Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua PMI Sarolangun Aryo, Forkopimda, para kepala OPD Poto bersama dengan para relawan donor darah
KABAR SAROLANGUN – Mewakili Bupati Sarolangun H Hurmin, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM membuka secara langsung kegiatan Gebyar donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sarolangun dalam rangka momentum Hari Relawan Nasional tahun 2025, Rabu (17/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sarolangun, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Manggala Agni, Pihak perusahaan swasta (FIF, Bank 9 Jambi), Jajaran OKP dan LSM, Pengurus PMI Sarolangun serta para Relawan Donor Darah, PMR dan KSR Palang Merah Indonesia se-Kabupaten Sarolangun.
Dalam arahannya, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Sarolangun serta seluruh OPD terkait, dan juga kepada seluruh relawan donor darah, yang telah menginisiasi dan mensukseskan acara gebyar donor darah ini.
Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM
Peringatan hari relawan nasional merupakan momen penting untuk merayakan semangat keikhlasan, gotong royong, dan semangat kerelawanan untuk diwujudkan dalam bentuk nyata yaitu donor darah sukarela
” Setiap tetes darah yang disumbangkan merupakan amal jariah bagi yang bersangkutan,” katanya.
Kata Muhammad Arief, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyadari betul pentingnya ketersediaan stok darah yang aman dan cukup, kedepan jumlah relawan donor darah di Kabupaten Sarolangun agar bisa ditingkatkan.
” Kita mendukung penuh upaya PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Kami mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjadi donor darah sebagai gaya hidup dan aksi kepedulian secara rutin. Setiap tiga bulan sekali rutin donor darah dan setahun empat kali donor darah,” katanya.
Ia juga memberikan Apresiasi dan penghargaan yang tinggi dari Pemkab Sarolangun kepada seluruh tenaga sukarela yang telah tulus mendonorkan darah kepada masyarakat.
” Selamat hari relawan nasional, semoga kebaikan menyertai langkah kita. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim Kegiatan Gebyar Donor Darah Suka Rela PMI Sarolangun Dalam Rangka Peringatan Hari Relawan Nasional Kabupaten Sarolangun Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief memberikan penghargaan kepada relawan donor darah
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, Forkopimda serta para kepala OPD memberikan piagam penghargaan kepada para relawan donor darah yang telah memberikan dedikasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah serta diakhiri dengan Poto bersama.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Forkopimda, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, Kepala OPD dan jajaran pengurus PMI, KSR dan PMR serta para relawan donor darah
KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka momentum Hari Relawan Nasional tahun 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Gebyar donor darah Sukarela, Rabu (17/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, yang dihadiri jajaran Forkopimda Sarolangun, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP.
Hadir juga para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Manggala Agni, Pihak perusahaan swasta (FIF, Bank 9 Jambi), Jajaran OKP dan LSM,v Pengurus PMI Sarolangun serta para Relawan Donor Darah, PMR dan KSR Palang Merah Indonesia se-Kabupaten Sarolangun.
Selain melaksanakan kegiatan donor darah, PMI Sarolangun juga memberikan penghargaan bagi para relawan donor darah yang secara sukarela rutin melakukan donor darah dari 10 kali donor darah, 25 kali hingga 30 kali donor darah.
Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin bersama jajaran pengurus
Dalam laporannya, Ketua Bidang Donor Darah Bripka Guruh Esa Putra mengatakan kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 17 Desember 2025 dengan tema setetes darah sejuta asa, payu donor darah. Kegiatan ini diikuti seluruh relawan donor darah, PMI, KSR, PMR, tenaga sukarela se-Kabupaten Sarolangun.
” Ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari relawan tahun 2025, berupa pemberian penghargaan kepada tenaga sukarelawan,” katanya.
Gebyar donor darah ini juga bertujuan untuk meningkatkan solidaritas seluruh elemen bangsa, meningkatkan rasa persaudaraan antar PMI dan mitra PMI serta aktif membantu pemerintah dalam menyediakan kebutuhan darah.
” 165 kantong permintaan darah pada bulan November, sementara yang bisa terpenuhi separuhnya. Hal itu dikarenakan beberapa faktor, salah satunya kurangnya relawan donor darah. Dan kami sangat membutuhkan bantuan bapak dan ibu semua untuk meningkatkan jumlah relawan donor darah kita,” katanya.
Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IPKetua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin memberikan penghargaan kepada para relawan donor darah
Sementara itu, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin mengatakan Gebyar donor darah merupakan kegiatan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada relawan donor darah yang sudah rutin melakukan kegiatan donor darah sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan darah.
” Saat ini banyak masyarakat belum memahami, untuk PMI Sarolangun itu tidak ada stok darah karena kita belum memiliki bank darah, kita hanya bisa membina relawan donor darah,” katanya.
Kata Aryo, jumlah Relawan donor darah yang ada di data PMI Sarolangun ada sebanyak kurang lebih 260 orang, sementara kebutuhan permintaan darah melalui PMI Sarolangun kurang lebih setiap bulan 200 kantong darah.
” Mari kawan-kawan pengurus semua, mari kita sama-sama meningkatkan jumlah relawan donor darah kita. Kita tracking dan sebagainya. Kemudian ada juga bataliyon di Pelawan, itu bisa juga kita komunikasikan nantinya,” katanya.
” Ucapan terima kasih kepada semua kawan-kawan yang sudah berdedikasi melakukan rutin donor darah, semoga mendapatkan amal ibadah yang terbaik,” kata dia menambahkan.
KABAR SAROLANGUN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang melanggar aturan tentang disiplin ASN akan segera di proses untuk diberikan sanksi tegas.
Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM kepada awak media, Selasa (16/12/2025), saat sidak disiplin ASN di Kantor BPBD Sarolangun.
Kata Muhammad Arief, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari BKPSDM Sarolangun ada sebanyak 11 PNS akan diberikan sanksi tegas karena telah melanggar aturan disiplin ASN.
” Yang melanggar aturan disiplin ASN, kita akan ambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan. Bisa teguran lisan, tertulis bahkan ada 11 pegawai dari informasi pak Kaban akan kita tindaklanjuti,” katanya.
Sanksi tegas yang diberikan, lanjut Muhammad Arief berupa ada yang diturunkan pangkatnya, turunkan jabatan, bahkan penindakan lebih keras lagi berupa ada sanksi berat bahkan pemberhentian dengan hormat atau bisa dengan tidak hormat.
” BKPSDM juga mencatat ini, bagi yang melanggar akan diambil tindakan tegas, mungkin ada turun pangkat, turun jabatan, di tunda kenaikan pangkat berkala, sampai PTDH,” katanya.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief bersama para staf ahli Bupati, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati saat sidak Disiplin ASN ke kantor Dinas Damkar
KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Selasa (16/12/2025).
Sidak tersebut turut didampingi para staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Hendrik Andilala, S.STP, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH.
Kedatangan Sekda beserta rombongan disambut baik oleh Kepala DPKP Sarolangun Trianto, S.IP, ME, beserta jajarannya, dan para staf.
Tampak Sekda Sarolangun Muhammad Arief, melakukan mengecek absensi pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan DPKP Sarolangun.
Kepada para awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief menegaskan bagi para pegawai yang tidak disiplin serta melanggar aturan akan diambil tindakan tegas.
” Kedisiplinan saya sudah cek karena di damkar ini memang sistim bekerjanya satu hari satu off, ketika mereka bekerja satu hari mereka tidak kerja lagi di pos tapi mereka hadir,” katanya.
Ia juga mengaku akan terus memantau kedisiplinan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, bukan hanya di Kantor dinas Damkar tetapi juga di seluruh OPD, terutama OPD yang ketidakhadiran pegawainya cukup tinggi.
” BKPSDM juga mencatat ini, bagi yang melanggar akan diambil tindakan tegas, mungkin ada turun pangkat, turun jabatan, di tunda kenaikan pangkat berkala, sampai PTDH,” katanya.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai usai sidak
Ketika ditanya terkait kondisi Dinas Damkar, Sekda Sarolangun Muhammad Arief juga mengaku sebagai pejabat yang baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tentu perlu melakukan konsolidasi serta silaturahmi.
Dalam konsolidasi melalui sidak ini, ia mengaku mendapatkan masukan-masukan dari dinas tersebut.
” Ada beberapa hal yang harus kita tindaklanjuti, yang akan dilakukan oleh bapak Bupati dan tim TAPD,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini Dinas Damkar Sarolangun memiliki lima pos damkar di beberapa kecamatan, yang seharusnya sesuai aturan, Satu Kecamatan itu memiliki satu pos damkar.
” Kita bisa melihat kondisi peralatan, kehadiran pegawai pegawai, seperti yang disampaikan, di Pauh ternyata pos sudah dibangun tapi butuh personil, perlu pengisiannya,” katanya.
” Kalau sesuai aturan minimal satu pos satu kecamatan, kita baru ada lima pos kecamatan, artinya satu pos melayani dua kecamatan bahkan kecamatan Batang Asai belum tersentuh. Maka kita usahakan akan datang kalau dana memadai didirikan satu pos di batang asai, pelayanan masyarakat dalam hal pemadaman kebakaran dan penyelamatan bisa dirasakan optimal,” kata dia menambahkan.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat sidak Disiplin ASN ke Kantor BPBD Sarolangun, dan mengumpulkan seluruh pegawai untuk mengecek kehadiran
KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM melalukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Selasa (16/12/2025).
Sidak tersebut turut didampingi para staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Hendrik Andilala, S.STP, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH.
Kedatangan Sekda beserta rombongan disambut baik oleh Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH beserta jajarannya, dan para staf.
Tampak Sekda Sarolangun Muhammad Arief, melakukan absensi satu persatu para pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan BPBD Sarolangun.
Dalam kegiatan itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief juga melihat langsung kondisi peralatan sarana dan prasarana penanganan bencana yang ada di Kantor BPBD Sarolangun.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai
Kepada awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan kunjungannya ke BPBD ini selain bersilaturrahmi dan melihat kedisiplinan pegawai, namun juga untuk mengecek persiapan dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang memang kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sarolangun akhir-akhir cukup ekstrem.
” Silaturrahmi ini memang inisiatif dari pak Wabup, saat ini hujan lebat, antisipasi bencana hidrometeorologi, maka saya komunikasi dengan pak Kalaksa BPBD, beliau cepat menyampaikan terkait kondisi sarpras. Sekaligus silaturahmi dengan seluruh pegawai,” katanya.
” Saya mendapatkan beberapa masukan terkait personil di BPBD sebanyak 48.bKetika terjadi bencana kita butuh personil yang sigap, ada banjir, banjir bandang, longsor,” kata dia menambahkan.
Muhammad Arief juga menyebutkan dari sidak disiplin ASN ini ada dua pegawai yang tidak hadir dan memang menurut keterangan yang didapatkannya kedua pegawai tersebut sudah sering dilakukan pembinaan namun tidak ada perubahan.
” Tadi ada dua pegawai yang menurut kita susah diberikan pembinaan, kita akan ambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan. Bisa teguran lisan, tertulis bahkan ada 11 pegawai akan kita tindaklanjuti, ada yang diturunkan pangkatnya, turunkan jabatan, bahkan ada sanksi berat,” katanya.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief didampingi Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri mengecek peralatan dan sarpras penanggulangan bencana
Untuk Sarpras di BPBD Sarolangun, lanjut Sekda. Kondisi saat ini dari persiapan yang ada sudah cukup memadai. ” Semua operasional bahkan sigap, banyak peralatan sudah siap, akan digunakan ketika ada bencana, sementara cukup memadai,” katanya.
Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari saat diwawancarai para awak media
KABAR SAROLANGUN – Hingga pada awal bulan Desember 2025, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Sarolangun mencatat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menunjukkan tren positif.
Hingga 10 Desember 2025, BPPRD Sarolangun mencatat perolehan pajak PBB-P2 mencapai Rp 2.182.800.318,- atau sebesar 88,93 Persen dari total target sebesar Rp 2.454.620.621,-
" Hingga awal bulan Desember ini, untuk capaian PBB-P2 sudah mencapai 88,93 Persen, kita tetap optimis hingga akhir tahun nanti bisa mencapai target," kata Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari, SE, ME, Selasa (16/12/2025) kepada media online driv.penajambi.co/.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif terhadap kinerja pendapatan daerah, khususnya di sektor pajak bumi dan bangunan yang selama ini dikenal sebagai salah satu objek pajak yang potensial untuk menyumbang pajak daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sarolangun.
Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui BPPRD menetapkan target PBB-P2 sebesar Rp 2.454.620.621,- setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
BPPRD tetap berupaya agar realisasi penerimaan dapat optimal tanpa mengorbankan daya dukung ekonomi wajib pajak.
" Kami tetap berupaya maksimal melalui pendekatan persuasif dan pelayanan langsung kepada wajib pajak. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya realisasi di akhir desember selalu meningkat signifikan," katanya.
Selain itu, BPPRD Sarolangun juga terus mengedukasi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi pajak daerah di tingkat kelurahan dan Desa, bekerja sama dengan Forum RT, kecamatan, dan organisasi masyarakat,.
Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman tentang fungsi pajak, mekanisme pembayaran, serta manfaat langsung yang dapat dirasakan dari pajak daerah, seperti peningkatan infrastruktur, kebersihan, dan pelayanan publik.
" Pajak itu kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karena itu, kami mengajak semua wajib pajak agar sadar dan patuh membayar tepat waktu," katanya.
Menjelang akhir tahun anggaran, BPPRD Sarolangun akan terus memantau perkembangan penerimaan pajak, termasuk melakukan evaluasi terhadap potensi piutang pajak dan pemutakhiran data wajib pajak.
" Semua pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Ini adalah bentuk gotong royong," katanya.
Petugas dinas perhubungan saat melakukan proses uji KIR Dengan sistem full scale
KABAR SAROLANGUN – Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun saat ini menetapkan uji KIR atau pengujian Berkala Kendaraan Bermotor dengan menerapkan sistem Full Scale.
Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP mengatakan bahwa Uji KIR dengan sistem full scale merujuk pada penerapan sistem digital terintegrasi yang dikenal sebagai Building an excellent National safety security and services for vehicle type approval and periodical motor vehicle inspection (BLUE) Full Cycle.
" Sistem ini merupakan inisiatif dari Kementerian Perhubungan Indonesia untuk mendigitalkan dan mengintegrasikan seluruh proses pengujian kendaraan bermotor," katanya, Selasa (16/12/2025) kepada media online driv.penajambi.co/.
Kata Supriyanto, penetapan uji KIR Dengan sistem full scale ini sesuai arahan kementrian perhubungan paling lambat harus bisa diterapkan oleh seluruh Dinas Perhubungan di daerah hingga pada 31 Desember 2025.
Menjelang batas akhir tersebut, pihaknya sudah siap melaksanakan uji KIR Dengan sistem full scale tersebut.
" Uji KIR ini tetap gratis, dan 31 Desember 2025 paling lambat kita harus menerapkan full scale, pengintegrasian data dari Kabupaten langsung connect dengan dirjen perhubungan darat, langsung connect berapa di Sarolangun yang dikeluarkan itu nampak," katanya.
" Kita berupaya untuk melaksanakan itu dan kita sudah siap tinggal on, dan pengawasan sekarang. Dan akan tetap kita terapkan kedepannya, diharapkan tidak ada permainan dari masing-masing PKB se-Indonesia," kata dia menambahkan.
Kendaraan Bermotor saat melakukan uji KIR Dengan sistem full scale
Perlu diketahui, bahwa Sistem full scale atau BLUe Full Cycle adalah sebuah pendekatan komprehensif dalam pengujian kendaraan bermotor (Uji KIR) yang mengintegrasikan seluruh data dan proses pengujian ke dalam pusat data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
Tujuannya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, menjamin standar keselamatan, memastikan semua kendaraan yang lulus uji benar-benar memenuhi standar kelayakan jalan secara nasional, mempercepat layanan.
” Integrasi data, menghubungkan data kendaraan dan hasil uji secara real-time ke database pusat, yang memudahkan pengawasan dan koordinasi antar daerah,” katanya.
Prosedur Uji KIR dengan Sistem Full Scale
Proses Uji KIR dengan sistem full scale umumnya melibatkan alur yang telah terdigitalisasi, dari pendaftaran hingga pencetakan hasil uji. Tahapannya meliputi:
1. Pendaftaran Online: Pemilik kendaraan mendaftar melalui aplikasi atau portal online milik Dinas Perhubungan setempat.
2. Verifikasi Dokumen: Pengunggahan dokumen persyaratan seperti STNK, KTP, dan kartu uji lama diverifikasi secara digital oleh petugas.
3. Pemeriksaan Fisik dan Teknis: Kendaraan menjalani serangkaian pemeriksaan di lokasi uji yang meliputi :
– Sistem pengereman dan lampu
– Emisi gas buang dan tingkat kebisingan.
– Akurasi speedometer dan sistem kemudi
– Kondisi rangka, suspensi, dan ban.
– Pemeriksaan nomor identitas kendaraan (nomor rangka dan mesin).
4. Pencatatan Hasil Otomatis
5. Penerbitan Kartu Uji Elektronik (Smart Card): Jika lulus, pemilik akan menerima kartu uji baru yang berbentuk smart card atau bukti lulus uji elektronik.
Petugas saat melakukan proses uji KIR di Kantor pelayanan uji KIR
Sistem full scale ini memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan, dan data tidak dapat diubah secara manual tanpa jejak digital.
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jambi Petrus Teguh Aprianto Poto bersama dengan jajaran dalam operasi WIRAWASPADA
KABAR SAROLANGUN, JAMBI, – Dalam rangka menjaga stabilitas dan kondusifitas nasional serta penegakkan Hukum Keimigrasian, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi beserta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan Operasi Wirawaspada Tahun 2025.
Hal itu sesuai dengan Surat Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian nomor: IMI.5-GR.03.06-1215A tanggal 08 Desember 2025 hal Revisi Pelaksanaan Operasi “Wirawaspada” Pengawasan Orang Asing secara serentak di Seluruh Wilayah Indonesia Tahun 2025 dan Surat Perintah Tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi nomor : WIM.5-UM.03.07-208 Tanggal 05 Desember 2025 perihal Pelaksanaan Kegiatan Operasi Wirawaspada di Kabupaten Muaro Jambi.
Kegiatan berlangsung mulai dari tanggal 10-12 Desember 2025, operasi WiraWaspada serentak yang digagas oleh Direktorat Jenderal Imigrasi untuk dilaksanakan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di Indonesia.
Sebelum pelaksanaan kegiatan Operasi Wirawaspada Tahun 2025 didahului dengan Pengarahan oleh Kakanwil Ditjen Imigrasi Jambi Petrus Teguh Aprianto, Beliau berpesan agar hal-hal yang telah disampaikan oleh Plt. Direktur Jenderal Imigrasi melalui Zoom Meeting terkait Operasi Wira Waspada 2025 agar dilaksanakan secara humanis dan tepat sasaran, melakukan tindakan yang terukur.
” Apabila ditemukan pelanggaran maka dilakukan tindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan secara berjenjang,” kata Kakanwil Ditjen Imigrasi Jambi Bapak Petrus Teguh Aprianto, Selasa (16/12/2025) kepada awak media.
Ia juga mengatakan agar menginventarisir semua kegiatan Orang asing yang diduga mempunyai potensi pelanggaran keimigrasian dan peraturan lainnya. Dalam pelaksanaan kegiatan diutamakan keselamatan petugas dan jangan membuat/melakukan kegiatan di luar Standar Operasional Prosedur (SOP) dan harus diingat bahwa Pimpinan akan selalu melakukan pengawasan kepada Petugas Imigrasi (internal) yang sedang melaksanakan kegiatan Operasi Wirawaspada Tahun 2025 ini.
Disetiap kegiatan agar selalu melakukan dokumentasi untuk mendukung kegiatan dari sisi administrasi dalam rangka pelaporan. Melakukan pendampingan dan memonitor pelaksanaan kegiatan Operasi Wirawaspada yang dilaksanakan oleh seluruh Unit Pelasana Teknis (UPT) Imigrasi di seluruh Provinsi Jambi jika diperlukan agar berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum setempat sesuai dengan kebutuhan.
Fokus Pelaksanaan kegiatan Operasi Wirawaspada 2025 yaitu melakukan pemeriksaan terhadap :
1. Dokumen keimigrasian seperti paspor dan izin tinggal dan dokumen pendukung lainnya;
2. Keberadaan dan kegiatan orang asing agar sesuai dengan izin yang diberikan;
3. Kepatuhan sponsor atau penjamin dalam memenuhi kewajiban sesuai perarturan yang berlaku;
4. Menindaklanjuti semua Informasi dari masyarakat terkait keberadaan dan kegiatan orang asing yang patut diwaspadai (mencurigakan)
Uraian Kegiatan
Tim Kanwil Ditjen Imigrasi Jambi saat turun ke lapangan
Kegiatan Operasi Serentak “Wirawaspada” Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi Tahun 2025 didahului dengan pengarahan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, Petrus Teguh Aprianto
Kemudian pelaksanaan kegiatan di lapangan yang dipimpin oleh Kabid Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal, Joni Rumagit dan tim yang terdiri dari Sarwono, Angga Presmana, Bentoni, Taurisa Fitrianidan Naurah R. A.
Target sasaran operasi Wirawaspada adalah Perusahaan PT. Patel Trading, Jalan Kasang Pudak, Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Perusahaan tersebut bergerak dibidang usaha Pinang yang di ekspor ke beberapa negara di luar negeri.
Dari hasil pemeriksaan tim menemukan 5 (lima) orang Warga Negara Asing (WNA) kewarganegaraan Pakistan dengan rincian sebagai berikut : Mr. Qadir Gulam, Mrs. Bashir Nimra (istri Qadir Gulam), Urwa Patel (anak), Muhammad Muawiyah Patel (anak), dan Zunaisha Patel (anak) yang semuanya pemegang Izin Tinggal Tetap yang diterbitkan oleh Kantor Imgarasi Kelas I TPI Jambi. Dari hasil pemeriksaan tim ternyata semua dokumen Keimigrasian mereka lengkap.
Target sasaran operasi selanjutnya adalah Perusahaan PT. Shree Balaji Ekspor, Jalan Kasang Pudak, Desa Muara Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi Perusahaan ini bergerak di bidang usaha pinang yang di ekspor ke beberapa Negara di luar Negeri.
Dari hasil pemeriksaan tim menemukan 1 (satu) orang Tenaga Kerja Asing, Mr. Dilip Kumar Gupta, pemegang paspor kewarganegaraan India dan memiliki izin tinggal terbatas (ITAS) yang masih berlaku yang diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi. Yang bersangkutan telah menikah dengan seorang wanita Warga Negara Indonesia.
Dari rangkaian kegiatan operasi Wirawaspada Tahun 2025 telah melakukan pemeriksaan semua dokumen Keimigrasian di Perusahaan PT. Patel Trading dan Perusahaan PT. Shree Balaji Ekspor maka perlu kami sampaikan bahwa tim tidak menemukan pelanggaran Keimigrasian.
Melalui kegiatan operasi Wirawaspada ini diharapakan menjadi perhatian bagi Warga Negara Asing lainnya agar melakukan kegiatan sesuai dengan izin yang diberikan kepadanya.
” Apabila kami menemukan pelanggaran maka akan kami lakukan tindakan
sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi Petrus Teguh Aprianto.
Konferensi pers Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi dalam operasi WIRAWASPADA Tahun 2025
KABAR SAROLANGUN, JAMBI – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi melaksanakan rangkaian Operasi Pengawasan Orang Asing WIRAWASPADA Tahun 2025 yang berlangsung serentak secara nasional pada 10–12 Desember 2025.
Kegiatan diawali pengarahan melalui Zoom Meeting oleh Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, membahas teknis pelaksanaan hingga pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas.
Tidak lama berselang, empat tim langsung turun ke lapangan melakukan pengawasan orang asing di sejumlah perusahaan di Kabupaten Muaro Jambi.
Tim 1: Desa Talang Duku Kabupaten Muaro Jambi
Tim menyambangi PT. Budi Nabati Perkasa dan PT. Kurnia Tunggal Nugraha. Tidak ditemukan aktivitas WNA, namun pihak perusahaan tetap diingatkan melakukan pelaporan jika terdapat kunjungan orang asing atau penggunaan tenaga kerja asing melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).
Tim 2: Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi
Hari pertama dilakukan penelusuran kegiatan dan keberadaan orang asing di PT. Royal Surya Brothers. Selain mendapati seorang WNA India yang sedang melakukan kunjungan bisnis, tim juga bertemu dengan tiga WNA Myanmar lengkap membawa dokumen keimigrasian.
Selain itu, Arahan teknis terkait kewajiban administratif disampaikan tim terhadap hotel tempat WNA tersebut menginap yang belum melakukan kewajiban pelaporan.
Hari berikutnya, tim menyambangi PT. Shree Balaji Ekspor dan bertemu dengan pimpinan perusahaan berkebangsaan India dengan dokumen keimigrasian lengkap.
Tim 3 : Desa Tanjung Pauh dan Desa Sebapo Kabupaten Muaro Jambi
Tim menemukan satu orang TKA asal Malaysia di PT Angso Duo Sawit dan satu orang TKA asal China di PT CNLC. Seluruh dokumen TKA tersebut dinyatakan sah dan berlaku.
Tim 4 : Desa Pudak & Kec. Sungai Gelam Kab. Muaro Jambi
WNA asal Myanmar dan Pakistan diperiksa di dua perusahaan berbeda yakni di PT. Aju Raki Trade International dan PT Nusa Indah Baru. Semua dokumen lengkap dan tidak ditemukan pelanggaran.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi, Hubertus menyampaikan bahwa Operasi WIRAWASPADA merupakan langkah strategis untuk memastikan keberadaan dan aktivitas WNA di wilayah Jambi tetap sesuai aturan.
” Operasi ini bukan hanya soal penindakan, tapi memastikan setiap aktivitas WNA diawasi secara profesional dan humanis. Kami ingin menjaga stabilitas keamanan daerah, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha agar tetap patuh dan tertib administrasi,” katanya.
Hubertus juga menegaskan pentingnya peran perusahaan dan hotel dalam melapor setiap keberadaan WNA melalui APOA.
” Sinergi dari perusahaan, hotel, dan masyarakat sangat penting. Laporan APOA wajib dilakukan. Semakin cepat data masuk, semakin cepat pula kami bisa memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” katanya.
” Selama dua hari operasi, tidak ditemukan pelanggaran Keimigrasian. Imigrasi Jambi terus berkomitmen menjaga ketertiban orang asing di wilayah kerja melalui pengawasan yang cermat dan terarah,” kata dia menambahkan.
Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM bersama para kepala OPD, tim pansel serta para peserta UKK Poto bersama
KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM membuka secara langsung kegiatan seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi pelamar seleksi Calon Direktur dan Calon Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun tahun 2025, Selasa (16/12/2025) pagi di Ruang Aula Perumda TSB Sarolangun.
Seleksi UKK tersebut meliputi Psikotes, Ujian Tertulis Keahlian, Presentasi Makalah dan Wawancara, yang diikuti 4 peserta calon direktur dan 4 peserta calon Komisaris.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, S.STP, Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala Inspektorat Sarolangun Henriman, S.Sos, Sekretaris Tim Pansel, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, jajaran Tim Pansel serta sejumlah pihak terkait.
Kepada awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan bahwa pentingnya pelaksanaan seleksi calon direktur dan calon Komisaris Persorada Serumpun Pseko ini dikarenakan kegiatan perseroda ini sudah vakum selama dua tahun, sehingga nantinya melalui seleksi ini akan lahir Direktur dan Komisaris Persorada yang kompeten.
” Sehingga kedepan kita optimis yang nantinya potensi daerah Sarolangun seperti sumber daya alam, sumber daya perkebunan, sumber daya pertanian, UMKM, dan potensi pariwisata bisa menggeliat,” katanya.
Kata Muhammad Arief, bahwa Direktur dan Komisaris yang terpilih nantinya akan menjadi ujung tombak dalam pemasaran bersama berbagai pihak serta berkolaborasi dengan pihak swasta. Apalagi dengan UKK ini diharapkan akan memiliki jiwa enterpreneur yang mumpuni untuk lebih menyebarluaskan kemampuan daerah yang dimiliki Kabupaten Sarolangun.
” Karena pemerintah kesulitan terkait penertiban atau pengambilan sumber PAD kita harapkan bisa meningkatkan sumber penerimaan daerah kita dengan pengelolaan Perseroda dengan baik, selama ini kita masih kurang karena hanya mengandalkan jaringan atau fasilitas yang dikelola bersama Kemen Kominfo, kita tahu bahwa tidak semua orang bisa melihat,” katanya.
Para peserta seleksi UKK Calon Direktur dan Calon Komisaris
Kegiatan UKK ini diikuti 4 peserta calon direktur yang dinyatakan lulus bahan tersebut yakni Adni, S.ST, Ahyar, S.Th.I, Muhammad Satar, ST dan Noprizal Ependi, S.ST.
Untuk calon Komisaris, juga ada 4 nama peserta yang dinyatakan lulus bahan, yakni Abdullah Fikri, S.Pd, M. Amin Faisal, S.Hi, Mulya Malik, SH.,MM dan Sugeng Mulyadi Essa, ST.
Untuk jadwalnya, Psikotes dilaksanakan pada 16 Desember 2025, Ujian Tertulis Keahlian pada 16 Desember 2025, dan Presentasi Makalah dan Wawancara, Calon Direktur pada tanggal 17 Desember 2025 pukul 08.00 s/d 12.00 Wib dan Calon Komisaris pada tanggal 17 Desember 2025 pukul 13.00 s/d 17.00 Wib.