WBP Atas Nama N. Reza Ditindak Tegas Pindah Ke Blok Khusus
Petugas lapas Sarolangun saat melakukan penggeledahan mendadak di kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP) terkait penggunaan dan kepemilikan handphone
KABAR SAROLANGUN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menyampaikan klarifikasi resmi atas pemberitaan media terkait dugaan penggunaan handphone oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam Lapas.
Klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan komitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun, Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos menjelaskan bahwa setelah menerima informasi dari media elektronik, jajaran pengamanan segera melakukan penggeledahan insidentil dan pemeriksaan internal sesuai prosedur yang berlaku.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas menemukan satu unit handphone Android yang dikuasai oleh WBP atas nama M. Reza Saputra Bin Zainudin.
Lantas, WBP yang bersangkutan langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan oleh Kesatuan Pengamanan Lapas dan Seksi Keamanan dan Ketertiban.
Petugas lapas Sarolangun sampai mengendap-endap memeriksa apabila WBP menyimpan barang sampai ke sudut-sudut ruangan
Berdasarkan hasil pemeriksaan, WBP tersebut mengakui telah memiliki dan menggunakan handphone di dalam Lapas, yang tentunya telah menyalahi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai bentuk penegakan aturan, WBP M. Reza Saputra Bin Zainudin ditempatkan pada blok khusus dengan pengawasan ketat serta diproses untuk penjatuhan sanksi disiplin sesuai ketentuan.
” Barang bukti berupa satu unit handphone Android telah dimusnahkan,” kata Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal.
Ibnu Faizal menegaskan bahwa selain penindakan, Lapas Kelas IIB Sarolangun juga melakukan penguatan langkah-langkah preventif secara berlapis, dimulai dari Pintu Utama (P2U) sebagai garda terdepan pengamanan.
Kalapas Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos
Langkah preventif tersebut meliputi, Pengetatan pemeriksaan terhadap setiap orang, barang, dan kendaraan yang masuk ke area Lapas, Optimalisasi pemeriksaan badan dan barang bawaan petugas, tamu, serta pihak ketiga sesuai SOP, Peningkatan pengawasan terhadap jalur masuk logistik dan kebutuhan dapur.
Kemudian Pelaksanaan penggeledahan rutin yang dilakukan 3 kali dalam seminggu dan penggeledahan secara insidentil pada blok hunian, Penguatan pengawasan internal serta evaluasi berkala terhadap sistem pengamanan, Pelaksanaan test urin terhadap petugas dan wbp secara rutin dan Pemetaan potensi jalur masuk barang terlarang dan peningkatan kewaspadaan pada jam-jam rawan.
” Selain itu, koordinasi internal antar petugas terus ditingkatkan guna memastikan pelaksanaan tugas pengamanan berjalan maksimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Ibnu Faizal.
Penggeledahan badan bagi warga binaan pemasyarakatan oleh petugas lapas Sarolangun
Melalui klarifikasi ini, Ibnu Faizal yang baru menjabat Kalapas Sarolangun beberapa bulan ini berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran serta terus memperkuat sistem pencegahan demi menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
” Mohon dukungannya, semoga kedepan lapas Sarolangun bisa semakin baik, solid dan aman, tertib serta menjadi lembaga yang semakin mendapatkan kepercayaan publik,” katanya.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua Tim Pansel JPT Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, dan para Asisten Bupati Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE membuka secara langsung pelaksanaan kegiatan Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025, Sabtu (20/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pansel JPT Prof Dr Sukamto Sutoto, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Selain itu hadir juga jajaran tim pansel JPT, Sekretaris BKPSDM Sarolangun Akhyar Mubarrok, S.Ag, M.Ap, Kabid PKA Arif Sulistiyono, SE, Kabid Mutasi dan Pembinaan Pegawai (MPP), serta jajaran BKPSDM Sarolangun.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini bukanlah sekedar kegiatan administratif, melainkan merupakan bagian penting dari sistem manajemen ASN yang bertujuan untuk memastikan pejabat pimpinan tinggi memiliki kompetensi, integritas dan kapasitas kepemimpinan yang memadai dalam mengemban amanah jabatan.
” Kegiatan ini tentunya berlandaskan aturan UU nomor 20 tahun 2024 tentang ASN, PP Nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen PNS,” katanya.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE menyampaikan arahan
Gerry Trisatwika menegaskan melalui Uji Kompetensi ini tentunya ingin memastikan bahwa setiap pejabat eselon II benar-benar tepat jabatan, memiliki kompetensi manajerial, sosial kultural dan tekhnis yang sesuai serta mampu menjadi penggerak utama birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
” Dalam pelaksanaan pembangunan daerah, khususnya untuk mewujudkan Sarolangun Maju, peran pejabat pimpinan tinggi Pratama sangat strategis. Saudara-saudara adalah role model bagi ASN, penentu arah kebijakan perangkat daerah serta ujung tombak dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga menaruh harapan besar kepada seluruh pejabat eselon II selaku peserta uji kompetensi ini agar mengikuti proses ini dengan jujur, objektif dan sungguh-sungguh. Menunjukkan kapasitas kepemimpinan, integritas dan inovatif dalam menjawab tantang birokrasi kedepan, serta siap mendukung reformasi birokrasi, efisiensi anggaran dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.
” Dan mampu menerjemahkan kebijakan nasional dan provinsi ke dalam program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat Sarolangun sebagai visi dan misi RPJMD Sarolangun tahun 2025-2029,” katanya.
Gerry Trisatwika juga menegaskan bahwa uji kompetensi ini hujan untuk mencari siap yang terbaik diatas kertas, tetapi untuk menilai siapa yang paling siap, paling layak, dan paling berkomitmen serta kompeten dalam mengemban secara amanah jabatan, profesional dan bertanggung jawab.
” Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia seleksi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, semoga kegiatan ini berjalan lancar, objektif, transparan dan akuntabel serta menghasilkan pejabat JPT yang membawa Pemerintah Kabupaten Sarolangun ke arah yang lebih baik,” katanya.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Poto bersama
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama Ketua Tim Pansel JPT Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, serta para asisten dan peserta uji kompetensi melakukan sesi Poto bersama dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan Uji Kompetensi.
Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua Tim Pansel JPT Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan para Asisten Bupati Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025, Sabtu (20/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE yang berjalan dengan lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pansel JPT Prof Dr Sukamto Sutoto, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Selain itu hadir juga jajaran tim pansel JPT, Sekretaris BKPSDM Sarolangun Akhyar Mubarrok, S.Ag, M.Ap, Kabid PKA Arif Sulistiyono, SE, Kabid Mutasi dan Pembinaan Pegawai (MPP), serta jajaran BKPSDM Sarolangun.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati saat menyambut kedatangan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika
Dalam laporannya, Sekda Sarolangun Muhammad Arief selaku Ketua Panitia Pelaksana mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan dasar hukum sebagaimana amanat dalam Undang-undang nomor 05 tahun 2014 tentang ASN, Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, PP nomor 11 tahun 2017 tentang PNS sebagian telah diubah dengan PP nomor 17 tahun 2020.
Kemudian permenpan RB nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian JPT dan surat edaran Menpan RB nomor 19 tahun 2023 tentang mutasi, rotasi pejabat JPT yang memiliki jabatan belum mencapai lima tahun, surat Kepala BKN tahun 2025 persetujuan uji kompetensi pejabat JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
” Dan surat keputusan Bupati Sarolangun nomor 490/BKPSDM/2025 tahun 2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang pembentukan pansel jabatan JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini dalam rangka mewujudkan manajemen ASN yang berbasis pasal 132 ayat 1 PP nomor 11 tahun 2009 tentang Manajemen ASN dinyatakan pengisian jabatan dan mutasi dari suatu OPD ke OPD yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara JPT.
Sekda Sarolangun Muhammad Arief menyampaikan laporan
Dalam Mutasi jabatan, harus memenuhi syarat, diantaranya pertama sesuai standar kompetensi jabatan, kedua telah menduduki jabatan paling singkat 2 tahun dan paling lama 5 tahun. Melalui uji kompetensi dan uji kesesuaian secara objektif guna pertimbangan dalam proses mutasi, rotasi dan proemosi secara efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan dalam upaya peningkatan organisasi dan instansi Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
” Untuk itu perlu dilakukan pemetaan kompetensi terhadap pejabat JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari yang berlangsung pada 20-22 Desember 2025 di Aula Saoenk Bang Radja, dengan diikuti 25 peserta dari pejabat eselon II atau JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten yang telah mendapatkan persetujuan dari BKN.
” Terdapat pejabat eselon II yang tidak ikut serta dengan alasan mendekati usia batas pensiun, tidak mendapatkan rekomendasi dari kepala BKN,” katanya.
Muhammad Arief menambahkan kegiatan ukom ini bertujuan untuk melakukan pemetaan kompetensi profil pejabat JPT, mengukur tingkat kompetensi manajerial, sosial, kultural pejabat, penempatan pejabat dalam jabatan yang tepat, menyediakan data pendukung bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam pengambilan keputusan.
” Kegiatan uji kompetensi dilaksanakan dengan metode segi administrasi dengan bobot 20 persen penulisan makalah dengan bobot 35 persen, wawancara dengan bobot 45 persen dan Pansel sebanyak 5 orang, terdiri dari unsur internal dan eksternal serta akademis,” katanya.
Para pejabat eselon II peserta Ukom JPTKetua Tim Pansel JPT Sukamto Sutoto saat menyampaikan pemaparan
Dalam kegiatan tersebut, Ketua tim Pansel JPT Sukamto Sutoto melakukan pemaparan materi uji kompetensi yang diikuti seluruh pejabat eselon II yang menjadi peserta Uji Kompetensi dengan lancar.
Bupati Sarolangun Hurmin, Koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi Kasful anwar, Ketua Yayasan Alhasani Lukman, Rektor IAI Abuya Salek Fauzani dan jajaran Poto bersama
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri kegiatan wisuda sarjana Institut Agama Islam (IAI) Abuya Salek Angkatan IX dan Dies Natalis II Tahun 2025, Sabtu (20/12/2025) di Gedung LPTQ Kabupaten Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Kopertais XIII Jambi Prof Dr H Kasful Anwar, US, M.Pd, Sekretaris Kopertais XIII Jambi Dr H Zamrizal, M.Pd, Rektor IAI Abuya Salek Dr Fauzani, S.EI MA, Anggota DPRD Sarolangun H Akmal, Orator Ilmiah Guru Besar UIN Sultan Thaha Jambi Prof Dr. Mukhtar Latief, M.Pd, Ketua Yayasan Alhasani H Lukman, M.Pd, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag.
Hadir juga Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Ketua Senat terbuka, Rektor UNISAR Sarolangun Dr H Mawardi, M.Pd, Wakil Rektor Universitas Islam Batanghari, Para kepala OPD terkait, Civitas akademika IAI Abuya Salek, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ormas, LSM dan OKP, Para Orang Tua dan Para wisudawan dan wisudawati.
Dalam kegiatan itu, Rektor IAI Abuya Salek Fauzani mengatakan Atas nama IAI Abuya Salek, mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah memenuhi undangan kami untuk sama-sama memeriahkan acara wisuda sarjana angkatan ke-9 ini, terutama kepada bapak Bupati Sarolangun H Hurmin yang luar biasa sehingga terlaksananya kegiatan wisuda ini.
” Kami juga memohon maaf apabila dalam penyambutan dalam kegiatan serta hidangan yang kurang berkenan, kami atas nama keluarga besar IAI Abuya Salek memohon maaf,” katanya.
Rektor IAI Abuya Salek Fauzani memberikan cinderamata kepada koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi Kasful anwarPara tamu undangan, para wisudawan dan wisudawati dan para orang tua
Fauzani menambahkan pada tahun 2025 ini, IAI Abuya Salek mewisudakan sebanyak 88 orang wisudawan dan wisudawati untuk angkatan ke-IX, dan tahun 2026 mendatang jika tidak ada rintangan akan mewisudakan 185 orang mahasiswa dari berbagai prodi.
” Atas nama Rektor dengan bangga kami sampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan hari ini yang ke-9 dan dies natalis yang kedua, dan setelah proses perjalanan panjang mengikuti pendidikan ada yang selesai 3,5 tahun dan ada juga 5 tahun. Kita ambil yang selesai 3,5 tahun untuk wisudawan terbaik,” katanya.
Pada wisuda yang dikukuhkan sebagai sarjana Strata Satu (S-1), ada yang bergelar sarjana pendidikan, sarjana ekonomi dan sarjana hukum. Tentunya, para sarjana yang diwisudawan hari ini merupakan bentuk pengakuan atas penguasaan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, kompetensi akademik tentunya.
” Saudara yang dikukuhkan mengemban amanah dan tanggung jawab yang besar untuk bisa berkiprah dan memberikan sumbangsih di tengah masyarakat, bangsa dan negara serta peradaban dunia,” katanya.
” Saudara akan berjuang mengarungi samudera, jangan pernah takut untuk berselancar jauh kedepan, karena masih banyak hambatan dan tantangan, tetapi bermunajat lah kepada Allah SWT, semoga par wisudawan dan wisudawati bisa meraih sukses nanti dan dapat meraih cita-cita,” kata dia menambahkan.
Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang hadir hari ini menyaksikan anaknya wisuda sarjana hari ini, tanpa kepercayaan bapak dan ibu semua sudah tentu kami tidak bisa berbuat banyak dalam peningkatan kualitas tata kelola di IAI Abuya Salek.
Pada kegiatan ini, para wisudawan dan wisudawati memiliki integritas dan berdaya saing global. Maka dari itu, ia berharap dukungan dari berbagai pihak, stakeholder dalam mendorong berkembang universitas Islam. Mohon doanya, di Kabupaten Sarolangun agar IAI Abuya Salek bisa menjadi Universitas Abuya Salek sehingga nanti ada dua Universitas Islam di Kabupaten Sarolangun.
” Tahun 2025, kita sudah mendapatkan izin penambahan dua Prodi yakni Prodi Pendidikan Agama Islam dan Prodi Manajemen Bisnis Syariah dan tahun 2026 kami akan mengajukan Prodi magister ekonomi, dan kalau mengambil Magister Pendidikan bisa ke UNISAR,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan sambutan
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa Wisuda sarjana bukanlah akhir dari rangkaian pendidikan saudara-saudara, tetapi merupakan awal dari sebuah babak baru, dari kehidupan nyata saudara sekalian yang tentunya dengan tanggung jawab yang baru sebagai seorang sarjana.
Bukan berarti saudara-saudara harus memisahkan diri dengan masyarakat di mana kalian berada.
” Para sarjana baru ini harus mampu membuat pembaharuan dengan pola pikir mereka di manapun Anda berada, kita ketahui bersama bahwa tantangan lembaga pendidikan tinggi ini kedepannya begitu kompleks, apalagi kita telah dihadapkan pada suatu era globalisasi yang disertai perdagangan bebas,” katanya.
Hurmin juga bilang bahwa para wisudawan dan wisudawati agar mampu menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan yang ada. Selain itu juga yang menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua yaitu bagaimana kita berusaha menciptakan alumni-alumni yang berakhlak mulia dengan memiliki aqidag yang baik, agar bisa diterima dalam pergaulan sehari-hari di tengah masyarakat.
” Kita tidak bisa menghindar karena kita bukan anti dari kemajuan itu sendiri, kita harus bisa menjadi motor dari perubahan tersebut dengan berupaya mengoptimalkan setiap kesempatan yang ada,” katanya.
Selain itu, Di era digitalisasi ini, dimana betul-betul dibutuhkan kreativitas setiap individu didalam memaksimalkan setiap kesempatan yang ada dan boleh jadi semuanya, tanpa harus bertemu langsung, tapi cukup melalui kendali dari jari-jari telepon genggam, atau komputer yang anda miliki.
” Seperti dengan berbagai penemuan seperti pesawat tanpa awak, mobil tanpa kemudi, serta berbelanja pun bisa dilakukan hanya di ruangan pribadi anda sekalian serta masih banyak penemuan lain di era baru ini,” katanya.
Kepada para wisudawan dan wisudawati angkat IX dan Dies Natalis II tahun 2025 ini, Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, semoga bisa segera membaur dalam dunia kerja yang ada, dengan tetap memegang tanggung jawab, menjaga nama baik lembaga pendidikan IAI Abuya Salek, yang menggunakan nama salah satu ulama besar di zamannya yang begitu di kenang sampai saat ini.
” Kepada para wisudawan dan wisudawati agar bisa mendukung program pemerintah Kabupaten Sarolangun khususnya serta Provinsi Jambi dan Indonesia pada umumnya dengan menjadi mitra pemerintah yang kritis dan produktif,” katanya.
” Yang jelas jangan takut mengerjakan apa saja selagi positif, semoga kedepan para wisudawan dan wisudawati bisa Memberikan pengabdian diri yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara akan menjadi kenyataan serta mendapatkan hidayah dan diberikan petunjuk oleh Allah subhanahu wa ta’ala Amin ya robbal alamin,” kata dia menambahkan.
Poto bersama
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin, Koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi Kasful anwar, dan Orator Ilmiah Mukhtar Latief menerima cinderamata dari IAI Abuya Salek serta diakhiri dengan penyematan para wisudawan dan wisudawati serta Poto bersama.
Bupati Sarolangun Hurmin, Owner Cafe Foresthree X Ala Kitchen Raisa Rizani dan pihak keluarga saat memotong pita grand opening cafe Foresthree X Ala Kitchen
KABAR SAROLANGUN –Kabat gembira bagi masyarakat Sarolangun, telah hadir dan dibuka secara resmi Cafe Foresthree X Ala Kitchen yang ada di Jalan Lintas Sumatera, Sri Pelayang, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.
Cafe Foresthree X Ala Kitchen ini menyediakan berbagai menu minuman khususnya kopi klasik dan makanan khas yang menggugah selera.
Jadi tunggu apa lagi, bagi masyarakat Sarolangun yang ingin mencari cafe tidak perlu pusing telah ada cafe Foresthree X Ala Kitchen yang siap melayani anda dengan ramah, santun, bahagia dan penuh kehangatan.
Cafe Foresthree X Ala Kitchen ini diresmikan langsung Bupati Sarolangun H Hurmin, bersama Owner Raisa Rizani, didampingi pengusaha muda serta notaris handal Arsadt Abdullah, SH, M.Kn dan para anggota keluarga, serta tim Cafe Foresthree pusat Anbar, Sabtu (20/12/2025) yang berlangsung dengan sukses.
Owner Cafe Foresthree X Ala Kitchen Raisa RizaniBupati Sarolangun Hurmin, bersama Arsadt Abdullah, Dedi Irawan dan Owner Cafe Foresthree X Ala Kitchen Raisa Rizani saat menikmati minuman dan makanan khas di ruangan yang sangat nyaman
Dalam sambutannya, Owner Cafe Foresthree X Ala Kitchen Raisa Rizani mengatakan bahwa pihaknya mendirikan cafe Foresthree ini dengan niat tulus untuk membuka usaha baru, pasalnya masyarakat Sarolangun memiliki kebiasaan yang hobi minum kopi.
Maka untuk mencari tempat minum kopi yang nyaman, dan bahagia, bisa datang ke Cafe Foresthree X Ala Kitchen yang ada di Sri Pelayang ini.
” Kami berharap dengan membuka cafe kecil ini memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Sarolangun sesuai dengan makna nama cafe Foresthree X Ala Kitchen, ala yang berasal dari nama anak kedua kami, artinya bahagia,” katanya.
Ia juga tidak sungkan bagi masyarakat pengunjung nantinya apabila ada saran ataupun kritikan agar bisa disampaikan sehingga bisa dilakukan perbaikan untuk kemajuan cafe ini kedepannya.
” Dalam usaha kuliner kalau ada kritik dan saran mohon sampaikan kepada kami agar kedepannya bisa lebih baik lagi,” katanya.
Poto bersama
Selain itu, Anbar, selaku tim Perwakilan Cafe Foresthree mengaku bersyukur dengan telah dibukanya cafe Foresthree cabang Kabupaten Sarolangun ini. Ini merupakan cabang yang ke-149 di seluruh daerah di Indonesia, yang tentunya diharapkan bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Sarolangun.
” Alhamdulillah hari ini kita grand opening, untuk cabang cafe fores three yang ke-149, semoga kedepannya sukses di Sarolangun. Serta juga menambah peluang pekerjaan dan tentunya bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sarolangun,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sarolangun H Hurmin mengatakan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun memberikan apresiasi atas grand opening cafe Foresthree X Ala Kitchen ini, yang tentunya selain menambah pembukaan lapangan kerja baru, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta memberikan pelayanan bagi masyarakat untuk mendapatkan tempat yang baik untuk merasakan minuman kopi dengan berbagai jenis serta makanan khas.
” Kami ucapkan terima kasih banyak atas undangan, kami atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun atas dibukanya usaha seperti ini, ini sangat positif, bisa menambah pekerjaan. Motto bahagia, mudah-mudahan usaha ini lancar dan bahagia,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin menyampaikan pesan dan kesan
Kata Hurmin, dengan dibukanya usaha seperti ini menunjukkan sebuah keberanian yang dimiliki masyarakat untuk berjiwa kewirausahaan seperti yang dilakukan oleh owner Cafe Foresthree X Ala Kitchen Ibu Raisa Rizani.
” Usaha itu harus berani, bismillahirrahmanirrahim, minta petunjuk dari Allah SWT. Kalau orang yang mau maju itu siap menerima saran dan kritikan, artinya orang sayang dengan kita. Terus berjuang dan berbuat baiklah, semoga dapat barokah dari Allah SWT,” katanya.
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Haris, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, Mewakili Kakanwil Kemenag Jambi Abdul Rahman, Waka TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar dan Ibu Sekda Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE mendampingi langsung Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny Hj Hesnidar Haris dalam kegiatan Training Of Trainer (TOT) Calon Mu’allim (Guru/Pelatih) Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an di Kabupaten Sarolangun, Jum’at (19/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi diwakili Drs H Abdul Rahman, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ibu Sekda Sarolangun, Nara Sumber Ustadz Ahmad Farid, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM.
Hadir juga Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, M.Pd, Para Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Penyuluh Agama Islam, para Calon Mu’allim serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar memberikan Apresiasi atas terlaksanakan kegiatan TOT dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para penyuluh agama Islam, pengajar, dan para Mu’allim dalam mengajar anak-anak.
” Penyuluh agama Islam memiliki peran strategis dan sangat penting dalam rangka memberikan edukasi, pencerahan keagamaan,” katanya.
Poto bersama
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an, yang tentunya dengan memberikan kemudahan bagi anak-anak kita dalam membaca Al-Qur’an
” Semoga kegiatan ini dapat dirasakan secara luas dan nyata bagi masyarakat. Kami juga apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan khususnya ibu Ketua TP PKK Provinsi Jambi atas prakarsa kegiatan ini, dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an,” katanya.
Selain itu, mewakili Kakanwil Kemenag Jambi, Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Abdul Rahman mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan kegiatan TOT di seluruh Kabupaten/Kota, dimana pada hari ini di Kabupaten Sarolangun dan besok terakhir di Kabupaten Batanghari.
Harapannya, metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an ini bisa disebarluaskan melalui Kementerian Agama Kabupaten/Kota, menuju Jambi mantap dan berkah dengan bebas dari buta aksara Al-Qur’an.
” Kami mengapresiasi TP PKK Provinsi Jambi ibu Hesnidar yang sudah menginisiasi gerakan yang luar biasa ini, dan kami mendukung penuh. Kita punya SDM, 473 pengukuhan agama Islam tersebar di setiap Kabupaten/Kota bahkan sampai ke setiap desa,” katanya.
” Saya berharap untuk kegiatan ini semua dengan baik, dan saya ucapkan terima kasih kepada ibu Gubernur Jambi dan bapak Wakil Bupati Sarolangun, Kemenag serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” kata dia menambahkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an telah dilaksanakan selama 25 tahun yang hingga saat ini tidak ada komplain, sehingga memang metode ini agar bisa diterapkan di wilayah Kabupaten Sarolangun.
” Semoga metode ini bisa bermanfaat dengan sebaik-baiknya, ini langkah nyata kita yang patut kami apresiasi. Mudah-mudahan ilmu yang bermanfaat seperti ini bisa kita sebarkan ke seluruh pelosok ke seluruh wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Gerry Trisatwika juga bilang atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, serta menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan hari ini, dan mendoakan bersama Provinsi Jambi lepas dari buta aksara Al-Qur’an.
” Tentu kami sangat mendukung program yang sangat luar biasa ini, hari ini kolaborasi dengan PKK, Pemda dan Kemenag, masyarakat harus banyak teredukasi dengan metode ini, harapannya bisa kita perluas ke masyarakat dengan gerakan kolaborasi untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Hesnidar Haris menyampaikan arahan
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Haris mengatakan bahwa Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an ini sudah 25 tahun, serta telah ada disediakan video testimoni dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an.
PKK Provinsi Jambi juga mendukung program metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an ini yang dikenal dengan belajar mudah menyenangkan.
” Dalam perjalanan yang sudah cukup lama, saya berpikir kita harus bercerita bagaimana hebatnya metode ini,” katanya.
Menurutnya, metode ini cara mudah untuk bisa membaca Al-Qur’an yang merupakan sebagai kabar gembira untuk bagaimana memberantas buta aksara Al-Qur’an di Provinsi Jambi.
” Perlu gerakan bersama, metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an, tapi sebenarnya silahkan pakai metode apa saja, yang penting masyarakat kita belajar membaca Al-Qur’an. Target utamanya masyarakat usia 15 tahun ke atas, karena masih banyak orang dewasa belum bisa baca Al-Qur’an, maka metode ini sangat mudah dipahami,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin dan Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah saat memimpin apel gelar pasukan operasi lilin tahun 2025
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin tahun 2025 tingkat Kabupaten Sarolangun dalam rangka mewujudkan Sitkamtibmas dan Kamseltibcarlantas serta menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Jumat (19/12/2025) di Halaman Mapolres Sarolangun.
Dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun Hurmin memberikan penghargaan kepada 4 Pejabat Polres Sarolangun, diantaranya Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.IK, MH, Kabag OPS AKP Angga Luvyanto.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH diwakili Bpk Susilo, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Jajaran PJU Polres Sarolangun Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH.
Hadir juga Sekretaris Dinkes Sarolangun Mostang AP, Ketua PC GP Ansor Sarolangun Zuhrizal, Para kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Sarolangun, Para ormas dan OKP, Peserta apel terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan PMI.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah dalam apel tersebut menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan, apel dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel yang terlibat dalam operasi Lilin 2025, agar perayaan Nataru berjalan optimal.
” Sebagaimana diketahui bersama, perayaan Natal dan tahun baru merupakan salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Momentum nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, serta berkumpul dan berlibur bersama keluarga,” katanya.
Pemeriksaan pasukan dalam operasi lilin tahun 2025
Sehingga dapat meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah. Sejalan dengan peningkatan mobilitas tersebut, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 mencapai 119,5 juta orang. Meningkat 7,97% atau 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Ditambahkan AKBP Wendi Oktariansyah, berdasarkan informasi BMKG terdapat tiga sistem sinklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.
Kondisi tersebut, beriringan dengan prediksi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada periode November 2025 hingga Februari 2026. Sehingga meningkatkan potensi terjadinya peristiwa bencana alam.
” Situasi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Operasi ‘Lilin 2025’ dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 desember 2005 sampai 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 170 personel gabungan.
Operasi Lilin 2025 juga menyiapkan 3 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan di Kabupaten Sarolangun. Jumlah personel itu guna melakukan pelayanan kepada 1 Pos Pelayanan 3 Pospam, antara lain 43 gereja, pusat perbelanjaan, 6 komplek perkantoran dan objek vital, 2 terminal, 7 tempat-tempat wisata dan 3 Pasar serta 2 jalur mudik dan balik, maupun lokasi perayaan tahun baru.
” Itu dilakukan untuk memberikan pelayanan secara optimal bagi masyarakat. Dalam rangka pelayanan Natal tahun ini Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan terhadap permasalahan, baik di bidang Kamseltibcarlantas maupun bidang lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan kelancaran perayaan Nataru,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin memberikan piagam penghargaan kepada Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, OPD terkait, serta seluruh pihak terkait yang turut berpartisipasi dalam mendukung Operasi Lilin 2025.
” Kita tetap menjaga ketertiban dan keamanan, kami harapkan lebih baik tidak melakukan petasan mercon pada malam tahun baru karena saat ini juga rawan akan kebakaran,” katanya.
Ia juga meminta agar dalam operasi lilin untuk mengantisipasi atas ancaman terorisme juga tantangan serius maka lakukan upaya preventif dan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah khususnya ibadah natal tahun malam tahun baru, dan lakukan patroli rutin.
” Kesiapan kita sama-sama dari Forkopimda dan kawan-kawan OPD untuk komitmen kita mensukseskan kegiatan Nataru ini, komunikasi sama-sama diantara kita. Apabila ada sesuatu agar cepat dilakukan koordinasi,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin bersama Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah memasangkan pita kepada personilPoto bersama
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, jajaran Forkopimda melakukan pengecekan pasukan, pemasangan pita serta meninjau Command Center Polda Jambi ‘Ops Lilin 2025’.
Bupati Sarolangun Hurmin, Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto bersama jajaran saat sidak ke pasar atas Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun melakukan kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) Ke Pasar Atas Sarolangun, Jum’at (19/12/2025).
Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan Jum’at Bersih Bersama TNI Dalam Rangka Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kasi Datun Kejari Sarolangun Ade Suganda, SH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Waka Polres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH.
Selain itu hadir juga, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, Kasat Intelkam AKP Tarjono, SH, MH, Kadis Perindagkop Drs Muslihadi, M.Pd.I, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Kadiskanak Sarolangun Setiadi, S.Pt, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Charles Siringgo-Ringgo, Sekretaris Dishub Sarolangun Ujang Junaidi, SE, Jajaran Koramil, Petugas kebersihan Dinas LHD dan personil Gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub.
Bupati Sarolangun Hurmin saat memimpin apel gabungan
Usai apel gabungan, Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran forkopimda mendatangi pasar atas Sarolangun, melihat langsung proses transaksi jual beli antara pembeli dan pedagang yang ada di pasar.
Selain sejumlah harga sembako juga turun dipantau oleh tim Satgas Pangan tersebut, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan dari pantauan tersebut, khususnya telor yang saat ini mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 52.000,-/karpet menjadi Rp 64.000,-/karpet.
Usai Sidak tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin bahwa sebagaimana diketahui bersama, natal tahun 2025 dan tahun baru 2026 merupakan saat dimana kebersamaan keluarga menjadi prioritas utama, namun perayaan tersebut sering kali diikuti dengan lonjakan permintaan barang kebutuhan pokok.
” Seperti sembako, daging, sayur, dan bahan pokok lainnya, maka kita hari sidak pasar untuk memastikan harga stabil, stok melimpah dan tidak ada praktik monopoli atau penimbunan yang merugikan masyarakat,” katanya.
Hurmin juga menegaskan kegiatan sidak bukan sebagai rutinitas sebatas, melainkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, menjalang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
” Kita akan memantau terus kondisi pasar Sarolangun, tentunya kita harapkan agar harga komoditas stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” katanya.
” Ini juga sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kebersihan serta memastikan produk bebas dari bebas bahan berbahaya,” kata dia menambahkan.
Bupati Sarolangun Hurmin bersama Forkopimda saat memantau harga telorBupati Sarolangun Hurmin bersama Forkopimda saat memantau harga bahan pokok
Soal harga telor yang alami kenaikan, Bupati Sarolangun Hurmin bahwa memang telor yang ada di pasar Sarolangun ini dipasok dari Sumatera Barat, sementara bencana alam di Sumatra Barat ini berdampak terhadap stok telor, kemudian juga adanya faktor permintaan tekor yang tinggi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
” Kita menemukan tadi harga telor mengalami kenaikan sedikit, kita tahu pemasok telor dari Sumatera Barat karena Bencana tentu jadi terdampak, kemudian karena MBG juga permintaan tekor makin meningkat. Kalau harga ayam, beras, gula pasir masih stabil,” katanya.
Terkait Jumaat bersih Bersama TNI Dalam Rangka Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan tentunya semangat juang mari kita wujudkan dalam aksi nyata Jumat bersih, membersihkan lingkungan secara gotong royong bersama-sama dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Sarolangun.
” Kegiatan gotong royong bukan seremonial belaka, melainkan wujud Bhakti sosial. Sebagai Pemerintah Daerah, untuk mewujudkan Kabupaten yang bersih, sehat dan lestari, bersama TNI kita tunjukkan bahwa gotong royong adalah jiwa bangsa Indonesia yang tak tergoyahkan,” katanya.
Peserta kegiatan gotong royong dalam rangka Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025.
Hurmin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menjadikan gotong royong sebagai budaya sehari-hari kita, dengan melakukan kegiatan gotong royong setiap Minggu, TNI telah menunjukkan teladan dalam kegiatan semangat kegotongroyongan, dan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menjaga, melestarikan keindahan kota Sarolangun.
” Banyak yang kita dapat melalui semangat kegotongroyongan, selain menjaga kebersihan lingkungan juga meningkatkan hubungan silaturrahmi dengan kita. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan mempererat silaturrahmi bagi kita semua,” katanya.
Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal saat berbagi dengan warga dalam perayaan natal
KABAR SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menggelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bekerja sama dengan Yayasan Nathania Ministry Jambi, pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Lapas Kelas IIB Sarolangun.
Perayaan Natal ini diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan beragama Kristen, didampingi oleh petugas Lapas, pembina rohani, serta perwakilan Yayasan Nathania Ministry Jambi. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana damai serta kebersamaan.
Kalapas Kelas II B Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos dalam kata sambutannya menyampaikan Perayaan Natal bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sarolangun berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif secara spiritual bagi WBP.
” Perayaan Natal ini diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan spiritual, membangun ketenangan batin, serta menumbuhkan semangat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk menjalani masa pembinaan dengan penuh kesabaran, ketaatan, dan optimisme,” katanya.
Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos
Selain sebagai bentuk pembinaan rohani, perayaan ini juga menjadi wujud nyata nilai toleransi dan kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan ibadah Natal, doa bersama, pujian rohani, serta penyampaian pesan-pesan motivasi yang mendorong warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan penuh kesabaran, ketaatan, dan optimisme.
” Perayaan Natal ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kerohanian dan pemenuhan hak beribadah warga binaan, sekaligus menumbuhkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.
Poto bersama
Pihak Lapas Kelas IIB Sarolangun menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, pembina rohani, serta Yayasan Nathania Ministry Jambi atas dukungan dan kontribusinya sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik sebagai wujud nyata pemasyarakatan yang humanis.
Para warga binaan lapas Sarolangun saat belajar mengaji dan membaca Al-Qur’an
KABAR SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun terus berkomitmen dalam melaksanakan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan rutinan kerohanian.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas pembinaan didampingi peserta magang pada bagian pembina kepribadian dan bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Sarolangun, Arsyad, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, jajaran Lapas Kelas IIB Sarolangun dan para penyuluh agama Islam.
Kegiatan kerohanian tersebut dilaksanakan secara teratur setiap hari kerja dengan berbagai bentuk aktivitas keagamaan. Pada hari Senin diisi dengan kegiatan mengaji Al-Qur’an, Selasa membaca Iqra, Rabu tahfiz Al-Qur’an dengan ketentuan wajib setoran hafalan minimal lima ayat, Kamis ceramah keagamaan dari Kementerian Agama (Kemenag), serta Jumat ceramah keagamaan yang disampaikan oleh pihak pesantren.
Para warga binaan lapas Sarolangun saat mengikuti kegiatan tausiahJajaran Lapas Sarolangun, camat Sarolangun Bustra Desman dan penyuluh agama Islam Poto bersama
Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Sarolangun, Arsyad, mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dengan adanya peserta magang yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Program kerohanian sebenarnya sudah ada sejak dulu, namun belum berjalan secara teratur, dan saat ini telah rutin dilakukan untuk pembinaan bagi warga binaan.
” Saat ini, berkat dukungan peserta magang, kegiatan dapat dilaksanakan secara rutin dan lebih terarah. Selain itu, para WBP juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan kerohanian yang dilaksanakan,” kata Arsyad.
Para warga binaan lapas Sarolangun saat belajar tata cara mengkafaniPoto bersama
Melalui program pembinaan kerohanian ini, Lapas Kelas IIB Sarolangun berharap para WBP dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbaiki sikap serta perilaku, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali dan berinteraksi di tengah masyarakat.