Para putra dan putri terbaik sebagai peserta pemilihan duta wisata Sarolangun yang digelar dalam ajang Sarolangun Festival tahun 2025
KABAR SAROLANGUN –Dalam rangka kegiatan Sarolangun Festival (Sarfest) Tahun 2025 ini, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sarolangun melaksanakan kegiatan lomba pemilihan Duta Wisata Sarolangun tahun 2025.
Kadisparpora Sarolangun Suryadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan pada 03 s.d 07 Desember 2025 yang digelar di panggung utama Sarolangun Festival Tahun 2025 di Glora Sport Center Sarolangun.
” Ya, kita melaksanakan pemilihan duta wisata Sarolangun yang merupakan agenda rutin yang kita laksanakan,” katanya, Kamis (04/12/2025) didampingi Kabid Pariwisata Ita Safitri, SH kepada media ini.
Suryadi menjelaskan bahwa kegiatan pemilihan duta wisata ini diikuti 49 putra dan putri terbaik daerah dari berbagai sekolah SMA/MA/SMK, yang akan dilakukan penilaian oleh para dewan juri sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam pemilihan untuk menjadi duta wisata Sarolangun.
” Mulai dari babak penyisihan hingga nanti babak final duta wisata Sarolangun, semoga berjalan lancar, para peserta yang akan diseleksi menjadi 24 orang putra dan putri duta wisata Sarolangun,” katanya.
Para peserta yang mendapatkan nilai yang bagus baik dari segi penampilan, kecantikan dan ketampanan, serta wawasan serta prilaku hidupnya, layaknya seperti ajang pemilihan putra dan putri pariwisata indonesia.
Ia berharap bagi para peserta yang terpilih sebagai duta wisata Sarolangun diharapkan memiliki tanggung jawab dan tugas dalam meningkatkan promosi potensi daerah baik budaya maupun pariwisata.
” Mereka ini tentunya ada tugas dalam menyambut para tamu-tamu dari luar daerah yang datang ke sarolangun. Kemudian juga untuk mempromosikan daerah. Para pemenang diberikan piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan, serta kami harap putra dan putri duta wisata sarolangun bisa membantu dalam program pemerintah daerah, salah satunya sektor pariwisata dan budaya,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dalam pembukaan Sarolangun Festival
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin menambahkan kegiatan Sarolangun Festival ini dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti hiburan, lomba-lomba kreasi daerah, pameran bazar dan produk UMKM, lomba duta wisata Sarolangun, yang semuanya dapat dinikmati dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Sarolangun, khususnya dan umumnya Provinsi Jambi.
Khusus Pemilihan Duta Wisata Sarolangun tahun 2025 sebagai ajang untuk menggali dan menampilkan potensi generasi muda dalam mempromosikan wisata dan budaya daerah.
” Berbagai lomba-lomba lain menarik seperti lomba fotografi budaya, fashion show kreatif dan lain-lain yang menjadi kebanggaan budaya lokal pameran dan bazar produk UMKM serta ekonomi kreatif yang menampilkan hasil karya inovatif masyarakat sarolangun sebagai wujud pengembangan kreatifitas dan peluang usaha baru,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin saat menyambut kegiatan silaturahmi bunda Paud Desa dan GTK Berprestasi di tingkat nasional di ruang kerja Bupati Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menyambut baik kegiatan silaturrahmi bersama Bunda PAUD Desa, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) asal Kabupaten Sarolangun yang meraih prestasi dan mengharumkan nama baik daerah di kancah Nasional dan Provinsi Jambi.
Silaturrahmi tersebut berlangsung pada Kamis (04/12/2025) di Ruang Kerja Bupati Sarolangun, yang berlangsung dengan khidmat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Dikbud Sarolangun Drs H Arsyad, SH, M.Pd.I diwakili Kabid PAUDNI Zulpairi, M.Pd, Kabid PMPTK Syuhairi, SH, M.Si, serta jajaran, Kepala Desa Sungai Baung Alhimni Rusdi, S.Pt.
Selain itu hadir juga, Bunda Paud Desa dan GTK yang berprestasi tersebut yakni Bunda PAUD Desa Sungai Baung Ny Yani Fitriyati, S.Pd.I, Gr, atas prestasi yang ditorehkan di tingkat nasional sebagai juara 1 Bunda PAUD Desa Inovatif Se-Indonesia dalam ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025.
Sementara untuk GTK Berprestasi, yakni Masita S.Pd Kepala KB Punti Kayu 1, Juara 1 Tingkat Nasional Kategori Kepala Sekolah Paud Dedikatif, Novila Damayanti, S.Pd juara 1 tingkat nasional GTK kategori Guru Dedikatif asal KB Nurul Islam dalam ajang apresiasi GTK Tahun 2025 tingkat Nasional.
Lalu, Abridar selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Sarolangun sebagai Juara 1 Kepsek Transformatif Tingkah Provinsi Jambi dan masuk finalis di tingkat Nasional. Kemudian Mahyarudin atas pr stasi Juara 2 Tingkat Provinsi Jambi asal Kepala Labor SMP 22 Sarolangun, dan Meri sebagai juara 2 tenaga administrasi /perpustakaan asal SMP 31 Sarolangun.
Poto bersama
Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun H Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bunda PAUD Desa Sungai Baung dan GTK yang telah mengharumkan nama baik Kabupaten Sarolangun di kancah Nasional.
” Yang jelas saya bangga, telah mengharumkan nama baik Kabupaten Sarolangun di tingkat nasional,” katanya.
Hurmin juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan bunda paud Desa dan para GTK dalam melaksanakan tugas dengan sangat baik sehingga mendapatkan prestasi yang sangat baik
” Alhamdulillah memang ini prestasi yang diraih oleh kawan-kawan kita semua, yang telah mengharumkan nama Kabupaten Sarolangun. Insa Allah pemerintah kabupaten Sarolangun akan terus mendorong untuk membawa nama harum kabupaten Sarolangun dan membuahkan hasil dan prestasi ini harus di contoh para bunda paud desa dan guru di Sarolangun,” katanya.
Tentunya, prestasi ini menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Sarolangun, sekaligus mempertegas kualitas dan komitmen tenaga pendidik daerah tersebut dalam mengembangkan layanan pendidikan usia dini. Prestasi ini menunjukkan bahwa Bunda PAUD Desa, Guru dan tenaga kependidikan mampu bersaing secara nasional.
Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto saat mengikuti zoom meeting rapat Paripurna TMMD
KABAR SAROLANGUN –Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sarolangun telah mengikuti kegiatan zoom meeting rapat paripurna TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-46 Tahun 2025, Kamis (04/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0420/Sarko Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, PJ Sekda Sarolangun Ir. Dedy Hendry, M.Si, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Sekretaris Dinas PUPR Sarolangun Zainul Arifin, ST, Kabid Sarpras Bappeda Sarolangun Bahder Johan, ST dan jajaran OPD terkait.
Dalam kegiatan zoom meeting tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin beserta jajaran forkopimda mendengarkan secara langsung arahan Aster KASAD Mabes TNI Mayjend TNI Rachmad Zulkarnain dan Dirjen Kemendagri Republik Indonesia.
Aster Kasad Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen menyampaikan apresiasi kepada seluruh komandan satuan, pemerintah daerah, dan masyarakat atas dukungannya dalam kegiatan tersebut.
” Kegiatan ini menjadi tahap evaluasi akhir terhadap pelaksanaan pembangunan fisik dan nonfisik selama program TMMD ke-46,” katanya.
Disamping itu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto mengatakan bahwa kegiatan TMMD ini dalam rangka menindaklanjuti Surat Telegram Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Nomor : ST/318/2025 tanggal 1 Desember 2025.
” TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kegiatan zoom meeting berlangsung
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa sinergi antara TNI dan Pemkab Sarolangun diharapkan terus berlanjut sebagai pondasi dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui program kegiatan TMMD.
Dimana Fokus TMMD mencakup pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan, jembatan, saluran air, dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan dan administrasi kependudukan.
” Secara umum, TMMD adalah bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Dari sisi anggaran, lanjut Hurmin, bahwa Pemerintah Kabupaten Sarolangun siap mendorong pengalokasian anggaran untuk mensukseskan kegiatan TMMD di wilayah Kabupaten Sarolangun, yang direncanakan pada tahun 2026 mendatang kegiatan TMMD akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pauh Bagian Timur, yakni Simpang Pitco, Desa Taman Bandung, Desa Spintun dan Desa Seko Besar.
Sedangkan untuk karya Bhakti TNI akan dilakukan di Desa Simpang Narso dan Desa Bukit Berantai Kecamatan Batang Asai.
” Kita sudah anggarkan selaku dorongan Pemda, kita lihat hasil kerja TMMD ini lumayan baik, dan bagus, dan misalkan kita anggarkan pembangunan jalan 2 kilo meter bisa jadi hasilnya menjadi 4 kilo meter karena memang swadaya, gotong royong segala macam,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dan hajatan Forkopimda saat mengunjungi stand pameran Dinas Dukcapil yang disambut hangat Kadis Dukcapil Sarolangun Riduan
KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka momentum kegiatan Sarolangun Festival tahun 2025, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sarolangun membuka stand pelayanan administrasi penduduk (Adminduk) secara gratis bagi masyarakat khusunya pengunjung.
Stand tersebut mendapatkan kunjungan Bupati Sarolangun H Hurmin beserta ibu Ny Hj Risha Fitria bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu Ny Ratna Shafira NR, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun, Rabu (03/12/2205) malam di Glora Sport Center Sarolangun.
Kepala Dinas Dukcapil Sarolangun Riduan, S.STP, ME saat dikonfirmasi media ini mengucapakan terima kasih atas kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun serta jajaran Forkopimda untuk silaturrahmi sekaligus memberikan arahan dalam peningkatan pelayanan adminduk.
Ia mengatakan bahwa pelayanan tersebut perekaman e-KTP bagi masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik dan juga keperluan dokumen kependudukan lainnya seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga hingga Kartu Identitas Anak (KIA).
” Kita dalam rangka ajang Sarolangun festival tahun 2025 membuka stand pameran sekaligus memberikan pelayanan Adminduk gratis bagi masyarakat, silahkan datang berkunjung,” katanya.
Poto bersama
Stand pelayanan ini lanjut Riduan, berharap agar masyarakat memanfaatkan momen Sarolangun festival ini untuk mendapatkan pelayanan Adminduk, karena kegiatan ini hanya dilaksanakan selama kegiatan Sarolangun festival berlangsung di Glora Sport Center Sarolangun.
” Kita himbau masyarakat manfaatkan momentum ini, selain untuk menyaksikan iven dan lomba Sarolangun festival, pameran dan juga musik lag daerah, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Adminduk,” katanya.
Staf Ahli Gubernur Jambi Jangcik Mohza bersama Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dan Forkopimda saat membuka Sarolangun Festival ditandai dengan pemukulan gong
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada tahun 2025 ini kembali menggelar ajang festival daerah, Sarolangun Festival (Sarfest) dalam rangka mempromosikan wisata, budaya daerah, ekonomi kreatif, produk-produk lokal, serta wahana hiburan bagi masyarakat Sarolangun.
Kegiatan Sarolangun Festival secara resmi dibuka oleh Gubernur Jambi Dr H Al Haris, S.Sos, MH yang diwakili Asisten Gubernur Jambi Bidang Administrasi dan Umum Jangcik Mohza, S.Pd, M.Si, Rabu (03/12/2205) malam yang berjalan dengan lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani beserta ibu, Anggota DPRD Provinsi Jambi Muhammad Chandra Muzaffar Al-Ghifari, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S. Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH.
Hadir juga PJ Sekda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, beserta ibu, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun H Helmi, SH, MH, Anggota DPRD Sarolangun Hj Fatimah, M.Pd, Para asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Para Kepala OPD, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Camat, Para Lurah dan Kepala Desa, Pihak Perusahaan/Perbankan/Para Sponsor, Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas serta ribuan masyarakat Sarolangun.
Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Anggota DPRD Provinsi Jambi M Chandra Muzaffar dan jajaran ForkopimdaKetua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, jajaran organisasi wanita dan tamu undangan
Dalam pembukaan Sarolangun Festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Gubernur Jambi Bidang Administrasi dan Umum Jangcik Mohza didampingi Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dan hajatan Forkopimda Kabupaten Sarolangun.
Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan kegiatan Sarolangun Festival ini menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi wisata dan kekayaan budaya Kabupaten Sarolangun yang sangat beragam dengan mengusung tema wisata bangkit ekonomi kreatif berkembang, jaga Budaya Menuju Sarolangun Maju.
” Kami ingin menyatukan semangat bersama untuk membangkitkan sektor pariwisata sebagai pendorong utama kemajuan ekonomi kreatif yang akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika
Hurmin menambahkan kegiatan Sarolangun Festival ini dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti hiburan, lomba-lomba kreasi daerah, pameran bazar dan produk UMKM, lomba duta wisata Sarolangun, yang semuanya dapat dinikmati dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Sarolangun, khususnya dan umumnya Provinsi Jambi.
” Pemilihan Duta Wisata Sarolangun tahun 2025 sebagai ajang untuk menggali dan menampilkan potensi generasi muda dalam mempromosikan wisata dan budaya daerah,” katanya.
” Berbagai lomba-lomba lain menarik seperti lomba fotografi budaya, fashion show kreatif dan lain-lain yang menjadi kebanggaan budaya lokal pameran dan bazar produk UMKM serta ekonomi kreatif yang menampilkan hasil karya inovatif masyarakat sarolangun sebagai wujud pengembangan kreatifitas dan peluang usaha baru,” kata dia menambahkan.
Hurmin juga mengajak semua pihak baik pelaku seni, para pelaku ekonomi kreatif, masyarakat dan pemerhati budaya untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan acara ini festival ini. ” Karena bukan hanya hiburan tetapi wahana dalam mempromosikan budaya daerah dan pembelajaran untuk membangun sarolangun yang maju dan berdaya saing,” katanya.
Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza
Sementara itu, Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza mengatakan bahwa kegiatan Sarolangun Festival tahun 2025 ini merupakan wadah penting untuk memperkuat identitas daerah, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal serta mempromosikan berbagai potensi unggulan yang dimiliki.
” Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan keberagaman tradisi dan kreativitas masyarakat tapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi daerah, memperluas peluang bagi pelaku UMKM dan meningkatkan daya tarik pariwisata yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain menjadi ajang hiburan, kata Jangcik Mohza, bahwa festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan para penggiat seni budaya. Sinergi inilah yang akan mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
” Kami atas nama Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Panitia pelaksana, para Seniman UMKM komunitas budaya serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini,” katanya.
” Melalui festival ini kita dapat melihat secara langsung kekayaan seni budaya daerah menjadi ruang bagi generasi muda, untuk menunjukkan kreativitas Inovasi dan bakat menjadi wadah untuk inovasi bagi para pelaku UMKM serta melihat gerakan potensi pariwisata yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.
Jangcik Mohza juga bilang agar menjadikan momen Sarolangun festival ini bukan hanya seremonial tetapi bisa mengambil dan menggelorakan maknanya yakni untuk kemajuan seni dan budaya pariwisata di Kabupaten Sarolangun yang akan berpengaruh besar terhadap peningkatan kemajuan Kabupaten Sarolangun.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Sarolangun Festival tahun 2025 secara resmi kami nyatakan dibuka,” katanya.
Poto bersamaKetua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria beserta jajaran saat memotong pita pembukaan stand pameran dan bazar UMKM
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penampilan tari kreasi daerah, Parade Calon Duta Wisata Sarolangun Tahun 2025, pembukaan stand pameran dan bazar serta diakhiri dengan Poto bersama.
Asisten Gubernur Jambi Jangcik Mohza, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Anggota DPRD Provinsi Jambi M Chandra dan jajaran Forkopimda
KABAR SAROLANGUN – Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani beserta istri menghadiri langsung kegiatan pembukaan Sarolangun Festival (Sarfest) tahun 2025 dalam rangka mempromosikan wisata, budaya daerah, ekonomi kreatif, produk-produk lokal, serta wahana hiburan bagi masyarakat Sarolangun.
Kegiatan tahunan itu dibuka oleh Gubernur Jambi Dr H Al Haris, S.Sos, MH yang diwakili Asisten Gubernur Jambi Bidang Administrasi dan Umum Jangcik Mohza, S.Pd, M.Si, Rabu (03/12/2205) malam yang berjalan dengan lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE beserta ibu, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Anggota DPRD Provinsi Jambi Muhammad Chandra Muzaffar Al-Ghifari, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S. Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH.
Hadir juga PJ Sekda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, beserta ibu, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun H Helmi, SH, MH, Anggota DPRD Sarolangun Hj Fatimah, M.Pd, Para asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Para Kepala OPD, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Camat, Para Lurah dan Kepala Desa, Pihak Perusahaan/Perbankan/Para Sponsor, Tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas serta ribuan masyarakat Sarolangun.
Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ibu Ketua DPRD Sarolangun, Jajaran organisasi wanita dan tamu undangan
Dalam pembukaan Sarolangun Festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Gubernur Jambi Bidang Administrasi dan Umum Jangcik Mohza didampingi Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dan hajatan Forkopimda Kabupaten Sarolangun.
Kepada media ini, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Sarolangun Festival ini yang tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat.
Apalagi ajang ini sebagai mempromosikan potensi wisata dan kekayaan budaya Kabupaten Sarolangun yang sangat beragam dengan mengusung tema wisata bangkit ekonomi kreatif berkembang, jaga Budaya Menuju Sarolangun Maju.
” Ini jadi momen yang sangat baik menurut kita, bahwa Sarolangun festival ini selain untuk promosi wisata maupun produk lokal kita juga menjadi wahana hiburan bagi masyarakat, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” katanya.
Menurutnya, festival ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan para penggiat seni budaya. Sinergi inilah yang akan mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
” Melalui festival ini kita dapat melihat secara langsung kekayaan seni budaya daerah menjadi ruang bagi generasi muda, untuk menunjukkan kreativitas Inovasi dan bakat menjadi wadah untuk inovasi bagi para pelaku UMKM serta melihat gerakan potensi pariwisata yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Pembukaan Sarolangun Festival tahun 2025 ditandai Pemukulan gong oleh Asisten Gubenur Jambi Jangcik Mohza, didampingi Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani dan jajaran Forkopimda
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penampilan tari kreasi daerah, Parade Calon Duta Wisata Sarolangun Tahun 2025, pembukaan stand pameran dan bazar serta diakhiri dengan Poto bersama.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra bersama Ketua BAZNAS Sarolangun Ahmad Zaidan menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan rumah sehat BAZNAS Sarolangun disaksikan Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad beserta jajaran
KABAR SAROLANGUN – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Sarolangun bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sarolangun melakukan Penandatanganan Kerjasama (PKS) dalam rangka memberikan Perlindungan bagi pekerja rentan Rumah Sehat Baznas Sarolangun, Rabu (03/12/2025) di Rumah Sehat Baznas Sarolangun, Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII.
Penandatanganan PKS ini dilakukan langsung antara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra SE, MM dan Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, yang berlangsung dalam peresmian Rumah Sehat BAZNAS Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Republik Indonesia Prof Dr KH Noor Achmad, MA, Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Ketua I DPRD Sarolangun Cik Marleni, SE, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, SE, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Muhammad Amin, S.KM, M.Kes, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Rektor UNISAR Dr Mawardi, M.Pd, Rektor IAI Abuya Salek Dr. Fauzani, S.EI., M.A, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra, SE, MM.
Hadir juga Anggota DPRD Sarolangun Hj Fatimah, M.Pd, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, S.IP, Unsur Tripika Kecamatan Bathin VIII, Jajaran BAZNAS RI, Jajaran BAZNAS Provinsi Jambi, Jajaran BAZNAS Sarolangun, Tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra mengatakan bahwa penandatangan PKS ini sebagai langkah dalam melindungi pekerja rentan yang juga berhak menerima zakat (mustahik).
Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan perlindungan bagi para pekerja, khususnya masyarakat yang belum mampu dan belum merasakan kehadiran negara dalam bentuk jaminan sosial ketenagakerjaan.
” Hal Ini menjadi momentum penting untuk melaksana kerja sama dalam memberikan perlindungan bagi pekerja rentan. Zakat membawa keberkahan, jaminan sosial memberi perlindungan, keduanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan bahwa manfaat program ini sudah nyata dirasakan oleh para peserta pekerja rentan, baik berupa santunan, biaya pengobatan, maupun beasiswa pendidikan bagi anak-anak mereka.
” Harapannya agar sinergi dengan BAZNAS semakin meluas sehingga mampu melibatkan lebih banyak pihak. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin banyak lembaga, baik pemerintah daerah, lembaga zakat, maupun mitra filantropi, yang ikut berkontribusi. Dengan kebersamaan, kita bisa melindungi lebih banyak pekerja rentan di Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra dan Ketua BAZNAS Sarolangun Ahmad Zaidan menunjukkan dokumen PKS yang sudah di tanda tangani
Sementara itu, Ketua BAZNAS Sarolangun Ahmad Zaidan mengatakan bahwa program ini hadir dari keprihatinan terhadap para pekerja rentan yang tidak memiliki jaminan sosial ketika mengalami sakit maupun kehilangan penghasilan.
” Pekerja rentan kalau sakit dan cedera sama sekali tidak terlindungi. Alhamdulillah dengan kerja sama ini bisa terlaksana dan memberi manfaat nyata. Tidak semuanya bisa langsung kita bantu, tapi sebagian dari mereka pasti membutuhkan. Melalui zakat, infak, dan sedekah, kita bisa ikut melindungi mereka,” katanya.
” Kami sadar bahwa mengelola zakat tidak bisa dilakukan sendiri. BAZNAS tidak bisa berjalan tanpa ada kolaborasi, tanpa ada kerjasama dengan berbagai pihak. Maka kami lakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kinerja dari BAZNAS Sarolangun menuju Sarolangun maju,” kata dia menambahkan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra bersama Ketua BAZNAS Sarolangun Ahmad Zaidan menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan secara simbolis dan diakhiri dengan Poto bersama.
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad, Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Muhammad Amin, Ketua Baznas Sarolangun Ahmad Zaidan beserta para kepala OPD
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin bersama Ketua BAZNAS Republik Indonesia Prof Dr KH Noor Achmad, MA meresmikan secara langsung Rumah Sehat Baznas (RSB) Kabupaten Sarolangun, Rabu (03/12/2025) di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Sarolangun Cik Marleni, SE, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, SE, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Muhammad Amin, S.KM, M.Kes, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Rektor UNISAR Dr Mawardi, M.Pd, Rektor IAI Abuya Salek Dr. Fauzani, S.EI., M.A, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sarolangun Aris Tri Saputra, SE, MM.
Hadir juga Anggota DPRD Sarolangun Hj Fatimah, M.Pd, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, S.IP, Unsur Tripika Kecamatan Bathin VIII, Jajaran BAZNAS RI, Jajaran BAZNAS Provinsi Jambi, Jajaran BAZNAS Sarolangun, Tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Waka TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Jajaran BAZNAS RI
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad mengatakan bahwa keberadaan Rumah Sehat BAZNAS Sarolangun ini sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, serta memperkuat komitmen BAZNAS dalam mendukung program kesehatan nasional, serta merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan bermartabat.
” Rumah Sehat BAZNAS ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat dapat dikelola secara profesional dan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk layanan kesehatan yang dapat diakses oleh mustahik tanpa hambatan biaya. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan hak kesehatannya secara layak,” katanya.
Kiai Noor menambahkan, RSB Kabupaten Sarolangun merupakan bagian RSB yang kini beroperasi di seluruh Indonesia. Ia berharap RSB Kabupaten Sarolangun dapat tumbuh cepat, dikelola profesional, dan menjadi contoh praktik baik layanan kesehatan berbasis zakat.
” BAZNAS RI akan terus memberikan dukungan penuh di awal operasional hingga fasilitas ini mampu mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Bupati Sarolangun H HurminPemberian santunan anak yatim
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun sangat mengapresiasi BAZNAS dengan tujuan membantu para Mustahiq yang akan membutuhkan dalam kesehatan bagi yang benar-benar kurang mampu dengan tidak menggunakan biaya berobat (gratis).
” Bagi mustahik, pelayanan kesehatan diberikan tanpa biaya. Namun tidak menutup kemungkinan bagi yang mampu juga bisa berobat di Rumah Sehat BAZNAS dengan bantuan membatu berlimpah ke Rumah Sehat BAZNAS,” katanya.
Hurmin berharap kedepan dengan adanya Program Dari BAZNAS Kabupaten Sarolangun bisa di manfaatkan dengan baik, kemudian juga agar masyarakat untuk tidak ragu memeriksa kesehatannya di Rumah Sehat BAZNAS Kabupaten Sarolangun.
Rumah Sehat Baznas ini merupakan yang pertama di Provinsi Jambi dan yang kedua di Sumatera, Meski diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, layanan kesehatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum.
” Kami Pemerintah Kabupaten Sarolangun selalu mendukung program ini sesuai dengan visi misi kita untuk Sarolangun Maju,” katanya.
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad, Bupati Sarolangun Hurmin saat memotong pita peresmian RSB Kabupaten Sarolangun
Dengan adanya RSB ini nantinya dapat membantu Pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya masyarakat yang tidak mampu dengan harapan nantinya juga bisa menerima masyarakat peserta BPJS kesehatan.
” Ini sangat sinkron dengan program pelayanan kesehatan kita menuju Sarolangun maju. Dan untuk tenaga medis lebih fokus ke daerah setempat dulu, tetapi yang mengangkat dari BAZNAS pusat. Kita berharap Sarolangun lebih baik dan lebih maju kedepan,” katanya.
Penandatanganan prasasti RSB Kabupaten Sarolangun
Dalam Kegiatan tersebut Rumah Sehat Baznas dan Baznas Sarolangun juga melakukan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan beberapa Stakeholder Terkait di wilayah Kabupaten Sarolangun, diantaranya Kampus UNISAR Sarolangun, IAI Abuya Salek dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Sarolangun, pemberian santunan anak yatim, penandatanganan prasasti RSB Kabupaten Sarolangun dan pemotongan pita yang berjalan dengan lancar.
Asisten III Sarolangun Hazrian saat membuka kegiatan pembinaan Disiplin ASN dan sosialiasi penerapan aplikasi IDI’S Versi 3.0
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melaksanakan kegiatan pembinaan Disiplin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dan penerapan aplikasi Integrated Discipline (IDI’S) Versi 3.0, Rabu (03/12/2025) di Ballroom Hotel Nafiri Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Asisten III Sarolangun Hazrian, SE, M.Si yang berjalan dengan lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber dari Kanreg BKN VII Palembang, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH diwakili Sekretaris Akhyar Mubarrok, S.Ag, M.Ap, Kabid IPK Erry Harry Wibawa, S.Hut, M.Sc, M.Eng, Kabid PKA Arif Sulistiyono, SE, Para Kepala OPD serta peserta kegiatan dari jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Dalam kesempatan itu, Asisten III Sarolangun Hazrian mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang telah hadir semoga dapat memotivasi semangat bagi para ASN serta memberikan pencerahan dan masukan dalam pembinaan disiplin ASN sekaligus penerapan aplikasi discipline integrated Versi 3.0.
Poto bersama
” Kegiatan sosialisasi ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang disiplin PNS, serta Peraturan Perundang-undangan terkait lainnya yang mengatur tentang manajemen ASN,” katanya.
Hazrian menambahkan bahwa pembinaan dan penegakan disiplin bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan sekedarnya saja, tetapi
Penerapan aplikasi integrated discipline versi 3.0 menjadi instrumen penting dalam mewujudkan sistem pembinaan disiplin yang terintegrasi, sistem yang terstruktur, transparan, akuntabel dan mudah dipantau.
” Melalui digitalisasi ini, kita dapat memantau dan mengevaluasi aplikasi penerapan aplikasi integrated discipline versi 3.0,” katanya.
Ia juga menngajak seluruh aparatur untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi IDI’S versi 3.0 sebagai alat bantu dalam meningkatkan kedisiplinan, manfaatkan tekhnologi ini dengan sebaik-baiknya untuk mendukung akuntabilitas dan tranparansi kinerja.
” Saya berharap kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga Penyampaian-Penyampaian yang diberikan oleh para narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini dapat dipahami dan dimanfaatkan dalam penerapan disiplin asn di Kabupaten Sarolangun,” katanya.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan sosialisasi pembinaan disiplin ASN dan Penerapan Aplikasi Integrated Discipline Versi 3.0 secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Pemaparan Narasumber dan sosialiasi penerapan aplikasi IDI’S Versi 3.0
Dalam kegiatan tersebut diakhiri dengan pemaparan para narasumber serta Poto bersama dalam komitmen penegakan disiplin ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad, Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua BAZNAS Sarolangun Ahmad Zaidan saat melakukan pemotong pita peresmian BAZNAS Mikrofinance Desa
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin bersama Ketua BAZNAS Republik Indonesia Prof Dr KH Noor Achmad, MA, melakukan peresmian Kantor BAZNAS Mikrofinance Desa (BMD), Rabu (03/12/2025) di Jalan Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun, RT 17 Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun.
Peresmian BMD tersebut ditandai dengan pengguntingan pita serta peninjauan Kantor BMD yang berjalan dengan lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Sarolangun Cik Marleni, SE, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi Muhammad Amin, S.KM, M.Kes, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Kabag Kesra Setda Sarolangun Puadi, S.Ag, Kadis Dukcapil Sarolangun Riduan, S.STP, ME, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Jajaran BAZNAS RI, Jajaran BAZNAS Provinsi Jambi dan Jajaran BAZNAS Sarolangun serta Penerima bantuan modal dari BMD Sarolangun.
Dalam kesempatan itu, Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad mengatakan bahwa peresmian BAZNAS Mikrofinance Desa ini bertujuan untuk membantu para Mustahik Zakat khususnya masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan modal untuk membuka usaha.
Terdata ada sebanyak 960 Mustahik Zakat yang di BMD Sarolangun ini dengan anggaran yang disediakan sebesar Rp 1 Miliar dan setiap penerima bantuan modal usaha diberikan pinjaman masing-masing Rp 3 juta tanpa ada bunga.
” Jadi BMD diberikan modal Rp 1 Miliar dan Alhamdulillah BMD ini sudah membina 960 Mustahik, masing-masing 3 juta rupiah dan sudah bergilir dan sama sekali tidak bunga. Kecuali, kalau mereka yang hutang itu ada kelebihan boleh saja memberikan infak, masuknya ke BAZNAS, dan bergulir betul dalam rangka membantu mustahik,” katanya.
Noor Achmad juga menjelaskan dengan adanya BMD BAZNAS ini juga akan mencegah bahkan memotong aktivitas rentenir yang memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan bunga yang relatif tinggi.
” Tujuan lainnya, biasanya UMKM terlalu berat mereka ingin usaha tapi tidak punya modal akhirnya meminjam ke rentenir, sehingga kita bisa sedikit banyak bisa membantu mereka sehingga tidak terjerat rentenir,” katanya.
” BMD di seluruh Indonesia ada 159 kantor unit BMD, kemudian kita juga BAZNAS Mikrofinance Mesjid (BMM) DAN BAZNAS Mikrofinance Taklim (BMT), masing-masing kita berikan bantuan sebesar Rp 100 juta sampai Rp 150 Juta, dibagikan kepada jamaah mesjid dan majelis taklim yang punya usaha,” kata dia menambahkan.
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad dan Bupati Sarolangun Hurmin saat diwawancarai
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengapresiasi adanya BAZNAS Mikrofinance Desa ini dalam rangka membantu masyarakat yang kurang untuk mendapatkan modal usaha sehingga kedepannya bisa meningkatkan produktivitas UMKM di wilayah Kabupaten Sarolangun dalam mewujudkan Sarolangun Maju.
” Alhamdulillah kita ucapkan terima kasih banyak kepada BAZNAS pusat yang mana se-Indonesia ini ada 159 BMD Baznas, dan di Provinsi Jambi baru ada dua kantor BMD Baznas ini, salah satunya di Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Hurmin juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun siap mendorong program BAZNAS Sarolangun ini, apalagi pinjaman tanpa bunga ini untuk masyarakat tidak mampu, sehingga memang masyarakat sangat layak meminjam disini serta sangat bermanfaat.
” Karena masyarakat yang kurang mampu yang mau berusaha dan butuh modal tidak ada sehingga mau tidak mau pinjam ke sana sini dan dengan adanya BMD ini tanpa bunga Alhamdulillah sangat membantu,” katanya.
” Kalau memang ada hasil dari pinjaman BMD ini, tentunya agar bersedekah sebagai rasa terima kasih dan kita himbau masyarakat Sarolangun juga kalau ada sebagian rezekinya untuk bersedekah tanpa harus nunggu banyak, dari sedikit itulah bersedekah insa Allah berkah,” kata dia menambahkan.
Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad dan Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan bantuan modal usaha kepada masyarakat kurang mampu dalam program BAZNAS Mikrofinance Desa
Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS RI KH Noor Achmad dan Bupati Sarolangun Hurmin serta Ketua BAZNAS Sarolangun Ahmad Zaidan menyerahkan secara simbolis pinjaman kepada masyarakat yang kurang mampu dan diakhiri dengan Poto bersama.