Tag: Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis 

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis 

    Baru 6 SPPG Yang Sudah Beroperasi Di Sarolangun 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat memimpin Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE memimpin langsung kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Sarolangun tahun 2026, Rabu (14/01/2026) di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun.

    Rakor tersebut turut dihadiri Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, S.STP, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Korwil BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Sarolangun Efrianto, M.Pd, Kadiskanak Sarolangun Setiadi, S.Pt, Sekretaris Dinkes Sarolangun Mustang AP, S.KM, M.Kes, Jajaran OPD terkait, Para korwil BGN Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun serta sejumlah pihak lainnya.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu semua yang termasuk dalam Satgas percepatan MBG Kabupaten Sarolangun dalam kegiatan rakor ini yang tentunya untuk memaksimalkan tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sarolangun.

    ” Tentu dalam hal ini yang motor penggeraknya adalah BGN di Kabupaten Sarolangun dan juga tentu ini butuh Sinergi yang kita harapkan bisa mendukung percepatan dan juga kelancaran operasional MBG kedepannya di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Dari banyak beberapa hal yang tentu sudah dilaksanakan sampai hari ini, lanjut Wabup bahwa di Kabupaten Sarolangun sudah di launchingnya beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Sarolangun.

    Tentunya masih ada titik-titik SPPG yang saat ini dalam proses persiapan untuk segera bisa dioperasikan.

    ” Tentu hari ini kita dalam rangka menyatukan langkah kita bersama dengan baik, mulai dari seluruh OPD terkait seperti dinas pendidikan, dinas ketahanan pangan, dinas kesehatan, dinas sosial, dan OPD lainnya ini butuh banyak kombinasi yang luar biasa,” katanya.

    Ia juga meminta agar data penerima manfaat dari program MBG ini terus dilakukan update data baik dari pihak sekolah maupun dari dinas sosial. Termasuk apakah penghuni sekolah termasuk guru dan penjaga sekolah itu tu segala macam itu sebenarnya termasuk dalam penerima MBG atau tidak melalui regulasi-regulasi yang sudah ada yang sudah dibentuk oleh BGN

    ” Saya minta agar kembali di cek apakah memang sudah cukup penerima Manfaat MBG di Kabupaten Sarolangun melalui data-data dari dinas terkait dan itu juga nanti mudah-mudahan dengan kita mencukupi jumlah titiknya dan juga tentu dengan progres yang sesuai juga cepat berdiri semua penerima manfaat di Kabupaten Sarolangun ini bisa terlayani,” katanya.

    Di tahun 2026 ini, Gerry Trisatwika juga meminta semua pihak untuk segera menyusun langkah cepat untuk mempercepat program MBG ini di Kabupaten Sarolangun ini. Melalui forum ini, tentu diharapkan agar dapat saling bertukar informasi dengan seluruh jajaran stakeholder dan pihak-pihak terkait.

    ” Karena kawan-kawan MBG ini sudah dijelaskan untuk membentuk satgas, dan ini akan di review oleh Kemendagri. Kami dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun sebenarnya ingin turut membantu kelancaran kesuksesan dari program MBG ini dengan bagaimana caranya pun kita juga ingin program ini cepat terlaksana dan juga berjalan dengan lancar,” katanya.

    ” Jadi kawan-kawan MBG Silahkan berkoordinasi dengan lebih baik lagi dengan dinas-dinas terkait dan juga tentu apapun permasalahannya kita cari solusinya sama-sama itu. Kami harapkan program MBG ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Sarolangun yang sebesar-besarnya,” kata dia menambahkan.

    Kegiatan rakor percepatan program MBG di Kabupaten Sarolangun

    Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari mengatakan bahwa untuk penetapan terbentuknya suatu SPPG harus memenuhi persyaratan diantaranya mendata penerimaan manfaat berapa yang ada di Kabupaten Sarolangun tersebut. Kemudian setelah pemerataan di lakukan untuk lokasi itu maksimal SPPG itu 6 kilo untuk pengaturan dan jarak maksimum 30 menit dengan jumlah penerima manfaat 1 SPPG itu 2500 sampai 3000 orang.

    ” Kemudian persyaratan untuk penerima bantuan pemerintah ini di sini harus berbentuk badan hukum, berbentuk Yayasan, menyiapkan unit sarana prasarana kemudian menuju perwakilan dan melaksanakan program MBG kepada penerima manfaat,” katanya.

    Penerima manfaatnya di sini yaitu seluruh peserta didik mulai dari PAUD sampai SMA, pesantren dan tenaga pendidik untuk saat ini sudah harus diberikan kemudian kita juga memberikan untuk ibu hamil ibu menyusui dan Balita atau yang disebut 3B, dan balita yang belum bersekolah ataupun di sekitar lokasi SPPG.

    Adapun model pengelolaan SPPG ini ada empat tipe yang pertama itu model satu sewa kelola BGN yang mana bangunan ini didirikan oleh BGN langsung dengan aset milik BGN. Kemudian tipe kedua, ada yang bekerja sama dengan institusi seperti Pemda, lembaga institusi lainnya, Tipe ketiga ini yaitu kerjasama dengan pihak ketiga yaitu dengan yayasan, dan yang model keempat itu ada sppg yang terpencil.

    ” SPPG terpencil itu didirikan dengan penerima manfaat dari 1000 kemudian didesain dengan ukuran minimal di 10 x 15 meter dan terdapat di daerah yang aksesnya cukup sulit,” katanya.

    Bentuk makanan berupa makanan siap santap, SPPG yang baru operasional itu harus mengikuti tahapan prosedur yang berlaku seperti misalnya di minggu ke-1 itu SPPG tidak boleh langsung maksimal distribusikan di 3.000 porsi atau 2.500 porsi, tapi harus bertahap per minggunya mulai dari 1.000 porsi lanjut minggu kedua 1.500 porsi sampai di maksimal 3.000 porsi

    ” Hari libur kita tetap memberikan MBG yang mana misalkan di sekolah itu menerima mau menerima dan mau mendistribusikan dari sekolahnya kita tetap mendistribusikan tetapi kalau misalnya di hari libur itu para guru, anak muridnya sudah sepakat tidak mau menerima itu tidak kita berikan seperti itu artinya di stop sementara sampai masuk sekolah,” katanya.

    22 SPPG Di Kabupaten Sarolangun Sedang Proses Persiapan, 6 SPPG Sudah Beroperasi

    Korwil BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari juga menjelaskan untuk perkembangan MBG di wilayah Kabupaten Sarolangun dari 11 Kecamatan itu ada 22 SPPG yang saat ini sedang dalam proses persiapan dan yang sudah operasional untuk di Kabupaten Sarolangun ini ada sebanyak 6 SPPG yakni di Pelawan ada satu, di Mandiangin di Simpang Kertopati ada satu dan untuk di singkut ada 4 SPPG yang sudah operasional.

    ” Kemudian untuk Kabupaten Sarolangun ada dua SPPG yang sudah siap operasional dan tinggal menunggu untuk operasional menunggu persiapan dan anggarannya cair seperti itu,” katanya.

    Selain itu, ada tiga SPPG yang dibangun yang menggunakan pinjam pakai Pemerintah Kabupaten Sarolangun yakni di Bathin VIII ada satu yakni di rest area kemudian di CNG itu di kantor camat CNG dan kemudian di mandiangin timur itu ada di kantor camat Mandiangin Timur

    ” SPPG terpencil ada 23 titik di masing-masing kecamatan, yang tidak ada itu di Kecamatan Sarolangun dan Kecamatan singkut lainnya ada semua dan insya Allah semua berprogress walaupun belum ada pembangunan sampai saat ini,” katanya.

    Ia juga menegaskan nantinya kalau misalnya di lapangan memang menemukan bahwa harus dibangun di wilayah tersebut lokasi SPPG maka bisa diajukan lagi dan itu bisa bekerja sama dengan Pemda kabupaten Sarolangun.

    Sedangkan untuk total penerima manfaat SPPG Peserta didik dan 3B ada sekitar 102.269 orang dan ini pun belum termasuk tenaga pendidik, karena sekarang sudah masuk tenaga pendidik makanya bakal ada penambahan dari total penerima yang sekarang.

    ” Ada sebanyak 9.225 yang sudah di distribusikan penerima manfaat yang ada di wilayah Kabupaten Sarolangun dari 6 sppg yang aktif. Penerima manfaat 3 B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita) ada sebanyak 869 orang penerima manfaat dari 2 sppg yang sudah aktif,” katanya.

    Penulis : A. R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Lepas Keberangkatan Tim Gubernur Cup Sepakbola Tahun 2026

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Lepas Keberangkatan Tim Gubernur Cup Sepakbola Tahun 2026

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Wakapolres Kompol Aswindo, Sekda Muhammad Arief, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola H Suryadi

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE secara resmi melepas secara langsung keberangkatan tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun tahun 2026 menuju kota Jambi dalam ajang pertandingan sepakbola di tingkat Provinsi Jambi memperebutkan piala Gubernur Jambi, Sabtu (10/01/2026) di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

    Pelepasan tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun tersebut ditandai dengan penyerahan bendera Gubernur Cup dari Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika kepada Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun H Suryadi.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kabid Olahraga Abi Mas’ud, M.Pd, Ketua KONI Sarolangun Arsadt Abdullah, SH, M.Kn, Kabag Prokopim Setda Sarolangun Deni Subhan.

    Selian itu hadir juga Wakil Ketua Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun/Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Waka Askab PSSI Sarolangun Iskandar, Sekjend Askab PSSI Sarolangun Efendi Usman, Jajaran tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun, Couch/Pelatih Sepakbola Yando, Tim medis, serta para atlit sepakbola.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyerahkan bendera kontingen Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun kepada Manager tim

    Dalam laporannya, Bustra Desman mewakili Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam pembentukan tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.

    ” Tentu kami selaku manajemen tidak terlepas dari kawan-kawan askab PSSI yang selalu monitoring kegiatan-kegiatan kami di lapangan dan alhamdulillah kami selaku manajemen merasa bangga, karena kami ingin tahun 2026 ini dengan pola yang baru yang kami lakukan bisa meraih prestasi,” katanya.

    Bustra Desman menambhakan bahwa dengan upaya yang dilakukan bersama pelatih/Couch dan kawan-kawan untuk melakukan kegiatan seleksi adik-adik yang punya talenta ini berjalan dengan baik.

    Seleksi dilakukan dengan empat zona wilayah dan dipusatkan di KONI Center Sarolangun, sehingga dalam ajang gubernur cup tahun ini telah ada sebanyak 22 orang pemain sepakbola untuk memperkuat tim Kabupaten Sarolangun.

    ” Kami selaku manajemen memberikan pelayanan yang terbaik terhadap adik-adik sepak bola ini. Kami memberikan apresiasi kepada adik-adik ini luar biasa, tidak pernah pantang menyerah mulai terhitung dari tanggal 2 sampai tanggal 8 Januari 2026, adik-adik ini sudah kita karantina semua,” katanya.

    ” Kegiatan adik-adik ini selama masa Training Center, pagi sore malam itu kita gempur dengan fisik. Kami meyakinkan bahwasanya tanpa dorongan dari pihak dinas yang terkait kami mungkin tidak bisa berbuat apa-apa, Mudah-mudahan nantinya akan membuat yang terbaik untuk Kabupaten Sarolangun ini,”katanya.

    Selain itu, dalam ajang Gubernur Cup ini Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun yang berjumlah sebanyak 45 orang terdiri dari 22 orang pemain, tim pendamping dan tim medis ini nantinya mentargetkan bisa lolos semifinal hingga meraih juara. Maka dari itu, iapun meminta doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Sarolangun.

    ” Untuk di provinsi Jambi nanti Kontingen Kabupaten Sarolangun di bawah pimpinan Bupati Sarolangun Bapak Haji Hurmin, semboyan sepak bola adalah tradisi Sarolangun maju, siap mensukseskan Iven sepakbola Gubernur Cup Provinsi Jambi dan siap menjaga sportivitas,” katanya.

    Poto bersama

    Sementara itu, Kadisparpora Sarolangun Suryadi mengatakan bahwa ajang Gubernur Cup kali ini merupakan yang keenam kalinya diikuti tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun, diharapkan kali ini bisa lolos semifinal atau keluar dari lubang jarum neraka.

    ” Dalam menyeleksi pemain ini, latihannya luar biasa pak. Pelatih atas nama pak yando, dan nanti di Jambi, para kontingen akan menginap di Mess Sarolangun Jambi. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dan mensukseskan terbentuknya tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun tahun 2026 ini,” katanya

    Disamping itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dalam arahannya mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut mendukung, berpartisipasi dalam pelaksanaan dari saat pemilihan, pelatihan serta seluruh proses yang nanti akan dilalui oleh seluruh Kontingen yang akan berangkat dalam menghadapi Gubernur Cup tahun 2026.

    ” Salah satu diantaranya yang luar biasa adalah dedikasi dari manajer kita Bapak Haji Suryadi ini luar biasa dan juga kami selaku dari pemerintah juga mengucapkan terima kasih atas seluruh support-nya dan juga tentu mudah-mudahan beliau juga mendapatkan berkah yang tidak ternilai dalam menjalankan ibadah umroh nanti ke depan Amin ya robbal alamin,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga mengapresiasi Kadisparpora Sarolangun beserta jajaran yang juga terus terus mendukung pelaksanaan Gubernur Cup ini, dimana sama-sama diketahui dalam kondisi anggaran ini tentu tadi sudah disampaikan memang tidak mudah sehingga harus mandiri dalam melaksanakan kegiatan ini.

    ” Dan tentu juga semua tidak lepas dari support dari seluruh yang ikut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan Gubernur Cup pada tahun 2026 ini dan juga tentu bahwa di sini sepak bola ini khususnya juga Memang olahraga ini memang olahraga yang menjadi olahraga yang menjadi favorit dari masyarakat seluruh Indonesia,” katanya.

    ” Kawan-kawan ini adalah pemain-pemain terbaik, pemain-pemain yang sudah dipilih dari setiap zona dan juga yang sudah dikumpulkan melalui pelatihan yang intensif dan tentu ini harapannya ini bisa membawa harum nama Sarolangun kedepan dalam Kanca sepak bola di provinsi Jambi,” kata dia menambahkan.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan arahan

    Gerry Trisatwika juga meminta kepada seluruh pemain sepak bola Kabupaten Sarolangun untuk dapat membuktikan kemampuan diri dalam mengolah sikulit bundar, menjaga kekompakan, menjaga sportivitas dan mengikuti arahan dari para manager tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun.

    ” Saya ucapkan juga selamat bertanding dan juga pesan saya yang pertama untuk menjaga kondisifitas pemain dan juga mess yang ada di Jambi tidak diperkenankan merokok selama menginap di mess Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Ia juga meminta kepada seluruh pemain dan seluruh Kontingen tentunya kesiapan itu harus yang menjadi yang nomor utama, persiapan pertama tentu nutrisi, yang kedua tentu latihan, yang ketiga istirahat yang cukup.

    ” Pesan dari pak bupati juga jangan sampai ada pemain-pemain ataupun seluruh kontingen ada yang begadang, karena harus menjaga kondisi yang prima kita bisa menunjukkan kemampuan yang terbaik yang kita miliki,” katanya.

    ” Pemain terbaik duniapun dia harus memberikan dedikasi lebih dari 100 persen, maka maksimalkan nutrisi, latihan dan istirahat yang baik. Mudah-mudahan kedepan, target kita masuk semifinal dan juga bisa meraih juara dapat tercapai,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Upacara Peringatan HUT Ke-63 Bank Jambi Di Sarolangun Berlangsung Sukses, Wabup Gerry Trisatwika : Bank Jambi Berdampak Positif Tumbuhkan Ekonomi 

    Upacara Peringatan HUT Ke-63 Bank Jambi Di Sarolangun Berlangsung Sukses, Wabup Gerry Trisatwika : Bank Jambi Berdampak Positif Tumbuhkan Ekonomi 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat memimpin upacara peringatan HUT ke-63 Bank Jambi di Kabupaten Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Bank Jambi Cabang Kabupaten Sarolangun menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-63 Bank Jambi Tahun 2026, Kamis (08/01/2026) di Halaman Kantor Bank 9 Jambi Cabang Kabupaten Sarolangun.

    Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE bertindak sebagai Inspektur upacara yang berjalan dengan lancar.

    Hadir langsung Direktur Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan, SE, Kapolsek Sarolangun Iptu Roza, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Kepala BPKAD Sarolangun H Kasiyadi, S.IP, ME, Dansub Denpom Lettu Cpm Dany Arianto, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari, SE, ME, Kabag Prokopim Setda Sarolangun Deni Subhan, Lurah Pasar Sarolangun Junaidi, M.Pd serta seluruh Jajaran Pegawai dan staf Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun.

    Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa tentu seluruh lapisan masyarakat harus bersyukur atas usia bank Jambi yang menginjak 63 tahun ini masih berdiri kokoh, tetap eksis dalam memberikan layanan produk jasa perbankan kepada masyarakat di tengah persaingan perbankan yang semakin tajam khususnya di Kabupaten Sarolangun.

    ” Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran pemegang saham, dewan komisaris dan seluruh jajaran direksi yang telah memberikan perhatian besar kepada Bank Jambi sehingga kinerja bank Jambi bisa lebih baik seperti yang kita saksikan pada hari ini,” katanya.

    ” Ucapan terima kasih juga kita sampaikan kepada para pimpinan staff dan seluruh karyawan dan karyawati Bank Jambi yang telah bekerja keras mengerahkan tenaga dan pikiran menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tulus beserta dukungan dan dorongan keluarga besar bank Jambi sehingga Bank Jambi tetap mempertahankan predikat bank yang sehat,” kata dia menambahkan.

    Direktur Bank Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan dan jajaran Forkopimda yang hadir

    Gerry Trisatwika juga menyebutkan dari beberapa keberhasilan yang sudah diperoleh oleh bank Jambi, tentu perlu mengingatkan kembali kepada semua jajaran pegawai bank Jambi agar jangan mudah terlena dan juga mudah berpuas hati atas capaian-capaian yang sudah di peroleh.

    Akan tetapi, harus bekerja lebih baik kedepannya dalam menghadapi tantangan global, tantangan digitalisasi yang terus menuntut semua pihak untuk selalu berubah, berinovasi dan juga bekerja keras, dan profesionalisme dalam rangka mendukung keberhasilan Bank Jambi dalam melaksanakan pembangunan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

    ” Tahun 2026 ini sudah di depan mata kita semua tentu juga di tengah ketidakpastian ekonomi global yang kita saksikan pada hari ini, tentu ini adalah tantangan-tantangan yang harus dihadapi juga oleh bank Jambi Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi yang diharapkan bisa mencapai target nasional yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,4% pada tahun 2026.

    Gerry Trisatwika juga bilang tentu juga kehadiran Bank Jambi sangat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan sebagai motor penggerak pembangunan melalui intermediasi keuangan, menyediakan pembiayaan untuk UMKM dan proyek daerah, meningkatkan daya beli serta produk, mendorong produk investasi yang secara agregat, mendorong pertumbuhan PDRB dan pembangunan ekonomi regional yang lebih merata, inklusif dan berkelanjutan.

    ” Tantangan utama yang dihadapi perbankan daerah di tengah tantangan ekonomi yaitu adalah kesenjangan teknologi keterbatasan skala usaha dan juga persaingan dengan bank lain dan digital jangkauan geografis yang terbatas, manajemen risiko dan kualitas aset,” katanya.

    Untuk menghadapi tantangan tersebut bank daerah khususnya bank Jambi harus terus melakukan transformasi digital, komprehensif membangun infrastruktur IT yang tangguh dan juga memperkuat ketahanan cyber dan juga mengadopsi pola pikir ritel berpusat pada nasabah serta meningkatkan kapasitas SDM melalui pelatihan-pelatihan yang intensif agar Bank Jambi ini semakin kompetitif dan relevan di era digital ini.

    ” Kepada seluruh karyawan dan karyawati bank Jambi cabang Sarolangun, kami mengajak marilah kita sama-sama meningkatkan kemampuan personal kita semua yang handal untuk menjadi profesional perbankan guna membangun organisasi yang solid dalam lingkungan Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE

    ” Dan juga saling membantu untuk memajukan dan mengembangkan bank Jambi yang kita cintai ini dengan berpedoman kepada bisnis plan dan ketentuan perbankan serta jeli dan responsif terhadap perkembangan perbankan,” kata dia menambahkan.

    Ia juga meminta kepada seluruh karyawan-karyawati, tunjukkanlah dedikasi dan loyalitas yang tinggi kepada para keluarga besar bank Jambi, serta memberikan dukungan dan doa untuk men-support suami atau istri yang bekerja di bank Jambi ini.

    Ia juga mengharapkan juga Bahwa bank Jambi ini tetap menjadi partner pemerintahan daerah Kabupaten Sarolangun dalam memberikan pelayanan-pelayanan dalam pembangunan di Kabupaten Sarolangun ini.

    ” Di tengah-tengah efisiensi yang terjadi di pemerintahan daerah ini tentu semakin sentral dan juga semakin strategis peran bank Jambi dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada ini beberapa produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat secara luas. Mari kita sama-sama bahu membahu untuk mensosialisasikan ini,” katanya.

    Disamping itu, juga banyak program-program dari pemerintah pusat yang sangat membutuhkan bantuan permodalan seperti yang sudah diketahui bahwa ada program 100 juta KUR itu tanpa anggunan yang dicanangkan oleh menteri UMKM.

    Dan juga tentu seperti tahun kemarin bahwa telah dikucurkannya sekitar 200 triliun untuk Himbara dan bank daerah untuk juga mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh masyarakat di seluruh Indonesia dan ini mudah-mudahan banyak dari program pemerintah pusat ini yang bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan masyarakat secara luas.

    ” Kami dari pemerintahan daerah siap untuk saling bahu-membahu kita tumbuhkan ekonomi di tengah-tengah masyarakat kita, kita sosialisasikan secara baik seperti apa kredit-kredit usaha yang produktif yang kira-kira dimanfaatkan dengan sebenar-benarnya,” katanya.

    Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk sama-sama bahu membahu mensosialisasikan ini, literasi keuangan yang baik kepada masyarakat dan juga tentu produk-produk keuangan yang produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan juga masyarakat Kabupaten Sarolangun.

    ” Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Bank Jambi yang ke-63 kita doakan selalu Bank Jambi semakin sukses lagi ke depannya dan juga memberikan berkah kepada Kabupaten Sarolangun ini,” katanya.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika juga memberikan ucapan selamat HUT Bank Jambi Ke-63 kepada direktur Bank Jambi Cabang Sarolangun beserta jajaran staf yang diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Upacara HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Upacara HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE saat menyampaikan amanat Gubernur Jambi dalam upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE memimpin langsung kegiatan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Provinsi Jambi tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sarolangun dengan tema Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi Mantap 2029, Selasa (06/12/2026) di Lapangan Gunung Kembang Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah, SM, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kasi Intel Rikson Lothar Siagian, SH, MH, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief.

    Hadir juga Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para pejabat administrator, pejabat fungsional, organisasi wanita, Seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika membacakan pidato Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa momen peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat akan perjalanan panjang yang telah kita lalui bersama dari masa perjuangan, pembangunan, hingga pencapaian yang kita nikmati hari ini.

    Forkopimda Kabupaten Sarolangun yang hadir

    ” Provinsi kita berdiri di atas fondasi semangat gotong royong, persatuan, dan kerja keras para pendahulu. Mereka telah menanamkan nilai-nilai luhur yang menjadi bekal bagi kita untuk terus melangkah maju,” katanya.

    Tentunya seluruh masyarakat harus bersyukur atas perjalanan panjang pembangunan Provinsi Jambi, hingga usia yang ke-69 tahun ini, dengan dinamika politik dan kondisi ekonomi secara nasional yang tidak baik-baik saja.

    Hingga saat ini, Provinsi Jambi terus maju membangun sinergi semua lapisan masyarakat dan unsur pemerintahan dengan diperkuat ikhtiar bersama dan atas anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.

    ” Kita juga mengawal berbagai program-program pembangunan untuk kemaslahatan bagi masyarakat di seluruh wilayah terutama yang menjadi fokus pembangunan Provinsi Jambi dan Nasional,” katanya.

    Pada akhir tahun 2025, semua bangsa Indonesia dikejutkan dengan bencana banjir bandang yang cukup memprihatinkan melanda saudara-saudara di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Tentunya, seluruh lapisan masyarakat Jambi sangat berempati atas bencana itu yang banyak terdampak sebagai wilayah terisolir untuk ditangani. Dan sebagai wujud nyata empati, atas nama kemanusiaan, persaudaraan, dan juga solidaritas Sumatera, telah memberikan bantuan ke tiga provinsi tersebut.

    ” Terima kasih atas partisipasi kita semua dan seluruh masyarakat Provinsi Jambi membantu masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” katanya.

    Selain itu, pembangunan daerah tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh pemerintah daerah, tetapi partisipasi semua pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota serta Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, instansi vertikal se-Provinsi Jambi, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, dan seluruh komponen masyarakat Provinsi Jambi, yang telah bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Jambi.

    Dengan partisipasi, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi semua pihak, di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, pembangunan Provinsi Jambi menunjukkan berbagai kinerja positif, mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, diantaranya :

    1. Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2025 dibanding triwulan III-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,77 persen

    2. Laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada November 2025 sebesar 3,55 persen. Pada November 2025, Provinsi Jambi mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,05 persen

    3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 mencapai 75,13, meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,36. Selama 2020-2025, IPM Provinsi Jambi rata-rata meningkat sebesar 0,77 persen per tahun

    4. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,26 persen, turun sebesar 0,23 persen poin dibanding Agustus 2024 sebesar 4,48%.

    Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief beserta para organisasi wanita

    Pada periode kedua, Gubernur Jambi Alharis dalam kepemimpinan Provinsi Jambi ini, dengan semangat keberlanjutan, mengikhtiarkan Visi Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT dengan 3 misi:

    1) Memantapkan Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Efisien;

    2) Memantapkan Daya Saing Daerah dan Produktivitas Bidang Pertanian, Perdagangan, Industri, dan Pariwisata; dan

    3) Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia.

    ” Tentunya, untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, akan dihadapi banyak tantangan pembangunan di masa depan dengan kondisi keterbatasan kita. Disamping itu, perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan persaingan global menuntut kita untuk terus berinovasi, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,”, katanya.

    Disamping itu, Ia juga mengajak untuk menjadikan HUT Provinsi ini sebagai momentum untuk : Membangun sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas seluruh wilayah di Provinsi Jambi, Menguatkan rasa cinta tanah kelahiran dengan menjaga lingkungan, budaya, dan kearifan local, Mendorong kemajuan ekonomi, pemenuhan pelayanan dasar terutama pendidikan agar generasi muda siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, Mempererat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.

    Poto bersama

    Hal ini selaras dengan tema sekaligus spirit yang kita usung dalam peringatan HUT Provinsi Jambi, dengan melaksanakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, pembangunan yang menjaga keseimbangan dan daya dukung lingkungan serta melestarikan dan memajukan budaya daerah, demi mewujudkan Provinsi Jambi yang yang maju dan memiliki daya saing tinggi yang mampu meningkatkan kesejahteraaan masyarakat di Provinsi Jambi. Ke-69 Provinsi Jambi ini, yaitu “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi ΜΑΝΤΑΡ 2029″.

    ” Dan mengawali tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan dan segenap masyarakat Provinsi Jambi, dari Kerinci sampai Tanjung Jabung Timur, dari Telun Berasap hingga Ombak Bedebur, mari kita semua, bersatu padu, bersinergi, dan berkolaborasi membangun,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • FKUB Sarolangun Gelar Sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun, Wabup Gerry Trisatwika : Mari Jaga Kerukunan Umat Beragama 

    FKUB Sarolangun Gelar Sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun, Wabup Gerry Trisatwika : Mari Jaga Kerukunan Umat Beragama 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, Anggota FKUB provinsi Jambi Asmawi, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, Kasubbid Intelijen Kejari Hana Fitri

    KABAR SAROLANGUN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, Selasa (23/12/2025) di ruang Aula Resto Wong Solo, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE dengan tema merawat masyarakat dengan ramah dan harmoni menuju Sarolangun Maju.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, M.Pd.I, Anggota FKUB Provinsi Jambi Drs H Asmawi, Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Sarolangun Hana Fitri, SH, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Sekretaris FKUB Sarolangun Afrizal, S.Pd.I, MH, Para Kepala KUA Kecamatan, para tokoh lintas agama se-Kabupaten Sarolangun, para guru ngaji dan pegawai syarak, serta tamu undangan lainnya.

    Peserta kegiatan sosialisasi

    Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin mengatakan kegiatan Gerakan rumah ibadah rukun merupakan kegiatan inisiatif yang dicanangkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia untuk memelihara dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, dengan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat aktivitas yang damai, toleran, dan inklusif.

    ” Hari ini penting, FKUB itu rumah besar, kumpul tokoh lintas agama, pawang-pawang agama itu ada di FKUB. Dalam rangka menyambut hari besar Islam, hari natal dan tahun baru, agar jangan sampai ada satu warga kita pun dalam agamanya merasa terganggu,” katanya.

    KH Rois Amin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi hidup yang damai, tenteram, dan saling menghormati di tengah kemajemukan kehidupan beragama di Indonesia.

    ” Kami himbau kepada masyarakat lewat tokoh lintas agama itu, agar para jamaahnya melaksanakan ibadah dengan tenang. Jika ada riak-riak dan merasa terganggu, bisa segera di koordinasikan dengan FKUB,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat diwawancarai

    Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa kegiatan ini tentunya dalam meningkatkan sinergitas dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya pada Peringatan Hari Besar Keagamaan, seperti yang akan datang dalam momentum Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

    ” Kita berkumpul dan mengadakan rapat koordinasi dengan FKUB juga dihadiri FKUB provinsi Jambi. Hari ini menjelang libur Nataru harus tetap siaga menjaga kerukunan antar umat beragama, terutama di rumah-rumah ibadah. Maka dari itu mari jaga kerukunan umat beragama,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga bilang bahwa dengan dihadiri seluruh tokoh lintas agama, dalam kegiatan sosialisasi tentunya diharapkan agar menyerap ilmu dan wawasan dari para Nara sumber, yang kemudian nantinya diimplementasikan serta disampaikan pesan-pesan kerukunan umat beragama kepada masyarakat secara luas, khususnya kepada para jamaah dari keagamaan masing-masing.

    ” Kita sama-sama jaga kerukunan antar umat beragama, jaga silaturrahmi dan jaga ketertiban. FKUB berkomitmen untuk menjaga ketertiban masyarakat dan kerukunan umat beragama yang melaksanakan ibadah,” katanya.

    ” Mudah-mudahan harus ada percontohan yang nyata di masyarakat Sarolangun kegiatan kerukunan umat beragama bersama FKUB ini. Apabila ada pelanggaran, tentu akan ada penegakan hukum sesuai aturan berlaku dan kita kedepankan musyarawah dalam menjaga kerukunan itu sendiri,” kata dia menambahkan.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, para narasumber menyampaikan materi yang diikuti para peserta dengan antusias serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Buka Uji Kompetensi Pejabat JPT di lingkungan Pemkab Sarolangun 

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Buka Uji Kompetensi Pejabat JPT di lingkungan Pemkab Sarolangun 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua Tim Pansel JPT Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, dan para Asisten Bupati Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE membuka secara langsung pelaksanaan kegiatan Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025, Sabtu (20/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pansel JPT Prof Dr Sukamto Sutoto, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Selain itu hadir juga jajaran tim pansel JPT, Sekretaris BKPSDM Sarolangun Akhyar Mubarrok, S.Ag, M.Ap, Kabid PKA Arif Sulistiyono, SE, Kabid Mutasi dan Pembinaan Pegawai (MPP), serta jajaran BKPSDM Sarolangun.

    Dalam arahannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini bukanlah sekedar kegiatan administratif, melainkan merupakan bagian penting dari sistem manajemen ASN yang bertujuan untuk memastikan pejabat pimpinan tinggi memiliki kompetensi, integritas dan kapasitas kepemimpinan yang memadai dalam mengemban amanah jabatan.

    ” Kegiatan ini tentunya berlandaskan aturan UU nomor 20 tahun 2024 tentang ASN, PP Nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen PNS,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE menyampaikan arahan 

    Gerry Trisatwika menegaskan melalui Uji Kompetensi ini tentunya ingin memastikan bahwa setiap pejabat eselon II benar-benar tepat jabatan, memiliki kompetensi manajerial, sosial kultural dan tekhnis yang sesuai serta mampu menjadi penggerak utama birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.

    ” Dalam pelaksanaan pembangunan daerah, khususnya untuk mewujudkan Sarolangun Maju, peran pejabat pimpinan tinggi Pratama sangat strategis. Saudara-saudara adalah role model bagi ASN, penentu arah kebijakan perangkat daerah serta ujung tombak dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat,” katanya.

    Ia juga menaruh harapan besar kepada seluruh pejabat eselon II selaku peserta uji kompetensi ini agar mengikuti proses ini dengan jujur, objektif dan sungguh-sungguh. Menunjukkan kapasitas kepemimpinan, integritas dan inovatif dalam menjawab tantang birokrasi kedepan, serta siap mendukung reformasi birokrasi, efisiensi anggaran dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.

    ” Dan mampu menerjemahkan kebijakan nasional dan provinsi ke dalam program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat Sarolangun sebagai visi dan misi RPJMD Sarolangun tahun 2025-2029,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga menegaskan bahwa uji kompetensi ini hujan untuk mencari siap yang terbaik diatas kertas, tetapi untuk menilai siapa yang paling siap, paling layak, dan paling berkomitmen serta kompeten dalam mengemban secara amanah jabatan, profesional dan bertanggung jawab.

    ” Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia seleksi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, semoga kegiatan ini berjalan lancar, objektif, transparan dan akuntabel serta menghasilkan pejabat JPT yang membawa Pemerintah Kabupaten Sarolangun ke arah yang lebih baik,” katanya.

    ” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama Ketua Tim Pansel JPT Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, serta para asisten dan peserta uji kompetensi melakukan sesi Poto bersama dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan Uji Kompetensi.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Dampingi Ketua TP PKK Hesnidar Haris Hadiri TOT Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an 

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Dampingi Ketua TP PKK Hesnidar Haris Hadiri TOT Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an 

    Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Haris, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, Mewakili Kakanwil Kemenag Jambi Abdul Rahman, Waka TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar dan Ibu Sekda Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE mendampingi langsung Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny Hj Hesnidar Haris dalam kegiatan Training Of Trainer (TOT) Calon Mu’allim (Guru/Pelatih) Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an di Kabupaten Sarolangun, Jum’at (19/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi diwakili Drs H Abdul Rahman, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ibu Sekda Sarolangun, Nara Sumber Ustadz Ahmad Farid, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM.

    Hadir juga Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, M.Pd, Para Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Penyuluh Agama Islam, para Calon Mu’allim serta tamu undangan lainnya.

    Pada kesempatan itu, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar memberikan Apresiasi atas terlaksanakan kegiatan TOT dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para penyuluh agama Islam, pengajar, dan para Mu’allim dalam mengajar anak-anak.

    ” Penyuluh agama Islam memiliki peran strategis dan sangat penting dalam rangka memberikan edukasi, pencerahan keagamaan,” katanya.

    Poto bersama

    Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an, yang tentunya dengan memberikan kemudahan bagi anak-anak kita dalam membaca Al-Qur’an

    ” Semoga kegiatan ini dapat dirasakan secara luas dan nyata bagi masyarakat. Kami juga apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan khususnya ibu Ketua TP PKK Provinsi Jambi atas prakarsa kegiatan ini, dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an,” katanya.

    Selain itu, mewakili Kakanwil Kemenag Jambi, Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Abdul Rahman mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan kegiatan TOT di seluruh Kabupaten/Kota, dimana pada hari ini di Kabupaten Sarolangun dan besok terakhir di Kabupaten Batanghari.

    Harapannya, metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an ini bisa disebarluaskan melalui Kementerian Agama Kabupaten/Kota, menuju Jambi mantap dan berkah dengan bebas dari buta aksara Al-Qur’an.

    ” Kami mengapresiasi TP PKK Provinsi Jambi ibu Hesnidar yang sudah menginisiasi gerakan yang luar biasa ini, dan kami mendukung penuh. Kita punya SDM, 473 pengukuhan agama Islam tersebar di setiap Kabupaten/Kota bahkan sampai ke setiap desa,” katanya.

    ” Saya berharap untuk kegiatan ini semua dengan baik, dan saya ucapkan terima kasih kepada ibu Gubernur Jambi dan bapak Wakil Bupati Sarolangun, Kemenag serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” kata dia menambahkan.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan sambutan

    Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an telah dilaksanakan selama 25 tahun yang hingga saat ini tidak ada komplain, sehingga memang metode ini agar bisa diterapkan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

    ” Semoga metode ini bisa bermanfaat dengan sebaik-baiknya, ini langkah nyata kita yang patut kami apresiasi. Mudah-mudahan ilmu yang bermanfaat seperti ini bisa kita sebarkan ke seluruh pelosok ke seluruh wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga bilang atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, serta menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan hari ini, dan mendoakan bersama Provinsi Jambi lepas dari buta aksara Al-Qur’an.

    ” Tentu kami sangat mendukung program yang sangat luar biasa ini, hari ini kolaborasi dengan PKK, Pemda dan Kemenag, masyarakat harus banyak teredukasi dengan metode ini, harapannya bisa kita perluas ke masyarakat dengan gerakan kolaborasi untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Hesnidar Haris menyampaikan arahan

    Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Haris mengatakan bahwa Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an ini sudah 25 tahun, serta telah ada disediakan video testimoni dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an.

    PKK Provinsi Jambi juga mendukung program metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an ini yang dikenal dengan belajar mudah menyenangkan.

    ” Dalam perjalanan yang sudah cukup lama, saya berpikir kita harus bercerita bagaimana hebatnya metode ini,” katanya.

    Menurutnya, metode ini cara mudah untuk bisa membaca Al-Qur’an yang merupakan sebagai kabar gembira untuk bagaimana memberantas buta aksara Al-Qur’an di Provinsi Jambi.

    ” Perlu gerakan bersama, metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an, tapi sebenarnya silahkan pakai metode apa saja, yang penting masyarakat kita belajar membaca Al-Qur’an. Target utamanya masyarakat usia 15 tahun ke atas, karena masih banyak orang dewasa belum bisa baca Al-Qur’an, maka metode ini sangat mudah dipahami,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Prestasi Gemilang, Pemkab Sarolangun Raih Kabupaten Terbaik Kedua Se-Provinsi Jambi Ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 

    Prestasi Gemilang, Pemkab Sarolangun Raih Kabupaten Terbaik Kedua Se-Provinsi Jambi Ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 

    Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyerahkan piagam penghargaan kepada Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika atas penghargaan Keterbukaan Informasi Publik yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun sebagai terbaik kedua Se-Provinsi Jambi

    KABAR SAROLANGUN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun kembali menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan di tingkat Provinsi, Pada Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik PPID Utama Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi Tahun 2025.

    Pemkab Sarolangun berhasil meraih Peringkat Dua Terbaik dengan predikat “Informatif”.

    Penghargaan tersebut diserahkan Langsung Oleh Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani Kepada Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE dalam acara yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (17/12/2025).

    Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Komisi Informasi Provinsi Jambi yang bertujuan memberikan apresiasi kepada badan publik yang dinilai konsisten dan optimal dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi.

    Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, serta Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi Muhammad Helmi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Syamsul Riduan, jajaran bupati dan wakil bupati se-Provinsi Jambi, kepala instansi vertikal Se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Kadis Kominfo Sarolangun H Ahmad Nasri, Kepala Desa serta Jajaran para tamu undangan Penerima Penghargaan lainnya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama Kadis Kominfo Sarolangun Ahmad Nasri Poto bersama

    Dalam sambutannya, Komisi Informasi Provinsi Jambi menegaskan bahwa penganugerahan ini merupakan hasil dari proses monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan secara menyeluruh terhadap badan publik, meliputi pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, hingga pemerintah desa se-Provinsi Jambi.

    Dalam acara tersebut Pemkab Sarolangun Berhasil Meraih beberapa kategori Penghargaan Keterbukaan informasi yaitu diantaranya: Peringkat 2 Terbaik ”INFORMATIF” dalam kategori PPID Utama Kab./kota Setelah Provinsi Jambi.

    Selain capaian Pemkab Sarolangun sejumlah institusi di wilayah Sarolangun juga meraih penghargaan bergengsi. Diantaranya Yaitu: Pengadilan Agama Kabupaten Sarolangun memperoleh predikat “Informatif” untuk kategori instansi vertikal kabupaten, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sarolangun memperoleh predikat “Informatif” untuk kategori instansi vertikal kabupaten.

    Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun juga dianugerahi predikat “Informatif” pada kategori instansi Vertical Tingkat Kab/Kota Se-Provinsi Jambi.

    Tak hanya di tingkat kabupaten, Desa Pasar Singkut turut mencatat prestasi dengan meraih predikat “Menuju Informatif” dalam kategori PPID Pemerintah Desa se-Provinsi Jambi. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah hingga tingkat desa dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    Usai kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Pemkab Sarolangun dan para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya keterbukaan dan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    ” Alhamdulillah, kita bersyukur atas capaian peringkat dua ini. Namun ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk terus berbenah. Ke depan, kita menargetkan bisa meraih peringkat pertama. Jangan patah semangat, mari kita bekerja bersama, memperkuat sinergi dan komitmen seluruh perangkat daerah demi mewujudkan keterbukaan informasi yang lebih baik,” katanya.

    Poto bersama

    Gerry Trisatwika menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik dan menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik. Oleh karena itu, Pemkab Sarolangun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

    ” Dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh jajaran, kami optimistis Sarolangun dapat terus melaju dan menjadi daerah yang informatif, transparan, dan akuntabel untuk mewujudkan Visi kita bersama Sarolangun Maju,” katanya.

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh penerima penghargaan bersama jajaran pimpinan daerah, dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu bagi seluruh badan publik di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan standar keterbukaan informasi demi terwujudnya pemerintahan yang transparan dan dipercaya masyarakat.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Berlangsung Sukses, Pemkab Sarolangun Bersama PGRI Gelar Upacara Peringatan HGN dan HUT Ke-80 PGRI Tahun 2025

    Berlangsung Sukses, Pemkab Sarolangun Bersama PGRI Gelar Upacara Peringatan HGN dan HUT Ke-80 PGRI Tahun 2025

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria dan para kepala OPD 

    KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tahun 2025, Senin (15/12/2025) di Lapangan Sepakbola, Desa Lubuk Resam, Kecamatan Cermin Nan Gedang.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE yang turut dihadiri Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun.

    Selain itu hadir juga Kadis Dikbud Sarolangun Drs H Arsyad, SH, M.Pd.I, Ketua PGRI Kabupaten Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para Camat, Para Kepala Sekolah, Para Guru, Para Bunda Paud, Jajaran TP PKK Sarolangun, Jajaran pengurus PGRI Cabang Sarolangun dan para siswa sekolah.

    Pengibaran bendera merah putih dalam rangka upacara HGN dan HUT Ke-80 PGRI

    Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan amanat Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti.

    Dalam amanat tersebut, Gerry Trisatwika mengatakan bahwa selama satu tahun di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Pemerintah telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.

    Tahun 2025, Pemerintah memberikan beasiswa sebesar tiga juta rupiah per semester bagi guru yang belum berpendidikan D.IV/S.1 untuk melanjutkan studi S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk 12.500 guru.

    ” Pemerintah memberikan berbagai pelatihan antara lain Pendidikan Profesi Guru, up-grading guru Bimbingan Konseling, Bimbingan Konseling untuk guru-guru non-Bimbingan Konseling. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding dan Kecerdasan Artifisial, Kepemimpinan Sekolah, serta peningkatan kompetensi lainnya,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika
    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyerahkan piagam penghargaan kepada guru berprestasi

    Untuk meningkatkan kesejahteraan guru, lanjut Gerry Trisatwika, Pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah perbulan untuk guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu kali gaji pokok untuk guru-guru ASN. Bagi guru honorer diberikan insentif sebesar 300.000 rupiah per bulan. Semua tunjangan dan insentif ditransfer langsung ke rekening guru.

    ” Pemerintah menyadari berbagai insentif dan tunjangan untuk guru belum sebagaimana yang diharapkan. Tetapi Pemerintah berkomitmen untuk berbuat yang lebih baik,” katanya.

    Tahun 2026, kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa dibuka untuk 150.000 guru. Tunjangan guru honorer dinaikkan dari 300.000 rupiah menjadi 400.000 rupiah. Tugas administratif guru dikurangi, kewajiban mengajar tidak mutlak 24 jam, ada satu hari belajar guru dalam sepekan.

    Kebijakan tersebut dimaksudkan agar guru dapat lebih fokus melaksanakan tugas utama sebagai pendidik profesional, melaksanakan tugas pembelajaran, membimbing, dan meningkatkan kualitas diri.

    ” Di era digital dan dunia global, tugas guru semakin berat. Guru dihadapkan pada tantangan kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis dimana kebahagiaan dan penghargaan atas manusia dihargai sebatas kepemilikan dan kesenangan material,” katanya.

    Ia juga mengatakan Guru juga dihadapkan pada tantangan sosial, budaya, moral, politik, tuntutan masyarakat yang kian tinggi, dan apresiasi yang rendah. Ada sebagian guru yang mengalami tekanan material, sosial, mental, dan berhadapan dengan aparatur penegak hukum.

    Kondisi demikian harus diakhiri. Guru harus tampil lebih percaya diri dan berwibawa di hadapan para murid. Untuk melindungi para guru, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Isi kesepahaman antara lain penyelesaian damai (restorative justice) bagi guru yang bermasalah dengan murid, orang tua, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas mendidik.

    Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban. Guru mengemban tugas profetik mencerdaskan, membangun nalar kritis, hati yang jernih, dan akhlak mulia.

    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria menyerahkan piagam penghargaan kepada bunda PAUD berprestasi
    Sekda Sarolangun Muhammad Arief menyerahkan piagam penghargaan kepada guru berprestasi

    Kehadiran guru sebagai agen peradaban semakin diperlukan di tengah kompleksitas permasalahan murid seperti masalah akademik, sosial, moral, spiritual, ketergantungan gawai, judi online, kesulitan ekonomi, keharmonisan keluarga, dan sebagainya. Kehadiran guru kian diperlukan oleh murid di dalam dan di luar kelas sebagai figur inspiratif, teladan, digugu dan ditiru, orang tua, mentor, motivator, dan sahabat dalam suka dan duka.

    ” Untuk tugas mulia itu, idealnya guru memiliki stamina intelektual, sosial, moral yang prima, teguh, dan tegar di tengah berbagai tantangan dan permasalahan. Saya mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri. Saya mengimbau masyarakat, orang tua, dan semua pihak agar menghargai jerih payah para guru,” katanya.

    ” Jangan hanya menilai kinerja dan menghakimi mereka dari angka-angka. Sejatinya, tanggung jawab pendidikan yang pertama dan utama adalah orang tua dan keluarga. Berilah kesempatan para guru membantu mendidik anak-anak dengan cara terbaik, perbaiki komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai,” kata dia menambahkan.

    Kepada para murid, Gerry Trisatwika mengingatkan lima nasihat Presiden Prabowo Subianto. (1) Belajarlah yang Baik!; (2) Cintai Ayah dan Ibu (3) Hormati Guru!; (4) Rukun Sama Teman (5) Cintai Tanah Air dan Bangsa, Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu, Ridha dan doa gurumu menentukan masa depanmu.

    ” Terima kasih Bapak dan ibu guru atas semua dharma bhakti yang tak ternilai dengan materi. Teruslah mengabdi untuk negeri. Di tanganmu kualitas sumber daya manusia, masa depan bangsa dan negara. Selamat Hari Guru 2025. Guru hebat, Indonesia kuat,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyerahkan piala bergilir juara umum porsenijar
    Kadis Dikbud Sarolangun Arsyad menyerahkan piagam penghargaan kepada guru berprestasi

    Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Kadis Dikbud Sarolangun Arsyad dan Ketua PGRI Sarolangun Ali Umar menyerahkan piagam penghargaan kepada kepala sekolah, guru dan bunda paud yang berprestasi, serta memberikan piala bergilir juara umum Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) Kabupaten Sarolangun dan diakhiri dengan Poto bersama.

    Poto bersama

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, Sampaikan 7 Poin Penting

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, Sampaikan 7 Poin Penting

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat memimpin apel siaga bencana hidrometrologi

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE memimpin langsung pelaksanaan apel gabungan Siaga Bencana Hidrometeorologi (Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor Angin Puting Beliung) Tingkat Kabupaten Sarolangun tahun 2025, Kamis (11/12/2025) di Lapangan Gunung Kembang Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dihadiri, Wakapolres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kasi Intel Kejari Sarolangun Rikson Lothar Siagian, SH, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, dan Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM.

    Selian itu hadir juga para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para Camat, Kapolsek, Danramil se-Kabupaten Sarolangun serta jajaran personil Gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, BPBD, Dishub, Dinkes, PMI, Pramuka, Tagana, Manggala Agni.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika beserta Forkopimda melakukan pemeriksaan pasukan

    Dalam kegiatan tersebut, tampak Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama jajaran forkopimda melakukan pemeriksaan pasukan dan sarana prasarana penanganan bencana hidrometeorologi.

    Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan apel gabungan dan gelar Pasukan siaga bencana hidrometrologi Kabupaten Sarolangun 2025 ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi ancaman bencana hidrometeorologi yang meningkat pada musim penghujan.

    ” Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana hidrometeorologi baik itu banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung,” katanya.

    Saat memasuki musim penghujan berdasarkan data prakiraan potensi banjir dan gerakan tanah yang dikeluarkan oleh BMKG dan surat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, maka diperlukan upaya kesiapsiagaan dan peringatan dini bencana hidrometeorologi bukan lagi kejadian insidental tetapi telah menjadi ancaman tahunan.

    ” Data menunjukkan bahwa frekuensi dan intensitas hujan terus meningkat akibat perubahan iklim Global. Oleh karena itu kesiapsiagaan kita harus semakin ditingkatkan melalui koordinasi, kecepatan respon dan kemampuan mitigasi yang lebih baik,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga menegaskan agar seluruh jajaran dan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan 7 poin penting dalam mengantisipasi serta penanganan bencana hidrometeorologi.

    Poto bersama

    Ketujuh poin tersebut yakni (1) pemetaan wilayah rawan bencana harus terus diperbaharui disertai edukasi mitigasi dan evakuasi. Hal ini penting agar masyarakat semakin sadar dan tangguh dalam menghadapi resiko bencana.

    (2) Koordinasi antara pihak terkait baik itu BPBD, TNI, Polri, Instansi teknis dan relawan harus semakin terintegrasi didukung oleh sistem komando yang cepat, jelas dan responsif. (3) Kesiapan sarana prasarana dan logistik harus dijaga sehingga setiap pos siaga mampu bergerak cepat dan tepat saat dibutuhkan. (4) Terus melakukan pemantauan informasi prediksi cuaca dan potensi bencana.

    (5) Mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan. (6) Memastikan ketersediaan Rambu dan jalur evakuasi. (7) Memastikan Upaya mitigasi seperti membersihkan saluran air, normalisasi Sungai, penanaman vegetasi berakar kuat.

    ” Bencana tidak dapat dihindari namun resiko dapat diperkecil melalui kesiapsiagaan kedisiplinan dan kerjasama lintas sektor, semangat gotong royong dan solidaritas menjadi kekuatan utama dalam menjaga keselamatan,” kata Gerry Trisatwika.

    Disebutkannya, ksiapsiagaan bukan hanya soal peralatan dan pasukan tetapi juga tentang komitmen dan Sinergi dalam menghadapi bencana, tidak ada instansi yang bisa bergerak sendiri, sinergi antara pemerintah, aparat, relawan dunia usaha dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penanggulangan bencana

    ” Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terutama BPBD TNI Polri relawan dan masyarakat atas dedikasinya selama ini dalam menjaga Kabupaten Sarolangun dari berbagai ancaman bencana,” katanya.

    Ia berharap kegiatan apel ini tidak hanya menjadi seremonial tetapi benar-benar menjadi ajang untuk mengukur kesiapan personil, peralatan dan sistem komunikasi kita di lapangan.

    ” Mari kita jadikan ini sebagai bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mengurangi resiko bencana dan apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh komponen daerah siap serta dalam menghadapi potensi tantangan bencana di masa yang mendatang,” katanya.

    Pemasangan pita tanda pasukan dalam siaga bencana hidrometeorologi
    Poto bersama dalam komitmen pencegahan dan penanganan bencana hidrometeorologi 

    Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika beserta jajaran forkopimda melakukan pemasangan pita sebagai tanda pasukan dalam siaga bencana hidrometeorologi serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap