Forum Gabungan Perangkat Daerah Dalam Penyusunan RKPD Kabupaten Sarolangun Tahun 2027, (Lexsi/PJ).
SAROLANGUN, driv.penajambi.co/ – Bupati Sarolangun H Hurmin SE, secara resmi membuka Forum Gabungan Perangkat Daerah Dalam Penyusunan Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun Tahun 2027, Senin (23/02/2026) di Ruang Aula Kantor Bappeda Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Sarolangun Ir. Muhammad Arief RH, MUM, Para asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd. M.Si, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para Pejabat Teknis dari seluruh OPD, Kabid PPEPD Muhammad Ihsan serta jajaran Bappeda Kabupaten Sarolangun.
Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun H. Hurmin,SE menegaskan pentingnya sikap optimis dan profesional dalam menghadapi tantangan keuangan daerah. Ia mengakui bahwa kondisi fiskal saat ini menghadapi keterbatasan serta adanya perubahan regulasi yang menuntut pemerintah daerah lebih selektif dalam menyusun rencana kerja dan belanja daerah.
“Kita harus berani mengakui capaian yang telah berhasil, namun juga terbuka terhadap kekurangan yang masih ada. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan semangat kerja. Justru dalam situasi seperti ini integritas, kreativitas, dan profesionalisme kita diuji,” tegasnya.
Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk menghilangkan ego sektoral, memperkuat koordinasi, serta melakukan penyelarasan program guna mendukung visi pembangunan daerah, prioritas provinsi, dan kebijakan nasional.
Selain itu, ia menekankan pentingnya disiplin dalam setiap tahapan penyusunan dokumen perencanaan. Seluruh pejabat yang bertanggung jawab diminta hadir tepat waktu dalam pembahasan agar dokumen RKPD dapat ditetapkan sesuai jadwal.
“Kerja cepat, kerja tepat. Kita harus tetap optimis dan solid dalam membangun daerah,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati secara resmi membuka forum tersebut dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, Forum Gabungan Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka”.
Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, buka Forum Gabungan TKPD, (Lexsi/PJ)
SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H. Hurmin SE, secara resmi membuka Forum Gabungan Perangkat Daerah Dalam Penyusunan Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun Tahun 2027, Senin (23/02/2026) di Ruang Aula Kantor Bappeda Sarolangun.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bekerja secara maksimal dan profesional.
“Jabatan itu Amanah. Kalau merasa tidak sanggup menjalankan tugas dengan baik, silakan mundur. Jangan tahan jabatan kalau tidak siap bekerja untuk rakyat,” kata Bupati Sarolangun dengan tegas.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukanlah alasan untuk menurunkan semangat kerja. Justru dalam situasi seperti saat ini integritas, kreativitas, dan profesionalisme.
“Saya tidak ingin melihat ada perangkat daerah yang bekerja tanpa semangat. Kita harus tetap optimis, solid, memiliki tujuan yang jelas, serta menghilangkan ego sektoral. Mari berbuat untuk kepentingan masyarakat,” katamya menegaskan.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, melakukan penyelarasan program dan kegiatan guna mendukung visi daerah, prioritas provinsi, serta kebijakan nasional. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Jabatan bisa datang dan pergi, tapi integritas dan pengabdian selalu diingat masyarakat,” katanya mengingatkan. (Lexsi)
Photo Bersama Bupati Sarolangun pada pembukaan Lounching Gerai Z-Ifthar Ramadhan Baznas Sarolangun, (Lexsi/PJ).
SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H. Hurmin menghadiri sekaligus membuka Z-Ifthar Ramadhan program Baznas Sarolangun dan Pelayanan Kesehatan Gratis Kabupaten Sarolangun pada bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Senin (23/02/2026) di halaman Masjid Al-Falah Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Rishan Fitri Hurmin, Sekda Sarolangun Ir. Muhammad Arief, RH, MUM, Ketua PIAD Sarolangun Siti Nur, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs Ahmad Zaidan, MM, para Kepala OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Sarolangun, Direktur Perumda TSB Sarolangun Mulyadi, SE, Jajaran anggota BAZNAS.
Selain itu juga hadir, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Lurah Pasar Sarolangun Junaidi, M.Pd, jajaran pengurus DWP Sarolangun, Para pelaku UMKM binaan BAZNAS Sarolangun, para petugas kebersihan dinas LHD Sarolangun dan Masyarakat Sarolangun.
Ketua BAZNAS Sarolangun, Ahmad Zaidan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Sarolangun Hurmin dalam kegiatan membuka Z-Ifthar Ramadan BAZNAS Sarolangun dan Pelayanan Kesehatan Gratis Sarolangun, para UMKM dan Baznas Sarolangun dalam melayani masyarakat yang sedang berpuasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dalam pemberdayaan para UMKM dengan membuat gerai menyediakan layanan cek Kesehatan Gratis,” ujar Ahmad Zaidan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesehatan sehingga dapat hadir bersama masyarakat dalam kegiatan penuh berkah tersebut.
“Pada siang hari ini kita diberikan kesehatan sehingga dapat hadir bersama di Masjid Al-Falah dalam rangka pembukaan Program Z-Ifthar Ramadan dan pelayanan kesehatan gratis,” ujar Bupati Sarolangun.
Bupati Sarolangun mengaku sangat mengapresiasi program Z-Ifthar Ramadhan yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Menurutnya, program ini tidak hanya menjadi ajang berbagi di bulan suci, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang melalui kegiatan pasar Ramadhan.
“Saya mengapresiasi komitmen BAZNAS yang terus mengembangkan program ini untuk mendukung ekonomi lokal, khususnya di bulan yang penuh keberkahan ini,” kata Bupati Sarolangun.
Ia juga berharap melalui program Z-Ifthar Ramadhan, masyarakat semakin aktif dalam menunaikan zakat dan berbagi kepada sesama. Disebutkan juga donasi yang terkumpul sebesar Rp29,4 juta akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dengan pengelolaan yang transparan dan profesional oleh BAZNAS.
Selain kegiatan berbagi dan pasar Ramadhan, acara ini juga dirangkaikan dengan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Menurut Bupati, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat, terutama di bulan Ramadan di mana kondisi fisik harus tetap terjaga dengan baik selama menjalankan ibadah puasa.
“Pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini serta memperoleh edukasi tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat selama Ramadhan,” katanya menambahkan.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap program BAZNAS dan pelayanan kesehatan gratis ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sarolangun. (Lexsi)
SAROLANGUN –Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sarolangun melakukan kegiatan safari Ramadhan 1447 Hijriyah, Senin (23/02/2026) di Mesjid Baiturrahman, Desa Bukit, Kecamatan Pelawan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kakan Kemenag Kabupaten Sarolangun Drs. H. Muhammad Syatar, Ketua Baznas Kabupaten Sarolangun Drs. H. Ahmad Zaidan dan Penceramah Ustadz Dr H Imam Hambali.
Hadir juga anggota DPRD Sarolangun H Akmal, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jajaran PJU Polres Sarolangun, Camat Pelawan H. Sibawaihi, SH., MH, Kapolsek Pelawan Singkut IPTU Andico Jumarel, SH., MH, Danramil 02/Limun Kapten Inf. Kosni Jamer, Para Kepala Desa di Kecamatan Pelawan, tokoh masyarakat serta para jamaah sholat tarawih dan witir.
Dari pantauan dilapangan, kegiatan safari Ramadhan 1447 Hijriyah diawali dengan kegiatan buka puasa bersama oleh Bupati Sarolangun H Hurmin beserta jajaran forkopimda dan masyarakat setempat di Kantor Camat Pelawan dan sholat magrib berjamaah.
Usai buka puasa bersama, Bupati Sarolangun Hurmin beserta rombongan bertolak ke Masjid Baiturrahman Desa Bukit Kecamatan Pelawan untuk menunaikan ibadah sholat Isya, Tarawih dan Witir berjamaah, dan terakhir pemberian Bantuan uang tunai kepada masyarakat fakir miskin, kaum dhuafa dan anak yatim-piatu bersama BAZNAS Sarolangun.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengucapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Safari Ramadhan 1447 H sebagai bentuk silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan masyarakat Kecamatan Pelawan.
Kegiatan Safari Ramadhan merupakan bagian dari agenda Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam rangka menjalin silaturahmi serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
” Kegiatan Safari Ramadhan merupakan momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat,” katanya.
Hurmin juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan tertib, tentunya mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlipat.
” Saya juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kerukunan antar warga, serta memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan,” katanya.(Nas)
Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, Hurmin-Gerry didampingi para istri.
SAROLANGUN, driv.penajambi.co/ – Satu tahun kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bukanlah waktu yang singkat, namun juga belum cukup panjang untuk menuntaskan seluruh janji politik secara menyeluruh. Dalam dinamika pemerintahan, berbagai tantangan fiskal di tengah kondisi efisiensi anggaran, regulasi, dan kondisi infrastruktur menjadi bagian dari proses yang harus dihadapi secara bertahap dan terukur.
Memang harus diakui, masih terdapat sejumlah program visi dan misi yang belum sepenuhnya terakomodir secara optimal. Namun, masyarakat juga patut melihat bahwa beberapa program unggulan telah direalisasikan dan mulai dirasakan manfaatnya secara nyata.
Salah satu program prioritas adalah Dokter Maju, yang kini telah menjangkau 11 kecamatan, pelayanan sunatan gratis, hingga BPJS gratis. Pelayanan kesehatan tidak lagi hanya terpusat di fasilitas tertentu, tetapi telah bergerak langsung ke rumah-rumah warga secara bergilir.
Pelayanan kesehatan tim dokter maju program unggulan Hurmin-Gerry.
Didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, mobil layanan kesehatan, tenaga medis, dokter, dan perawat. Program ini menjadikan akses kesehatan lebih mudah dan merata, terutama bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau.
Di sektor penataan kota, perubahan mulai terlihat. Penataan pohon, pembenahan transportasi persampahan, penanganan sampah, pengadaan mobil truk ambrol dan kontainer sampah, serta perbaikan dan penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) telah memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Indahnya Kota Sarolangun di malam hari.
Meskipun belum menjangkau seluruh desa, perluasan layanan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mulai melakukan pemenuhan sarana dan prasarana untuk SD dan SMP yang menjadi kewenangan daerah. Pengadaan meja, kursi, papan tulis, lemari arsip, serta perhatian terhadap akses jalan menuju sekolah menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Sektor Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melakukan inovasi program program aplikasi PAK KADES MAJU. Yakni aplikasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Kelurahan dan Desa menuju Sarolangun Maju, dengan sistem pelayanan berbasis online.
Program tersebut dalam mengatasi persoalan Pelayanan administrasi kependudukan masih menghadapi kendala aksesibilitas, terutama bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
Di bidang Pemerintahan dan Birokrasi, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menerapkan TPP Pegawai berbasis kinerja, serta peningkatan disiplin pegawai secara objektif dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur.
Sektor infrastruktur jalan juga menjadi perhatian serius. Beberapa titik seperti Sepintun dan Limun masih menjadi pekerjaan besar ke depan, mengingat kondisi medan yang berat serta panjang ruas jalan yang memerlukan anggaran besar.
Peresmian pembangunan jalan Singkut 7 atas sinergitas Bupati Sarolangun Hurmin bersama anggota DPR RI Edi Purwanto.
Pemerintah Daerah terus membangun sinergi dengan DPR RI, DPRD Provinsi, serta memaksimalkan dukungan dari perusahaan melalui program CSR guna mempercepat penanganan infrastruktur strategis.
Sebagai bagian dari penguatan identitas daerah, ikon Kota Sarolangun yaitu Tugu Biduk yang telah lama direncanakan akhirnya direalisasikan. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol semangat kebersamaan dan arah pembangunan daerah.
Tugu Biduk Sarolangun yang sudah berdiri kokoh di Kawasan Tepian Cik Minah.
Di bidang sosial dan keagamaan, kepemimpinan Hurmin–Gerry terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan tokoh masyarakat, pondok pesantren, pemuka agama, lembaga adat, serta pegawai syarak.
Implementasi dukungan honorarium dan perhatian terhadap kelembagaan keagamaan menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya daerah.
Sementara itu, program Penyuluh Maju juga menjadi perhatian khusus tahun ini, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Penyediaan sarana dan prasarana bagi penyuluh diharapkan mampu mendorong produktivitas sektor pertanian dan perkebunan, yang merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Sarolangun.
Akhirnya, refleksi satu tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen. Masih ada pekerjaan rumah yang besar, namun fondasi pembangunan telah mulai diletakkan.
Dengan sinergi pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, langkah-langkah ke depan diharapkan semakin terarah, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sarolangun.
Tampak Wabup Gerry Trisatwika, SE didampingi Plt Kadis Koperindag sarolangun saat diwawacara awak media. (Lexsi/PJ).
SAROLANGUN – Pemeritahan Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan perdagangan (Koperindag) Kabupaten Sarolangun memanggil dengan melakukan pertemuan bersama Pertamina dan agen Distribusi Gas LPG subsidi 3 kg serta seluruh pangkalan Gas LPG Subsidi tabung 3 kg se-Kabupaten Sarolangun.
Seluruh Agen Distribusi Gas LPG Subsidi 3 kg ini dipanggil oleh Dinas Koperindang Kabupaten Sarolangun, yakni diantaranya PT Ondos Bayak Jambi, PT Puri Lampar Jaya, PT Pratyaksa Putra Pertama, PT Defa Gemilang Pratama, PT Petro Samudra Putra.
Pemanggilan Agen dan Pangkalan Gas LPG Subsidi 3 Kg dengan ini dalam menyelesaikan persoalan harga LPG 3 Kg yang meroket di tengah masyarakat.
Hal yang paling menarik, seluruh pangkalan yang di bawah naungan PT Defa Gemilang Pratama, melakukan teken surat pernyataan sebagai komitmen bersama untuk menyalurkan Gas LPG subsidi tabung 3 kg di setiap wilayah masing-masing.
Ada 6 poin dalam Surat pernyataan itu, setiap pangkalan menjual Gas LPG Subsidi 3 kg di pangkalan dengan harga HET Rp 18.000 per tabung.
Berikut 6 poin dalam Surat pernyataan Perjanjian yang disepakati bersama:
1. Akan menjual Gas LPG 3 Kg sesuai HET pada pangkalan saya yaitu 18.000 pertabung.
2. Melengkapi tabung Gas LPG 3 sesuai alokasi saya yang dikirim dari pihak agen.
3. Tidak akan menjual Gas LPG 3 kg kepada pihak yang tidak semestinya menerima (rumah makan, warung/mengecer, hotel, dsb) yang mengakibatkan tidak tercukupi gas kepada masyarakat semestinya.
4. Tidak akan menjual atau mendistribusikan Gas LPG 3 kg di luar titik koordinat yang telah ditentukan.
5. Menyampaikan laporan rencana distribusi dan realisasi distribusi Gas LPG 3 kg bersubsidi secara rutin dan tertulis kepada Kepala Desa/Lurah, dengan tembusan Camat dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan.
6. Mentaati Surat Edaran Bupati Sarolangun Nomor 510/90/DAG/KOPURINDANG/2025 pada tanggal 22 April 2025 dan semua peraturan penjualan dan distribusi Gas LPG 3 kg sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Photo: Surat Pernyataan Perjanjian yang disepakati bersama.
Komitmen tersebut diperkuat dengan penandatanganan surat pernyataan oleh seluruh pangkalan dan agen. Wabup Gerry menegaskan bahwa sanksi terhadap pelanggaran sebenarnya sudah tertuang jelas dalam kontrak kerja sama, namun pada pertemuan kali ini dilakukan penegasan kembali agar tidak ada lagi pelanggaran di lapangan.
“Kalau sanksi itu sudah jelas di kontrak. Hari ini kita pertegas kembali dan kita awasi bersama penyalurannya agar lebih baik lagi,” ujar Gerry.
Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan oleh dinas terkait, tetapi juga melibatkan seluruh lapisan masyarakat, pemerintah desa dan kelurahan, serta pihak agen dan Pertamina agar distribusi LPG 3 kg benar-benar tepat sasaran.
Wabup Gerry menyampaikan bahwa pelanggaran terhadap aturan distribusi dan harga akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha.
“Kalau ada pelanggaran, sanksinya jelas, termasuk pencabutan izin usaha,” tegasnya
Ia juga mengimbau agar pangkalan dan agen tidak mencari alasan untuk menaikkan harga di atas ketentuan, seperti dalih keuntungan yang kurang, kekhawatiran kuota habis, maupun biaya tambahan akibat tabung bocor. Permasalahan tersebut, menurutnya, akan dirangkum dan dikoordinasikan bersama pihak Pertamina dan SPBE agar bisa dicarikan solusi.
Terkait ketersediaan LPG subsidi, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mencatat kuota LPG 3 kg tahun ini mencapai sekitar 1.800.000 tabung per tahun. Secara jumlah dinilai cukup, namun meningkatnya kebutuhan masyarakat membuat pemerintah daerah mengkaji kemungkinan pengusulan tambahan kuota untuk mengantisipasi kelangkaan.
“Secara jumlah sebenarnya cukup, tapi karena kebutuhan meningkat, kita juga akan mengusulkan penambahan kuota agar tidak terjadi kelangkaan ke depan,” jelasnya.
Wabup juga mengingatkan agar masyarakat yang tidak termasuk kategori penerima subsidi tidak menggunakan LPG 3 kg, sehingga distribusi benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. (Lexsi)
Tampak Wabup dan Plt Kadis Koperindag dan para pihak pangkalan dan agen LPG subsidi 3kg.
SAROLANGUN – Pemeritahan Kabupaten Sarolangun melalui Dinas UMKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Sarolangun memanggil dengan melakukan pertemuan bersama Pertamina dan Agen Distribusi Gas LPG subsidi 3 kg serta seluruh pangkalan Gas LPG subsidi tabung 3 kg se-Kabupaten Sarolangun.
Agen Distribusi Gas LPG subsidi 3 kg ini dipanggil oleh Dinas Koperindang Kabupaten Sarolangun, yakni diantaranya PT Ondos Bayak Jambi, PT Puri Lampar Jaya, PT Pratyaksa Putra Pertama, PT Defa Gemilang Pratama , PT Petro Samudra Putra.
Pemanggilan para agen tersebut ini dilakukan secara bergiliran, yang pertama pertemuan dengan pihak Pertamina, selanjutnya PT Defa Gemilang Pratama serta puluhan Pangkalan Gas LPG subsidi 3 kg di bawah naungan PT Defa Gemilang Pratama. Rabu (18/02/2026) di ruang Aula Kantor Dinas Koperindag Kabupaten Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Gerry Trisatwika, SE, Asisten II Sarolangun Ir. Dedy Hendry, M.Si, Plt. Kadis UMKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sarolangun H. Juddin, S.Ag, Direktur SDM Pertamina Niaga Jambi Adrian, Pihak Agen PT Defa Gemilang Pratama Ibu Aulia Rahmat, Kabag Ekonomi dan SDA Davidma Setiawan, ST, M.Si, Sekretaris Diskoperindag Imron, S.STP, serta puluhan Agen dan Pangkalan di bawah naungan PT Defa Gemilang Pratama.
Plt. Kadis Koperindag Sarolangun H. Juddin mengatakan pihaknya akan berupaya meningkatkan melayani masyarakat terkait Gas LPG subsidi 3 kg.
“Kami mengumpulkan pangkalan di bawah naungan PT Defa Gemilang Pratama, kami ingin menetralisir harga Gas LPG subsidi, kedepannya kami tidak bisa tanpa dukungan semua pihak, supaya harga Gas LPG subsidi 3 kg normal kembali,” ujar H. Juddin.
Sementara itu Wakil Bupati Gerry Trisatwika mengatakan bahwa belakang ini telah menjadi Isu Strategis di lingkungan masyarakat dengan kelangkaan Gas LPG subsidi 3 kg dengan harga yang melambung tinggi di tegah masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada pihak Pertamina, Agen, bahwa kita sudah menyalurkan Gas LPG subsidi 3 kg ini dalam Operasi Pasar di 10 kecamatan masing-masing yang disalurkan 560 Tabung,” kata Wabup Sarolangun.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh Pangkalan Gas, PT Defa Gemilang Pratama, Plt Kadis Koperindag H. Juddin melakukan penanda tanganan surat pernyataan sebagai komitmen dalam menyalurkan Gas LPG subsidi 3 Kg dan disaksikan langsung Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika. (Lexsi)
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD, Kabupaten Sarolangun Tahun 2027.
SAROLANGUN, driv.penajambi.co/ – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, SE, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun Tahun 2027, Kamis (12/2/2027) kemarin, di Aula Kantor Bappeda Sarolangun.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.35 WIB dihadiri Waka I DRPD Sarolangun Cik Marleni, Nara Sumber Drs H Fahrul Rozi M.Si, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, kasat Intelkam AKP Tarjono, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief RH.MUM, Ketua PKK Ny Hj Risha Fitria, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar S.Pd. M.Si.
Foto Bersama
Hadir Juga para kepala OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Sarolangun, Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE, Kabid PPEPD Muhammad Ihsan, jajaran Bappeda Sarolangun, serta para peserta FKP yang pihak Swasta, perbankan, Ormas, OKP, LSM, Tokoh Masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dari Bupati Sarolangun yang berhalangan hadir dan menegaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan ruang penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Forum ini bukan sekedar agenda rutin tahunan, tetapi ruang strategis untuk mendengar, berdiskusi, dan menyempurnakan dokumen perencanaan yang akan menentukan arah pembangunan Sarolangun ke depan,” ujar Wabup.
Ia menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 disusun dalam kerangka RKPD 2025–2029 dengan visi besar Sarolangun Maju.
“Visi Sarolangun Maju bukan hanya slogan. Maju dalam pelayanan publiknya, maju infrastrukturnya, maju sumber daya manusianya, dan maju tata kelola pemerintahannya. Ini adalah komitmen bersama yang harus kita wujudkan,” tegasnya.
Wabup juga menyoroti tantangan nyata yang masih dihadapi daerah, terutama terkait konektivitas jalan dan infrastruktur dasar.
“Kita harus jujur bahwa masih ada wilayah yang konektivitasnya belum optimal. Ketika hujan turun, akses terganggu dan aktivitas ekonomi ikut terhambat. Ini menjadi fokus utama dalam RKPD tahun 2027,” katanya.
Foto Bersama
Selain itu, ia menyinggung pentingnya kesiapan daerah dalam mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
“Potensi penerima MBG di Sarolangun mencapai sekitar 100 ribu porsi per hari. Ini peluang besar bagi perputaran ekonomi daerah. Kita harus siapkan produksi lokal seperti ayam, cabe, telur, beras, agar uang berputar di Sarolangun,” jelasnya.
Di kabupaten Sarolangun, saat ini Koperasi KDMP sedang berjalan untuk pembangunan, dan beberapa titik sudah selesai.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim forum konstitusi publik rancangan awal RKPD Kabupaten pembangunan tahun 2027 secara resmi saya nyatakan dibuka,” jelasnya lagi.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama OPD dan pemangku kepentingan melakukan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama.
Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, Camat Sarolangun Bustra Desman, Kapolsek Iptu Rozalia, Danramil Mayor Inf Abdul Aziz, (Amar/pj).
SAROLANGUN, driv.penajambi.co/ – Kegiatan Musrenbang di tingkat Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun telah usai dilaksanakan di seluruh kecamatan.
Terakhir kalinya dilakukan di tingkat Kecamatan Sarolangun, yang merupakan kecamatan yang kesebelas kalinya dari 11 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.
Musrenbang Kecamatan Sarolangun ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE yang dihadiri Anggota DPRD Sarolangun Yusuf Helmi AB, Kapolsek Sarolangun Iptu Rozalia Saputra, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Kadisnakan Kabupaten Sarolangun Setiadi, S.Pt, Kadis Perkim Sarolangun Drs H Tarmizi, Para Kepala OPD atau mewakili, Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE.
Hadir juga Kabid PPEPD Bappeda Sarolangun Muhammad Ihsan, Kabid Litbang Alkhawarizmi, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, beserta unsur Forkopimcam, Para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sarolangun, Para Ketua BPD dan anggota se-Kecamatan Sarolangun, Para Pendamping Desa, Delegasi Desa/Kelurahan, Koordinator PL KB, Koordinator PKH, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar
Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar mengatakan pihaknya memberikann ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Sarolangun yang telah berupaya menyelenggarakan Musrembang Kecamatan ini.
Selanjutnya, para Lurah, para Kades, para operator tingkat desa yang telah melaksanakan musrenbang di tingkat Desa maupun di tingkat Kelurahan di kecamatan Sarolangun.
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada operator desa kelurahan dan tim Verofikator Kecamatan yang telah menyampaikan inputan Melalui aplikasi sistem informasi Pembangunan Daerah atau SIPD,” katanya.
Pihaknya juga tentunya melakukan perekaman terhadap usulan program pembangunan yang telah diinput masing-masing operator desa dan kelurahan.
Kata Ali Umar, untuk inputan dari Kelurahan dan para kepala desa yang ada dalam Kecamatan Sarolangun yaitu sebanyak 186 item usulan.
”Mudah-mudahan hasil usulan yang sudah direkap nanti akan kita teruskan menjadi masuk ke dalam dokumen RKPD,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan musrenbang kecamatan di tingkat kabupaten Sarolangun dalam kabupaten Sarolangun ini dimulai dari tanggal 26 Januari 2026 sampai dengan 11 Februari 2026.
Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, Kabid PPEPD Bappeda Muhammad Ihsan, Kabid Litbang Alkhawarizmi
Musrenbang Kecamatan pada hari ini tingkat kecamatan yang terakhir dilaksanakan di Kecamatan Sarolangun yang ke-11 dan kita laksanakan di tanggal 11 Februari 2026.
”Ini ada korelasi kode alam, tanggal cantik dan urutan cantik. Mudah-mudahan ini membawa keberkahan membawa dampak yang lebih baik atau menjadi starting point untuk melangkah ke tahapan selanjutnya di tahapan perencanaan pembangunan,” katanya.
”Dari 186 usulan, nanti kita lanjutkan ke tahapan forum perangkat daerah, kita diskusikan dan sinkronkan dan sepakati bersama nantinya, untuk nantinya bisa kita masukkan ke dalam RKPD tahun 2027,” kata dia menambahkan.
Namun kata Ali Umar, tentunya usulan pembangunan dari seluruh desa dan kelurahan di masing-masing kecamatan nantinya akan dibahas kembali di tingkat Kabupaten dalam forum Perangkat Daerah, Konsultasi Publik, hingga Musrembang RKPD Kabupaten Sarolangun.
”Kita mengacu skala prioritas yang benar-benar urgent sesuai kebutuhan masyarakat yang akan kita masukkan ke dalam dokumen RKPD tahun 2027 mendatang. Mudah-mudahan usulan ini dapat diakomodir atau masuk ke dalam dokumen RKPD tahun 2027 mendatang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan musrenbang di tingkat kecamatan ini merupakan suatu wadah musyawarah dalam hal menyampaikan usulan, menyepakati, menyelaraskan, menyinkronkan semua usulan yang akan disampaikan atau kita pertimbangkan untuk diteruskan kepada tahapan perencanaan pembangunan selanjutnya.
”Kami menyadari bahwa banyak usulan yang tidak terakomodir dan tidak masuk dalam dokumen RKPD tahun 2026 ini, maka kami sampaikan bahwa hal ini sangat dipengaruhi keterbatasan APBD kita, dengan berkurangnya TKDD dan Dana Desa,” katanya.
SAROLANGUN, driv.penajambi.co/ – Wakil Bupati Sarolangun Membuka Secara Resmi Musrenbang kecamatan Sarolangun. Dengan tema Penguatan Pelayan Publik dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Sarolangun Maju. Rabu (11/02/2026) di aula camat sarolangun
Kegiatan Musrenbang kecamatan Sarolangun dihadiri anggota DPRD Yusuf Helmi AB, Camat Sarolangun Bustra Desman SE, MM, Kapolres Iptu Roza Saputra,Bappeda Sarolangun Ali Umar S ,Pd, M.Si, Danramil Mayor Abdul Aziz, Kadisnakan Perikanan Setiadi S.Pt, Kadis Perkemi Sarolangun Drs H Tarmizi, Kepala OPD atau mewakili, Sekeretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE, Kepala KUA Kecamatan Sarolangun Musanef, S.HI, MH.
Hadir juga Para Kepala Puskesmas se-Kecamatan Sarolangun, Koordinator MBG Kecamatan Sarolangun, Koordinator KDMP Kecamatan Sarolangun, Para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sarolangun, para ketua BPD dan anggota se-Kecamatan Sarolangun, Para Pedamping Desa, Delegasi Desa/Kelurahan, Koordinator PL KB, Koordinator PKH, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Camat Sarolangun Bustra Desman Mengucapkan terimakasih setinggi-tinggi kepada Wakil Bupati telah hadir di Musrenbang kecamatan Sarolangun, Kepala OPD, Forkomincam dan seluruh anggota delegasi dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Sarolangun.
Musrenbang tingkat Kecamatan Sarolangun ini telah dilaksanakan di tingkat desa dan kelurahan dari tanggal 27 sampai 30 Januari tahun 2026 yang lalu.
“Alhamdulillah telah dilaksanakan di seluruh desa dan kelurahan yang berada dikacamatan Musrenbang telah menginput aplikasi SIPD m lalu operator masing-masing desa dan kelurahan , totanya sekitar 186 usulaan program pembangunan,” kata Bustra Desman.
Butra Desman Mengatakan, Musrenbang ini Merupakan bagian dari amanah UUD nomor 25 tahun 2024 . Pembangunan Nasional.
“Oleh karena itu Musrenbang ini, mari kita satukan visi dan misi untuk membantu program pemerintah serta berkontribusi untuk daerah,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang tingkat kecamatan Sarolangun, sebagai bentuk komitmen untuk menurunkan Angka kemiskinan dan stunting secara terencana dan terukur.