Category: DAERAH

  • Dukung Gerakan Penanaman Pohon Serentak, SKK Migas-KKKS SRMD Serahkan Bantuan 3.000 Bibit Pohon Di Sarolangun 

    Dukung Gerakan Penanaman Pohon Serentak, SKK Migas-KKKS SRMD Serahkan Bantuan 3.000 Bibit Pohon Di Sarolangun 

    Penyerahan bibit pohon dari SKK Migas-KKKS SRMD oleh Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti kepada Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM,

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka mendukung Gerakan Penanaman Pohon Serentak se-Provinsi Jambi di Kabupaten Sarolangun serta sebagai salah satu Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025 bidang penghijauan Hulu Migas, SKK Migas-KKKS SRMD menyalurkan bantuan bibit sebanyak 3.000 batang pohon kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD).

    Penyerahan bantuan bibit pohon tersebut dilakukan langsung Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti kepada Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Rabu (28/01/2026) di Embung Beluru Pauh, Dalam kegiatan penanaman pohon serentak se-Provinsi Jambi.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Publik Relation SRMD Tanheri, Saipul beserta jajaran, Kapolsek Pauh Iptu Afandi Anora, SH, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Kasubsi Intelijen Kejari Sarolangun Meiza, SH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

    Hadir juga Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Kepala KPHP Hulu Sarolangun Arbain, ST, Kepala KPHP Hilir Sarolangun Misriadi, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Plt Camat Pauh Aryo L Fajrin, S.IP, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf Husnan Efendi, Para Kepala Desa, Karang Taruna Kelurahan Pauh serta masyarakat setempat.

    Poto bersama

    Dalam kesempatan itu, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti mengatakan bahwa SKK Migas yang mewakili industri hulu migas tentunya sangat mensupport kegiatan melestarikan alam.

    Maka pihaknya mewajibkan seluruh rekan-rekan investor, kontraktor migas yang ada di seluruh Indonesia untuk memperhatikan kelestarian lingkungan yang ada di wilayah operasi masing-masing.

    ” Kebetulan di Sarolangun ada SRMD jadi kami minta dari SRMD untuk mensupport kelestarian alam di lingkungan wilayah operasi,” katanya.

    Untuk tahun 2025, SKK Migas -KKKS SRMD di Kabupaten Sarolangun menyalurkan bantuan bibit pohon khususnya untuk Dinas LHD Sarolangun sebanyak 3.000 batang, dengan empat jenis pibit pohon yakni manggis, kelapa Genjah, alpukat dan mangga.

    ” Tidak cuman menanam tapi juga monitoring memastikan pohon ini tumbuh besar, sehingga bukan hanya kelestarian lingkungan untuk carbon capture tapi juga hasilnya bisa dirasakan masyarakat sekitar,” katanya.

    ” Target kami untuk kegiatan penanaman pohon, bagaian melestarikan lingkungan berupa carbon cuptire, ada kegiatan hulu migas supaya udara yang baik, kemudian untuk mencegah bencana khususnya banjir di daerah rawan bencana, bisa mengurangi resiko bencana,” kata dia menambahkan.

    Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti 

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun, TNI dan Polri, lapisan masyarakat Sarolangun yang selama ini telah mendukung kegiatan operasi industri hulu migas, yang dalam hal ini ada KKKS-SRMD yang mewakili melaksanakan kegiatan industri hulu migas.

    ” Kami memiliki kewajiban untuk mengrecoveri wilayah operasi, bahkan nanti setelah selesai melaksanakan kegiatan industri hulu migas. Semoga sinergitas kedepan tetap berjalan dengan lancar, kami juga terima kasih kepada TNI dan polri yang juga telah bersinergi dalam mendukung kegiatan kami hulu migas,” katanya.

    Sementara itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan bahwa pada kegiatan penanaman serentak ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan bantuan dari berbagai pihak ada sebanyak 13.500 bibit pohon tanaman yang dilakukan penanaman.

    ” Bantuan penanaman keseluruhan dari SKK Migas-KKKS SRMD dan bantuan dari semuanya berjumlah 13.500 bibit, dan bapak Bupati jiga sudah memberikan bibit gratis 3.500 bibit, kemudian KPHP Hulu juga do kecamatan limun ada 3.500 batang, kecamatan limun dan kecamatan Batang Asai,” katanya.

    Khusus di embung Beluru Pauh, lanjut Sekda. Kegiatan penanaman pohon, serentak ini di atas lahan yang luasnya 25 hektar, penanaman dilakukan selain dari pada forkopimda Kabupaten Sarolangun juga melibatkan 10 komonitas pecinta lingkungan untuk sama-sama melakukan penanaman.

    ” Harapan kita bahwa kita tahu Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah rawan bencana banjir jadi dengan penghijauan ini banyak air yang di tahan oleh akar, dengan penanaman terjadi sedimentasi dan erosis dengan sendirinya visa kita tekan,” katanya.

    Penanaman pohon oleh SKK Migas-KKKS SRMD di embung Beluru Pauh
    Poto bersama

    ” Penanaman pohon ini sebagai wujud kita dalam memulihkan kembali lingkungan alam, khususnya di Kabupaten Sarolangun, terutama daerah rawan banjir dan longsor, bisa kita lakukan pencegahan,” kata dia menambahkan.

    Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Kurnia Ariwiijayanti, Forkopimda Kabupaten Sarolangun, para kepala OPD serta jajaran melakukan penanaman pohon serentak serta mengikuti zoom meeting mendengarkan arahan langsung dari Staf Ahli Mentri Lingkungan Hidup Nur Adi Wardoyo dan Gubernur Jambi Al Haris yang berlangsung di Desa Pematang Jering, Kab. Muaro Jambi, Provinsi Jambi sebagai titik lokasi penanaman serentak.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • RSUD Sarolangun Siap Dukung Program Layanan KJSU, Dirut Bambang Hermanto : Alat Segera Tiba Dari Kemenkes RI

    RSUD Sarolangun Siap Dukung Program Layanan KJSU, Dirut Bambang Hermanto : Alat Segera Tiba Dari Kemenkes RI

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes

    KABAR SAROLANGUN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof dr Khotib Quzwein Kabupaten Sarolangun pada tahun 2026 ini siap mendukung program layanan Penyakit Tidak Menular (PTM) Kanker, Jantung, Stroke dan Uro-Nefrologi (KJSU).

    Layanan KJSU ini merupakan program bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, melalui Kementerian Kesehatan RI dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan merata.

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes, kepada media online driv.penajambi.co/ mengatakan bahwa program layanan KJSU ini melibatkan pengampuan atau bimbingan dari rumah sakit Raden Mattaher, Kota Jambi, untuk melengkapi beberapa dokter dalam pengampuan di RSUD Sarolangun sebagai upaya mengatasi ketimpangan yang ada di daerah.

    " Untuk tahun ini kita sudah mendapatkan beberapa gedung sesuai dengan program bapak presiden kita yaitu KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, Uro-Nefrologi), kita ada MOU kepada RS Raden Mattaher untuk melengkapi beberapa dokter untuk pengampuan rumah sakit kita ini," katanya, Selasa (27/01/2026).

    Bambang Hermanto menjelaskan dalam rangka mendukung program Presiden RI di bidang kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun H Hurmin dan Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, juga mengalokasikan anggaran dari Dana APBD untuk mendukung layanan KJSU ini, seperti CT Scan, Cath Lab, Mamography dan Haemodialisa Darah (HD).

    " Bangunan ini kita bangun tahun 2025, kita terima kasih kepada bapak Bupati telah merealisasikan pembangunan CT Scan, Cath Lab, Mamography dan Haemodialisa Darah (HD)," katanya.

    " Insa Allah dalam waktu dekat ini alatnya akan tiba dari Kemenkes RI, dan itu bisa kita fungsikan, Kemenkes membantu alat melalui hibah dan kita membangun fasilitasnya," kata dia menambahkan.

    Bambang Hermanto juga memastikan dalam mendukung pelayanan program KJSU ini, tenaga dokter spesialis atau dokter umum yang ada di RSUD Sarolangun ini tidak mengalami kekurangan karena sudah cukup memenuhi.

    " Kita harapkan dengan layanan KJSU ini, RSUD Sarolangun kedepan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat Sarolangun khususnya," katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Jumlah WBP Di Lapas Sarolangun Capai 668 Orang, 415 Diantaranya Kasus Narkoba 

    Jumlah WBP Di Lapas Sarolangun Capai 668 Orang, 415 Diantaranya Kasus Narkoba 

    Petugas Pengamanan Masih Kurang Ideal

    Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, Kasi Binadik Jonerwan dan Kasi Adm Kamtib Zulharfendi saat diwawancarai media online driv.penajambi.co/

    KABAR SAROLANGUN – Hingga awal tahun 2026 ini, ada sebanyak 668 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang saat ini berada dalam pengawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun.

    Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos melalui Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE, mengatakan jumlah keseluruhan WBP tersebut terdiri dari 527 Narapidana dan 141 Tahanan.

    Dari segi kasus, paling banyak ada 415 narapidana kasus narkoba, 250 Narapidana kasus Pidana Umum dan 3 orang narapidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

    " Jumlah WBP hari ini sebanyak 668 orang pada hari ini, 527 narapidana dan 141 tahanan, kondisi per hari ini," katanya, Selasa (27/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/, didampingi Kasi Adm Kamtib Zulharfendi, S.Pd, MM, dan Kasi Binadik dan Giatja Jonerwan, S.Pd.

    Dengan jumlah WBP tersebut, kata Muslihul Hayat Harahap bahwa dalam melaksanakan pengamanan pihaknya membagi empat tim regu yang terdiri dari delapan orang setiap tim regunya.

    " Inilah petugas yang menjaga 668 WBP ini di tambah piket dan bagian penjagaan, dan mendampingi mengawasi setiap harinya," katanya.

    Namun, menurut mantan Kasi Adm Kamtib Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan ini, idealnya dengan kondisi jumlah WBP yang ada di Lapas Kelas IIB Sarolangun, personil pengamanan minimal ada penambahan 12 personil pengamanan.

    ” Kita selalu mengusulkan penambahan untuk petugas pengamanan, karena kami rasakan masih belum cukup dengan jumlah delapan, seperti di blok itu masih satu orang, idealnya minimal dua, di pos itu cuman terisi satu dari empat pos menara. Penambahan minimal 12 orang,” katanya.

    ” Setiap tahun kita sudah menyampaikan kepada pimpinan dan pimpinan sudah melakukan baik itu komunikasi langsung maupun surat menyurat ke atasan kita di wilayah atau pun pusat,” kata dia menambahkan.

    Selain itu, pihaknya juga melakukan pemindahan atau mutasi warga binaan lapas yang ada di lapas Kelas IIB Sarolangun ke lapas lain apabila memang melanggar keamanan dan ketertiban.

    ” Selagi dia tidak mengganggu dan melakukan kegiatan yang dapat melanggar keamanan dan ketertiban, kita masih membuat mereka ada disini, namun apabila ada pelanggaran pada kesempatan, maka pimpinan akan meminta untuk dimutasikan ke lapas lain,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Tokoh Masyarakat Desa Taman Bandung Keluhkan Pembangunan Jalan Rigit Beton Dana Desa Tahun 2025

    Tokoh Masyarakat Desa Taman Bandung Keluhkan Pembangunan Jalan Rigit Beton Dana Desa Tahun 2025

    Darmawi : Dibangun Cuman 20 Meter Dari 300 Meter

    Kondisi Pembangunan Jalan Rigit Beton Dana Desa Di Desa Taman Bandung belum selesai dikerjakan

    KABAR SAROLANGUN – Tokoh Masyarakat Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh, Darmawi mengeluhkan terkait pelaksanaan proyek pembangunan jalan rigit beton melalui Dana Desa Tahun 2025 yang lalu.

    Kata Darmawi, pembangunan jalan rigit beton ini seharusnya dibangun sepanjang 300 meter dengan tebal 20 centi meter dan lebar 3 meter.

    " Rigit beton sepanjang 300 meter dana DD tahun 2025, sekarang belum ada penyelesaian, ada yang dibangun sekitar 20 meter. fakta dilapangan cuman 20 meter yang dibangun, 280 belum dibangun alasannya hari hujan," kata Darmawi kepada media online driv.penajambi.co/, Senin (26/01/2026).

    Tokoh masyarakat Desa Taman Bandung Darmawi bersama Mela Maleva

    Kata Darmawi, pembangunan akses jalan ini sangat dinantikan oleh masyarakat, karena jalan yang selama ini sulit dilewati. Apalagi saat musim penghujan, masyarakat juga kesulitan dalam mengangkut hasil perkebunan.

    ” Kalau bisa harapan kami selaku masyarakat desa taman bandung, baik pemerintah desa maupun kabupaten tolong perhatikan kami desa taman bandung Maslaah akses transportasi jalan, kami tidak usah dibantu beras akses jalan kami saja diperbaiki,” katanya.

    Selain pembangunan jalan rigit beton, Darmawi juga mengeluhkan pengelolaan tanah khas Desa (TKD) seluas 5,5 hektar yang ditanami sawit pada tahun 2021 yang lalu. Namun, sudah lima tahun kebun sawit tersebut tidak dilakukan perawatan oleh Pemerintah Desa dan hanya semak belukar, sementara menurutnya dana perawatan ada dianggarkan melalui Dana Desa.

    ” Dan belum ada penjelasan dari desa masalah perawatan tanah khas desa itu, sudah ditanam sawit tahun 2021 sampai sekarang sudah semak belukar, sawit sudah tumbuh umur 5 tahun, masalah perawatannya dimana padahal dana perawatan ada, sawitnya sekitar 5,5 hektar,” katanya.

    ” Balai desa tidak ada perehaban, tidak di urus. Kalau ngantor saya belum paham, perangkat desa di desa taman bandung, kalau dulu pernah ngantor dari Senin sampai Kamis, cuman sekarang tidak aktif lagi,” kata dia menambahkan.

    Warga Desa Taman Bandung Mela Maleva
    Jalan Rigit Beton yang sudah dibangun dan yang belum dibangun 

    Hal senada dengan salah seorang warga Desa Taman Bandung, Mela Maleva yang mengatakan bahwa ia merasa prihatin dengan kondisi pembangunan jalan rigit beton di desanya itu tidak selesai dikerjakan.

    ” Kalau rigit beton 300 meter ini benar-benar dibangun, dampaknya anak anak sekolah tidak lagi pakai sendal dan jalan kaki, tapi bisa memakai sepatu dan diantar pakai motor. Kalau 300 meter ini selesai anak-anak sekolah tidak main becek lagi dan tidak kesiangan lagi, cuman faktanya yang dibangun baru 20 meter, dan jalan tetap berlumpur,” katanya.

    Mela Maleva juga mengatakan atas kritikan yang dilontarkannya itu terkait proyek Pemerintah Desa Taman Bandung tersebut, ia mendapatkan kata-kata ancaman dari pihak keluarga Kepala Desa, padahal kritikan yang disampaikan dirinya hanya untuk kemajuan desa.

    ” Sampai sekarangpun saya terus diteror dan saya mau melapor ke Polsek Pauh. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi pengancaman kepada saya, keluarga maupun masyarakat di sekitar,” katanya.

    ” Terkait kondisi jalan saya tidak ada niat merendahkan atau menghakimi kinerja pak kades tetapi saya ingin supaya desa ini bisa maju seperti masyarakat kota pada umumnya tidak terus dijajah dengan lumpur karena sudah sekitar 30 tahun lamanya masyarakat desa taman bandung di Jajah dengan lumpur,” kata dia menambahkan.

    Penulis : Tim

  • Jumlah Kunjungan RSUD Sarolangun Terus Meningkat, Khairul Amin : Pelayanan Makin Bagus 

    Jumlah Kunjungan RSUD Sarolangun Terus Meningkat, Khairul Amin : Pelayanan Makin Bagus 

    Pengunjung yang antrian di RSUD Sarolangun dalam pelayanan rawat jalan

    KABAR SAROLANGUN – Awal tahun 2026 ini, RSUD Prof Dr Khatib Quzwein Kabupaten Sarolangun terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara prima.

    Hal itu membuat jumlah pengunjung rumah sakit terus meningkat setiap harinya, yang tentu menjadi salah satu wujud kepercayaan masyarakat akan keberadaan rumah sakit daerah yang saat ini telah memiliki fasilitas dan peralatan medis yang paling lengkap.

    Salah seorang keluarga pasien, Khairul Amin, saat dijumpai di RSUD Sarolangun, mengaku sangat bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh para petugas medis, dokter, perawat maupun staf non medis yang bertugas.

    ” Kita lihat sekarang RSUD Sarolangun semakin bagus pelayanannya, dan kita sampai saat ini sejak datang ke rumah sakit belum ada keluhan dari segi pelayanan,” kata Khairul Amin, Senin (26/01/2026).

    Hal senada juga dirasakan oleh masyarakat lainnya, Ibu Susilawati yang mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dari para tenaga dokter, petugas medis serta sesuai dengan yang diharapkan.

    Masyarakat saat mendapatkan pelayanan dari dokter 
    Masyarakat saat mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis kedokteran jiwa

    Iapun mengucapkan terima kasih kepada upaya pihak rumah sakit yang mengedepankan pelayanan bagi masyarakat.

    ” Alhamdulillah kita merasa dihargai, dan disambut baik dengan pelayanan yang baik. Mudah-mudahan ini terus berlanjut,” katanya, saat di temui usai mendapatkan pelayanan dari salah satu ruangan pelayanan dokter.

    Sementara itu, Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto mengatakan bahwa dari data yang dihimpun pihaknya pada tahun 2026 ini jumlah kunjungan rumah sakit mengalami peningkatan sekitar 15-20 persen setiap bulan.

    ” Kami harapkan juga kepada seluruh puskesmas maupun masyarakat, bisa berobat dan berkunjung ke rumah sakit kita ini. Karena rumah sakit kita ini sudah paling lengkap dengan alat-alat yang canggih, yang harus kita berikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

    ” Untuk seluruh masyarakat kalau ada permasalahan sesuai langsung buat pengaduan saya kepada saya boleh jaga, ataupun Kabid pelayanan,” kata dia menambahkan.

    Direktur RSUD Sarolangun Bambang Hermanto saat mengunjungi salah satu pasien dan berdialog terkait pelayanan yang diberikan oleh petugas medis

    Saat ini pihaknya juga menangani berbagai jenis penyakit, salah satunya penyakit yang belakangan ini menjadi sorotan dikarenakan penyebaran virus. ” Kita paling banyak kita tangani lagi terjangkit dengan virus yang terbaru ini,” katanya.

    Bambang Hermanto juga menegaskan kepada seluruh staf medis dan non medis jangan pernah ada bermain Handphone atau yang lain-lain pada saat menangani pasien agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien.

    ” Seluruh staf agar benar-benar melayani pasien dengan baik dan benar agar pasien dapat sentuhan yang benar-benar maksimal sehingga pelayanan kita prima, karena seluruh yang kita layani adalah manusia yang harus kita layani dengan baik,” katanya.

    ” Tidak ada yang kita beda bedakan baik itu pasien umum maupun pasien BPJS, dari masalah pelayanan dan obat-obatan semuanya sama tidak ada perbedaan,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Jumlah Kunjungan Tembus 45.125 Sepanjang 2025, Pendapatan RSUD Sarolangun Over Target

    Jumlah Kunjungan Tembus 45.125 Sepanjang 2025, Pendapatan RSUD Sarolangun Over Target

    Masyarakat begitu ramai saat antri pelayanan poli di RSUD Prof dr Khatib Quzwein, Rumah Sakit Kebanggaan Masyarakat Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. dr Khatib Quzwein Kabupaten Sarolangun mencatat jumlah kunjungan rumah sakit sepanjang tahun 2025 yang lalu tembus di angka 45.125 pasien.

    Kunjungan rumah sakit ini mengalami peningkatan signifikan yang menunjukkan pelayanan kesehatan yang dilakukan para tenaga kesehatan semakin baik dan prima.

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes, mengatakan rata-rata setiap bulan sepanjang tahun 2025 yang lalu kunjungan pasien ke rumah sakit mencapai 3.760 orang pasien.

    " Selama tahun 2025 kemarin jumlah kunjungan rumah sakit kita ada sebanyak 45.125, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap," kata Bambang Hermanto, Senin (26/01/2026) kepada media online driv.penajambi.co/.

    Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto saat meninjau pelayanan pasien di zaal kebidanan

    Ia menjelaskan kunjungan pasien yang mengalami peningkatan tersebut selaras dengan peningkatan pendapatan rumah sakit, yang tahun 2025 mengalami over target.

    Pendapatan rumah sakit tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp 23 Miliar dan terealisasi sebesar Rp 31 Miliar.

    ” Tahun 2025 kemarin kita targetkan 23 Miliar dan terealisasi sebanyak sekitar 31 miliar pendapatan rumah sakit, kita harapkan kedepan tambah maju, tambah naik dan sukses kedepannya berjalan lancar,” katanya.

    Untuk tahun 2026 ini, lanjut Bambang Hermanto, pihaknya mentargetkan sebesar Rp 25 Miliar. Iapun mengharapkan target ini bisa di capai seperti tahun 2025. ” Kita menargetkan sekitar 25 miliar kita harapkan akan lebih mendapatkan target,” katanya.

    Untuk mencapai target ini, ia menghimbau kepada seluruh dokter, staf, tenaga medis dan non medis untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditentukan.

    Direktur RSUD Sarolangun Bambang Hermanto saat memberikan arahan kepada tenaga medis yang bertugas
    Direktur RSUD Sarolangun Bambang Hermanto saat menyapa dengan santun para tenaga medis yang bertugas

    ” Upaya kita selama ini kepada seluruh staf agar menjalankan tupoksinya secara baik, sesuai dengan SOP, meningkatkan kegiatan mereka dengan tidak menyalahi aturan,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Pembangunan Tugu Biduk Sarolangun Sukses Melalui Forum CSR, Ini Nama-nama 25 Perusahaan Ikut Berpartisipasi

    Pembangunan Tugu Biduk Sarolangun Sukses Melalui Forum CSR, Ini Nama-nama 25 Perusahaan Ikut Berpartisipasi

    Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua Forum CSR M Ridwan, Kontraktor Pelaksana Ibnu Ziyadi

    KABAR SAROLANGUN – Pembangunan tugu biduk Sarolangun telah selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya, dengan sumber dana Forum Corporate Responsibility Social (CSR) Kabupaten Sarolangun dari 25 perusahaan di Wilayah Kabupaten Sarolangun.

    Forum CSR Kabupaten Sarolangun yang diketuai oleh Pimpinan Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun M Ridwan, SE dan 25 perusahaan yang ikut berpartisipasi sukses membangun ikon baru tugu biduk Sarolangun tersebut.

    25 perusahaan yang menyumbangkan CSR pembangunan tugu biduk tersebut, adalah sebagai berikut :

    1. Bank Jambi

    2. PTPN VI

    3. PT.Primatama Kreasi Mas

    4. PT. Bahana Karya Semesta

    5. PT. Kresna Duta Agroindo

    6. PT. Karet Bathin Delapan

    7. PT. Cahaya Mitra Sawit Sarolangun

    8. PT. Surya Lestari Usaha Mandiri

    9. PT. Anugrah Jambi Coalindo

    10. PT. Sarolangun Sawit Makmur

    11. PT. IGUN

    12. PT. Sinar Agung Persada Mas

    13. PT. KBB

    14. PT. Critas

    15. PT. ATTA

    16. PT. Kedaton

    17. PT. Sumatra Agro Mandiri

    18. PT. Masuji

    19. PT. Dua Semeru

    20. SKK MIGAS SUMBAGSEL

    21. PT. SELERAYA MERANGIN DUA

    22. PT. TECKWIN

    23. PT. BWP MERUAP

    24. PT. SABANG SAWIT NUSANTARA

    25. PT. SUKSES GEMILANG PALEM

    Saat ini Tugu biduk ini sebagai ikon baru kota Sarolangun telah berdiri kokoh dan indah kawasan tepian Cik Minah, seberang Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

    Bupati Sarolangun H Hurmin dan Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan menunjukkan dokumen serah terima aset pembangunan tugu biduk

    Usai dibangun, aset tugu biduk tersebut secara resmi telah diserahkan oleh Kontraktor Pelaksana dari PT Gentala Inspirasi Mahakarya kepada Forum CSR Kabupaten Sarolangun. Kemudian aset tersebut diserahkan kembali Forum CSR Kabupaten Sarolangun kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Serah terima aset tugu biduk ini diserahkan oleh kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya Ar H Ibnu Ziyadi MZ, ST, MH, IAI, kepada Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan, SE, dan kemudian diserahkan oleh Ketua forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan kepada Bupati Sarolangun H Hurmin, Jumat (23/01/2026) di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

    Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan mengucapkan terima kasih kepada 25 perusahaan yang berpartisipasi dan semua pihak terkait dalam mensukseskan pembangunan tugu biduk ini dengan berpartisipasi langsung baik dalam suka dan duka selama pembangunan tugu biduk ini yang terasa sangat luar biasa.

    ” Saat itu  seharusnya akan mundur pada saat itu karena sudah tidak ada progres lagi. Kita bersiap untuk mundur, saya juga sampaikan kepada bapak bupati lalu Bapak Bupati bilang tidak mungkin kita untuk mundur lagi, kata beliau buat selesaikan,” katanya.

    ” Dan alhamdulillah berkat perjuangan sama-sama, berkat doa dan iktikad baik bahwa pada pagi hari ini tanggal 23 Januari 2026 kita bisa merealisasikan, kita bisa mewujudkan impian dan cita-cita kita semua bahwa tugu biduk itu harus selesai,” kata dia menambahkan.

    M Ridwan juga mengharapkan agar nantinya tugu biduk ini agar bisa menjadi destinasi wisata yang baru bagi masyarakat, maka dari itu  masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam menjaga dan merawat tugu biduk ini dengan baik, salah satunya dengan menyiapkan kelembagaan komunitas masyarakat yang nantinya ada regulasi kerjasama dalam pengelolaan aset.

    Tugu Biduk Sarolangun yang sudah berdiri kokoh di Kawasan Tepian Cik Minah

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan yang tergabung dalam forum CSR serta kepada kontraktor pelaksana atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan tugu biduk ini.

    ” Sinergi seperti inilah yang sangat kita harapkan terus menerus dan ditingkatkan di masa yang akan datang, kami sampaikan dalam kesempatan ini seluruh OPD, pak sekda, perusahaan yang berpartisipasi Kita doakan kawan-kawan perusahaan diberikan kemudahan untuk berusaha di wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Hurmin menegaskan bahwa hadirnya perusahaan dalam melaksanakan investasi tentu harus bisa memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat Sarolangun pada umumnya.

    Maka iapun memberikan apresiasi yang tinggi bagi perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan tugu biduk Sarolangun ini.

    ” Alhamdulillah dengan doa dan semangat bersama, pembangunan tugu biduk ini terlaksana juga,” katanya.

    Hurmin menyebutkan bahwa tugu Biduk ini hadir sebagai ikon baru Kabupaten Sarolangun, dimana bukan sekedar berbagai bangunan visual tetapi sebagai rangkuman sejarah budaya dan identitas masyarakat Sarolangun yang hidup dan terus bergerak.

    Pada bagian paling atas tugu biduk ini di mahkotai pucuk pakis sebagai simbol kehidupan yang tak pernah habis.

    ” Pucuk paku dipetik pagi dan sore namun selalu tumbuh kembali dan berbagai simbol lainnya seperti tulang batik atau pengayuh biduk dan simbol biduk yang filosofinya menggambarkan masyarakat sarolangun adalah pribadi tangguh, pantang menyerah dan selalu bangkit meski berkali-kali diuji jaman,” katanya.

    Poto bersama

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin Muis, SE, MM, Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST, Kasatpol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadis Perkim Sarolangun Drs Tarmizi, Pihak perwakilan 23 perusahaan pembangunan tugu biduk, Kabid Penanaman Modal Desi Oktawati, SE, MM, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Lurah Sarkam Aripin Siregar, serta tim Gentala Inspirasi Mahakarya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Pemkab Sarolangun Gelar Shubuh Akbar dan Peringatan Isra’ Mi’raj Bersama Syekh Ahmed Al-Sharif Dari Kairo 

    Pemkab Sarolangun Gelar Shubuh Akbar dan Peringatan Isra’ Mi’raj Bersama Syekh Ahmed Al-Sharif Dari Kairo 

    Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Syekh Ahmed Al-Sharif, forkopimda Kabupaten Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN –Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan shubuh Akbar sekaligus peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW bersama Syekh Ahmed Al-Sharif dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, Jumat (23/01/2026) di Mesjid As-Sulton Sarolangun.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir langsung Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Waka TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Wakil Ketua PA Sarolangun Taufiqurrahman, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag.

    Selain itu hadir juga Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM beserta ibu Ny Lilis Sumiati Arief, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, para kepala OPD, jajaran ASN, para Camat, pengurus mesjid As-Sulton serta jamaah dari segenap lapisan masyarakat Sarolangun.

    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Waka TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief dan jamaah
    Bupati Sarolangun H Hurmin saat menyampaikan pesan kepada segenap lapisan masyarakat Sarolangun yang hadir 

    Dalam kesempatan itu, Bupati Sarolangun H Hurmin mengucapkan selamat datang kepada penceramah oleh ustadz Syekh Ahmed Al-Sharif di bumi sepucuk adat Serumpun Pseko yang telah bersedia hadir langsung dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat Sarolangun.

    ” Semoga kita semua dapat memetik manfaat, menambah keimanan serta dapat diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari dari Pencerahan yang disampaikan oleh syekh Ahmed Al-Sharif,” katanya.

    Hurmin juga mengatakan bahwa peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang sudah kental di kalangan masyarakat kaum muslimin, khususnya umat muslim yang ada di Kabupaten Sarolangun.

    Tentunya peringatan Isra’ dan Mi’raj ini bukan hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan semata, tetapi momentum ini dijadikan sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Karena banyak hikmah dan pelajaran dari perjalanan nabi Muhammad SAW yang bisa diambil dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.

    ” Kita tentunya wajib meyakini, terjadinya peristiwa isra’ mi’raj, terlebih peristiwa itu diperjalankannya nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah melaksanakan sholat lima waktu, yang menjadi kewajiban utama bagi seluruh umat Islam,” katanya.

    Hurmin juta mengajak seluruh lapisan masyarakat Sarolangun untuk meningkatkan kualitas sholat lima waktu sehingga dapat merasakan shalat sebagai kebutuhan yang harus dipenuhi.

    Selain itu, dalam peringatan Isra’ dan Mi’raj ini juga dilakukan kegiatan shubuh Akbar dan shubuh keliling yang diharapkan dapat menjadi kegiatan positif dan berkelanjutan dalam rangka mempererat silaturrahmi antara Pemerintah Daerah dan masyarakat serta membiasakan sholat berjamaah di mesjid.

    ” Semoga kedepan kita dapat terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sehingga nilai-nilai religius dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

    Syekh Ahmed Al-Sharif saat menyampaikan ceramah agama

    Dalam kegiatan tersebut diakhiri dengan ceramah agama oleh Ustadz Syekh Ahmed Al-Sharif yang diikuti seluruh jamaah dengan antusias serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Serah Terima Aset Tugu Biduk Sarolangun, Bupati Sarolangun Hurmin : Ikon Baru Kebanggaan Bersama

    Serah Terima Aset Tugu Biduk Sarolangun, Bupati Sarolangun Hurmin : Ikon Baru Kebanggaan Bersama

    Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Kontraktor Pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya Ibnu Ziyadi

    KABAR SAROLANGUN – Pembangunan tugu biduk Sarolangun saat ini telah selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya, dengan sumber dana pembangunan melalui Corporate Responsibility Social (CSR) dari 23 perusahaan di Wilayah Kabupaten Sarolangun.

    Tugu biduk ini sebagai ikon baru kota Sarolangun telah berdiri kokoh dan indah kawasan tepian Cik Minah, seberang Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

    Usai dibangun, aset tugu biduk tersebut secara resmi telah diserahkan oleh Kontraktor Pelaksana dari PT Gentala Inspirasi Mahakarya kepada Forum CSR Kabupaten Sarolangun. Kemudian aset tersebut diserahkan kembali Forum CSR Kabupaten Sarolangun kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Serah terima aset tugu biduk ini diserahkan oleh kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya Ar H Ibnu Ziyadi MZ, ST, MH, IAI, kepada Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan, SE, dan kemudian diserahkan oleh Ketua forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan kepada Bupati Sarolangun H Hurmin, Jumat (23/01/2026) di Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin Muis, SE, MM, Kadis PUPR Sarolangun Arif Hamdani, ST, Kasatpol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadis Perkim Sarolangun Drs Tarmizi, Pihak perwakilan 23 perusahaan pembangunan tugu biduk, Kabid Penanaman Modal Desi Oktawati, SE, MM, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Lurah Sarkam Aripin Siregar, serta tim Gentala Inspirasi Mahakarya.

    Bupati Sarolangun H Hurmin dan Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan menunjukkan dokumen serah terima aset pembangunan tugu biduk
    Kontraktor pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya Ibnu Ziyadi dan Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan Poto bersama dalam penyerahan serah terima barang dan aset pembangunan tugu biduk

    Dalam sambutannya, Ibnu Ziyadi selaku Kontraktor Pelaksana PT Gentala Inspirasi Mahakarya mengucapkan apresiasi yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun dan Forum CSR Kabupaten Sarolangun yang telah memberikan amanah kepada pihaknya untuk mengumpulkan pembiayaan yang besar menciptakan sebuah ikon baru yang sudah lama direncanakan namun baru bisa terealisasi saat sekarang ini.

    ” Kalau merunut ke belakang dari 2 tahun yang lalu, kami di fasilitasi dibantu oleh Pak Sahrudin bertemu dengan PJ Bupati Sarolangun berdiskusi kemudian juga disupport penuh dengan Pak Dedi beliau PJ Sekda waktu itu memfasilitasi beberapa kali pertemuan rapat baik di kantor bupati kemudian di bank 9 Jambi dan diskusi secara intensif sampai beberapa tempat,” katanya.

    ” Dan alhamdulillah pada era Bupati yang sekarang, bapak H Hurmin harapan itu terwujud ini suatu kebanggaan bagi kami, diberi kesempatan diberi amanah untuk mengawal proses itu mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan,” kata dia menambahkan.

    Kata Ibnu Ziyadi, bahwa dalam pelaksanaan pembangunan tugu biduk ini banyak hal yang pihaknya temui berkaitan dengan permasalahan teknis dan non teknis, namun pihaknya tetap berkomitmen apapun yang terjadi ini harus dapat diselesaikan dengan baik karena pembangunan tugu biduk ini merupakan sebuah amanah harus diwujudkan.

    ” Seperti yang sama-sama kita saksikan, kami menyadari apa yang sudah kami perbuat ini memang belum sempurna, masih banyak yang hal-hal yang sebenarnya belum sesuai dengab perencanaan, cuma demikian kami akan berusaha minimal antara konsep desain yang sudah dipaparkan dengan realita ini sudah mendekati,” katanya.

    Selain itu, pihaknya juga telah menemui saran maupun masukan dari berbagai pihak selama pembangunan tugu biduk ini, apalagi di media sosial banyak pendapat yang diutarakan masyarakat. Namun, menurutnya itulah dinamika Pembangunan yang tidak menyurutkan semangat pihaknya untuk melaksanakan pembangunan tugu biduk tersebut.

    ” Ini sebuah tantangan dan kita harus berusaha bagaimana mewujudkan itu dan insyaallah menjadi harapan Kita semua ke depan. Sarolangun sudah memiliki icon yang betul-betul berasal dari adat budaya kita kita tidak lagi terus mengelus-ngelus peninggalan kolonial dari dulu background acara-acara kita selalu jembatan Beatrix,” katanya.

    Ia juga berharap keberadaan tugu biduk ini juga bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat Sarolangun khususnya para pelaku UMKM untuk hilirisasi membuat karya-karya lainnya, dan hari ini sudah banyak produk-produk dari masyarakat Sarolangun yang membuat tampil produk baju, batik dengan motif tugu biduk sehingga ini memang diharapkan dapat menumbuhkembangkan UMKM.

    ” Harapan kita tentunya setelah ini akan muncul iven-iven yang menjadi tradisi tahunan kita tahu setiap lebaran ada lomba biduk, itu tadi sudah saya diskusi dengan bapak Bupati kalau bisa tahun ini tidak hanya orang nonton lomba biduk tapi ada kegiatan-kegiatan lain yang menyertainya,” katanya.

    Bupati Sarolangun H Hurmin dan Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan menandatangani berita acara serah terima aset pembangunan tugu biduk

    Ibnu Ziyadi juga mengharapkan agar nantinya masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga dan merawat tugu biduk ini dengan baik, salah satunya dengan menyiapkan kelembagaan komunitas masyarakat yang nantinya ada regulasi kerjasama dalam pengelolaan aset.

    ” Jadi kita libatkan masyarakat karena potensi ekonomi di lokasi ini insya Allah luar biasa, mulai dari parkir kuliner, souvenir dan lain sebagainya. Hal-hal seperti ini sudah kita sampaikan jadi mendorong masyarakat bahwa jangan kita terlalu meminta fasilitas dan pemerintah padahal pemerintah sudah sangat banyak berbuat, tinggal lagi masyarakat apakah bisa atau tidak memanfaatkan itu,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan mengatakan dalam pembangunan tugu biduk ini ada sebanyak 23 perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam suka dan duka selama pembangunan tugu biduk ini yang terasa sangat luar biasa.

    Maka iapun mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang berpartisipasi dan semua pihak terkait dalam mensukseskan pembangunan tugu biduk ini.

    ” Saat itu seharusnya akan mundur pada saat itu karena sudah tidak ada progres lagi. Kita bersiap untuk mundur, saya juga sampaikan kepada bapak bupati lalu Bapak Bupati bilang tidak mungkin kita untuk mundur lagi, kata beliau buat selesaikan,” kata pimpinan Bank 9 Jambi Cabang Sarolangun ini.

    ” Dan alhamdulillah berkat perjuangan sama-sama, berkat doa dan iktikad baik bahwa pada pagi hari ini tanggal 23 Januari 2026 kita bisa merealisasikan, kita bisa mewujudkan impian dan cita-cita kita semua bahwa tugu biduk itu harus selesai,” kata dia menambahkan.

    Sementara itu, dalam arahannya Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa pembangunan tugu biduk hari ini bukan hanya sebuah proyek terus melainkan simbol-simbol kearifan lokal, identitas budaya dan kebanggaan masyarakat yang harus dijaga dan di wariskan kepada generasi yang akan datang.

    ” Tugu biduk ini sebagai kebanggaan bersama sebagai simbol persatuan dan sebagai warisan berharga bagi anak cucu kita kedepan,” katanya.

    Hurmin menyebutkan bahwa tugu Biduk ini hadir sebagai ikon baru Kabupaten Sarolangun, dimana bukan sekedar berbagai bangunan visual tetapi sebagai rangkuman sejarah budaya dan identitas masyarakat Sarolangun yang hidup dan terus bergerak.

    Pada bagian paling atas tugu biduk ini di mahkotai pucuk paku sebagai simbol kehidupan yang tak pernah habis.

    ” Pucuk paku dipetik pagi dan sore namun selalu tumbuh kembali dan berbagai simbol lainnya seperti tulang batik atau pengayuh biduk dan simbol biduk yang filosofinya menggambarkan masyarakat sarolangun adalah pribadi tangguh, pantang menyerah dan selalu bangkit meski berkali-kali diuji jaman,” katanya.

    Poto bersama
    Bupati Sarolangun Hurmin dan jajaran Poto bersama dengan pihak perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pembangunan tugu biduk

    Selain itu, tentunya tugu biduk bukan hanya ikon baru tapi dibangun dari sejarah yang digerakkan oleh kebersamaan dan diarahkan menuju masa depan tanpa melupakan akar budayanya. Kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat tugy biduk ini.

    Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan yang tergabung dalam forum CSR serta kepada kontraktor pelaksana atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan tugu biduk ini.

    ” Sinergi seperti inilah yang sangat kita harapkan terus menerus dan ditingkatkan di masa yang akan datang, kami sampaikan dalam kesempatan ini seluruh OPD, pak sekda, hadirnya perusahaan memberi manfaat bagi daerah. Alhamdulillah dengan doa dan semangat bersama, pembangunan tugu biduk ini terlaksana juga. Kita doakan kawan-kawan perusahaan yang ikut membantu diberikan kemudahan untuk berusaha di wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin dan Ketua forum CSR Kabupaten Sarolangun M Ridwan juga menandatangani berita acara penyerahan aset tugu biduk ini serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Prihatin, Bupati Sarolangun Hurmin Sambangi Rumah Duka Korban Meninggal Dunia Tertimbun Tanah Longsor

    Prihatin, Bupati Sarolangun Hurmin Sambangi Rumah Duka Korban Meninggal Dunia Tertimbun Tanah Longsor

    Bupati Sarolangun H Hurmin bersama Forkopimda dan jajaran saat menyambangi rumah duka korban meninggal dunia di Desa Temenggung, Kecamatan Limun

    KABAR SAROLANGUN – Sosok yang prihatin, Bupati Sarolangun H Hurmin turun langsung menyambangi rumah-rumah duka korban yang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor saat mencari nafkah di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terjadi dua hari yang lalu, Kamis (22/01/2026), petang.

    Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sarolangun itu ke rumah duka untuk menyampaikan secara langsung rasa keprihatinan dan turut bela sungkawa atas musibah yang menimpa pihak keluarga yang ditinggalkan oleh para korban.

    Diketahui, dua hari yang lalu, sebanyak delapan orang meninggal dunia dan empat luka-luka atas peristiwa naas tersebut yang terjadi di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin turut didampingi Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin Muis, SE, MM, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Camat Limun Masri, SH, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Camat Pelawan Sibawaihi, SH MH, Kapolsek Limun AKP B Tarigan, Kepala Desa Temenggung Supriyadi serta tokoh masyarakat setempat.

    Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan santunan kepada pihak keluarga korban meninggal dunia yang ada di Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan
    Bupati Sarolangun H Hurmin beserta rombongan saat membacakan doa bagi para korban yang meninggal dunia

    Sebanyak lima rumah duka dikunjungi langsung oleh Bupati Sarolangun H Hurmin beserta rombongan, diantaranya dua rumah duka yang ada di Desa Temenggung dan satu rumah duka di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun. Kemudian satu rumah duka di Desa Lubuk Sayak, dan Satu Rumah Duka yang ada di Desa Bukit, Kecamatan Pelawan.

    Dalam menyambangi rumah duka tersebut, Bupati Sarolangun H Hurmin yang dikenal sosok yang peduli ini menyampaikan bela sungkawa yang terdalam bagi para anggota keluarga yang telah ditinggalkan sembari memberikan santunan dan bantuan sembako.

    ” Terima kasih bapak Bupati Sarolangun dan rombongan sudah mendatangi ke tempat kami, terima kasih banyak,” kata Salah seorang anggota keluarga yang didatangi Bupati Sarolangun H Hurmin dan rombongan dengan nada terbata-bata.

    Bupati Sarolangun H Hurmin saat menyambangi rumah duka yang ada di Desa Bukit, Kecamatan Pelawan

    Usai kegiatan tersebut, kepada para awak media, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun turut prihatin atas kejadian musibah ini, tentunya kedepan diharapkan tidak terjadi lagi adanya peristiwa yang seperti ini.

    ” Kami bersama rombongan forkopimda, dan jajaran OPD ikut perhatian atas kepergian saudara kita, semoga mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Bagi sanak keluarga kami, keluarga yang ditinggalkan untuk ikhlaskan dan sabar dalam menghadapi musibah ini,” katanya.

    ” Kita turut prihatin atas kejadian ini, semoga kedepan tidak terjadi lagi seperti ini itu harapan kita. Kepada pihak keluarga yang ditinggalkan bahwa kita sama-sama tahu ini sudah janji sudah sampai, kita harus ikhlas atas kepergiannya, kita yakin dengan tuhan seperti apa kejadiannya pasti ada hikmahnya, yakinlah Allah SWT memberikan yang terbaik buat hamba nya,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap