersebut mengatakan Gerakan menanam pohon di sepanjang sungai atau areal terbuka bukan sekedar seremonial, namun hari ini gerakan kolektif untuk masa depan ekosistem sungai, serta antisipasi dalam ancaman bencana banjir dan longsor.

    Kejadian bencana alam banjir dan longsor tentu bukan hanya merugikan secara material akibat kerusakan alam, dan juga mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat serta merenggut korban jiwa.

    ” Gerakan menanam pohon ini tentunya mengurangi resiko bencana banjir dan longsor, dan hari ini dalam rangka HUT ke-69 Provinsi Jambi kita melakukan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan generasi masa depan dan upaya pemulihan lingkungan dengan sinergitas bersama,” katanya.

    Pihaknya juga mendorong keterlibatan masyarakat, komunitas, kelompok tani, dan sekolah-sekolah dalam perawatan pohon yang sudah dilakukan penanaman ini. Kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan dapat menambah tutupan vegetasi, menstabilkan lereng dan mengurangi potensi longsor, memperkuat kapasitas ekosistem hulu, ketahanan air dan kualitas udara.

    ” Menanam pohon hari ini adalah upaya menyelamatkan hari esok. Sinergi adalah kunci dalam kegiatan serentak in. Jaga dan rawat serta kawal pohon-pohon yang ditanami ini,” katanya.

    Poto bersama
    Poto bersama dalam serah terima bantuan bibit tanaman buah-buahan 3.000 batang dari SKK Migas-KKKS SRMD yang diterima oleh Sekda Sarolangun Muhammad Arief 

    Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief bersama Forkopimda sarolangun dan komunitas pecinta lingkungan melakukan penanaman pohon serentak serta penyerahan bantuan bibit pohon secara simbolis dari SKK Migas-KKKS SRMD dan diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sekda Muhammad Arief Buka Gebyar Donor Darah, Dukung Penuh Program PMI Sarolangun 

    Sekda Muhammad Arief Buka Gebyar Donor Darah, Dukung Penuh Program PMI Sarolangun 

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua PMI Sarolangun Aryo, Forkopimda, para kepala OPD Poto bersama dengan para relawan donor darah

    KABAR SAROLANGUN – Mewakili Bupati Sarolangun H Hurmin, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM membuka secara langsung kegiatan Gebyar donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sarolangun dalam rangka momentum Hari Relawan Nasional tahun 2025, Rabu (17/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sarolangun, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Manggala Agni, Pihak perusahaan swasta (FIF, Bank 9 Jambi), Jajaran OKP dan LSM, Pengurus PMI Sarolangun serta para Relawan Donor Darah, PMR dan KSR Palang Merah Indonesia se-Kabupaten Sarolangun.

    Dalam arahannya, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Sarolangun serta seluruh OPD terkait, dan juga kepada seluruh relawan donor darah, yang telah menginisiasi dan mensukseskan acara gebyar donor darah ini.

    Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM

    Peringatan hari relawan nasional merupakan momen penting untuk merayakan semangat keikhlasan, gotong royong, dan semangat kerelawanan untuk diwujudkan dalam bentuk nyata yaitu donor darah sukarela

    ” Setiap tetes darah yang disumbangkan merupakan amal jariah bagi yang bersangkutan,” katanya.

    Kata Muhammad Arief, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyadari betul pentingnya ketersediaan stok darah yang aman dan cukup, kedepan jumlah relawan donor darah di Kabupaten Sarolangun agar bisa ditingkatkan.

    ” Kita mendukung penuh upaya PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Kami mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjadi donor darah sebagai gaya hidup dan aksi kepedulian secara rutin. Setiap tiga bulan sekali rutin donor darah dan setahun empat kali donor darah,” katanya.

    Ia juga memberikan Apresiasi dan penghargaan yang tinggi dari Pemkab Sarolangun kepada seluruh tenaga sukarela yang telah tulus mendonorkan darah kepada masyarakat.

    ” Selamat hari relawan nasional, semoga kebaikan menyertai langkah kita. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim Kegiatan Gebyar Donor Darah Suka Rela PMI Sarolangun Dalam Rangka Peringatan Hari Relawan Nasional Kabupaten Sarolangun Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief memberikan penghargaan kepada relawan donor darah

    Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, Forkopimda serta para kepala OPD memberikan piagam penghargaan kepada para relawan donor darah yang telah memberikan dedikasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • 11 PNS Di Sarolangun Akan Kena Sanksi Langgar Disiplin ASN 

    11 PNS Di Sarolangun Akan Kena Sanksi Langgar Disiplin ASN 

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai

    KABAR SAROLANGUN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang melanggar aturan tentang disiplin ASN akan segera di proses untuk diberikan sanksi tegas.

    Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM kepada awak media, Selasa (16/12/2025), saat sidak disiplin ASN di Kantor BPBD Sarolangun.

    Kata Muhammad Arief, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari BKPSDM Sarolangun ada sebanyak 11 PNS akan diberikan sanksi tegas karena telah melanggar aturan disiplin ASN.

    ” Yang melanggar aturan disiplin ASN, kita akan ambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan. Bisa teguran lisan, tertulis bahkan ada 11 pegawai dari informasi pak Kaban akan kita tindaklanjuti,” katanya.

    Sanksi tegas yang diberikan, lanjut Muhammad Arief berupa ada yang diturunkan pangkatnya, turunkan jabatan, bahkan penindakan lebih keras lagi berupa ada sanksi berat bahkan pemberhentian dengan hormat atau bisa dengan tidak hormat.

    ” BKPSDM juga mencatat ini, bagi yang melanggar akan diambil tindakan tegas, mungkin ada turun pangkat, turun jabatan, di tunda kenaikan pangkat berkala, sampai PTDH,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sidak Ke Damkar Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief : Pegawai Tidak Disiplin Akan Ditindak Tegas

    Sidak Ke Damkar Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief : Pegawai Tidak Disiplin Akan Ditindak Tegas

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief bersama para staf ahli Bupati, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati saat sidak Disiplin ASN ke kantor Dinas Damkar

    KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Selasa (16/12/2025).

    Sidak tersebut turut didampingi para staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Hendrik Andilala, S.STP, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH.

    Kedatangan Sekda beserta rombongan disambut baik oleh Kepala DPKP Sarolangun Trianto, S.IP, ME, beserta jajarannya, dan para staf.

    Tampak Sekda Sarolangun Muhammad Arief, melakukan mengecek absensi pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan DPKP Sarolangun.

    Kepada para awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief menegaskan bagi para pegawai yang tidak disiplin serta melanggar aturan akan diambil tindakan tegas.

    ” Kedisiplinan saya sudah cek karena di damkar ini memang sistim bekerjanya satu hari satu off, ketika mereka bekerja satu hari mereka tidak kerja lagi di pos tapi mereka hadir,” katanya.

    Ia juga mengaku akan terus memantau kedisiplinan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, bukan hanya di Kantor dinas Damkar tetapi juga di seluruh OPD, terutama OPD yang ketidakhadiran pegawainya cukup tinggi.

    ” BKPSDM juga mencatat ini, bagi yang melanggar akan diambil tindakan tegas, mungkin ada turun pangkat, turun jabatan, di tunda kenaikan pangkat berkala, sampai PTDH,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai usai sidak

    Ketika ditanya terkait kondisi Dinas Damkar, Sekda Sarolangun Muhammad Arief juga mengaku sebagai pejabat yang baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tentu perlu melakukan konsolidasi serta silaturahmi.

    Dalam konsolidasi melalui sidak ini, ia mengaku mendapatkan masukan-masukan dari dinas tersebut.

    ” Ada beberapa hal yang harus kita tindaklanjuti, yang akan dilakukan oleh bapak Bupati dan tim TAPD,” katanya.

    Ia juga menyebutkan bahwa saat ini Dinas Damkar Sarolangun memiliki lima pos damkar di beberapa kecamatan, yang seharusnya sesuai aturan, Satu Kecamatan itu memiliki satu pos damkar.

    ” Kita bisa melihat kondisi peralatan, kehadiran pegawai pegawai, seperti yang disampaikan, di Pauh ternyata pos sudah dibangun tapi butuh personil, perlu pengisiannya,” katanya.

    ” Kalau sesuai aturan minimal satu pos satu kecamatan, kita baru ada lima pos kecamatan, artinya satu pos melayani dua kecamatan bahkan kecamatan Batang Asai belum tersentuh. Maka kita usahakan akan datang kalau dana memadai didirikan satu pos di batang asai, pelayanan masyarakat dalam hal pemadaman kebakaran dan penyelamatan bisa dirasakan optimal,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A. R Wahid Harahap

  • Sekda Sarolangun Muhammad Arief Sidak Disiplin ASN Ke BPBD, Temukan Dua Orang Pegawai Sering Bolos Dan Susah Dibina

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief Sidak Disiplin ASN Ke BPBD, Temukan Dua Orang Pegawai Sering Bolos Dan Susah Dibina

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat sidak Disiplin ASN ke Kantor BPBD Sarolangun, dan mengumpulkan seluruh pegawai untuk mengecek kehadiran

    KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM melalukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Selasa (16/12/2025).

    Sidak tersebut turut didampingi para staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Hendrik Andilala, S.STP, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH.

    Kedatangan Sekda beserta rombongan disambut baik oleh Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH beserta jajarannya, dan para staf.

    Tampak Sekda Sarolangun Muhammad Arief, melakukan absensi satu persatu para pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan BPBD Sarolangun.

    Dalam kegiatan itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief juga melihat langsung kondisi peralatan sarana dan prasarana penanganan bencana yang ada di Kantor BPBD Sarolangun.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai

    Kepada awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan kunjungannya ke BPBD ini selain bersilaturrahmi dan melihat kedisiplinan pegawai, namun juga untuk mengecek persiapan dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang memang kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sarolangun akhir-akhir cukup ekstrem.

    ” Silaturrahmi ini memang inisiatif dari pak Wabup, saat ini hujan lebat, antisipasi bencana hidrometeorologi, maka saya komunikasi dengan pak Kalaksa BPBD, beliau cepat menyampaikan terkait kondisi sarpras. Sekaligus silaturahmi dengan seluruh pegawai,” katanya.

    ” Saya mendapatkan beberapa masukan terkait personil di BPBD sebanyak 48.bKetika terjadi bencana kita butuh personil yang sigap, ada banjir, banjir bandang, longsor,” kata dia menambahkan.

    Muhammad Arief juga menyebutkan dari sidak disiplin ASN ini ada dua pegawai yang tidak hadir dan memang menurut keterangan yang didapatkannya kedua pegawai tersebut sudah sering dilakukan pembinaan namun tidak ada perubahan.

    ” Tadi ada dua pegawai yang menurut kita susah diberikan pembinaan, kita akan ambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan. Bisa teguran lisan, tertulis bahkan ada 11 pegawai akan kita tindaklanjuti, ada yang diturunkan pangkatnya, turunkan jabatan, bahkan ada sanksi berat,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief didampingi Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri mengecek peralatan dan sarpras penanggulangan bencana

    Untuk Sarpras di BPBD Sarolangun, lanjut Sekda. Kondisi saat ini dari persiapan yang ada sudah cukup memadai. ” Semua operasional bahkan sigap, banyak peralatan sudah siap, akan digunakan ketika ada bencana, sementara cukup memadai,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sekda Sarolangun Muhammad Arief Buka Seleksi UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris Persorada Serumpun Pseko Tahun 2025

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief Buka Seleksi UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris Persorada Serumpun Pseko Tahun 2025

    Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM bersama para kepala OPD, tim pansel serta para peserta UKK Poto bersama

    KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM membuka secara langsung kegiatan seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi pelamar seleksi Calon Direktur dan Calon Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun tahun 2025, Selasa (16/12/2025) pagi di Ruang Aula Perumda TSB Sarolangun.

    Seleksi UKK tersebut meliputi Psikotes, Ujian Tertulis Keahlian, Presentasi Makalah dan Wawancara, yang diikuti 4 peserta calon direktur dan 4 peserta calon Komisaris.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, S.STP, Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala Inspektorat Sarolangun Henriman, S.Sos, Sekretaris Tim Pansel, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, jajaran Tim Pansel serta sejumlah pihak terkait.

    Kepada awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan bahwa pentingnya pelaksanaan seleksi calon direktur dan calon Komisaris Persorada Serumpun Pseko ini dikarenakan kegiatan perseroda ini sudah vakum selama dua tahun, sehingga nantinya melalui seleksi ini akan lahir Direktur dan Komisaris Persorada yang kompeten.

    ” Sehingga kedepan kita optimis yang nantinya potensi daerah Sarolangun seperti sumber daya alam, sumber daya perkebunan, sumber daya pertanian, UMKM, dan potensi pariwisata bisa menggeliat,” katanya.

    Kata Muhammad Arief, bahwa Direktur dan Komisaris yang terpilih nantinya akan menjadi ujung tombak dalam pemasaran bersama berbagai pihak serta berkolaborasi dengan pihak swasta. Apalagi dengan UKK ini diharapkan akan memiliki jiwa enterpreneur yang mumpuni untuk lebih menyebarluaskan kemampuan daerah yang dimiliki Kabupaten Sarolangun.

    ” Karena pemerintah kesulitan terkait penertiban atau pengambilan sumber PAD kita harapkan bisa meningkatkan sumber penerimaan daerah kita dengan pengelolaan Perseroda dengan baik, selama ini kita masih kurang karena hanya mengandalkan jaringan atau fasilitas yang dikelola bersama Kemen Kominfo, kita tahu bahwa tidak semua orang bisa melihat,” katanya.

    Para peserta seleksi UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris

    Kegiatan UKK ini diikuti 4 peserta calon direktur yang dinyatakan lulus bahan tersebut yakni Adni, S.ST, Ahyar, S.Th.I, Muhammad Satar, ST dan Noprizal Ependi, S.ST.

    Untuk calon Komisaris, juga ada 4 nama peserta yang dinyatakan lulus bahan, yakni Abdullah Fikri, S.Pd, M. Amin Faisal, S.Hi, Mulya Malik, SH.,MM dan Sugeng Mulyadi Essa, ST.

    Untuk jadwalnya, Psikotes dilaksanakan pada 16 Desember 2025, Ujian Tertulis Keahlian pada 16 Desember 2025, dan Presentasi Makalah dan Wawancara, Calon Direktur pada tanggal 17 Desember 2025 pukul 08.00 s/d 12.00 Wib dan Calon Komisaris pada tanggal 17 Desember 2025 pukul 13.00 s/d 17.00 Wib.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sekda Sarolangun Muhammad Arief Sambut Baik SKK Migas-KKKS SRMD Dalam Kegiatan Produksi Di Belato 8 dan 9

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief Sambut Baik SKK Migas-KKKS SRMD Dalam Kegiatan Produksi Di Belato 8 dan 9

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Publik Relation SRMD Irvan Triesmadhana, Saipul, dan jajaran OPD dalam kegiatan presentasi KKKS SRMD terkait kegiatan produksi di lokasi Belato 8 dan Belato 9

    KABAR SAROLANGUN –Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM menyambut baik kegiatan presentasi yang dilakukan SKK Migas -KKKS Sele Raya Merangin Dua (SRMD) dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi minyak di lokasi tambang Belato 8 dan Belato 9, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh.

    Kegiatan presentasi tersebut berlangsung, Selasa (09/12/2025) di Ruang Pola Utama, Kantor Bupati Sarolangun.

    Tim Publik Relation KKKS SRMD Irvan Triesmadhana bersama rekannya Saipul melakukan presentasi terkait pelaksanaan eksplorasi dan eksploitasi kegiatan tambang minyak di dua sumur yakni Belato 8 dan Belato 9.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Muhammad, S.Ag, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin Muis, SE, MM, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, Plt Camat Pauh Aryo L Fajrin, S.IP, Kabid Program dinas PUPR Sarolangun Guldi Gusrianto, ST, jajaran Publik Relation SRMD.

    Kegiatan presentasi berlangsung

    Publik Relation KKKS SRMD Irvan Triesmadhana mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan di lokasi Belato 8 dan Belato 9, pihaknya mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun, tentunya dengan produksi yang dilakukan kedepan akan memberikan dampak bagi daerah berupa Pendapat Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil Migas.

    ” SRMD terus berkomitmen melakukan sinegeri dan kolaborasi bersama Pemkab Sarolangun dan masyarakat setempat khususnya kegiatan sosial, jadi SRMD tidak hanya untuk kegiatan produksi, seperti yang disampaikan manajemen bekerja dengan hati, berkontribusi untuk negeri,” katanya.

    Ia menambahkan untuk target produksi masih bertahan dengan tahun sebelumnya, namun pihaknya tetap melakukan riset di wilayah tersebut untuk program tahun 2026. ” Saat ini sudah dilakukan produksi kurang lebih 300 barel untuk sumur 8 dan sumur 9,” katanya.

    Ditambahkannya, KKKS SRMD dan KKKS SKK Migas ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional berdasarkan Keppres No. 63/2004, Kepmen ESDM No. 270.K-HK.02-MEM.S-2022. Selain itu, KKKS SRMD Mendukung astacita bapak presiden nomor 2 ketahanan energi, memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa

    Publik Relation KKKS SRMD Irvan Triesmadhana saat diwawancarai

    ” Kita memasuki dua provinsi, yakni Provinsi Sumsel dan Provinsi Jambi, di Jambi ada 03 sumur produksi aktif. Berdasarkan SK IPPKH nomor 1049 (Belato 8 dan Belato 9) yang ada di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh. Sampai saat ini ada lima kali kegiatan pengeboran yang berhasil hanya belato 8 dan belato 9 dengan total 400 BOPD. Belato 1, 2 dan 4 tidak produksi,” katanya.

    Ia juga menjelaskan sejumlah potensi Ancaman dan Gangguan diantaranya Permintaan tenaga kerja Masyarakat setempat yang tidak sesuai dengan prosedur perusahaan, Kebakaran hutan dan lahan disekitar wilayah kerja, Pengajuan proposal dan sumbangan dari Masyarakat yang tidak sesuai dengan proses perusahaan, Pencurian terhadap peralatan atau komponen penting lainnya dan Klaim kepemilikan lahan oleh masyarakat sekitar wilayah kerja.

    ” Harapan kami, SRMD tentunya dapat Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten serta Masyarakat sekitar untuk membangun kebersaman guna mensupport kegiatan ekplorasi dan eksploitasi operational SRMD,” katanya.

    Kemudian, SRMD secara berkelanjutan melakukan sosialisasi Bersama Stakeholder kepada Masyarakat sekitar terkait dengan kegiatan Objek Vital Nasional Minyak dan Gas Bumi.

    ” PT Seleraya Merangin Dua terus berkomitmen kuat untuk terus membangun kolaborasi, memperkuat sinergi lintas lembaga, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Sarolangun-baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai

    Sementara itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief menyambut baik rencana kegiatan yang dilakukan oleh KKKS SRMD di Kabupaten Sarolangun dalam kegiatan produksi khususnya di lokasi Belato 8 dan Belato 9.

    Selain memberikan dampak dalam pendapatan asli daerah, juga akan ada pendapatan dari sektor dana bagi hasil migas untuk Daerah Kabupaten Sarolangun. Akan tetapi, pihak SRMD tentu bisa melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) baik bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur ataupun bidang-bidang lainnya.

    ” SRMD kalau saya melihat kegiatan mereka sangat positif akan ada dampak, komitmen yang akan dilaksanakan sejak awal akan dilakukan, seperti terkait dengan CSR, pembinaan masyarakat seperti budidaya madu Sialang itu jalan, jalan di dalam kawasan sepanjang 18 kilo meter sudah dilakukan perbaikan, bahkan dilakukan pengerasan dan dibangun 30 gorong-gorong,” katanya.

    Muhammad Arief juga menyebutkan kegiatan produksi minyak yang saat ini berdasarkan penjelasan yang ia dapat, bahwa KKKS SRMD bisa menghasilkan sekitar 400 barel, tentunya kedepan diharapkan bisa mencapai ribuan barel dan kegiatan produksi bisa berlanjut hingga tahun 2033 mendatang.

    ” Semua tergantung hasil pengeboran yang dilakukan mereka, sumur Belato 1 dan 4 itu tidak ada produksi karena isinya air, Belato 8 dan 9 sudah terbukti sekitar 400 barel. Mereka sudah jalan 4-5 tahun, kalau ada keluhan masyarakat agar direspon dan masyarakat dilibatkan sebagai tenaga kerja setempat,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap