Author: gaskan

  • Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Patroli Malam Perayaan Natal Tahun 2025

    Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Patroli Malam Perayaan Natal Tahun 2025

    Bupati Sarolangun Hurmin, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi dan Forkopimda saat patroli mengunakan sepeda motor dalam pengamanan malam perayaan natal tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran forkopimda Kabupaten Sarolangun melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka memastikan perayaan malam Natal pada tahun 2025 berlangsung damai, aman dan nyaman, Rabu (24/12/2025) malam.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin tampak mengendarai motor bersama Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H diwakili Waka Polres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH., Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH., dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengunjungi tempat pertama, yakni HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Tambir Kelurahan Aur Gading Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun.

    Tiba di sana, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakapolres Sarolangun bersama rombongan memantau jalannya ibadah malam Natal yang khidmat. Menghormati khusyuknya ibadah, Bupati hanya melihat lingkungan gereja dan mengucapkan selamat Natal kepada perwakilan pengurus gereja.

    ” Kita sebagai pelayan masyarakat harus bisa memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beribadah. Tak terkecuali bagi umat Kristiani yang mulai malam ini melaksanakan ibadah malam Natal dan merayakan Natal,” Kata Bupati Sarolangun Hurmin.

    ” Kami bersama Forkopimda Sarolangun datang ke sini untuk mengucapkan selamat Natal untuk saudara-saudara umat Kristiani sekaligus ingin memastikan jalannya ibadah lancar dan aman,” kata dia menambahkan.

    Bupati Sarolangun Hurmin, Forkopimda dan Kepala OPD saat Poto bersama di salah satu Gereja di Kabupaten Sarolangun

    Seusai dari gereja, Bupati Sarolangun Hurmin dan rombongan menuju Pos Pelayanan terpadu yang berada di Jalinsum Sarolangun. Di sana, Bupati Sarolangun Hurmin memberikan perhatian khusus terhadap potensi kerawanan yang dapat muncul selama libur panjang, seperti peningkatan arus lalu lintas, potensi tindak kriminalitas, serta risiko kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan.

    ” Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya.

    Hurmin juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan tenteram.

    ” Koordinasi yang solid antar instansi agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan aman,” katanya.

    Bupati Sarolangun Hurmin, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi saat diwawancarai
    Bupati Sarolangun Hurmin dan Forkopimda saat memantau pos pelayanan operasi lilin tahun 2025

    Sementara itu, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi menyampaikan bahwa Polres Sarolangun bersama TNI dan instansi terkait telah menyiapkan pola pengamanan terpadu guna memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Sarolangun.

    ” Kami telah menempatkan personel secara proporsional di pos pelayanan dan pos pengamanan dan titik-titik strategis, serta mengintensifkan patroli sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

    ” Selama ini, Sarolangun sangat kondusif. Kami pastikan jajaran Polres Sarolangun siap amankan Natal dan tahun baru,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Momen Hari Natal 2025, Lapas Sarolangun Serahkan Remisi Khusus Bagi Enam Narapidana dan Anak Binaan

    Momen Hari Natal 2025, Lapas Sarolangun Serahkan Remisi Khusus Bagi Enam Narapidana dan Anak Binaan

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal saat menyerahkan SK Remisi khusus bagi narapidana dan anak binaan dalam momentum hari natal tahun 2025 secara simbolis

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka momentum hari raya Natal Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menyerahkan remisi khusus bagi Narapidana dan Pengurangan Masa pidana khusus bagi anak binaan, Kamis (25/12/2025).

    Penyerahan remisi khusus ini diserahkan secara langsung Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos, yang berlangsung di ruang aula Lapas Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE, Kasi Binadik Jonerwan, S.Pd, Jajaran PJU Lapas Kelas IIB Sarolangun serta para staf Lapas Sarolangun.

    Tampak dalam kegiatan tersebut, enam orang narapidana dan anak binaan Lapas Sarolangun menerima SK pemberian remisi khusus tersebut, yang notabene beragama kristiani tersebut terlihat sangat bahagia karena mendapatkan pengurangan masa pidana 1 bulan hingga 1 bulan 15 hari.

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos menyampaikan amanat Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto 

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, yang menyampaikan amanat dari Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, mengatakan bahwa pemberian remisi bagi narapidana dan anak binaan ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada narapidana dan anak warga binaan yang berkelakuan baik

    ” Remisi bentuk sehingga proses pembinaan akan cepat berjalan, karena narapidana dan anak binaan dalam satu periode pembinaan tidak melakukan pelanggaran dan penertiban,” katanya.

    Ada sebanyak 6 orang narapidana dan anak binaan di lapas Sarolangun yang menerima remisi khusus hari raya natal ini dengan mendapatkan pengurangan masa tahanan 15 hari sampai 1 bulan, sementara yang mendapatkan remisi khusus II atau langsung bebas tidak ada.

    ” Kasus kriminal umum dan kriminal khusus seperti narkoba. Di lapas Sarolangun ini 65 persen itu narkoba, 2/3 dari warga binaan. Tidak ada yang mendapatkan remisi khusus II langsung bebas hari ini, cuman pengurangan masa pidana saja, ada yang satu bulan dan ada yang satu bulan 15 hari.

    Ibnu Faizal menambahkan selain bentuk apresiasi, pemberian remisi khusus ini juga sebagai bentuk dorongan agar proses reintegrasi sosial dapat berlangsung secara optimal. Kepada seluruh petugas lapas agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari keterlibatan dalam peredaran narkoba ataupun tindak pidana lai, segala bentuk penyimpangan tidak dapat di toleransi.

    ” Kepada seluruh warga binaan agar terus aktif dalam mengikuti program kegiatan pembinaan,” katanya.

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal bersama Kepala KPLP Muslihul Hayat Harahap, dan Kasi Binadik Jonerwan
    Poto bersama

    Terakhir, Kalapas Sarolangun yang bijaksana inipun mengucapkan selamat kepada narapidana dan anak binaan yang mendapatkan remisi khusus dan pengurangan masa pidana khusus dalam momentum hari natal tahun 2025 ini.

    Pembinaan akan berhasil kalau terjadi reintegrasi dan berkesinambungan antara petugas, warga binaan dan masyarakat, dan ia mengharapkan semoga dapat terwujud pembinaan yang lebih baik di Lapas Sarolangun untuk menuju Indonesia emas.

    ” Semoga dapat merubah prilaku semakin baik dan menyiapkan diri sebaik mungkin untuk kembali lagi ke tengah masyarakat. Selamat merayakan natal tahun 2025 dan selamat menyambut tahun baru 2026,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Apel Siaga Malam Perayaan Natal Tahun 2025 

    Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Apel Siaga Malam Perayaan Natal Tahun 2025 

    Bupati Sarolangun Hurmin saat memimpin apel siaga malam perayaan natal tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin memimpin langsung kegiatan apel siaga malam perayaan Natal Tahun 2205, Rabu (24/12/2025) di Halaman Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

    Hal itu dalam rangka meningkatkan sinergitas bersama seluruh stakeholder dalam melaksanakan pengamanan pada malam natal serta mengantisipasi terjadinya hal-hal yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Asisten III Sarolangun Hazrian, SE, M.Si, Kabag OPS AKP Angga Luvyanto, Kasat Intelkam Polres Sarolangun AKP Tarjono, SH, MH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Jajaran PJU Polres Sarolangun, OPD terkait, serta personil gabungan terdiri dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub, dan Dinkes.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin menegaskan bahwa apel siaga ini bukan hanya rutinitas keamanan semata, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan perayaan natal bagi seluruh umat Kristiani dan masyarakat luas.

    ” Natal merupakan momen Suci yang mengajarkan kita tentang kasih sayang perdamaian dan solidaritas antar umat beragama di Kabupaten Sarolangun yang kaya akan keberagaman budaya dan agama perayaan natal tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

    Forkompinda Kabupaten Sarolangun yang hadir
    Personil gabungan dalam kegiatan apel siaga

    Disebutkan Hurmin, bahwa kesiap-siagaan adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi risiko selama masa perayaan natal. Oleh karena itu, melalui apel siaga ini, ia mengajak seluruh stakeholder untuk meningkatkan koordinasi antar instansi, perkuat pengawasan wilayah dan pastikan pelayanan publik tetap optimal

    ” Saya mengajak kepada aparatur sipil negara Kabupaten Sarolangun dan seluruh stakeholder terkait untuk bekerjasama dengan penuh dedikasi sehingga perayaan natal tahun 2025 di Kabupaten Sarolangun berjalan aman dan lancar,” katanya.

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas apel siaga atas kewaspadaan dan pengabdian kalian, nantinya akan membuat kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarolangun akan semakin kondusif serta memastikan setiap sudut Kabupaten Sarolangun tetap aman dan terkendali agar perayaan natal berjalan lancar bagi semua warga yang menjalaninya.

    ” Mari kita tunjukkan bahwa kabupaten Sarolangun adalah contoh nyata toleransi umat beragama di provinsi Jambi,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • DP3A Sarolangun Gelar Kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan 

    DP3A Sarolangun Gelar Kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan 

    Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, Kabid Perlindungan Perempuan Farida, Kapolsek Bathin VIII Iptu Erik Kurniawan, Kasubsi Intelijen Kejari Sarolangun Hanna Fitrianti

    KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Penguatan Jejaring anta lembaga Penyedia layanan perlindungan Perempuan yang menjadi kewenangan Kabupaten/Kota Tahun 2025, Rabu (24/12/2025) di Ruang Aula Kantor Camat Bathin VIII.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, S.IP, Kapolsek Bathin VIII Iptu Erik Kurniawan, SH, MH, Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Sarolangun Hanna Fitrianti, SH, M.Kn, Kabid Perlindungan Perempuan Dr Farida, M.Pd, para Narasumber, tokoh masyarakat dan lembaga Penyedia layanan perlindungan Perempuan.

    Para peserta kegiatan

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi antar lembaga untuk saling tukar pengalaman, saran dan masukan guna perbaikan dan pengembangan program kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di masa mendatang.

    ” Kita sadari bahwa memang tanpa ada koordinasi dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan, program kegiatan yang dilaksanakan tidak akan berjalan baik, maka saya berharap kita membuka saluran komunikasi baik antara Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan tetapi juga koordinasi dengan masyarakat,” katanya.

    Dikatakan Yudis Kenromora, bahwa permasalahan perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sangat komplek dan bersifat lintas bidang, maka dari itu penanganan permasalahan tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh DP3A Sarolangun semata.

    Hal itu butuh dukungan dan kerjasama antar seluruh pemangku kepentingan, baik dari pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga sampai ke Desa, agar kondisi tersebut dapat ditangani secara baik dan menyeluruh.

    ” Hingga saat ini kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, TPPO masih tinggi, masih adanya kesenjangan partisipasi pembangunan antara perempuan dan laki-laki, terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap layanan kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

    Selain itu, masih kurangnya keterlibatan perempuan dalam kegiatan publik yang lebih luas yang tentunya harus bisa diselesaikan serta masih adanya hukum dan Perundang-undangan yang masih bias gender, diskirminatif terhadap perempuan, menjadi tantangan tersendiri yang harus diatasi bersama.

    Kabid Perlindungan Perempuan Farida dan para narasumber menyampaikan materi penguatan jejaring antar lembaga penyedia layanan perlindungan Perempuan 

    Terkait dengan perempuan dan anak serta TPPO, Yudis Kenromora juga menyebutkan bahwa tidak dipungkiri Sumber Daya Manusia ditentukan oleh kualitas perempuan dan tumbuh kembangnya anak, bagaimana mereka disiapkan, dibentuk, dilindungi dan dijamin Pemenuhan hak-haknya.

    ” Maka penyiapan pemenuhan hak perempuan dan anak, merupakan hal yang sangat penting untuk menjadi manusia masa depan yang diharapkan. Hal ini harus didukung dengan payung hukum, salah satunya UU nomor 35 Tahun 2014,” katanya.

    Di Kabupaten Sarolangun, DP3A Sarolangun terus melakukan berbagai kegiatan melalui sosialisasi, edukasi dan advokasi terutama menyangkut pemenuhan hak perempuan, kekerasan dalam rumah tangga dan pemenuhan hak-hak anak.

    ” Dalam pemenuhan hak-hak perempuan dan anak kami mengharapkan dukungan dari semua pihak dan rencana kedepan, kami akan mempersiapkan penertiban peraturan daerah tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pencegahan TPPO,” katanya.

    Sementara untuk kasus-kasus yang telah terjadi di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2025 ini dari bulan Januari s.d Desember 2025 adanya sebanyak 68 kasus, dengan rincian : kasus kekerasan anak sebanyak 41 kasus dan kekerasan perempuan sebanyak 27 kasus.

    Maka dari itu, diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama makin meningkatnya koordinasi dan sinkronisasi antara Kabupaten dan Kecamatan dalam penyelenggaran pemberdayaan kegiatan-kegiatan perempuan dan perlindungan anak.

    ” Mari kita berkomitmen untuk pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Sarolangun, serta peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak dalam berbagai bidang baik pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum dan pengambilan keputusan,” katanya.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, para Narasumber dari kepolisian Polres Sarolangun dan Kejari Sarolangun serta Pemerintah Kecamatan Bathin VIII menyampaikan materi yang diikuti segenap lintas sektoral antar lembaga penyedia layanan perlindungan Perempuan dan diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • DP3A Sarolangun Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

    DP3A Sarolangun Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

    Fokus Pada Penguatan Manajemen Pelaporan dan Pencatatan Kasus

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Kadis DP3A Yudis Kenromora, Kadis Dikbud Arsyad dan para Narasumber

    KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender (KG) dan Perlindungan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota yang difokuskan dalam pelatihan penguatan manajemen pelaporan dan pencatatan kasus.

    Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Rabu (24/12/2025) di ruang Aula Disdikbud Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Kadis Dikbud Sarolangun Drs H Arsyad, SH, M.Pd.I, Nara sumber Universitas Bungo Nirmala Sari, SH, MH, dan Muhammad Salman, SE, Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, M.Ps.I, Jajaran DP3A Sarolangun, Para peserta terdiri dari PATBM, Guru Ngaji, Wakil Kesiswaan dan Guru BK serta tamu undangan lainnya.

    Pada kesempatan tersebut, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan. Bahwa Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender (KG) dan Perlindungan Anak Kewenangan mencakup ringkasan kegiatan, capaian, kendala dan rencana tindak lanjut dari program yang berfokus pada pengembangan gender (PUG) dan perlindungan Anak (PPA), seperti advokasi regulasi daerah pendampingan korban, peningkatan kesadaran public (Penyuluh) koordinasi lintas sectoral OPD lainnya.

    Peserta kegiatan

    ” Kegiatan ini mengacu kepada UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2011 tentang kebijakan partisipasi anak,” katanya.

    Yudis Kenromora menambahkan bahwa pentingnya kesetaraan gender dan perlindungan anak sebagai hak azasi manusia dan isu strategis pembangunan nasional daerah serta peran dinas terkait. Maka kegiatan advokasi ini tentunya memiliki tujuan untuk melakukan pelaksanaan kegiatan, pencapaian dan evaluasi program, tujuan utama.

    ” Tujuan utamanya diantaranya Advokasi kebijakan, Pendampingan dan pelayanan, Penguatan kelembagaan dan kerja sama dengan seluruh stakeholder dan peningkatan kesadaran publik,” katanya.

    Ia juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Sarolangun cukup lumayan tinggi, sampai saat ini sampai 65 kasus.

    ” Dimana Kabupaten Sarolangun tertinggi ketiga di Provinsi Jambi. Tahun 2024 ada sebanyak 83 kasus, dan anak-anak generasi Gen-Z penuh tantangan,” katanya.

    Poto bersama stop kekerasan anak
    Poto bersama

    Sementara itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dalam sambutannya kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan secara bersama-sama antara lembaga pemerintahan dan masyarakat, dimana tantangan kesetaraan gender dan perlindungan anak masih menjadi isu strategis di berbagai daerah.

    ” Kita memahami bahwa perempuan dan anak masih sering jadi kelompok yang rentan diskriminasi, kekerasan dan ketidak Adilan, maka kegiatan ini sangat penting dalam membangun pemahaman bersama serta memperkuat lintas sektoral untuk menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada mereka,” katanya.

    Muhammad Arief mengharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas pihak-pihak terkait, stake holder dalam mewujudkan kesetaraan gender yang adil dan layak anak.

    Dimana mual hari ini dengan memulai langkah kecil, namun sangat kuat dalam manajemen pelaporan kasus dan pencatatan kasus. Ia percaya dengan komitmen bersama nantinya akan dapat menciptakan lingkungan yang adil, aman dan nyaman bagi keluarga dan masyarakat.

    ” Mari kita jadikan Kabupaten Sarolangun sebagai daerah yang bukan hanya maju secara ekonomi tetapi juga yang nyaman bagi anak dan kesetaraan gender,” katanya.

    ” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan untuk mewujudkan kesetaraan gender (KG) dan Perlindungan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota dalam pelatihan penguatan manajemen pelaporan dan pencatatan kasus dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.

    Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini bersama para Nara sumber
    Nara sumber Ibu Nirmala saat menyampaikan materi

    Dalam kegiatan tersebut, para narasumber juga melakukan pemaparan materi yang diikuti para peserta dengan antusias serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas, Dishub Sarolangun Siagakan Mobil Derek Saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas, Dishub Sarolangun Siagakan Mobil Derek Saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Mobil derek Dishub Sarolangun saat membawa kendaraan yang mogok

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka kelancaran dan kenyamanan para pengendara pada arus mudik dan arus balik selama Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sarolangun menyiagakan mobil towing atau yang disebut mobil derek.

    Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, saat diwawancarai mengatakan bahwa dalam membantu kegiatan pengamanan dan pelayanan nataru, selain menurunkan puluhan personil juga menyiagakan mobil derek atau towing sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus lalu lintas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    ” Kita dishub Sarolangun bergabung di pos pengamanan dan pos pelayanan itu, memantau pergerakan arus mudik dan arus balik lalu lintas. Kalau ada kendala atau hal-hal lain kita siap,” katanya, didampingi Plt Kabid Sarpras Iskandar Faturahman, A.Md, S. IP.

    Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP
    Mobil derek membawa kendaraan 

    Mobil derek ini lanjut Supriyanto, tentunya akan membantu penanganan kendaraan yang mengalami mogok atau terlibat insiden di jalan raya, serta untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar yang dapat menghambat kelancaran lalu lintas selama masa libur Nataru.

    ” Kita siapkan towing untuk mengantisipasi kalau ada kendaraan yang mogok, parkir liar ataupun kerusakan dari pada kendaraan di jalan,” katanya.

    Supriyanto menambahkan layanan ini merupakan bagian dari operasi terpadu yang melibatkan personel Dishub yang bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya. Hal itu bertujuan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama libur Nataru berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat.

    ” Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh pemerintah,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Bupati Sarolangun Hurmin Hadiri Milangkala Ka-2 PPJ Kabupaten Sarolangun Tahun 2025

    Bupati Sarolangun Hurmin Hadiri Milangkala Ka-2 PPJ Kabupaten Sarolangun Tahun 2025

    Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua PPJ Provinsi Jambi Dedi Wadirman, anggota DPRD Sarolangun Nurdin, dan para paguyuban Sunda 

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang dalam bahasa Sunda disebut Milangkala yang ke-2 Persatuan Pasundan Jambi (PPJ)  Tahun 2025, Selasa (23/12/2025) di Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut.

    Kegiatan tersebut dihadiri Pembina PPJ Provinsi Jambi Ibu Hj Ratu Munawarah, Ketua PPJ Provinsi Jambi H Dedi Wadirman, Jajaran Forkompinda Sarolangun, Anggota DPRD Sarolangun Nurdin, SE, Ketua PPJ Kab. Sarolangun Erry Harry Wibawa, S.Hut, M.Sc, M.Eng, Kepala DPAD Sarolangun H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM, Ketua Persatuan Paguyuban Jawa, tokoh masyarakat Sarolangun, para pengurus serta masyarakat Sarolangun yang berasal dari Sunda.

    Bupati Sarolangun Hurmin menerima penghargaan sebagai Ketua Dewan Pembina PPJ Kabupaten Sarolangun
    Bupati Sarolangun Hurmin

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin disematkan Penghargaan menjadi Ketua Dewan Pembina Persatuan Pasundan Jambi Kabupaten Sarolangun.

    ” Tentunya hal ini menjadi amanah dan tanggung jawab saya pribadi dan sebagai kepala daerah, untuk terus menjadi pelindung dan pengayom bagi semua kalangan, semua etnis, suku, budaya dan agama, khususnya warga Sunda Dalam Wilayah Sarolangun,” kata Bupati Sarolangun Hurmin.

    Hurmin juga menyebutkan tentunya dengan momentum peringatan hari jadi Persatuan Pasundan Jambi Kabupaten Sarolangun menjadi momentum untuk meningkatkan sinergitas dan merawat Silaturrahmi serta kebersamaan dalam berjuang memajukan daerah Kabupaten Sarolangun.

    Ketua PPJ Kabupaten Sarolangun Erry Harry Wibawa
    Ketua Dewan Pembina PPJ Provinsi Jambi Ratu Munawwaroh

    ” Saya juga memohon doa dan dukungan agar kita bersama sama bahu membahu dan bergandeng tangan mewujudkan cita-cita Sarolangun maju. Dan saya doakan juga agar paguyuban ini terus maju dan berkembang serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah,” katanya.

    Hurmin juga berpesan agar, paguyuban ini menjadi perekat persaudaraan persatuan dan kesatuan, bhineka tunggal ika. Biarpun  berbeda namun tetap satu dan bersatu untuk bangsa dan Negara khususnya di wilayah Kabupaten Sarolangun.

    ” Terima kasih atas kesempatan dan waktunya hari ini semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah swt Tuhan yang maha kuasa,” katanya.

    Pemotongan Nasi tumpeng hari jadi PPJ Kabupaten Sarolangun yang ke-2

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin, Pembina PPJ Provinsi Jambi Ibu Hj Ratu Munawarah, Ketua PPJ Provinsi Jambi H Dedi Wadirman, Ketua PPJ Kabupaten Sarolangun Erry Harry Wibawa melakukan pemotongan nasi tumpeng hari jadi Persatuan Pasundan Jambi Kabupaten Sarolangun yang ke-2 serta diakhiri dengan pemberian santunan dan pagelaran seni budaya Sunda dan jajanan kuliner khas Sunda.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Selama Nataru Angkutan Batubara Di Stop Sementara Hingga 04 Januari 2025, Ini Kata Kadishub Sarolangun 

    Selama Nataru Angkutan Batubara Di Stop Sementara Hingga 04 Januari 2025, Ini Kata Kadishub Sarolangun 

    Truk Angkutan Batubara saat melintas di kota Sarolangun sebelum perayaan natal dan tahun baru 2026

    KABAR SAROLANGUN – Selama perayaaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, truk angkutan batubara dilarang melintas alias di stop sementara dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta kelancaran arus lalu lintas.

    Hal itu dikatakan Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP, kepada media online driv.penajambi.co/, Selasa (23/12/2025) di ruang kerjanya.

    Kata aktivitas angkutan batubara di hentikan sementara ini juga mengacu terhadap Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2025 yang telah dikeluarkan Gubernur Jambi Al Haris.

    " Untuk Hauling batubara, Kita stop sementara mulai tanggal 19 Desember 2025 sampai 04 Januari 2026, spanduk kita pasang di empat titik," katanya.

    Kata Supriyanto, Surat Edaran yang ditandatangani pada 16 Desember 2025 itu, berisi tentang pembatasan operasional angkutan barang dan pengendalian lalu lintas pada masa angkutan Natal dan tahun baru di Jambi.

    Dalam Surat Edaran tersebut juga menyebutkan bahwa angkutan batu bara dilarang beroperasional selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

    ” Hal ini dilakukan, untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas khususnya di Kabupaten Sarolangun, umumnya di Provinsi Jambi,” katanya.

    Selain itu, untuk kedepannya setelah aktivitas truk angkutan batubara kembali diperbolehkan. Kata Supriyanto, sesuai dengan surat edaran Bupati mengenai jam Hauling batubara, jam operasional batubara keluar mulut tambang jam 20.00 Wib dan boleh melintas di kota Sarolangun jam 21.00 Wib.

    ” Sementara mereka harus berada di kantong parkir,” katanya.

    Maka dari itu, kedepan iapun menghimbau Kepada transportir untuk tidak memarkirkan truk batubara di bahu jalan, dan perusahaan harus menyediakan kantong parkir sebelum mereka keluar sehingga tidak menggangu arus lalu lintas

    ” Maka kita sering razia, kita tindak bagi yang melanggar seperti parkir di depan BWP, di dekat jembatan desa ladang panjang,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • FKUB Sarolangun Gelar Sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun, Wabup Gerry Trisatwika : Mari Jaga Kerukunan Umat Beragama 

    FKUB Sarolangun Gelar Sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun, Wabup Gerry Trisatwika : Mari Jaga Kerukunan Umat Beragama 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, Anggota FKUB provinsi Jambi Asmawi, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, Kasubbid Intelijen Kejari Hana Fitri

    KABAR SAROLANGUN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, Selasa (23/12/2025) di ruang Aula Resto Wong Solo, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE dengan tema merawat masyarakat dengan ramah dan harmoni menuju Sarolangun Maju.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, M.Pd.I, Anggota FKUB Provinsi Jambi Drs H Asmawi, Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Sarolangun Hana Fitri, SH, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Sekretaris FKUB Sarolangun Afrizal, S.Pd.I, MH, Para Kepala KUA Kecamatan, para tokoh lintas agama se-Kabupaten Sarolangun, para guru ngaji dan pegawai syarak, serta tamu undangan lainnya.

    Peserta kegiatan sosialisasi

    Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin mengatakan kegiatan Gerakan rumah ibadah rukun merupakan kegiatan inisiatif yang dicanangkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia untuk memelihara dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, dengan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat aktivitas yang damai, toleran, dan inklusif.

    ” Hari ini penting, FKUB itu rumah besar, kumpul tokoh lintas agama, pawang-pawang agama itu ada di FKUB. Dalam rangka menyambut hari besar Islam, hari natal dan tahun baru, agar jangan sampai ada satu warga kita pun dalam agamanya merasa terganggu,” katanya.

    KH Rois Amin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi hidup yang damai, tenteram, dan saling menghormati di tengah kemajemukan kehidupan beragama di Indonesia.

    ” Kami himbau kepada masyarakat lewat tokoh lintas agama itu, agar para jamaahnya melaksanakan ibadah dengan tenang. Jika ada riak-riak dan merasa terganggu, bisa segera di koordinasikan dengan FKUB,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat diwawancarai

    Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa kegiatan ini tentunya dalam meningkatkan sinergitas dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya pada Peringatan Hari Besar Keagamaan, seperti yang akan datang dalam momentum Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.

    ” Kita berkumpul dan mengadakan rapat koordinasi dengan FKUB juga dihadiri FKUB provinsi Jambi. Hari ini menjelang libur Nataru harus tetap siaga menjaga kerukunan antar umat beragama, terutama di rumah-rumah ibadah. Maka dari itu mari jaga kerukunan umat beragama,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga bilang bahwa dengan dihadiri seluruh tokoh lintas agama, dalam kegiatan sosialisasi tentunya diharapkan agar menyerap ilmu dan wawasan dari para Nara sumber, yang kemudian nantinya diimplementasikan serta disampaikan pesan-pesan kerukunan umat beragama kepada masyarakat secara luas, khususnya kepada para jamaah dari keagamaan masing-masing.

    ” Kita sama-sama jaga kerukunan antar umat beragama, jaga silaturrahmi dan jaga ketertiban. FKUB berkomitmen untuk menjaga ketertiban masyarakat dan kerukunan umat beragama yang melaksanakan ibadah,” katanya.

    ” Mudah-mudahan harus ada percontohan yang nyata di masyarakat Sarolangun kegiatan kerukunan umat beragama bersama FKUB ini. Apabila ada pelanggaran, tentu akan ada penegakan hukum sesuai aturan berlaku dan kita kedepankan musyarawah dalam menjaga kerukunan itu sendiri,” kata dia menambahkan.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, para narasumber menyampaikan materi yang diikuti para peserta dengan antusias serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Dishub Sarolangun Turunkan 30 Personil Bantu Pos PAM dan Pos Yan Dalam Operasi Lilin Tahun 2025

    Dishub Sarolangun Turunkan 30 Personil Bantu Pos PAM dan Pos Yan Dalam Operasi Lilin Tahun 2025

    Personil Dishub bersama TNI, Polri dalam kegiatan pelayanan di Pos Pelayanan Kecamatan Sarolangun dalam operasi Lilin tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka mendukung kelancaran dalam kegiatan operasi lilin tahun 2025 dalam pengamanan dan pelayanan hari Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun menurunkan puluhan personil bergabung dengan personil gabungan di beberapa titik Pos Komando Taktis (Poskotis).

    Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP mengatakan ada sebanyak 30 personil diturunkan ke beberapa titik Pos pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) dalam operasi Lilin bersama aparat kepolisian Polres Sarolangun.

    ” Alhamdulillah kita seperti biasa bergabung dengan polres, Dinkes, TNI, damkar, pol PP, dalam pos PAM dan pos yan pada operasi Lilin tahun 2025,” katanya, Senin (22/12/2025) didampingi Sekretaris Dishub Sarolangun Ujang Junaidi, SE.

    Kata Supriyanto, kegiatan Operasi Lilin 2025 yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 desember 2005 sampai 2 Januari 2026 menyiapkan 3 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan di Kabupaten Sarolangun.

    Kadis Dishub Sarolangun Supriyanto, S.IP

    ” Di Kecamatan Sarolangun satu pos pelayanan dan tiga titik Pos pengamanan yakni Kecamatan Singkut, Kecamatan Pauh dan Kecamatan Mandiangin. Kita tempat personil ke pos PAM dan pos yan ini untuk membantu dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru, kita turunkan sekitar 30 personil,” katanya.

    Dalam rangka pelayanan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 ini Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan terhadap permasalahan, baik di bidang Kamseltibcarlantas maupun bidang lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan kelancaran perayaan Nataru mendatang.

    Sebelumnya, kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin tahun 2025 tingkat Kabupaten Sarolangun dalam rangka mewujudkan Sitkamtibmas dan Kamseltibcarlantas serta menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dilaksanakan Jumat (19/12/2025) di Halaman Mapolres Sarolangun.

    Dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun Hurmin memberikan penghargaan kepada 4 Pejabat Polres Sarolangun, diantaranya Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.IK, MH, Kabag OPS AKP Angga Luvyanto.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH diwakili Bpk Susilo, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Jajaran PJU Polres Sarolangun, Para kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Sarolangun, Para ormas dan OKP, Peserta apel terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan PMI.

    Penulis : A.R Wahid Harahap