Category: DAERAH

  • Polres Sarolangun Ungkap 442 Kasus Kejahatan dan Narkoba Sepanjang 2025

    Polres Sarolangun Ungkap 442 Kasus Kejahatan dan Narkoba Sepanjang 2025

    Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi saat pers rilis akhir tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Polres Sarolangun berhasil mengungkap 442 kasus kejahatan dan narkoba di sepanjang tahun 2025 ini. Ratusan kasus tersebut terdiri dari pengungkapan sebanyak 96 kasus kejahatan oleh Sat Reskrim, 195 oleh Polsek Jajaran dan 150 kasus Narkoba, yanng mencakup tindak kriminal serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. Melalui Waka Polres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH., mengungkapkan selain pengungkapan kasus kejahatan dan narkoba jajarannya juga menindak pelanggaran lalu lintas dan laka lantas.

    ” Selama tahun 2025, kami juga menangani penyelesaian perkara laka lantas sebanyak 97 perkara dan dalam proses sebanyak 22 perkara,” katanya, Selasa (30/12/25) dalam kegiatan pers rilis akhir tahun di Mapolres Sarolangun.

    Dalam kesempatannya, ia juga mengungkapkan secara umum dinamika kriminalitas di wilayah hukum Polres Sarolangun menunjukkan fluktuasi.

    Pada 2024, jumlah kasus Kejahatan mengalami kenaikan 61 kasus, dan kasus Narkoba mengalami kenaikan 31 kasus. Meski demikian, sebagian besar perkara berhasil ditangani oleh kepolisian.

    Dari total 323 kasus Kejahatan tersebut, sekitar 238 telah selesai ditangani, sisa lainnya masih dalam proses penyidikan. Jenis kejahatan yang paling banyak terjadi didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan 58 kasus.

    Kasus kejahatan yang menonjol sepanjang 2025 antara lain pencurian dengan kekerasan (Curat) 58 kasus dan pencurian biasa sebanyak 55 kasus, pencurian ringan 48 kasus, serta kasus penggelapan sebanyak 32 kasus.

    Dalam penanganan kasus narkoba, Polres Sarolangun mencatat sebanyak 116 kasus sepanjang Januari-Desember 2025 dengan total tersangka 141 laki-laki dan 9 perempuan. Rinciannya terdiri atas 1,947,22 Gram Sabu, 212,81 Gram Ganja dan 523 kasus obat-obatan berbahaya (pil ekstasi).

    Di bidang lalu lintas, Polisi mencatat sepanjang 2024 terjadi 3,183 pelanggaran tilang lalu lintas dan 84 kasus kecelakaan lalu lintas.

    ” Sementara pada 2025, jumlah pelanggaran lalu lintas menurun menjadi 2,986 kasus tilang, Angka kecelakaan meningkat menjadi 120 kasus atau naik 36 kasus dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

    Kompol Aswindo Indriadi juga menyebutkan sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sarolangun, di antaranya Jalan Lintas Kecamatan Batin VIII, serta Jalan Raya Singkut – Mandiangin.

    Untuk menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas, Polres Sarolangun terus meningkatkan upaya preventif dan preemtif melalui patroli rutin, razia cipta kondisi, serta sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

    ” Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila mengetahui atau menemukan potensi gangguan kamtibmas,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Puncak Peringatan HUT DWP Ke-26 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Sarolangun Berlangsung Sukses 

    Puncak Peringatan HUT DWP Ke-26 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Sarolangun Berlangsung Sukses 

    Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati, dan jajaran DWP poto bersama dalam puncak HUT DWP Ke-26 Tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP yang ke-26 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Sarolangun, Selasa (30/12/2025) di Pondopo Lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun yang berlangsung dengan sukses.

    Kegiatan tersebut tampak dihadiri Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, S.Sos, Para asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S. STP, MH, Para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Direktur RSUD Sarolangun dr Bambang Hermanto, M.Kes, Direktur Perumda TSB Sarolangun Muliyadi, SE, Jajaran pengurus DWP Sarolangun serta tamu undangan lainnya.

    Pada kesempatan itu, puncak peringatan HUT DWP ini diawali dengan kegiatan jalan santai dan senam bersama dan pelepasan balon HUT DWP ke-26, yang begitu meriah serta penuh kekompakan dan kebersamaan.

    Kegiatan senam bersama
    Pelepasan balon HUT DWP Ke-26 Tahun 2025

    Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief mengatakan peringatan HUT DWP bukan hanya sebagai seremonial belaka, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa dengan mengusung tema peran strategis dharma Wanita dalam pendidikan anak bangsa untuk Indonesia emas 2045.

    ” DWP mengajar, mendidik dengan hati, menginspirasi negeri, kita diingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi tetapi juga oleh kekuatan keluarga karakter generasi dan ketangguhan perempuan,” katanya.

    Kata Lilis Sumiati, untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 setiap anak harus tumbuh dalam keluarga yang memberikan Asih, Asuh dan Asah. Asih berarti kasih sayang, asuh yaitu nutrisi dan perawatan serta asah yaitu stimulasi dan pendidikan yang cukup. Oleh karena itu peran keluarga khususnya peran perempuan dalam keluarga sangatlah penting untuk memastikan setiap anak tumbuh sesuai potensinya.

    ” Di usia yang terus bertambah semoga Dharma Wanita Persatuan semakin matang dalam visi, kuat dalam peran dan luas dalam manfaat. Mari kita rawat kebersamaan ini dengan cinta, kita jaga organisasi ini dengan amanah dan kita jalani peran ini dengan sepenuh hati,” katanya.

    Ia juga berharap Ke depan dharma wanita persatuan diharapkan semakin memperkuat perannya dalam peningkatan kualitas pendidikan keluarga dan masyarakat, kesadaran kesehatan keluarga penguatan ekonomi perempuan, penanaman nilai-nilai kebangsaan dan etika sosial.

    Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief

    Serta menjadikan organisasi dharma wanita persatuan sebagai organisasi yang bukan hanya aktif dalam kegiatan tetapi juga hidup dalam nilai, bukan hanya solid dalam struktur tetapi juga hangat dalam rasa kebersamaan.

    ” Semoga Dharma Wanita Persatuan senantiasa menjadi cahaya dalam keluarga lentera dalam masyarakat dan pelita dalam perjalanan bangsa menuju masa depan Indonesia,” katanya.

    Sementara itu, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Risha Fitria selaku Penasehat DWP Sarolangun mengucapkan selamat melaksanakan acara puncak peringatan HUT Dharma wanita persatuan Kabupaten Sarolangun yang ke-26 tahun 2025.

    Tentunya dengan seiring bertambahnya usia, ia berharap organisasi ini semakin solid dan menjadi pilar penting dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Sarolangun yang tercinta.

    ” Sesuai dengan tema tahun ini mengenai Indonesia emas 2045, peran ibu-ibu sebagai istri ASN sangatlah strategis, saya ingin menekankan beberapa poin yang juga menjadi fokus kita Kabupaten Sarolangun antara lain pertama, akselerasi penurunan Stunting. Kedua pendidikan karakter dan kearifan lokal, ketiga literasi digital keluarga,” katanya.

    ” Pendidikan anak bangsa tidak akan maksimal jika fisiknya tidak sehat, maka saya mengajak Dharma wanita persatuan untuk turun langsung ke masyarakat menjadi duta penurunan stunting di lingkungan masing-masing pastikan setiap anak terpenuhi gizi,” kata dia menambahkan.

    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin

    Sebagai penasehat DWP, Risha Fitria juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang suami di kantor tidak lepas dari peran ibu-ibu yang mendukung atau yang memberikan peran serta. Maka dari itu, ia mengajak seluruh pengurus DWP untuk memperkuat ketahanan ekonomi, manfaatkan program pemberdayaan perempuan untuk membantu ekonomi keluarga melalui UMKM atau pemanfaatan lingkungan, jaga nama baik instansi jadilah contoh bagi masyarakat dalam pola hidup sederhana dan bersahaja.

    ” Mari kita bersinergi dengan peran Pemerintah Daerah untuk mewujudkan visi Sarolangun maju, jadikan dharma wanita persatuan sebagai wadah untuk menebar manfaat bagi kita semua,” katanya.

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin dalam arahannya mengatakan atas nama pribadi dan keluarga serta Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan selamat ulang tahun DWP yang ke-26. Semoga peringatan ulang tahun ini semakin memperkokoh, semangat pengabdian kebersamaan serta komitmen Dharma wanita persatuan dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan keluarga.

    ” Dharma wanita persatuan merupakan organisasi yang memiliki sangat penting dan strategis khususnya dalam mendukung tugas dan pengabdian para aparatur, khususnya dalam mendukung tugas dan pengabdian para aparatur sipil negara, tetapi juga mitra aktif pemerintah dalam membangun keluarga yang harmonis dan berdaya saing serta peningkatan kesejahteraan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga,” katanya.

    Hurmin juga menyebutkan bahwa organisasi Dharma wanita persatuan juga berperan dalam menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan menjaga budaya serta kearifan lokal. Iapun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota Dharma wanita persatuan Kabupaten Sarolangun atas dedikasi, kerja keras dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama ini.

    Bupati Sarolangun H Hurmin

    ” Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa Dharma wanita persatuan mampu menjadi organisasi yang aktif, produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

    Seiring dengan dinamika Pembangunan dan perkembangan zaman yang semakin cepat, tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks. Oleh karena itu, Hurmin juga berharap Dharma wanita persatuan terus melakukan pembenahan dan penguatan organisasi meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan aplikasi informasi.

    ” Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat menjadi organisasi yang modern, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan organisasi, peningkatan keterampilan anggota, kemitraan menjadi hal yang sangat penting untuk terus dikembangkan,” katanya.

    Peringatan ulang tahun ini hendaknya menjadi momentum evaluasi dan refleksi sejauh mana peran dan kontribusi yang telah diberikan serta menjadi titik awal untuk merancang langkah-langkah strategis ke depan.

    Dengan kebersamaan kekompakan dan semangat gotong royong, ia meyakini kedepan organisasi Dharma wanita persatuan Kabupaten Sarolangun akan semakin maju.

    ” Saya juga berpesan agar Dharma wanita persatuan terus menanamkan nilai-nilai integritas dan keteladanan dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat. Sebagai istri ASN bagian dari keluarga besar pemerintah daerah, anggota Dharma Wanita diharapkan dapat menjadi contoh yang baik, baik dalam bersikap, bertutur kata maupun dalam berprilaku di tengah masyarakat,” katanya.

    Pemotongan nasi tumpeng HUT DWP Ke-26 Tahun 2025

    Dalam kegiatan tersebut, diakhiri dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria didampingi Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan jajaran, serta diakhiri dengan pemberian sembako, doorprize dan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Pemkab Sarolangun Apresiasi Peran Nyata Polres Sarolangun Bantu Percepatan Program MBG di Sarolangun

    Pemkab Sarolangun Apresiasi Peran Nyata Polres Sarolangun Bantu Percepatan Program MBG di Sarolangun

    Groundbreaking SPPG di Pelawan Jaya

    Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, dan Forkopimda saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SPPG Polres di Desa Pelawan Jaya

    KABAR SAROLANGUN –Bupati Sarolangun H Hurmin yang diwakili Sekda Ir. Muhamad Arief RH, MUM, menghadiri dan mengikuti kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pelawan Jaya, Kecamatan Singkut, Senin (29/12/2025).

    Pembangunan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si melalui zoom meeting.

    Groundbreaking SPPG merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pemenuhan gizi bagi personel dan masyarakat, khususnya sektor pelayanan publik dan anak-anak penerima program pemerintah.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengapresiasi Polres Sarolangun karena telah menunjukkan langkah nyata mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sarolangun.

    ” Polres Sarolangun sudah membangun 2 SPPG dan 1 tahap pembangunan. Kita berharap Polres Sarolangun menambah lagi,” katanya.

    Ia menegaskan, percepatan pembangunan SPPG harus dilakukan secara kolaboratif untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan secepat mungkin oleh masyarakat, terutama anak-anak.

    ” Pak Presiden berharap anak-anak kita segera menerima manfaat dari program ini. Semua elemen harus ikut mempercepat,” katanya.

    Menurutnya, Kabupaten Sarolangun mencakup sekitar 102.269 orang, terdiri dari 81.114 pelajar dan 21.155 kelompok 3B (ibu hamil/menyusui & balita) penerima manfaat MBG yang akan dilayani secara bertahap dan merata.

    Sekda juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna menjamin ketersediaan pasokan bahan baku SPPG, mulai dari Dinas, Yayasan, hingga Badan Gizi Nasional.

    ” Kami akan melakukan rakor agar SPPG memiliki jaminan bahan baku. Kita upayakan memakai beras lokal Jambi,” katanya.

    Poto bersama

    Sementara itu, Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, menjelaskan pembangunan SPPG merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program nasional di bidang pangan bergizi dan revitalisasi kualitas sumber daya manusia.

    ” Kita memastikan anak-anak kita dapat menikmati makanan yang bergizi dan sehat,”katanya.

    Saat ini, 2 unit SPPG telah beroperasi di Sarolangun, sementara 1 unit lainnya tengah dalam proses pembangunan dan persiapan operasional.

    ” Dengan pembangunan ini Polres Sarolangun berkomitmen mendukung program Presiden Republik Indonesia. Saya mengajak semua pihak bersinergi. Terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi,” katanya.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Sarolangun Nurdin, Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Mewakili Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M. Syatar, S.Ag, Camat dan Kepala Desa setempat.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Rakerda Ke-IX Lembaga Adat Melayu Berlangsung Sukses, Bupati Hurmin : Mari Bersinergi Wujudkan Sarolangun Maju

    Rakerda Ke-IX Lembaga Adat Melayu Berlangsung Sukses, Bupati Hurmin : Mari Bersinergi Wujudkan Sarolangun Maju

    Bupati Sarolangun H Hurmin, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Ibu Sekda Sarolangun Lilis Sumiati Arief, Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun Helmi

    KABAR SAROLANGUN – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang Ke-IX Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Sarolangun tahun 2025 berlangsung sukses, Senin (29/12/2025) di aula Pendopo Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin yang turut dihadiri Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Ibu Sekda Sarolangun Lilis Sumiati Arief Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun Helmi, SH, MH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, dan Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt.

    Hadir juga Sekretaris LAM Jambi Kabupaten Sarolangun Herman, Para Camat dan Lurah se-Kabupaten Sarolangun, Jajaran pengurus LAM Jambi Kabupaten Sarolangun, Ketua dan Sekretaris LAM Jambi Kecamatan se-kabupaten Sarolangun serta para tokoh adat, sesepuh adat dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.

    Peserta kegiatan Rakerda Ke-IX LAM Jambi Kabupaten Sarolangun
    Bupati Sarolangun Hurmin saat disambut dengan pengalungan bunga oleh duta pariwisata yang mengenakan pakaian adat pengantin Kabupaten Sarolangun

    Dalam sambutannya, Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun Helmi mengatakan Rakerda Ke-IX ini dilaksanakan dengan dasar AD/ART LAM Jambi Kabupaten Sarolangun dengan tujuan untuk mengevaluasi dan meninjau program kerja yang sudah dilaksanakan tahun 2025 dan tahun-tahun sebelumnya.

    ” Selain itu, juga untuk merumuskan langkah kebijakan kedepan bagi keberlanjutan adat dan budaya lokal di Kabupaten Sarolangun. Untuk mendorong struktur dan kapasitas internal LAM Jambi Kabupaten Sarolangun agar dapat berfungsi secara optimal,” katanya.

    Melalui Rakerda ini juga, Helmi menambahkan akan membuat rekomendasi kepada pemerintah Kabupaten Sarolangun terhadap penanganan sengketa adat serta memberikan saran dan solusi terhadap permalasahan-pernasalahan yang ada.

    ” Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari, dengan tema melalui rakerda Ke-IX kita perkuat peran lembaga adat Melayu Jambi sebagai mitra pemerintah dalam membangun nilai adat dan budaya menuju Sarolangun maju,” katanya.

    Ia juga menambahkan peserta kegiatan ini terdiri dari 22 Pengurus kecamatan, pengurus Kabupaten sebanyak 35 orang dan lembaga terkait 20 orang sehingga dengan total 75 orang peserta.

    Dan pada kesempatan ini juga dilakukan pengenalan terhadap pakaian adat pengantin yang sudah memiliki hak paten dan meraih juara 1 dalam ajang baju adat pengantin.

    ” Pakaian adat Kabupaten Sarolangun mendapatkan sambutan meriah karena terunik se-Sumateta di Provinsi Bangka Belitung, dan kita sudah pamerkan,” katanya.

    Bupati Sarolangun H Hurmin
    Ketua LAM Jambi Kabupaten Sarolangun Helmi

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan LAM Jambi bukan sekedar struktur sosial tetapi dalam menjaga jati diri sosial, dan tentunya peran lembaga adat sangat krusial dalam finamika kehidupan masyarakat.

    ” Kita tidak bisa menolak kemajuan zaman, tetapi adat kita tetap jangan ditinggalkan, tetap kita pegang dan lestarikan. Prinsip ini harus kita pegang teguh agar pembangunan fisik di Kabupaten Sarolangun dapat sejalan dengan pembangunan mental dan spiritual,” katanya.

    Hurmin juga berharap kegiatan Rakerda ini dapat menyusun program kerja dengan baik dan selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Serta diharapkan peran lembaga adat dalam menyelesaikan sengketa secara adat dan budaya.

    ” Kedepannya kita duduk bersama dengan bapak Kapolres, Kejari, selagi sengketa ini bisa di urus di bawah agar di pending dulu sebelum masuk ke jalur hukum,” katanya.

    Dalam kesempatan ini, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun mengharapkan sinergitas bersama LAM Jambi Kabupaten Sarolangun dalam melaksanakan program pembangunan menuju Sarolangun maju.

    ” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Rakerda Ke-IX LAM Jambi Kabupaten Sarolangun tahun 2025 saya nyatakan secara resmi dibuka,” katanya.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, duta pariwisata Sarolangun melakukan pameran baju adat pengantin Kabupaten Sarolangun yang disaksikan langsung Bupati Sarolangun Hurmin dan Ibu Ny Hj Risha Fitria Hurmin, serta seluruh yang hadir dan diakhiri dengan Poto bersama serta kegiatan Rakerda Ke-IX yang berlangsung dengan lancar.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • BPPRD Sarolangun Terima Pajak Reklame Tahun 2025 Capai Over Target Hingga 108,90 Persen

    BPPRD Sarolangun Terima Pajak Reklame Tahun 2025 Capai Over Target Hingga 108,90 Persen

    Sejumlah reklame yang ada di wilayah Kota Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Sarolangun dalam mengumpulkan pajak dari sektor pajak reklame telah berhasil melampaui capaian target yang ditetapkan alias over target.

    Hal ini terbukti, hingga pada periode 01 sampai 10 Desember 2025, BPPRD Sarolangun telah menerima pendapatan pajak reklame mencapai Rp 1.197.919.328,- atau 108,90 persen dari total target sebesar Rp 1.100.000.000,-

    " Pajak reklame ini terdiri dari pajak papan, billboard, Videotron dan Megatron, kita sudah berupaya dengan baik dan Alhamdulillah berjalan baik," kata Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari, SE, ME, Senin (28/12/2025) saat di konfirmasi media online driv.penajambi.co/

    Dikatakannya, pencapaian ini tidak terlepas dari peran Pemkab Sarolangun yang gencar mensosialisasikan tentang pentingnya membayar pajak, serta tumbuhnya kesadaran para pemilik usaha ‎dalam membayar pajak.

    " Sekarang para pemilik usaha pertokoan sudah banyak yang mau membayar pajak. Apalagi, kita juga rutin mendata dan mengingatkan kepada mereka, kita jemput bola‎," katanya.

    Pihaknya optimis, jika pencapaian tersebut masih bisa bertambah, mengingat akhir tahun ini, masih dalam bulan (Desember) berjalan.

    " Di bulan Desember ini, mudah-mudahan jumlah pajak reklame kita masih bisa bertambah," katanya.

    Emalia Sari juga menghimbau, supaya semua pemilik usaha pertokoan di Kabupaten Sarolangun dapat membantu Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan rutin membayar pajak, khususnya pajak reklame.

    ” Mudah-mudahan target kita tahun depan juga bisa tercapai dan over target seperti tahun ini. Untuk itulah, kita menghimbau agar pengusaha dapat memenuhi kewajibannya dalam membayar pajak reklame,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Patroli Malam Perayaan Natal Tahun 2025

    Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Patroli Malam Perayaan Natal Tahun 2025

    Bupati Sarolangun Hurmin, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi dan Forkopimda saat patroli mengunakan sepeda motor dalam pengamanan malam perayaan natal tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran forkopimda Kabupaten Sarolangun melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka memastikan perayaan malam Natal pada tahun 2025 berlangsung damai, aman dan nyaman, Rabu (24/12/2025) malam.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin tampak mengendarai motor bersama Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H diwakili Waka Polres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH., Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH., dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengunjungi tempat pertama, yakni HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Tambir Kelurahan Aur Gading Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun.

    Tiba di sana, Bupati Sarolangun Hurmin, Wakapolres Sarolangun bersama rombongan memantau jalannya ibadah malam Natal yang khidmat. Menghormati khusyuknya ibadah, Bupati hanya melihat lingkungan gereja dan mengucapkan selamat Natal kepada perwakilan pengurus gereja.

    ” Kita sebagai pelayan masyarakat harus bisa memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beribadah. Tak terkecuali bagi umat Kristiani yang mulai malam ini melaksanakan ibadah malam Natal dan merayakan Natal,” Kata Bupati Sarolangun Hurmin.

    ” Kami bersama Forkopimda Sarolangun datang ke sini untuk mengucapkan selamat Natal untuk saudara-saudara umat Kristiani sekaligus ingin memastikan jalannya ibadah lancar dan aman,” kata dia menambahkan.

    Bupati Sarolangun Hurmin, Forkopimda dan Kepala OPD saat Poto bersama di salah satu Gereja di Kabupaten Sarolangun

    Seusai dari gereja, Bupati Sarolangun Hurmin dan rombongan menuju Pos Pelayanan terpadu yang berada di Jalinsum Sarolangun. Di sana, Bupati Sarolangun Hurmin memberikan perhatian khusus terhadap potensi kerawanan yang dapat muncul selama libur panjang, seperti peningkatan arus lalu lintas, potensi tindak kriminalitas, serta risiko kecelakaan lalu lintas di titik-titik rawan.

    ” Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” katanya.

    Hurmin juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan tenteram.

    ” Koordinasi yang solid antar instansi agar setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan aman,” katanya.

    Bupati Sarolangun Hurmin, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi saat diwawancarai
    Bupati Sarolangun Hurmin dan Forkopimda saat memantau pos pelayanan operasi lilin tahun 2025

    Sementara itu, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi menyampaikan bahwa Polres Sarolangun bersama TNI dan instansi terkait telah menyiapkan pola pengamanan terpadu guna memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Sarolangun.

    ” Kami telah menempatkan personel secara proporsional di pos pelayanan dan pos pengamanan dan titik-titik strategis, serta mengintensifkan patroli sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

    ” Selama ini, Sarolangun sangat kondusif. Kami pastikan jajaran Polres Sarolangun siap amankan Natal dan tahun baru,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Momen Hari Natal 2025, Lapas Sarolangun Serahkan Remisi Khusus Bagi Enam Narapidana dan Anak Binaan

    Momen Hari Natal 2025, Lapas Sarolangun Serahkan Remisi Khusus Bagi Enam Narapidana dan Anak Binaan

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal saat menyerahkan SK Remisi khusus bagi narapidana dan anak binaan dalam momentum hari natal tahun 2025 secara simbolis

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka momentum hari raya Natal Tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menyerahkan remisi khusus bagi Narapidana dan Pengurangan Masa pidana khusus bagi anak binaan, Kamis (25/12/2025).

    Penyerahan remisi khusus ini diserahkan secara langsung Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos, yang berlangsung di ruang aula Lapas Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE, Kasi Binadik Jonerwan, S.Pd, Jajaran PJU Lapas Kelas IIB Sarolangun serta para staf Lapas Sarolangun.

    Tampak dalam kegiatan tersebut, enam orang narapidana dan anak binaan Lapas Sarolangun menerima SK pemberian remisi khusus tersebut, yang notabene beragama kristiani tersebut terlihat sangat bahagia karena mendapatkan pengurangan masa pidana 1 bulan hingga 1 bulan 15 hari.

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos menyampaikan amanat Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto 

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, yang menyampaikan amanat dari Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, mengatakan bahwa pemberian remisi bagi narapidana dan anak binaan ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada narapidana dan anak warga binaan yang berkelakuan baik

    ” Remisi bentuk sehingga proses pembinaan akan cepat berjalan, karena narapidana dan anak binaan dalam satu periode pembinaan tidak melakukan pelanggaran dan penertiban,” katanya.

    Ada sebanyak 6 orang narapidana dan anak binaan di lapas Sarolangun yang menerima remisi khusus hari raya natal ini dengan mendapatkan pengurangan masa tahanan 15 hari sampai 1 bulan, sementara yang mendapatkan remisi khusus II atau langsung bebas tidak ada.

    ” Kasus kriminal umum dan kriminal khusus seperti narkoba. Di lapas Sarolangun ini 65 persen itu narkoba, 2/3 dari warga binaan. Tidak ada yang mendapatkan remisi khusus II langsung bebas hari ini, cuman pengurangan masa pidana saja, ada yang satu bulan dan ada yang satu bulan 15 hari.

    Ibnu Faizal menambahkan selain bentuk apresiasi, pemberian remisi khusus ini juga sebagai bentuk dorongan agar proses reintegrasi sosial dapat berlangsung secara optimal. Kepada seluruh petugas lapas agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari keterlibatan dalam peredaran narkoba ataupun tindak pidana lai, segala bentuk penyimpangan tidak dapat di toleransi.

    ” Kepada seluruh warga binaan agar terus aktif dalam mengikuti program kegiatan pembinaan,” katanya.

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal bersama Kepala KPLP Muslihul Hayat Harahap, dan Kasi Binadik Jonerwan
    Poto bersama

    Terakhir, Kalapas Sarolangun yang bijaksana inipun mengucapkan selamat kepada narapidana dan anak binaan yang mendapatkan remisi khusus dan pengurangan masa pidana khusus dalam momentum hari natal tahun 2025 ini.

    Pembinaan akan berhasil kalau terjadi reintegrasi dan berkesinambungan antara petugas, warga binaan dan masyarakat, dan ia mengharapkan semoga dapat terwujud pembinaan yang lebih baik di Lapas Sarolangun untuk menuju Indonesia emas.

    ” Semoga dapat merubah prilaku semakin baik dan menyiapkan diri sebaik mungkin untuk kembali lagi ke tengah masyarakat. Selamat merayakan natal tahun 2025 dan selamat menyambut tahun baru 2026,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Apel Siaga Malam Perayaan Natal Tahun 2025 

    Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Apel Siaga Malam Perayaan Natal Tahun 2025 

    Bupati Sarolangun Hurmin saat memimpin apel siaga malam perayaan natal tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin memimpin langsung kegiatan apel siaga malam perayaan Natal Tahun 2205, Rabu (24/12/2025) di Halaman Rumah Dinas Bupati Sarolangun.

    Hal itu dalam rangka meningkatkan sinergitas bersama seluruh stakeholder dalam melaksanakan pengamanan pada malam natal serta mengantisipasi terjadinya hal-hal yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Asisten III Sarolangun Hazrian, SE, M.Si, Kabag OPS AKP Angga Luvyanto, Kasat Intelkam Polres Sarolangun AKP Tarjono, SH, MH, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Jajaran PJU Polres Sarolangun, OPD terkait, serta personil gabungan terdiri dari TNI, Polri, Pol PP, Dishub, dan Dinkes.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin menegaskan bahwa apel siaga ini bukan hanya rutinitas keamanan semata, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan perayaan natal bagi seluruh umat Kristiani dan masyarakat luas.

    ” Natal merupakan momen Suci yang mengajarkan kita tentang kasih sayang perdamaian dan solidaritas antar umat beragama di Kabupaten Sarolangun yang kaya akan keberagaman budaya dan agama perayaan natal tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

    Forkompinda Kabupaten Sarolangun yang hadir
    Personil gabungan dalam kegiatan apel siaga

    Disebutkan Hurmin, bahwa kesiap-siagaan adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai potensi risiko selama masa perayaan natal. Oleh karena itu, melalui apel siaga ini, ia mengajak seluruh stakeholder untuk meningkatkan koordinasi antar instansi, perkuat pengawasan wilayah dan pastikan pelayanan publik tetap optimal

    ” Saya mengajak kepada aparatur sipil negara Kabupaten Sarolangun dan seluruh stakeholder terkait untuk bekerjasama dengan penuh dedikasi sehingga perayaan natal tahun 2025 di Kabupaten Sarolangun berjalan aman dan lancar,” katanya.

    Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas apel siaga atas kewaspadaan dan pengabdian kalian, nantinya akan membuat kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarolangun akan semakin kondusif serta memastikan setiap sudut Kabupaten Sarolangun tetap aman dan terkendali agar perayaan natal berjalan lancar bagi semua warga yang menjalaninya.

    ” Mari kita tunjukkan bahwa kabupaten Sarolangun adalah contoh nyata toleransi umat beragama di provinsi Jambi,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • DP3A Sarolangun Gelar Kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan 

    DP3A Sarolangun Gelar Kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Perempuan 

    Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, Kabid Perlindungan Perempuan Farida, Kapolsek Bathin VIII Iptu Erik Kurniawan, Kasubsi Intelijen Kejari Sarolangun Hanna Fitrianti

    KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Penguatan Jejaring anta lembaga Penyedia layanan perlindungan Perempuan yang menjadi kewenangan Kabupaten/Kota Tahun 2025, Rabu (24/12/2025) di Ruang Aula Kantor Camat Bathin VIII.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Camat Bathin VIII Aryo L Fajrin, S.IP, Kapolsek Bathin VIII Iptu Erik Kurniawan, SH, MH, Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Sarolangun Hanna Fitrianti, SH, M.Kn, Kabid Perlindungan Perempuan Dr Farida, M.Pd, para Narasumber, tokoh masyarakat dan lembaga Penyedia layanan perlindungan Perempuan.

    Para peserta kegiatan

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi antar lembaga untuk saling tukar pengalaman, saran dan masukan guna perbaikan dan pengembangan program kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di masa mendatang.

    ” Kita sadari bahwa memang tanpa ada koordinasi dan komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan, program kegiatan yang dilaksanakan tidak akan berjalan baik, maka saya berharap kita membuka saluran komunikasi baik antara Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan tetapi juga koordinasi dengan masyarakat,” katanya.

    Dikatakan Yudis Kenromora, bahwa permasalahan perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sangat komplek dan bersifat lintas bidang, maka dari itu penanganan permasalahan tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh DP3A Sarolangun semata.

    Hal itu butuh dukungan dan kerjasama antar seluruh pemangku kepentingan, baik dari pusat, Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga sampai ke Desa, agar kondisi tersebut dapat ditangani secara baik dan menyeluruh.

    ” Hingga saat ini kasus tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, TPPO masih tinggi, masih adanya kesenjangan partisipasi pembangunan antara perempuan dan laki-laki, terbatasnya akses sebagian besar perempuan terhadap layanan kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

    Selain itu, masih kurangnya keterlibatan perempuan dalam kegiatan publik yang lebih luas yang tentunya harus bisa diselesaikan serta masih adanya hukum dan Perundang-undangan yang masih bias gender, diskirminatif terhadap perempuan, menjadi tantangan tersendiri yang harus diatasi bersama.

    Kabid Perlindungan Perempuan Farida dan para narasumber menyampaikan materi penguatan jejaring antar lembaga penyedia layanan perlindungan Perempuan 

    Terkait dengan perempuan dan anak serta TPPO, Yudis Kenromora juga menyebutkan bahwa tidak dipungkiri Sumber Daya Manusia ditentukan oleh kualitas perempuan dan tumbuh kembangnya anak, bagaimana mereka disiapkan, dibentuk, dilindungi dan dijamin Pemenuhan hak-haknya.

    ” Maka penyiapan pemenuhan hak perempuan dan anak, merupakan hal yang sangat penting untuk menjadi manusia masa depan yang diharapkan. Hal ini harus didukung dengan payung hukum, salah satunya UU nomor 35 Tahun 2014,” katanya.

    Di Kabupaten Sarolangun, DP3A Sarolangun terus melakukan berbagai kegiatan melalui sosialisasi, edukasi dan advokasi terutama menyangkut pemenuhan hak perempuan, kekerasan dalam rumah tangga dan pemenuhan hak-hak anak.

    ” Dalam pemenuhan hak-hak perempuan dan anak kami mengharapkan dukungan dari semua pihak dan rencana kedepan, kami akan mempersiapkan penertiban peraturan daerah tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pencegahan TPPO,” katanya.

    Sementara untuk kasus-kasus yang telah terjadi di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2025 ini dari bulan Januari s.d Desember 2025 adanya sebanyak 68 kasus, dengan rincian : kasus kekerasan anak sebanyak 41 kasus dan kekerasan perempuan sebanyak 27 kasus.

    Maka dari itu, diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama makin meningkatnya koordinasi dan sinkronisasi antara Kabupaten dan Kecamatan dalam penyelenggaran pemberdayaan kegiatan-kegiatan perempuan dan perlindungan anak.

    ” Mari kita berkomitmen untuk pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Sarolangun, serta peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak dalam berbagai bidang baik pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum dan pengambilan keputusan,” katanya.

    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, para Narasumber dari kepolisian Polres Sarolangun dan Kejari Sarolangun serta Pemerintah Kecamatan Bathin VIII menyampaikan materi yang diikuti segenap lintas sektoral antar lembaga penyedia layanan perlindungan Perempuan dan diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • DP3A Sarolangun Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

    DP3A Sarolangun Gelar Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

    Fokus Pada Penguatan Manajemen Pelaporan dan Pencatatan Kasus

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Kadis DP3A Yudis Kenromora, Kadis Dikbud Arsyad dan para Narasumber

    KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender (KG) dan Perlindungan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota yang difokuskan dalam pelatihan penguatan manajemen pelaporan dan pencatatan kasus.

    Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Rabu (24/12/2025) di ruang Aula Disdikbud Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Kadis Dikbud Sarolangun Drs H Arsyad, SH, M.Pd.I, Nara sumber Universitas Bungo Nirmala Sari, SH, MH, dan Muhammad Salman, SE, Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, M.Ps.I, Jajaran DP3A Sarolangun, Para peserta terdiri dari PATBM, Guru Ngaji, Wakil Kesiswaan dan Guru BK serta tamu undangan lainnya.

    Pada kesempatan tersebut, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan. Bahwa Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Untuk Mewujudkan Kesetaraan Gender (KG) dan Perlindungan Anak Kewenangan mencakup ringkasan kegiatan, capaian, kendala dan rencana tindak lanjut dari program yang berfokus pada pengembangan gender (PUG) dan perlindungan Anak (PPA), seperti advokasi regulasi daerah pendampingan korban, peningkatan kesadaran public (Penyuluh) koordinasi lintas sectoral OPD lainnya.

    Peserta kegiatan

    ” Kegiatan ini mengacu kepada UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2011 tentang kebijakan partisipasi anak,” katanya.

    Yudis Kenromora menambahkan bahwa pentingnya kesetaraan gender dan perlindungan anak sebagai hak azasi manusia dan isu strategis pembangunan nasional daerah serta peran dinas terkait. Maka kegiatan advokasi ini tentunya memiliki tujuan untuk melakukan pelaksanaan kegiatan, pencapaian dan evaluasi program, tujuan utama.

    ” Tujuan utamanya diantaranya Advokasi kebijakan, Pendampingan dan pelayanan, Penguatan kelembagaan dan kerja sama dengan seluruh stakeholder dan peningkatan kesadaran publik,” katanya.

    Ia juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Sarolangun cukup lumayan tinggi, sampai saat ini sampai 65 kasus.

    ” Dimana Kabupaten Sarolangun tertinggi ketiga di Provinsi Jambi. Tahun 2024 ada sebanyak 83 kasus, dan anak-anak generasi Gen-Z penuh tantangan,” katanya.

    Poto bersama stop kekerasan anak
    Poto bersama

    Sementara itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dalam sambutannya kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan secara bersama-sama antara lembaga pemerintahan dan masyarakat, dimana tantangan kesetaraan gender dan perlindungan anak masih menjadi isu strategis di berbagai daerah.

    ” Kita memahami bahwa perempuan dan anak masih sering jadi kelompok yang rentan diskriminasi, kekerasan dan ketidak Adilan, maka kegiatan ini sangat penting dalam membangun pemahaman bersama serta memperkuat lintas sektoral untuk menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada mereka,” katanya.

    Muhammad Arief mengharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas pihak-pihak terkait, stake holder dalam mewujudkan kesetaraan gender yang adil dan layak anak.

    Dimana mual hari ini dengan memulai langkah kecil, namun sangat kuat dalam manajemen pelaporan kasus dan pencatatan kasus. Ia percaya dengan komitmen bersama nantinya akan dapat menciptakan lingkungan yang adil, aman dan nyaman bagi keluarga dan masyarakat.

    ” Mari kita jadikan Kabupaten Sarolangun sebagai daerah yang bukan hanya maju secara ekonomi tetapi juga yang nyaman bagi anak dan kesetaraan gender,” katanya.

    ” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Pelatihan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan untuk mewujudkan kesetaraan gender (KG) dan Perlindungan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota dalam pelatihan penguatan manajemen pelaporan dan pencatatan kasus dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.

    Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini bersama para Nara sumber
    Nara sumber Ibu Nirmala saat menyampaikan materi

    Dalam kegiatan tersebut, para narasumber juga melakukan pemaparan materi yang diikuti para peserta dengan antusias serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap