Author: gaskan

  • PC PMII Sarolangun Demo Kantor Kejari, Tuntut Usut Tuntas Temuan BPK 9,8 Miliar Tahun 2019 Belum Dikembalikan Pihak Rekanan

    PC PMII Sarolangun Demo Kantor Kejari, Tuntut Usut Tuntas Temuan BPK 9,8 Miliar Tahun 2019 Belum Dikembalikan Pihak Rekanan

    Mahasiswa dari PC PMII Sarolangun saat melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Kejari Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Belasan mahasiswa yang mengatasnamakan PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Sarolangun melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Kejaksaan Negeri Sarolangun, Rabu (14/01/2026).

    Mahasiswa menuntut agar Kejaksaan Negeri Sarolangun selaku Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan nilai Rp 9,8 Miliar atas pelaksanaan proyek pembangunan tahun 2019 lalu, yang hingga saat ini belum sepenuhnya dikembalikan oleh pihak rekanan atau kontraktor.

    Ketua PC PMII Sarolangun M Subra, mengatakan bahwa temuan BPK tahun 2019 dengan nilai Rp 9,8 miliar itu baru dikembalikan oleh pihak kontraktor yang diduga berinisial T baru sebanyak Rp 4,3 miliar dengan dua kali angsuran.

    ” Temuan 9,8 miliar baru dibalikkan 2022 itu 2,6 miliar dan tahun 2025 itu dibalikkan 1,7 miliar dan belum dikembalikan 5 miliar lebih belum dikembalikan, kami minta ini di usut tuntas,” katanya.

    Ketua PC PMII Sarolangun M Subra

    Tak hanya itu, kata Subra, Pada tahun anggaran 2024 terhadap kegiatan proyek juga menjadi temuan BPK di tahun 2025 dengan besaran temuan BPK lebih kurang Rp 3 miliar dari 12 pekerjaan proyek.

    ” Kembali temuan anggaran 2024 juga melibatkan inisial T ini, maka kami pertanyakan, APH dari Kejari untuk mengusut ini. Penegasan kami minta aph atau Pemda blacklist perusahaan atau kontraktor yang belum melunasi atau mengembalikan temuan BPK,” katanya.

    ” Tahun 2024 dan 2025 sudah terjadi lagi ada temuan BPK dengan kontraktor yang sama. Kenapa masih bisa dapat proyek padahal sudah temuan BPK, dimana ketegasan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, ini kami tanyakan,” kata dia menambahkan.

    Dalam aksi UNRAS tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan, TNI, Polri, Satpol PP dan stakeholder terkait, yang dihadiri langsung Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Kabag OPS Polres Sarolangun AKP Angga Luvyanto, Kasi Intel Kejari Sarolangun Rikson Lothar Siagian, SH, MH, Kasat Intelkam AKP Tarjono, SH, MH, Kabid Kesbang Sarolangun Khairul Amin, Posbinda Provinsi Jambi.

    Menanggapi tuntutan mahasiswa, Kasi Intel Kejari Sarolangun Rikson Lothar Siagian menyampaikan tuntutan mahasiswa dari PC PMII Sarolangun ini.

    Kasi Intel Kejari Sarolangun Rikson Lothar Siagian saat menyambut aksi demonstrasi mahasiswa

    Untuk masalah siapa yang pemenang tender terhadap pekerjaan proyek tentu itu kewenangan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    ” Yang diutamakan memang pengembalian kerugian negara yang tentunya itu menjadi tujuan dari penegakan hukum yang melibatkan keuangan negara contoh korupsi, dimana pengembalian kerugian negara,” katanya.

    ” Kita masih terus berproses, tahun 2026 ini kita lebih lari lagi supaya terhadap kerugian negara yang sudah 7 tahun untuk segera dikembalikan ke khas daerah untuk digunakan kembali sebagai sumber pembangunan di Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis 

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis 

    Baru 6 SPPG Yang Sudah Beroperasi Di Sarolangun 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat memimpin Rakor Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE memimpin langsung kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Sarolangun tahun 2026, Rabu (14/01/2026) di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun.

    Rakor tersebut turut dihadiri Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, S.STP, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Korwil BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Sarolangun Efrianto, M.Pd, Kadiskanak Sarolangun Setiadi, S.Pt, Sekretaris Dinkes Sarolangun Mustang AP, S.KM, M.Kes, Jajaran OPD terkait, Para korwil BGN Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun serta sejumlah pihak lainnya.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu semua yang termasuk dalam Satgas percepatan MBG Kabupaten Sarolangun dalam kegiatan rakor ini yang tentunya untuk memaksimalkan tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sarolangun.

    ” Tentu dalam hal ini yang motor penggeraknya adalah BGN di Kabupaten Sarolangun dan juga tentu ini butuh Sinergi yang kita harapkan bisa mendukung percepatan dan juga kelancaran operasional MBG kedepannya di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Dari banyak beberapa hal yang tentu sudah dilaksanakan sampai hari ini, lanjut Wabup bahwa di Kabupaten Sarolangun sudah di launchingnya beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Sarolangun.

    Tentunya masih ada titik-titik SPPG yang saat ini dalam proses persiapan untuk segera bisa dioperasikan.

    ” Tentu hari ini kita dalam rangka menyatukan langkah kita bersama dengan baik, mulai dari seluruh OPD terkait seperti dinas pendidikan, dinas ketahanan pangan, dinas kesehatan, dinas sosial, dan OPD lainnya ini butuh banyak kombinasi yang luar biasa,” katanya.

    Ia juga meminta agar data penerima manfaat dari program MBG ini terus dilakukan update data baik dari pihak sekolah maupun dari dinas sosial. Termasuk apakah penghuni sekolah termasuk guru dan penjaga sekolah itu tu segala macam itu sebenarnya termasuk dalam penerima MBG atau tidak melalui regulasi-regulasi yang sudah ada yang sudah dibentuk oleh BGN

    ” Saya minta agar kembali di cek apakah memang sudah cukup penerima Manfaat MBG di Kabupaten Sarolangun melalui data-data dari dinas terkait dan itu juga nanti mudah-mudahan dengan kita mencukupi jumlah titiknya dan juga tentu dengan progres yang sesuai juga cepat berdiri semua penerima manfaat di Kabupaten Sarolangun ini bisa terlayani,” katanya.

    Di tahun 2026 ini, Gerry Trisatwika juga meminta semua pihak untuk segera menyusun langkah cepat untuk mempercepat program MBG ini di Kabupaten Sarolangun ini. Melalui forum ini, tentu diharapkan agar dapat saling bertukar informasi dengan seluruh jajaran stakeholder dan pihak-pihak terkait.

    ” Karena kawan-kawan MBG ini sudah dijelaskan untuk membentuk satgas, dan ini akan di review oleh Kemendagri. Kami dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun sebenarnya ingin turut membantu kelancaran kesuksesan dari program MBG ini dengan bagaimana caranya pun kita juga ingin program ini cepat terlaksana dan juga berjalan dengan lancar,” katanya.

    ” Jadi kawan-kawan MBG Silahkan berkoordinasi dengan lebih baik lagi dengan dinas-dinas terkait dan juga tentu apapun permasalahannya kita cari solusinya sama-sama itu. Kami harapkan program MBG ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Sarolangun yang sebesar-besarnya,” kata dia menambahkan.

    Kegiatan rakor percepatan program MBG di Kabupaten Sarolangun

    Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari mengatakan bahwa untuk penetapan terbentuknya suatu SPPG harus memenuhi persyaratan diantaranya mendata penerimaan manfaat berapa yang ada di Kabupaten Sarolangun tersebut. Kemudian setelah pemerataan di lakukan untuk lokasi itu maksimal SPPG itu 6 kilo untuk pengaturan dan jarak maksimum 30 menit dengan jumlah penerima manfaat 1 SPPG itu 2500 sampai 3000 orang.

    ” Kemudian persyaratan untuk penerima bantuan pemerintah ini di sini harus berbentuk badan hukum, berbentuk Yayasan, menyiapkan unit sarana prasarana kemudian menuju perwakilan dan melaksanakan program MBG kepada penerima manfaat,” katanya.

    Penerima manfaatnya di sini yaitu seluruh peserta didik mulai dari PAUD sampai SMA, pesantren dan tenaga pendidik untuk saat ini sudah harus diberikan kemudian kita juga memberikan untuk ibu hamil ibu menyusui dan Balita atau yang disebut 3B, dan balita yang belum bersekolah ataupun di sekitar lokasi SPPG.

    Adapun model pengelolaan SPPG ini ada empat tipe yang pertama itu model satu sewa kelola BGN yang mana bangunan ini didirikan oleh BGN langsung dengan aset milik BGN. Kemudian tipe kedua, ada yang bekerja sama dengan institusi seperti Pemda, lembaga institusi lainnya, Tipe ketiga ini yaitu kerjasama dengan pihak ketiga yaitu dengan yayasan, dan yang model keempat itu ada sppg yang terpencil.

    ” SPPG terpencil itu didirikan dengan penerima manfaat dari 1000 kemudian didesain dengan ukuran minimal di 10 x 15 meter dan terdapat di daerah yang aksesnya cukup sulit,” katanya.

    Bentuk makanan berupa makanan siap santap, SPPG yang baru operasional itu harus mengikuti tahapan prosedur yang berlaku seperti misalnya di minggu ke-1 itu SPPG tidak boleh langsung maksimal distribusikan di 3.000 porsi atau 2.500 porsi, tapi harus bertahap per minggunya mulai dari 1.000 porsi lanjut minggu kedua 1.500 porsi sampai di maksimal 3.000 porsi

    ” Hari libur kita tetap memberikan MBG yang mana misalkan di sekolah itu menerima mau menerima dan mau mendistribusikan dari sekolahnya kita tetap mendistribusikan tetapi kalau misalnya di hari libur itu para guru, anak muridnya sudah sepakat tidak mau menerima itu tidak kita berikan seperti itu artinya di stop sementara sampai masuk sekolah,” katanya.

    22 SPPG Di Kabupaten Sarolangun Sedang Proses Persiapan, 6 SPPG Sudah Beroperasi

    Korwil BGN Kabupaten Sarolangun Fitri Permata Sari juga menjelaskan untuk perkembangan MBG di wilayah Kabupaten Sarolangun dari 11 Kecamatan itu ada 22 SPPG yang saat ini sedang dalam proses persiapan dan yang sudah operasional untuk di Kabupaten Sarolangun ini ada sebanyak 6 SPPG yakni di Pelawan ada satu, di Mandiangin di Simpang Kertopati ada satu dan untuk di singkut ada 4 SPPG yang sudah operasional.

    ” Kemudian untuk Kabupaten Sarolangun ada dua SPPG yang sudah siap operasional dan tinggal menunggu untuk operasional menunggu persiapan dan anggarannya cair seperti itu,” katanya.

    Selain itu, ada tiga SPPG yang dibangun yang menggunakan pinjam pakai Pemerintah Kabupaten Sarolangun yakni di Bathin VIII ada satu yakni di rest area kemudian di CNG itu di kantor camat CNG dan kemudian di mandiangin timur itu ada di kantor camat Mandiangin Timur

    ” SPPG terpencil ada 23 titik di masing-masing kecamatan, yang tidak ada itu di Kecamatan Sarolangun dan Kecamatan singkut lainnya ada semua dan insya Allah semua berprogress walaupun belum ada pembangunan sampai saat ini,” katanya.

    Ia juga menegaskan nantinya kalau misalnya di lapangan memang menemukan bahwa harus dibangun di wilayah tersebut lokasi SPPG maka bisa diajukan lagi dan itu bisa bekerja sama dengan Pemda kabupaten Sarolangun.

    Sedangkan untuk total penerima manfaat SPPG Peserta didik dan 3B ada sekitar 102.269 orang dan ini pun belum termasuk tenaga pendidik, karena sekarang sudah masuk tenaga pendidik makanya bakal ada penambahan dari total penerima yang sekarang.

    ” Ada sebanyak 9.225 yang sudah di distribusikan penerima manfaat yang ada di wilayah Kabupaten Sarolangun dari 6 sppg yang aktif. Penerima manfaat 3 B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita) ada sebanyak 869 orang penerima manfaat dari 2 sppg yang sudah aktif,” katanya.

    Penulis : A. R Wahid Harahap

  • Kabupaten Sarolangun Raih Juara 1 Stand Terbaik Kabupaten/Kota Jambi Mantap Fest 2026

    Kabupaten Sarolangun Raih Juara 1 Stand Terbaik Kabupaten/Kota Jambi Mantap Fest 2026

    Plt Kadis Koperasi, UMKM dan Perindag Kabupaten Sarolangun H Juddin saat menerima piagam penghargaan Stan Kabupaten Terbaik dalam ajang Jambi Mantap Festival tahun 2026

    KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE kembali mengukir prestasi di tingkat Provinsi Jambi, kali ini dalam ajang Jambi Mantap Festival 2026 memeriahkan HUT Ke-69 Provinsi Jambi, Kabupaten Sarolangun berhasil meraih prestasi juara 1 Stand Kabupaten/Kota terbaik.

    Penyerahan penghargaan tersebut diterima langsung Plt Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sarolangun H Juddin, S.Ag yang diserahkan oleh Sekda Provinsi Jambi Dr H Sudirman, SH, MH, beberapa waktu yang lalu Di Arena Eks MTQ Provinsi Jambi.

    Poto bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota berprestasi dalam ajang Jambi Mantap Festival 2026

    Plt Kadis Koperasi, UMKM, Perindag Kabupaten Sarolangun H Juddin, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Jambi mantap Festival tahun 2026.

    Tentunya keberhasilan atas prestasi ini tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah, pengrajin, pelaku UMKM, serta komunitas budaya dan seluruh lapisan masyarakat Sarolangun khususnya, umumnya Provinsi Jambi.

    " Alhamdulillah, kami bersyukur atas raihan Juara 1 Stand Terbaik Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Jambi pada Jambi Mantap Fest 2026 dalam rangka HUT ke-69 Provinsi Jambi," katanya, Rabu (14/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/.

    Juddin menambahkan prestasi ini lahir dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam melestarikan budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Stand Kabupaten Sarolangun menampilkan berbagai produk lokal daerah, kerajinan tangan hingga budaya daerah.

    " Semoga kedepan kolaborasi dengan seluruh lapisan terus solid dalam mempromosikan produk-produk lokal daerah terbaik hingga ke kancah nasional maupun internasional," katanya.

    Selain itu, dalam ajang Jambi Mantap Festival tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jambi gelang memberikan kesempatan dan ruang yang besar bagi seluruh Kabupaten/Kota untuk mempromosikan produk unggulan daerahnya masing-masing.

    ” Kita tentu sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jambi yang terus mendorong seluruh daerah untuk menghasilkan karya terbaik daerah, melestarikan budaya dan mendorong peningkatan UMKM untuk semakin maju dan berkembang,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Peresmian Bank 9 Jambi KCP Kecamatan Pauh Berlangsung Sukses, Bupati Sarolangun Hurmin : Kebanggaan Masyarakat, Mitra Strategis Tumbuhkan Ekonomi 

    Peresmian Bank 9 Jambi KCP Kecamatan Pauh Berlangsung Sukses, Bupati Sarolangun Hurmin : Kebanggaan Masyarakat, Mitra Strategis Tumbuhkan Ekonomi 

    Bupati Sarolangun H Hurmin, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Direktur Utama Bank 9 Jambi Khairul Suhairi, Waka I DPRD Cik Marleni dan jajaran saat meresmikan KCP Kecamatan Pauh

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin bersama Direktur Utama Bank 9 Jambi H Khairul Suhairi, SE, MM dan Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya secara resmi telah melakukan Peresmian Bank 9 Jambi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Senin (12/01/2026) di Jalan Lintas Sarolangun-Tembesi, Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh, yang berlangsung dengan sukses.

    Kehadiran Bank 9 Jambi KCP Kecamatan Pauh ini dalam rangka memperluas jaringan kantor dengan membuka layanan bagi masyarakat sehingga pelayanan bisa maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Waka I DPRD Sarolangun Cik Marleni, SE, Anggota DPRD Sarolangun Azhar Pulungan, SE, Komisaris Independen Ansarullah, Jajaran Direktur Bank 9 Jambi, Direktur Bank Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan, SE, Kepala Bank 9 Jambi KCP Pauh Andian Triwaldi beserta jajaran.

    Selain itu hadir juga sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Plt Camat Pauh Aryo L Fajrin, S.IP, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf Husnan Efendi, Kapolsek Pauh AKP Nasirwan, SH, pihak perusahaan serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan karang taruna setempat.

    Bupati Sarolangun Hurmin, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Direktur Utama Bank 9 Jambi Khairul Suhairi, Waka I DPRD Cik Marleni dan jajaran serta tamu undangan 

    Dalam peresmian Bank 9 Jambi KCP Kecamatan Pauh ini ditandai pemotongan pita, penandatangan prasasti KCP Pauh oleh Bupati Sarolangun H Hurmin, Direktur Utama Bank 9 Jambi Khairul Suhairi, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Waka I DPRD Sarolangun Cik Marleni, beserta rombongan.

    Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank 9 Jambi Khairul Suhairi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bupati Sarolangun dan seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Sarolangun yang memberikan support yang luar biasa kepada bank Jambi sehingga hari ini Bank Jambi masih kokoh berdiri dan terus mengembangkan layanan kepada seluruh pelosok Provinsi Jambi.

    ” Kami menyadari kami ada keterbatasan baik sumber daya manusia maupun yang lain-lain sehingga kami tidak mungkin untuk bisa mencapai atau membuka layanan kantor di seluruh pelosok Provinsi Jambi makanya kami berusaha untuk terus memberikan layanan terbaik,” katanya.

    Kata Khairul Suhairi, bahwa dalam rangka juga percepatan akses layanan keuangan daerah yang dicanangkan oleh OJK, pihaknya berusaha untuk memperluas jaringan kantor sehingga nanti masyarakat bisa dilayani dengan baik.Maka, iapun berharap nanti Bank Jambi cabang pembantu Kecamatan Pauh ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam rangka program keuangan berkelanjutan dapat dilaksanakan dengan baik, antara lain mendorong pertumbuhan pembiayaan UMKM, mendorong pelayanan ini benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

    ” Secara akumulasi penyaluran KUR di Bank Jambi mulai dari mungkin sekitar 4 tahun yang lalu itu baru 1,6 triliun, dan di Kabupaten sasarannya sendiri Pak itu baru 113 miliar dengan jumlah debitur itu lebih kurang 800,” katanya.

    Pihaknya juga menyediakan layanan mobil banking Bank 9 Jambi, yang bisa diakses masyarakat untuk ikut serta dalam layanan UMKM digital dengan mengikuti pengisian formulir hingga ketentuan yang tersedia.

    ” Kami harus meningkatkan layanan digital tadi termasuk kami juga nanti ke depan akan meningkatkan peran agen laku pandai Bank 9 Jambi, tidak hanya melakukan setor tarik, pembukaan rekening tapi juga bisa melakukan apply cris jadi nanti pelaku UMKM kalau memang mesin untuk akses ke Bank Jambi terlalu jauh atau belum punya mobil banking, dia bisa datang ke agen laku pandai,” katanya.

    Direktur Utama Bank 9 Jambi Khairul Suhairi

    Selain itu, Kantor Cabang Pembantu Bank 9 Jambi di Kecamatan Pauh ini juga tersedia Cash Recycle Machine (CRM) yang memiliki dua fungsi, dalam melayani masyarakat setor Tarik Tunai sekaligus.

    ” Ini KCP yang pertama dapat CRM di sini, jad Bapak Ibu sekalian jadi bisa langsung setor tunai dengan datang ke ATM 24 Jam. KCP Kecamatan Pauh ini yang ke-34 atau bupati dan mesin ATM ini adalah layanan kita yang ke-138 tapi yang untuk CRM sendiri ini baru yang ke 11 dari cabang-cabang yang ada,” katanya.

    ” Bagi masyarakat yang mungkin akan kalau misalnya transfer atau segala macam itu bisa dilakukan di mobil banking di malam hari tapi ketika kita mau setor kan agak repot kalau di malam hari kalau narik mungkin bisa datang Ke ATM, dan saat ini KCP Pauh ini ada CRM yang bisa setor tengah malam bahkan subuh,” kata dia menambahkan.

    Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya mengatakan bahwa jajaran Bank 9 Jambi tentu dituntut untuk dapat melakukan berbagai macam Inovasi dan kreativitas baik itu secara digitalisasi, bagaimana meningkatkan UMKM.

    Bank 9 Jambi memang diharapkan tidak hanya sebagai bank yang menerima uang terus melempar kredit, tetapi juga sebagai agen pembangunan daerah bagaimana Bank Jambi memberikan kontribusi kepada masyarakat, memajukan mensejahterakan masyarakat dan juga membantu program-program pemerintah daerah.

    Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya

    ” Alhamdulillah kemarin, Ulang Tahun ke-63 Bank 9 Jambi tagline-nya melaju bersama UMKM. Saat ini program Pak Bupati bersama Pak Wabup beserta jajarannya bagaimana kita hadir di sini memberikan layanan dan kontribusi kepada masyarakat untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat,” katanya.

    Ia juga mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya dengan dibukanya KCP Pauh ini dan juga kepada Bank 9 Jambi yang kemarin berulang tahun ke-63 dan mudah-mudahan apa yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun bisa di support dalam mensukseskan program-program pembangunan daerah.

    ” Kita harapkan bank ini dan kami sebagai otoritas Jasa Keuangan tetap akan mengawal, tetap akan mengatur, mengawal menjadi partner terus kemudian menjadi konsultan gratis bank Jambi bagaimana kita bersama-sama bisa meningkatkan perekonomian di daerah,” katanya.

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada segenap manajemen Bank Jambi yang telah menghadirkan satu lagi kantor cabang pembantunya di Kabupaten Sarolangun.

    ” Kehadiran KCP Pauh ini adalah bukti nyata dan komitmen Bank Jambi sebagai bank kebanggaan masyarakat Jambi dalam memberikan layanan produk dan jasa keuangan khususnya di Kecamatan Pauh, dan sekitranya,” katanya.

    Dikatakan Hurmin, bahwa keberadaan Bank 9 Jambi sangat krusial dengan tingginya potensi ekonomi di Wilayah Kabupaten Sarolangun khususnya di Kecamatan Pauh dan sekitarnya dengan ditopang oleh sektor primer seperti pertanian, perkebunan dan pertambangan.

    Bupati Sarolangun H Hurmin

    Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kabupaten Sarolangun termasuk kecamatan pauh cukup kuat berada di kisaran 3,8% hingga 4,2% per tahun, angka ini berada di atas rata-rata pertumbuhan beberapa daerah di provinsi Jambi.

    ” LPE yang stabil ini mendeskripsikan bahwa kegiatan ekonomi lokal terus bergerak positif dan memiliki daya tahan berjalan dengan menunjukkan peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat yang signifikan,” katanya.

    Di sisi lain, kata Hurmin bahwa Rasio intermediasi Keuangan Kabupaten Sarolangun secara keseluruhan juga masih memiliki ruang yang besar untuk ditingkatkan artinya masih banyak potensi terutama di sektor primer seperti Perkebunan karet dan sawit di sekitar Kecamatan Pauh yang belum terjamah oleh pendanaan perbankan formal.

    Maka inilah peluang utama bagi Bank 9 Jambi untuk menyalurkan pembiayaan modal kerja dan investasi bagi seluruh lapisan masyarakat Sarolangun.

    ” Kecamatan Pauh dikenal sebagai lumbung komoditas keunggulan karet dan kelapa sawit yang menjadi sumber mata pencaharian utama yang telah menopang ekonomi, di samping potensi lain seperti komunitas padi dan tanaman hortikultura,” katanya.

    Menurutnya, kehadiran bank Jambi akan sangat vital dalam menyediakan pembiayaan baik modal kerja maupun investasi bagi para petani dan kelompok tani, penyediaan dana untuk pembelian bibit unggul, alat pertanian modern dan pembangunan pabrik pengelolaan berkala kecil akan meningkatkan nilai jual produk dari bahan mentah menjadi produk olahan.

    ” Berbagai potensi ekonomi tersebut, Hurmin berharap bank Jambi dapat berperan lebih aktif sebagai Mitra strategis dalam mempercepat pembangunan ekonomi. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Kantor Bank 9 Jambi KCP Kecamatan Pauh dengan resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.

    Poto bersama usai penandatanganan prasasti Peresmian KCP Kecamatan Pauh
    Peninjauan Kantor Bank 9 Jambi KCP Pauh

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin, Direktur Utama Bank 9 Jambi Khairul Suhairi, Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya, Waka I DPRD Sarolangun Cik Marleni, beserta rombongan melakukan Peninjauan kantor Bank 9 Jambi KCP Kecamatan Pauh, Penyaluran Kredit UMKM secara simbolis dan Penyerahan alat-alat olahraga kepada Karangtaruna.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Lepas Keberangkatan Tim Gubernur Cup Sepakbola Tahun 2026

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Lepas Keberangkatan Tim Gubernur Cup Sepakbola Tahun 2026

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Wakapolres Kompol Aswindo, Sekda Muhammad Arief, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola H Suryadi

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE secara resmi melepas secara langsung keberangkatan tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun tahun 2026 menuju kota Jambi dalam ajang pertandingan sepakbola di tingkat Provinsi Jambi memperebutkan piala Gubernur Jambi, Sabtu (10/01/2026) di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

    Pelepasan tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun tersebut ditandai dengan penyerahan bendera Gubernur Cup dari Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika kepada Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun H Suryadi.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kabid Olahraga Abi Mas’ud, M.Pd, Ketua KONI Sarolangun Arsadt Abdullah, SH, M.Kn, Kabag Prokopim Setda Sarolangun Deni Subhan.

    Selian itu hadir juga Wakil Ketua Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun/Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Waka Askab PSSI Sarolangun Iskandar, Sekjend Askab PSSI Sarolangun Efendi Usman, Jajaran tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun, Couch/Pelatih Sepakbola Yando, Tim medis, serta para atlit sepakbola.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyerahkan bendera kontingen Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun kepada Manager tim

    Dalam laporannya, Bustra Desman mewakili Manager Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun mengucapkan terima kasih atas amanah yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam pembentukan tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.

    ” Tentu kami selaku manajemen tidak terlepas dari kawan-kawan askab PSSI yang selalu monitoring kegiatan-kegiatan kami di lapangan dan alhamdulillah kami selaku manajemen merasa bangga, karena kami ingin tahun 2026 ini dengan pola yang baru yang kami lakukan bisa meraih prestasi,” katanya.

    Bustra Desman menambhakan bahwa dengan upaya yang dilakukan bersama pelatih/Couch dan kawan-kawan untuk melakukan kegiatan seleksi adik-adik yang punya talenta ini berjalan dengan baik.

    Seleksi dilakukan dengan empat zona wilayah dan dipusatkan di KONI Center Sarolangun, sehingga dalam ajang gubernur cup tahun ini telah ada sebanyak 22 orang pemain sepakbola untuk memperkuat tim Kabupaten Sarolangun.

    ” Kami selaku manajemen memberikan pelayanan yang terbaik terhadap adik-adik sepak bola ini. Kami memberikan apresiasi kepada adik-adik ini luar biasa, tidak pernah pantang menyerah mulai terhitung dari tanggal 2 sampai tanggal 8 Januari 2026, adik-adik ini sudah kita karantina semua,” katanya.

    ” Kegiatan adik-adik ini selama masa Training Center, pagi sore malam itu kita gempur dengan fisik. Kami meyakinkan bahwasanya tanpa dorongan dari pihak dinas yang terkait kami mungkin tidak bisa berbuat apa-apa, Mudah-mudahan nantinya akan membuat yang terbaik untuk Kabupaten Sarolangun ini,”katanya.

    Selain itu, dalam ajang Gubernur Cup ini Tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun yang berjumlah sebanyak 45 orang terdiri dari 22 orang pemain, tim pendamping dan tim medis ini nantinya mentargetkan bisa lolos semifinal hingga meraih juara. Maka dari itu, iapun meminta doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Sarolangun.

    ” Untuk di provinsi Jambi nanti Kontingen Kabupaten Sarolangun di bawah pimpinan Bupati Sarolangun Bapak Haji Hurmin, semboyan sepak bola adalah tradisi Sarolangun maju, siap mensukseskan Iven sepakbola Gubernur Cup Provinsi Jambi dan siap menjaga sportivitas,” katanya.

    Poto bersama

    Sementara itu, Kadisparpora Sarolangun Suryadi mengatakan bahwa ajang Gubernur Cup kali ini merupakan yang keenam kalinya diikuti tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun, diharapkan kali ini bisa lolos semifinal atau keluar dari lubang jarum neraka.

    ” Dalam menyeleksi pemain ini, latihannya luar biasa pak. Pelatih atas nama pak yando, dan nanti di Jambi, para kontingen akan menginap di Mess Sarolangun Jambi. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dan mensukseskan terbentuknya tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun tahun 2026 ini,” katanya

    Disamping itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika dalam arahannya mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut mendukung, berpartisipasi dalam pelaksanaan dari saat pemilihan, pelatihan serta seluruh proses yang nanti akan dilalui oleh seluruh Kontingen yang akan berangkat dalam menghadapi Gubernur Cup tahun 2026.

    ” Salah satu diantaranya yang luar biasa adalah dedikasi dari manajer kita Bapak Haji Suryadi ini luar biasa dan juga kami selaku dari pemerintah juga mengucapkan terima kasih atas seluruh support-nya dan juga tentu mudah-mudahan beliau juga mendapatkan berkah yang tidak ternilai dalam menjalankan ibadah umroh nanti ke depan Amin ya robbal alamin,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga mengapresiasi Kadisparpora Sarolangun beserta jajaran yang juga terus terus mendukung pelaksanaan Gubernur Cup ini, dimana sama-sama diketahui dalam kondisi anggaran ini tentu tadi sudah disampaikan memang tidak mudah sehingga harus mandiri dalam melaksanakan kegiatan ini.

    ” Dan tentu juga semua tidak lepas dari support dari seluruh yang ikut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan Gubernur Cup pada tahun 2026 ini dan juga tentu bahwa di sini sepak bola ini khususnya juga Memang olahraga ini memang olahraga yang menjadi olahraga yang menjadi favorit dari masyarakat seluruh Indonesia,” katanya.

    ” Kawan-kawan ini adalah pemain-pemain terbaik, pemain-pemain yang sudah dipilih dari setiap zona dan juga yang sudah dikumpulkan melalui pelatihan yang intensif dan tentu ini harapannya ini bisa membawa harum nama Sarolangun kedepan dalam Kanca sepak bola di provinsi Jambi,” kata dia menambahkan.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan arahan

    Gerry Trisatwika juga meminta kepada seluruh pemain sepak bola Kabupaten Sarolangun untuk dapat membuktikan kemampuan diri dalam mengolah sikulit bundar, menjaga kekompakan, menjaga sportivitas dan mengikuti arahan dari para manager tim Gubernur Cup Sepakbola Kabupaten Sarolangun.

    ” Saya ucapkan juga selamat bertanding dan juga pesan saya yang pertama untuk menjaga kondisifitas pemain dan juga mess yang ada di Jambi tidak diperkenankan merokok selama menginap di mess Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Ia juga meminta kepada seluruh pemain dan seluruh Kontingen tentunya kesiapan itu harus yang menjadi yang nomor utama, persiapan pertama tentu nutrisi, yang kedua tentu latihan, yang ketiga istirahat yang cukup.

    ” Pesan dari pak bupati juga jangan sampai ada pemain-pemain ataupun seluruh kontingen ada yang begadang, karena harus menjaga kondisi yang prima kita bisa menunjukkan kemampuan yang terbaik yang kita miliki,” katanya.

    ” Pemain terbaik duniapun dia harus memberikan dedikasi lebih dari 100 persen, maka maksimalkan nutrisi, latihan dan istirahat yang baik. Mudah-mudahan kedepan, target kita masuk semifinal dan juga bisa meraih juara dapat tercapai,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Pabrik Sawit Mini PT SME Diduga Belum Punya Izin Lingkungan, DPD LSM ARJI Unjuk Rasa Ke Kantor Bupati Sarolangun 

    Pabrik Sawit Mini PT SME Diduga Belum Punya Izin Lingkungan, DPD LSM ARJI Unjuk Rasa Ke Kantor Bupati Sarolangun 

    LSM ARJI Kabupaten Sarolangun saat melakukan unjuk rasa di depan pintu masuk lobi Kantor Bupati Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – DPD Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Amanah Rakyat Jambi (DPP LSM ARJI) melaksanakan kegiatan aksi unjuk rasa (UNRAS) ke Kantor Bupati Sarolangun atas dugaan pendirian Pabrik Kelapa Sawit Mini oleh PT Samudera Mahkota Emas (SME) belum memiliki Izin Lingkungan, yang saat ini pabrik tersebut telah berdiri di Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan.

    Dalam aksi unjuk rasa tersebut yang berlangsung pada Kamis (08/01/2026), Ketua DPD LSM ARJI Kabupaten Sarolangun M Dany Letsoin, SH beserta para anggota melakukan orasi tepat di depan pintu masuk Kantor Bupati Sarolangun.

    Kata Dany, sebagaimana amanat UU No. 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup, Pasal 109, bahwa setiap orang yang melakukan Usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan sebagaimana dimaksud dalam pasal 36 ayat (1) di pidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah).

    BAB XII, tentang pengawasan dan sanksi Administratif, pasal 71 Menteri, Gubernur, atau Bupati/wali kota sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pengawasan terhadap ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan atas ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan dibidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

    ” Mengingat Peraturan Menteri Perindustrian No. 35 Tahun 2010 Tentang kriteria lokasi kawasan industri Jarak terhadap pemukiman yang ideal minimal 2 (Dua) Km dari lokasi kegiatan industri,” katanya.

    Dany Letsoin juga menegaskan dalam aksi unjuk rasa ini, mereka meminta kepada Bupati Sarolangun untuk memanggil pimpinan perusahaan PT. SME terkait pendirian Pabrik Kelapa Sawit yang diduga belum memiliki izin lingkungan.

    Kemudian meminta kepada Bupati Sarolangun memalui dinas terkait menghentikan sementara kegiatan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit PT. SME di Desa Pelawan Jaya

    ” Kami juga meminta kepada Bupati Sarolangun mencabut izin tata ruang PT.SME dan di kaji ulang karena pendirian pabrik kelapa sawit PT SME dekat dengan pemukiman warga, dan meminta kepada Bupati Sarolangun untuk turun bersama APH dan Dinas terkait kelokasi Areal Kebun Sawit Singkut yang terletak di Desa Sungai Kudis yang diduga belum memiliki izin,” katanya.

    Aksi unjuk rasa mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keamanan TNI, Polri dan Satpol PP. Massa yang melakukan orasi di depan pintu masuk Kantor Bupati Sarolangun mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk melakukan Audiensi bersama di Ruang Kerja Asisten I Sarolangun.

    Audiensi antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan OPD terkait bersama DPD LSM ARJI Kabupaten Sarolangun terkait tuntutan pendemo

    Audiensi tersebut dipimpin langsung Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, yang dihadiri Kasat Intelkam Polres Sarolangun AKP Tarjono, SH, MH, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin Muis, SE, MM, Kadis Perkim Sarolangun Drs H Tarmizi, Kabid Perkebunan Dinas TPHP Sarolangun Zamromy, Kabid Perizinan DPMPTSP Sarolangun Abdullah Fikri, S.Pd, Mewakili Dinas PUPR Sarolangun Nur Rohmat, ST, Mewakili Dinas LHD Sarolangun Amin Faisal.

    Asisten I Sarolangun Arief Ampera menegaskan bahwa PT SME sudah membangun pabrik sawit mini, sekarang ini sudah mencapai 90 persen. Mereka sudah mendapatkan persetujuan tata ruang, tetapi yang lain belum di urus seperti izin lingkungan, dan menurutnya bangunan boleh berdiri di situ sesuai dengan tata letak dan fungsinya.

    ” Saya minta dinas LHD buat kajian, apakah layak dan legal atau tidak terkait bangunan yang ada di PT SME ini. Kalau tidak layak, bagaimana tindaklanjutnya sehingga kita supaya ada langkah. Saya tegaskan LH agar buat kajian analisis mengenai dampak lingkungan terkait pendirian bangunan pabrik sawit mini ini,” katanya

    Selain itu, dalam audiensi tersebut pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama DPD LSM ARJI Kabupaten Sarolangun menyepakati bersama, yakni :

    1. Izin pembangunan pabrik sawit mini PT SME tidak dapat dilanjutkan apabila izin lingkungan belum dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD) Kabupaten Sarolangun.

    2. Apabila tidak memenuhi ketentuan sebagaimana tersebut diatas, maka Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan mengeluarkan sanksi. Pada tanggal 19 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas lingkungan Hidup Daerah (LHD) mengeluarkan Surat Paksaan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    3. Untuk perkebunan sawit Singkut di Desa Suka Damai, Kecamatan Limun, akan dilakukan peninjauan oleh tim OPD terkait bersama LSM ARJI pada Minggu Kedua bulan Januari 2026.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Upacara Peringatan HUT Ke-63 Bank Jambi Di Sarolangun Berlangsung Sukses, Wabup Gerry Trisatwika : Bank Jambi Berdampak Positif Tumbuhkan Ekonomi 

    Upacara Peringatan HUT Ke-63 Bank Jambi Di Sarolangun Berlangsung Sukses, Wabup Gerry Trisatwika : Bank Jambi Berdampak Positif Tumbuhkan Ekonomi 

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat memimpin upacara peringatan HUT ke-63 Bank Jambi di Kabupaten Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Bank Jambi Cabang Kabupaten Sarolangun menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-63 Bank Jambi Tahun 2026, Kamis (08/01/2026) di Halaman Kantor Bank 9 Jambi Cabang Kabupaten Sarolangun.

    Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE bertindak sebagai Inspektur upacara yang berjalan dengan lancar.

    Hadir langsung Direktur Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan, SE, Kapolsek Sarolangun Iptu Roza, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Kepala BPKAD Sarolangun H Kasiyadi, S.IP, ME, Dansub Denpom Lettu Cpm Dany Arianto, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari, SE, ME, Kabag Prokopim Setda Sarolangun Deni Subhan, Lurah Pasar Sarolangun Junaidi, M.Pd serta seluruh Jajaran Pegawai dan staf Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun.

    Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa tentu seluruh lapisan masyarakat harus bersyukur atas usia bank Jambi yang menginjak 63 tahun ini masih berdiri kokoh, tetap eksis dalam memberikan layanan produk jasa perbankan kepada masyarakat di tengah persaingan perbankan yang semakin tajam khususnya di Kabupaten Sarolangun.

    ” Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran pemegang saham, dewan komisaris dan seluruh jajaran direksi yang telah memberikan perhatian besar kepada Bank Jambi sehingga kinerja bank Jambi bisa lebih baik seperti yang kita saksikan pada hari ini,” katanya.

    ” Ucapan terima kasih juga kita sampaikan kepada para pimpinan staff dan seluruh karyawan dan karyawati Bank Jambi yang telah bekerja keras mengerahkan tenaga dan pikiran menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tulus beserta dukungan dan dorongan keluarga besar bank Jambi sehingga Bank Jambi tetap mempertahankan predikat bank yang sehat,” kata dia menambahkan.

    Direktur Bank Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan dan jajaran Forkopimda yang hadir

    Gerry Trisatwika juga menyebutkan dari beberapa keberhasilan yang sudah diperoleh oleh bank Jambi, tentu perlu mengingatkan kembali kepada semua jajaran pegawai bank Jambi agar jangan mudah terlena dan juga mudah berpuas hati atas capaian-capaian yang sudah di peroleh.

    Akan tetapi, harus bekerja lebih baik kedepannya dalam menghadapi tantangan global, tantangan digitalisasi yang terus menuntut semua pihak untuk selalu berubah, berinovasi dan juga bekerja keras, dan profesionalisme dalam rangka mendukung keberhasilan Bank Jambi dalam melaksanakan pembangunan yang ada di Kabupaten Sarolangun.

    ” Tahun 2026 ini sudah di depan mata kita semua tentu juga di tengah ketidakpastian ekonomi global yang kita saksikan pada hari ini, tentu ini adalah tantangan-tantangan yang harus dihadapi juga oleh bank Jambi Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Selain itu, pertumbuhan kredit perbankan semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi yang diharapkan bisa mencapai target nasional yaitu pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,4% pada tahun 2026.

    Gerry Trisatwika juga bilang tentu juga kehadiran Bank Jambi sangat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan sebagai motor penggerak pembangunan melalui intermediasi keuangan, menyediakan pembiayaan untuk UMKM dan proyek daerah, meningkatkan daya beli serta produk, mendorong produk investasi yang secara agregat, mendorong pertumbuhan PDRB dan pembangunan ekonomi regional yang lebih merata, inklusif dan berkelanjutan.

    ” Tantangan utama yang dihadapi perbankan daerah di tengah tantangan ekonomi yaitu adalah kesenjangan teknologi keterbatasan skala usaha dan juga persaingan dengan bank lain dan digital jangkauan geografis yang terbatas, manajemen risiko dan kualitas aset,” katanya.

    Untuk menghadapi tantangan tersebut bank daerah khususnya bank Jambi harus terus melakukan transformasi digital, komprehensif membangun infrastruktur IT yang tangguh dan juga memperkuat ketahanan cyber dan juga mengadopsi pola pikir ritel berpusat pada nasabah serta meningkatkan kapasitas SDM melalui pelatihan-pelatihan yang intensif agar Bank Jambi ini semakin kompetitif dan relevan di era digital ini.

    ” Kepada seluruh karyawan dan karyawati bank Jambi cabang Sarolangun, kami mengajak marilah kita sama-sama meningkatkan kemampuan personal kita semua yang handal untuk menjadi profesional perbankan guna membangun organisasi yang solid dalam lingkungan Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE

    ” Dan juga saling membantu untuk memajukan dan mengembangkan bank Jambi yang kita cintai ini dengan berpedoman kepada bisnis plan dan ketentuan perbankan serta jeli dan responsif terhadap perkembangan perbankan,” kata dia menambahkan.

    Ia juga meminta kepada seluruh karyawan-karyawati, tunjukkanlah dedikasi dan loyalitas yang tinggi kepada para keluarga besar bank Jambi, serta memberikan dukungan dan doa untuk men-support suami atau istri yang bekerja di bank Jambi ini.

    Ia juga mengharapkan juga Bahwa bank Jambi ini tetap menjadi partner pemerintahan daerah Kabupaten Sarolangun dalam memberikan pelayanan-pelayanan dalam pembangunan di Kabupaten Sarolangun ini.

    ” Di tengah-tengah efisiensi yang terjadi di pemerintahan daerah ini tentu semakin sentral dan juga semakin strategis peran bank Jambi dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada ini beberapa produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat secara luas. Mari kita sama-sama bahu membahu untuk mensosialisasikan ini,” katanya.

    Disamping itu, juga banyak program-program dari pemerintah pusat yang sangat membutuhkan bantuan permodalan seperti yang sudah diketahui bahwa ada program 100 juta KUR itu tanpa anggunan yang dicanangkan oleh menteri UMKM.

    Dan juga tentu seperti tahun kemarin bahwa telah dikucurkannya sekitar 200 triliun untuk Himbara dan bank daerah untuk juga mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh masyarakat di seluruh Indonesia dan ini mudah-mudahan banyak dari program pemerintah pusat ini yang bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan masyarakat secara luas.

    ” Kami dari pemerintahan daerah siap untuk saling bahu-membahu kita tumbuhkan ekonomi di tengah-tengah masyarakat kita, kita sosialisasikan secara baik seperti apa kredit-kredit usaha yang produktif yang kira-kira dimanfaatkan dengan sebenar-benarnya,” katanya.

    Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk sama-sama bahu membahu mensosialisasikan ini, literasi keuangan yang baik kepada masyarakat dan juga tentu produk-produk keuangan yang produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan juga masyarakat Kabupaten Sarolangun.

    ” Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Bank Jambi yang ke-63 kita doakan selalu Bank Jambi semakin sukses lagi ke depannya dan juga memberikan berkah kepada Kabupaten Sarolangun ini,” katanya.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika juga memberikan ucapan selamat HUT Bank Jambi Ke-63 kepada direktur Bank Jambi Cabang Sarolangun beserta jajaran staf yang diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • HUT Ke-69 Provinsi Jambi, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah  Bacakan Naskah Hasil Keputusan Pleno Badan Kongres Rakyat Jambi Ke-V Tahun 1957

    HUT Ke-69 Provinsi Jambi, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah  Bacakan Naskah Hasil Keputusan Pleno Badan Kongres Rakyat Jambi Ke-V Tahun 1957

    Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah, SM saat membacakan hasil keputusan pleno badan kongres rakyat Jambi ke-V di Jambi tahun 1957

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Ketua II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah , SM menghadiri kegiatan upacara peringatan HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, Senin (06/01/2026), di Lapangan Gunung Kembang Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

    Upacara tersebut bertindak sebagai Inspektur upacara Oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE yang berjalan dengan lancar.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kasi Intel Rikson Lothar Siagian, SH, MH, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief.

    Hadir juga Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para pejabat administrator, pejabat fungsional, organisasi wanita, Seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Dalam kegiatan tersebut, dengan mengenakan pakaian tekuk belango khas adat Jambi, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah membacakan hasil keputusan pleno badan kongres rakyat Jambi ke-V di Jambi tahun 1957, yang merupakan usulan pendirian otonomi daerah Provinsi Jambi.

    Berikut naskah hasil pleno tersebut, sebagai berikut :

    KEPUTUSAN PLENO BADAN KONGRES RAKYAT JAMBI KE V DI JAMBI

    Sidang Pleno Badan Kongres Rakyat Jambi yang diadakan pada tanggal 5 Januari 1957, setelah mendengar Laporan dari Ketua Badan Kongres Rakyat Jambi dalam melaksanakan bleidnya.

    Sesuai dengan Keputusan rapat bersama antara Badan Harian Kongres Rakyat Jambi dengan DPD-DPD, Ketua Ketua DPR Kabupaten Batang Hari, Merangin, Kota Besar Jambi, Residen Jambi, Bupati Batang Hari dan Bupati Merangin dan Wali Kota Jambi, pada tanggal 21 Desember 1956, putusan tersebut dapat di terima sebagai langkah pertama.

    Mengingat

    1. Tuntutan Rakyat Jambi untuk Daerah Otonomi tingkat Propinsi dengan mempergunakan Parlementer sudah berlarut-larut saluran-saluran Demokrasi

    2. Janji-janji Pemerintah Pusat kepada Utusan-utusan Rakyat Jambi yang memberikan jawaban jawaban mengandung isi akan mengabulkan tuntutan Rakyat Jambi

    Memperhatikan

    3. Paninjauan-peninjauan dari Pemerintah Pusat dan Parlemen RI ke Daerah Jambi sudah berkali-kali

    1. Pernyataan/Resolusi dari Partai-partai Politik/Organisasi Massa Daerah Jambi

    2. Resolusi pendahuluan Kongres Veteran se-daerah Jambi tanggal 23 Desember 1956.

    3. Resolusi Kongres Pemuda sedaerah Jambi tanggal 5 Januari 1957

    Mendengar,

    Saran-saran dan Pendapat-pendapat Anggota Sidang Pleno Badan Kongres Jambi.

    Menimbang

    Bahwa Badan Kongres Rakyat Jambi perlu mengambil tindakan tegas untuk merealisir tuntutan Rakyat Jambi menghendaki Otonom Tingkat I atau Propinsi Jambi.

    Memutuskan

    1. Menyatakan Daerah Keresidenan Jambi, menjadi Daerah Propinsi Otonomi Tingkat I yang berhubungan langsung kepada Pemerintah Pusat.

    2. Mengusulkan sementara Sdr. Djamin Gelar Datuk Baginda, Residen Jambi sebagai pemangku Jabatan Gubernur Propinsi Jambi

    3. Kepala Daerah Propinsi Jambi dalam menjalankan tugasnya sehari-hari sebelum Dewan Propinsi terbentuk menurut Undang-undang maka Pleno Badan Kongres Rakyat Jambi menunjuk lima belas orang selaku Dewan harian.

    4. Dengan segera mengirim Delegasi kepada Pemerintah Pusat untuk menyampaikan dan memberikan penjelasan sekitar keputusan diatas, guna mendapat persetujuan Pemerintah Pusat mengenai pelaksanaannya.

    Jambi, tanggal 6 Januari 1957, Jambi 2.00 malam Waktu Setempat

    BADAN KONGRES RAKYAT JAMBI

    Ketua

    d.t.o

    HAJI HANAFIE

    Sekretaris

    d.to

    IBRAHIM

    Poto bersama wujudkan Jambi Mantap dan Sarolangun Maju 

    Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah mengucapkan selamat dirgahayu Provinsi Jambi yang ke-69 tahun 2026, dengan usia tersebut diharapkan pembangunan Provinsi Jambi dapat semakin maju dan mantap sesuai dengan tema ulang tahun menuju Jambi mantap 2030.

    ” Mari kita bersinergi dalam mengisi pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Sarolangun dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi bagaimana bisa Jambi ini semakin maju dan mantap,” katanya.

    Dengan partisipasi, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi semua pihak, di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, pembangunan Provinsi Jambi menunjukkan berbagai kinerja positif, mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, diantaranya :

    1. Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2025 dibanding triwulan III-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,77 persen

    2. Laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada November 2025 sebesar 3,55 persen. Pada November 2025, Provinsi Jambi mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,05 persen

    3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 mencapai 75,13, meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,36. Selama 2020-2025, IPM Provinsi Jambi rata-rata meningkat sebesar 0,77 persen per tahun

    4. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,26 persen, turun sebesar 0,23 persen poin dibanding Agustus 2024 sebesar 4,48%.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Upacara HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Upacara HUT Ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE saat menyampaikan amanat Gubernur Jambi dalam upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE memimpin langsung kegiatan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 Provinsi Jambi tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sarolangun dengan tema Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi Mantap 2029, Selasa (06/12/2026) di Lapangan Gunung Kembang Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Waka II DPRD Sarolangun Dedi Ifriyansah, SM, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kasi Intel Rikson Lothar Siagian, SH, MH, Ketua PA Sarolangun Dr H Ahmad Ridha Ibrahim, S.HI, MH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief.

    Hadir juga Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para pejabat administrator, pejabat fungsional, organisasi wanita, Seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika membacakan pidato Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa momen peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat akan perjalanan panjang yang telah kita lalui bersama dari masa perjuangan, pembangunan, hingga pencapaian yang kita nikmati hari ini.

    Forkopimda Kabupaten Sarolangun yang hadir

    ” Provinsi kita berdiri di atas fondasi semangat gotong royong, persatuan, dan kerja keras para pendahulu. Mereka telah menanamkan nilai-nilai luhur yang menjadi bekal bagi kita untuk terus melangkah maju,” katanya.

    Tentunya seluruh masyarakat harus bersyukur atas perjalanan panjang pembangunan Provinsi Jambi, hingga usia yang ke-69 tahun ini, dengan dinamika politik dan kondisi ekonomi secara nasional yang tidak baik-baik saja.

    Hingga saat ini, Provinsi Jambi terus maju membangun sinergi semua lapisan masyarakat dan unsur pemerintahan dengan diperkuat ikhtiar bersama dan atas anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa.

    ” Kita juga mengawal berbagai program-program pembangunan untuk kemaslahatan bagi masyarakat di seluruh wilayah terutama yang menjadi fokus pembangunan Provinsi Jambi dan Nasional,” katanya.

    Pada akhir tahun 2025, semua bangsa Indonesia dikejutkan dengan bencana banjir bandang yang cukup memprihatinkan melanda saudara-saudara di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Tentunya, seluruh lapisan masyarakat Jambi sangat berempati atas bencana itu yang banyak terdampak sebagai wilayah terisolir untuk ditangani. Dan sebagai wujud nyata empati, atas nama kemanusiaan, persaudaraan, dan juga solidaritas Sumatera, telah memberikan bantuan ke tiga provinsi tersebut.

    ” Terima kasih atas partisipasi kita semua dan seluruh masyarakat Provinsi Jambi membantu masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” katanya.

    Selain itu, pembangunan daerah tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh pemerintah daerah, tetapi partisipasi semua pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota serta Forkopimda Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, instansi vertikal se-Provinsi Jambi, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, dan seluruh komponen masyarakat Provinsi Jambi, yang telah bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Provinsi Jambi.

    Dengan partisipasi, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi semua pihak, di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan, pembangunan Provinsi Jambi menunjukkan berbagai kinerja positif, mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, diantaranya :

    1. Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2025 dibanding triwulan III-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,77 persen

    2. Laju inflasi Provinsi Jambi secara year on year (y-on-y) pada November 2025 sebesar 3,55 persen. Pada November 2025, Provinsi Jambi mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,05 persen

    3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 mencapai 75,13, meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,36. Selama 2020-2025, IPM Provinsi Jambi rata-rata meningkat sebesar 0,77 persen per tahun

    4. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,26 persen, turun sebesar 0,23 persen poin dibanding Agustus 2024 sebesar 4,48%.

    Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief beserta para organisasi wanita

    Pada periode kedua, Gubernur Jambi Alharis dalam kepemimpinan Provinsi Jambi ini, dengan semangat keberlanjutan, mengikhtiarkan Visi Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT dengan 3 misi:

    1) Memantapkan Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Efisien;

    2) Memantapkan Daya Saing Daerah dan Produktivitas Bidang Pertanian, Perdagangan, Industri, dan Pariwisata; dan

    3) Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia.

    ” Tentunya, untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, akan dihadapi banyak tantangan pembangunan di masa depan dengan kondisi keterbatasan kita. Disamping itu, perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan persaingan global menuntut kita untuk terus berinovasi, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,”, katanya.

    Disamping itu, Ia juga mengajak untuk menjadikan HUT Provinsi ini sebagai momentum untuk : Membangun sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas seluruh wilayah di Provinsi Jambi, Menguatkan rasa cinta tanah kelahiran dengan menjaga lingkungan, budaya, dan kearifan local, Mendorong kemajuan ekonomi, pemenuhan pelayanan dasar terutama pendidikan agar generasi muda siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, Mempererat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.

    Poto bersama

    Hal ini selaras dengan tema sekaligus spirit yang kita usung dalam peringatan HUT Provinsi Jambi, dengan melaksanakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, pembangunan yang menjaga keseimbangan dan daya dukung lingkungan serta melestarikan dan memajukan budaya daerah, demi mewujudkan Provinsi Jambi yang yang maju dan memiliki daya saing tinggi yang mampu meningkatkan kesejahteraaan masyarakat di Provinsi Jambi. Ke-69 Provinsi Jambi ini, yaitu “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi ΜΑΝΤΑΡ 2029″.

    ” Dan mengawali tahun 2026 ini, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan dan segenap masyarakat Provinsi Jambi, dari Kerinci sampai Tanjung Jabung Timur, dari Telun Berasap hingga Ombak Bedebur, mari kita semua, bersatu padu, bersinergi, dan berkolaborasi membangun,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Bupati Sarolangun Hurmin Lantik Direktur dan Komisaris Persorada Serumpun Pseko 

    Bupati Sarolangun Hurmin Lantik Direktur dan Komisaris Persorada Serumpun Pseko 

    Akhyar Jabat Direktur Perseroda, Sugeng Muliyadi Komisaris

    Bupati Sarolangun Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Sekda Sarolangun Muhammad Arief

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin secara resmi telah melantik dan memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan Direktur dan Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun, Senin (05/01/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

    Akhyar, S.Th.I secara resmi diangkat sebagai Direktur Perseroda Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun masa Bakti 2026-2031 dan Sugeng Muliyadi Esa, ST sebagai Komisaris Persorada Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun masa Bakti 2026-2030.

    Hal itu berdasarkan SK Bupati Sarolangun Nomor 01/PSDA/2026 dan Nomor 02/PSDA/2026 Tentang penetapan pengangkatan direktur dan Komisaris Perseroda Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun yang ditetapkan pada tanggal 05 Januari 2026.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, M.H, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kasi Datun Kejari Sarolangun Ade Suganda, SH, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

    Bupati Sarolangun H Hurmin saat melantik dan memimpin pengambilan sumpah jabatan Direktur dan Komisaris Persorada Serumpun Pseko

    Selain itu, hadir juga Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, Para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Direktur Perumda TSB Sarolangun Muliyadi, SE, Tokoh masyarakat, OKP dan tamu undangan lainnya.

    Dalam arahannya, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan selamat dan sukses kepada saudara direktur dan komisaris yang baru dilantik, tentunya ia harapkan agar pejabat yang dilantik tersebut dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab, dedikasi, loyalitas untuk kepentingan daerah.

    ” Pelantikan hari ini merupakan momentum strategis bagi Kabupaten Sarolangun, karena momen inilah kita menegaskan komitmen bersama untuk menggerakkan roda perekonomian daerah secara nyata, mendorong lahirnya dunia usaha yang produktif serta memastikan kehadiran pemerintah dan BUMD yang benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

    Kata Hurmin, Perseroda ini dibentuk dengan tujuan jelas menjadi instrumen roda ekonomi daerah. Maka iapun menegaskan Direktur dan Komisaris Persorada ini agar dapat bekerja keras, cerdas dan bekerja dengan hasil yang terukur.

    Bupati Sarolangun Hurmin menandatangani berita acara pelantikan

    Ia juga menekankan beberapa hal yang harus segera dilakukan oleh Direktur maupun Komisaris Persorada Serumpun Pseko, diantaranya yakni Pertama, segera menyusun dan menjalankan rencana usaha yang realistis dan dapat dilaksanakan, fokus pada usaha yang benar-benar menghasilkan. Kedua, kelola perusahaan secara Transparan dan taat aturan secara menjaga integritas dan profesional, ketiga bekerja dengan target yang jelas dan terukur.

    ” Kepada komisaris saya tekankan agar dapat menjalankan fungsi pengawasan yang objektif dan profesional. Kita ingin perseroda yang sudah lama tidur panjang, dapat aktif menggerakkan roda ekonomi dan memberikan kontribusi yang nyata bagi daerah. Kabupaten Sarolangun memiliki berbagai potensi besar yang tentunya harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Perseroda,” katanya.

    ” Kepercayaan publik adalah modal yang utama, sekali kepercayaan itu hilang akibat pengelolaan yang tidak baik maka akan sangat sulit membangun kembali. Maka dari itu jaga integritas, hindari konflik kepentingan dan lakukan tugas dengan mentaati aturan. Mari kita bekerja keras dan mewujudkan Perseroda Serumpun Pseko yang mandiri menuju Sarolangun maju,” kata dia menambahkan.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin juga melakukan penandatangan berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Direktur dan Komisaris Persorada Serumpun Pseko Kabupaten Sarolangun yang diakhiri dengan Poto bersama.

    Poto bersama

    Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Tim Panitia Seleksi (Pansel) melakukan seleksi Calon Direktur dan Calon Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Serumpun Pseko Tahun 2025 yang diikuti 8 orang peserta.

    Penulis : A.R Wahid Harahap