Mobil derek Dishub Sarolangun saat membawa kendaraan yang mogok
KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka kelancaran dan kenyamanan para pengendara pada arus mudik dan arus balik selama Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sarolangun menyiagakan mobil towing atau yang disebut mobil derek.
Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, saat diwawancarai mengatakan bahwa dalam membantu kegiatan pengamanan dan pelayanan nataru, selain menurunkan puluhan personil juga menyiagakan mobil derek atau towing sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus lalu lintas selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
” Kita dishub Sarolangun bergabung di pos pengamanan dan pos pelayanan itu, memantau pergerakan arus mudik dan arus balik lalu lintas. Kalau ada kendala atau hal-hal lain kita siap,” katanya, didampingi Plt Kabid Sarpras Iskandar Faturahman, A.Md, S. IP.
Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IPMobil derek membawa kendaraan
Mobil derek ini lanjut Supriyanto, tentunya akan membantu penanganan kendaraan yang mengalami mogok atau terlibat insiden di jalan raya, serta untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar yang dapat menghambat kelancaran lalu lintas selama masa libur Nataru.
” Kita siapkan towing untuk mengantisipasi kalau ada kendaraan yang mogok, parkir liar ataupun kerusakan dari pada kendaraan di jalan,” katanya.
Supriyanto menambahkan layanan ini merupakan bagian dari operasi terpadu yang melibatkan personel Dishub yang bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya. Hal itu bertujuan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama libur Nataru berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat.
” Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh pemerintah,” katanya.
Bupati Sarolangun Hurmin, Ketua PPJ Provinsi Jambi Dedi Wadirman, anggota DPRD Sarolangun Nurdin, dan para paguyuban Sunda
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang dalam bahasa Sunda disebut Milangkala yang ke-2 Persatuan Pasundan Jambi (PPJ) Tahun 2025, Selasa (23/12/2025) di Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut.
Kegiatan tersebut dihadiri Pembina PPJ Provinsi Jambi Ibu Hj Ratu Munawarah, Ketua PPJ Provinsi Jambi H Dedi Wadirman, Jajaran Forkompinda Sarolangun, Anggota DPRD Sarolangun Nurdin, SE, Ketua PPJ Kab. Sarolangun Erry Harry Wibawa, S.Hut, M.Sc, M.Eng, Kepala DPAD Sarolangun H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM, Ketua Persatuan Paguyuban Jawa, tokoh masyarakat Sarolangun, para pengurus serta masyarakat Sarolangun yang berasal dari Sunda.
Bupati Sarolangun Hurmin menerima penghargaan sebagai Ketua Dewan Pembina PPJ Kabupaten SarolangunBupati Sarolangun Hurmin
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin disematkan Penghargaan menjadi Ketua Dewan Pembina Persatuan Pasundan Jambi Kabupaten Sarolangun.
” Tentunya hal ini menjadi amanah dan tanggung jawab saya pribadi dan sebagai kepala daerah, untuk terus menjadi pelindung dan pengayom bagi semua kalangan, semua etnis, suku, budaya dan agama, khususnya warga Sunda Dalam Wilayah Sarolangun,” kata Bupati Sarolangun Hurmin.
Hurmin juga menyebutkan tentunya dengan momentum peringatan hari jadi Persatuan Pasundan Jambi Kabupaten Sarolangun menjadi momentum untuk meningkatkan sinergitas dan merawat Silaturrahmi serta kebersamaan dalam berjuang memajukan daerah Kabupaten Sarolangun.
Ketua PPJ Kabupaten Sarolangun Erry Harry WibawaKetua Dewan Pembina PPJ Provinsi Jambi Ratu Munawwaroh
” Saya juga memohon doa dan dukungan agar kita bersama sama bahu membahu dan bergandeng tangan mewujudkan cita-cita Sarolangun maju. Dan saya doakan juga agar paguyuban ini terus maju dan berkembang serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah,” katanya.
Hurmin juga berpesan agar, paguyuban ini menjadi perekat persaudaraan persatuan dan kesatuan, bhineka tunggal ika. Biarpun berbeda namun tetap satu dan bersatu untuk bangsa dan Negara khususnya di wilayah Kabupaten Sarolangun.
” Terima kasih atas kesempatan dan waktunya hari ini semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah swt Tuhan yang maha kuasa,” katanya.
Pemotongan Nasi tumpeng hari jadi PPJ Kabupaten Sarolangun yang ke-2
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin, Pembina PPJ Provinsi Jambi Ibu Hj Ratu Munawarah, Ketua PPJ Provinsi Jambi H Dedi Wadirman, Ketua PPJ Kabupaten Sarolangun Erry Harry Wibawa melakukan pemotongan nasi tumpeng hari jadi Persatuan Pasundan Jambi Kabupaten Sarolangun yang ke-2 serta diakhiri dengan pemberian santunan dan pagelaran seni budaya Sunda dan jajanan kuliner khas Sunda.
Truk Angkutan Batubara saat melintas di kota Sarolangun sebelum perayaan natal dan tahun baru 2026
KABAR SAROLANGUN – Selama perayaaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, truk angkutan batubara dilarang melintas alias di stop sementara dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta kelancaran arus lalu lintas.
Hal itu dikatakan Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP, kepada media online driv.penajambi.co/, Selasa (23/12/2025) di ruang kerjanya.
Kata aktivitas angkutan batubara di hentikan sementara ini juga mengacu terhadap Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2025 yang telah dikeluarkan Gubernur Jambi Al Haris.
" Untuk Hauling batubara, Kita stop sementara mulai tanggal 19 Desember 2025 sampai 04 Januari 2026, spanduk kita pasang di empat titik," katanya.
Kata Supriyanto, Surat Edaran yang ditandatangani pada 16 Desember 2025 itu, berisi tentang pembatasan operasional angkutan barang dan pengendalian lalu lintas pada masa angkutan Natal dan tahun baru di Jambi.
Dalam Surat Edaran tersebut juga menyebutkan bahwa angkutan batu bara dilarang beroperasional selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
” Hal ini dilakukan, untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas khususnya di Kabupaten Sarolangun, umumnya di Provinsi Jambi,” katanya.
Selain itu, untuk kedepannya setelah aktivitas truk angkutan batubara kembali diperbolehkan. Kata Supriyanto, sesuai dengan surat edaran Bupati mengenai jam Hauling batubara, jam operasional batubara keluar mulut tambang jam 20.00 Wib dan boleh melintas di kota Sarolangun jam 21.00 Wib.
” Sementara mereka harus berada di kantong parkir,” katanya.
Maka dari itu, kedepan iapun menghimbau Kepada transportir untuk tidak memarkirkan truk batubara di bahu jalan, dan perusahaan harus menyediakan kantong parkir sebelum mereka keluar sehingga tidak menggangu arus lalu lintas
” Maka kita sering razia, kita tindak bagi yang melanggar seperti parkir di depan BWP, di dekat jembatan desa ladang panjang,” katanya.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, Anggota FKUB provinsi Jambi Asmawi, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, Kasubbid Intelijen Kejari Hana Fitri
KABAR SAROLANGUN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Rumah Ibadah Rukun Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, Selasa (23/12/2025) di ruang Aula Resto Wong Solo, Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE dengan tema merawat masyarakat dengan ramah dan harmoni menuju Sarolangun Maju.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin, M.Pd.I, Anggota FKUB Provinsi Jambi Drs H Asmawi, Kasubsi Bidang Intelijen Kejari Sarolangun Hana Fitri, SH, Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM, Sekretaris FKUB Sarolangun Afrizal, S.Pd.I, MH, Para Kepala KUA Kecamatan, para tokoh lintas agama se-Kabupaten Sarolangun, para guru ngaji dan pegawai syarak, serta tamu undangan lainnya.
Peserta kegiatan sosialisasi
Ketua FKUB Sarolangun KH Rois Amin mengatakan kegiatan Gerakan rumah ibadah rukun merupakan kegiatan inisiatif yang dicanangkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia untuk memelihara dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, dengan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat aktivitas yang damai, toleran, dan inklusif.
” Hari ini penting, FKUB itu rumah besar, kumpul tokoh lintas agama, pawang-pawang agama itu ada di FKUB. Dalam rangka menyambut hari besar Islam, hari natal dan tahun baru, agar jangan sampai ada satu warga kita pun dalam agamanya merasa terganggu,” katanya.
KH Rois Amin mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi hidup yang damai, tenteram, dan saling menghormati di tengah kemajemukan kehidupan beragama di Indonesia.
” Kami himbau kepada masyarakat lewat tokoh lintas agama itu, agar para jamaahnya melaksanakan ibadah dengan tenang. Jika ada riak-riak dan merasa terganggu, bisa segera di koordinasikan dengan FKUB,” katanya.
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat diwawancarai
Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa kegiatan ini tentunya dalam meningkatkan sinergitas dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya pada Peringatan Hari Besar Keagamaan, seperti yang akan datang dalam momentum Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.
” Kita berkumpul dan mengadakan rapat koordinasi dengan FKUB juga dihadiri FKUB provinsi Jambi. Hari ini menjelang libur Nataru harus tetap siaga menjaga kerukunan antar umat beragama, terutama di rumah-rumah ibadah. Maka dari itu mari jaga kerukunan umat beragama,” katanya.
Gerry Trisatwika juga bilang bahwa dengan dihadiri seluruh tokoh lintas agama, dalam kegiatan sosialisasi tentunya diharapkan agar menyerap ilmu dan wawasan dari para Nara sumber, yang kemudian nantinya diimplementasikan serta disampaikan pesan-pesan kerukunan umat beragama kepada masyarakat secara luas, khususnya kepada para jamaah dari keagamaan masing-masing.
” Kita sama-sama jaga kerukunan antar umat beragama, jaga silaturrahmi dan jaga ketertiban. FKUB berkomitmen untuk menjaga ketertiban masyarakat dan kerukunan umat beragama yang melaksanakan ibadah,” katanya.
” Mudah-mudahan harus ada percontohan yang nyata di masyarakat Sarolangun kegiatan kerukunan umat beragama bersama FKUB ini. Apabila ada pelanggaran, tentu akan ada penegakan hukum sesuai aturan berlaku dan kita kedepankan musyarawah dalam menjaga kerukunan itu sendiri,” kata dia menambahkan.
Poto bersama
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber menyampaikan materi yang diikuti para peserta dengan antusias serta diakhiri dengan Poto bersama.
Personil Dishub bersama TNI, Polri dalam kegiatan pelayanan di Pos Pelayanan Kecamatan Sarolangun dalam operasi Lilin tahun 2025
KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka mendukung kelancaran dalam kegiatan operasi lilin tahun 2025 dalam pengamanan dan pelayanan hari Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun menurunkan puluhan personil bergabung dengan personil gabungan di beberapa titik Pos Komando Taktis (Poskotis).
Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP mengatakan ada sebanyak 30 personil diturunkan ke beberapa titik Pos pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) dalam operasi Lilin bersama aparat kepolisian Polres Sarolangun.
” Alhamdulillah kita seperti biasa bergabung dengan polres, Dinkes, TNI, damkar, pol PP, dalam pos PAM dan pos yan pada operasi Lilin tahun 2025,” katanya, Senin (22/12/2025) didampingi Sekretaris Dishub Sarolangun Ujang Junaidi, SE.
Kata Supriyanto, kegiatan Operasi Lilin 2025 yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 desember 2005 sampai 2 Januari 2026 menyiapkan 3 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan di Kabupaten Sarolangun.
Kadis Dishub Sarolangun Supriyanto, S.IP
” Di Kecamatan Sarolangun satu pos pelayanan dan tiga titik Pos pengamanan yakni Kecamatan Singkut, Kecamatan Pauh dan Kecamatan Mandiangin. Kita tempat personil ke pos PAM dan pos yan ini untuk membantu dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru, kita turunkan sekitar 30 personil,” katanya.
Dalam rangka pelayanan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 ini Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan terhadap permasalahan, baik di bidang Kamseltibcarlantas maupun bidang lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan kelancaran perayaan Nataru mendatang.
Sebelumnya, kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin tahun 2025 tingkat Kabupaten Sarolangun dalam rangka mewujudkan Sitkamtibmas dan Kamseltibcarlantas serta menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dilaksanakan Jumat (19/12/2025) di Halaman Mapolres Sarolangun.
Dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun Hurmin memberikan penghargaan kepada 4 Pejabat Polres Sarolangun, diantaranya Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.IK, MH, Kabag OPS AKP Angga Luvyanto.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH diwakili Bpk Susilo, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Jajaran PJU Polres Sarolangun, Para kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Sarolangun, Para ormas dan OKP, Peserta apel terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan PMI.
Pihak keluarga WBP yang antrian dalam pelayanan kunjungan WBP di Lapas Kelas IIB Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, kunjungan pihak keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengalami peningkatan di Lapas Kelas IIB Sarolangun.
Guna menjaga keamanan dan kondusifitas pelayanan kunjungan, Lapas Sarolangun siap melakukan pelayanan secara prima, profesional, kolaborasi dan komunikasi dengan stakeholder.
Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos melalui Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE mengatakan pihaknya tidak ada membatasi pihak keluarga WBP untuk melakukan kunjungan.
Hanya saja pihaknya melakukan pelayanan dengan SOP untuk memastikan lapas Sarolangun aman dan kondusif.
” Seperti biasa kalau natal dan tahun baru tetap ada kunjungan, biasanya hari libur nasional kunjungan akan melonjak. Makanya kita berkomunikasi dengan stakeholder untuk memastikan lapas aman dan kondusif serta bisa menerima warga yang ingin berkunjung ke dalam, tidak ada batasan,” katanya, Senin (22/12/2025) kepada sejumlah awak media.
Kunjungan WBP pada hari raya natal dan tahun baru 2026 ini, pihaknya tentu berkomunikasi dengan stakeholder untuk ikut membantu dalam melaksanakan tugas pelayanan kunjungan agar nantinya terlaksana dengan baik, tertib dan kondusif.
” Kunjungan pihak keluarga ini tentu untuk memfasilitasi hak para WBP dalam menjalin silaturahmi dengan keluarga di momen seperti sekarang. Hal ini merupakan implementasi dari komitmen jajaran Lapas Sarolangun dalam memberikan kualitas pelayanan publik prima kepada seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap saat diwawancarai awak media
Suasana haru dan bahagia tentu sangat terasa pada saat pengunjung bertemu dengan warga binaan secara langsung, guna bersilaturahmi dan berbagi cerita di momen-momen tertentu.
Pihak keluarga WBP, bernama Susi, salah seorang pengunjung, mengapresiasi pelayanan kunjungan yang dilakukan oleh petugas lapas Sarolangun.
” Terima kasih telah memberikan fasilitas bagi kami untuk bisa berkunjung keluarga, bagaimana petugas mengatur antrian dengan baik,” katanya.
Petugas Lapas Sarolangun dan personil Gabungan saat melakukan penggeledahan badan Warga Binaan Lapas dalam kegiatan razia rutin Insidentil
KABAR SAROLANGUN – Dalam apel kesiapsiagaaan pengamanan dan pelayanan Natal dan Tahun Baru 2026, Lapas Kelas IIB Sarolangun bersama jajaran stakeholder melakukan razia rutin secara insidentil ke dalam kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Razia rutin tersebut berlangsung pada Senin (22/122/2025) di kamar hunian WBP yang ada di Lapas Kelas IIB Sarolangun, dengan dihadiri Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE bersama jajaran stakeholder seperti TNI, Polri, BPBD, Damkar, Para awak media hingga masyarakat.
Dari pantauan langsung media online driv.penajambi.co/, tampak personil gabungan tersebut melakukan penggeledahan badan Warga Binaan Lapas Sarolangun dan penggeledahan kamar hunian Warga binaan untuk menggeledah barang bawaan yang memang dilarang berada di dalam kamar hunian.
Sejumlah barang bawaan WBP pun dilakukan penyitaan oleh personil gabungan, diantaranya ada alat cukur, sendok, karet gelang, sikat gigi yang masih utuh, hingga paku.
Selain itu, personil gabungan tidak menemukan adanya handphone atau barang elektronik yang sangat dilarang berada di dalam kamar hunian lapas.
Petugas lapas Sarolangun saat memberikan pembinaan warga binaan
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap mengatakan bahwa razia insidentil ini merupakan salah satu deteksi dini dalam menjaga keamanan dan kondusifitas di lingkungan lapas Sarolangun.
Apabila di dalam kamar hunian lapas ditemukan barang-barang yang dilarang dibawa, maka akan langsung di sita.
” Seperti kawan-kawan lihat langsung di lapangan kita melakukan razia rutin secara insidentil, dengan maksud untuk mencegah dan mendeteksi adanya barang-barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam lapas,” katanya.
Pihaknya pun menemukan beberapa pisau cukur hingga paku, yang memang menurut lapas tidak boleh ada di kamar hunian.
” Sikat gigi kita patahkan, karena kalau utuh bisa diasah menjadi senjata tajam, makanya kita patahkan untuk menjamin tidak ada senjata tajam di dalam,” katanya.
Bagi warga binaan lapas yang mau mencukur, pihaknya telah menyediakan tempat yang memang ada petugas serta pengawalan. Sehingga memang, alat-alat cukur diperkenankan berada di ruangan tersebut.
” Beda dengan barang terlarang lainnya seperti HP, alat komunikasi dan benda elektronik yang dilarang masuk ke dalam lapas. Maka itu langsung kita periksa karena benda-benda itu tidak diperkenankan dan tidak perbolehkan ada di dalam lapas. Meskipun kita siapkan tempat alat komunikasi, kita ada wartel khusus yang langsung di kelola oleh lapas sendiri dan diawasi oleh petugas,” katanya.
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap dan personil gabungan saat memperlihatkan barang sitaan dari kamar hunian lapas Sarolangun
Ia juga menambahkan tentunya pihak lapas Sarolangun sangat terbuka diri untuk mendapatkan saran maupun masukan dari berbagai pihak.
Jika memang mengetahui ada benda-benda terlarang atau hal-hal terlarang, silahkan disampaikan ke pihak lapas Sarolangun.
” Apabila mengetahui atau mungkin menemukan kita akan tindak lanjuti apakah itu hal-hal yang terlarang.:Apabila ada pelanggaran kita akan berikan sanksi termasuk kepada petugas lapas Sarolangun itu sendiri,” katanya.
Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, Jajaran stakeholder holder yang hadir dalam apel kesiapsiagaaan pengamanan dan pelayanan nataru di lapas Sarolangun
KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka memastikan dan menjamin keamanan kondusifitas di lingkungan Lapas, Lapas Kelas IIB Sarolangun menggelar apel kesiapsiagaaan pengamanan dan pelayanan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Senin (22/12/2025) di Lapangan Lapas Kelas IIB Sarolangun.
Kegiatan apel kesiapsiagaan berlangsung secara virtual yang diikuti seluruh lapas/Rutan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi bersama Kantor Wilayah Pemasyarakatan Provinsi Jambi.
Melalui virtual tersebut, Apel Kesiapsiagaan dipimpin langsung Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi Hidayat, Am.IP, SH, MH, yang dihadiri Jajaran Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi, Jajaran Kalapas/Rutan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi, Jajaran TNI, Polri, Damkar, BPBD.
Dari Kabupaten Sarolangun, hadir langsung Kalapas Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md.IP, S.Sos, Kapolsek Sarolangun Iptu Roza, Kepala KPLP Lapas Kelas IIB Sarolangun Muslihul Hayat Harahap, A.Md, SE, Kepala BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH, MH diwakili Kabid Yen Iswadi, SE, Kepala Dinas Damkar Trianto, S.IP, ME atau mewakili, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sarolangun Ahmad Mulyan, ST, Personil gabungan terdiri personil Lapas, BPBD, Damkar, TNI dan Polri.
Peserta apel kesiapsiagaaan di lapas Sarolangun secara virtual
Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi Hidayat dalam amanatnya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, jajaran lapas, TNI, Polri, damkar, BPBD yang telah mengikuti kegiatan apel kesiapsiagaaan hari ini.
Katanya, Keamanan dan ketertiban di lapas memang menjadi tanggung jawab bersama seluruh petugas, namun tentunya tetap mengharapkan dukungan dari semua pihak.
” Kita harus meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan seluruh prosedur pengamanan dengan disiplin, agar Lapas tetap aman dan kondusif. Saya juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan profesional kepada Warga Binaan dan masyarakat,” katanya.
” Pengamanan dan pelayanan harus berjalan beriringan. Seluruh lapas/rutan agar bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum serta pihak terkait guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Natal 2025 dan Tahun baru 2026,” kata dia menambahkan.
Dalam apel kesiapsiagaaan tersebut, Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal menyampaikan laporan langsung secara virtual. Ia menyebut bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Sarolangun ada sebanyak 686 orang dengan jumlah petugas 72 orang.
” Di Lapas Kelas IIB Sarolangun ada sebanyak 680 warga binaan pemasyarakatan dengan jumlah Petugas sebanyak 72 orang. Untuk Sarana keamanan dalam posisi siap dan kondisi lapas dalam keadaan aman dan kondusif,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap bersama jajaran stakeholder seperti TNI, Polri, BPBD, Damkar melakukan Razia rutin secara insidentil secara mendadak, dengan melakukan penggeledahan badan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Kamar Hunian WBP.
Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap saat diwawancarai awak media
Usai razia tersebut, Kepala KPLP Lapas Sarolangun Muslihul Hayat Harahap mengatakan bahwa dalam rangka menyongsong natal dan tahun baru, pihaknya jajaran Lapas Sarolangun diperintahkan pimpinan untuk menggelar apel kesiapsiagaaan gabungan bersama TNI, Polri, BNPB, Damkar, unsur-unsur masyarakat lain.
” Apel Kesiapsiagaan ini untuk menjamin keberlangsungan keamanan di lapas Sarolangun dan untuk memastikan lapas Sarolangun tetap aman dan kondusif,” katanya.
Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, dan para Nara sumber
KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2025, Senin (22/12/2025) di Ruang Aula Disdikbud Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, yang diwakili sejumlah Nara sumber, Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, M.Ps.I, beserta jajaran staf, dan para peserta yang terdiri dari Para Camat, Para Kades, Kader Posyandu, Karang Taruna, Perwakilan dari para Guru ngaji dan pengurus mesjid.
Kegiatan PATBM ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya dalam Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak berkebutuhan khusus (ABH), dan Perkawinan Anak.
Peserta kegiatan PATBM
Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) merupakan salah satu upaya Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan memberikan Perlindungan terhadap Anak Indonesia khususnya Anak Kabupaten Sarolangun melalui kelompok PATBM dari setiap Kecamatan dan Desa.
” Saya harapkan semua Camat, Kades, Desa dan Kelurahan dapat membentuk PATBM. Kegiatan yang dilakukan berupa kegiatan Promotif dan upaya Pencegahan untuk menghindari terjadinya Kekerasan,” katanya.
Kata Yudis Kenromora, bahwa upaya ini bertujuan untuk membangun dan penguatan norma-norma anti Kekerasan, meningkatkan kemampuan orang tua dalam Mengasuh Anak serta meningkatkan kemampuan Anak untuk bisa melindungi dirinya dari kekerasan.
Maka dari itu, sasaran kegiatan ini tentunya adalah orang tua, keluarga dan masyarakat. dalam melaksanakan kegiatan PATBM ditingkat Desa aktifis PATBM bekerjasama dan berjejaring dengan semua pengampu yang ada dimasyarakat seperti PKK, Posyandu, Kumpulan Remaja, Pengajian, Yasinan Bapak-Bapak, Pengajian Rutin Ibu-Ibu, Lembaga Pendidik Keagamaan dan lainnya.
Poto bersama
” Saya juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan dan koordinasi ini dengan maksimal, jangan dijadikan sebagai kegiatan seremonial belaka, akan tetapi dijadikan sebagai media belajar dan serapkan secara maksimal dan ilmu pengetahuan dan pengalaman para Narasumber,” katanya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, ia juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Narasumber yang telah bersedia hadir untuk membagikan ilmu dan pengalamannya. demi masa depan anak-anak Kabupaten Sarolangun khususnya dan anak Propinsi Jambi umumnya.
” Semoga harapan kita bersama untuk bisa memberikan pengabdian yang terbaik, kepada bangsa dan negara melalui para peserta didik yang akan menjadi kenyataan serta Mendapatkan hidayah dan diberikan petunjuk oleh allah swt dalam menjalankan tugas-tugasnya,” katanya.
” Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak berkebutuhan khusus (ABH), dan Perkawinan Anak saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Para Nara sumber saat memaparkan materi
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber yang kompeten dari berbagai unsur juga memaparkan materi tentang sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan Poto bersama.
Ketua Tim Pansel JPT Prof Sukamto Sutoto, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan jajaran tim pansel JPT dalam Uji Kompetensi JPT
KABAR SAROLANGUN – Para Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengikuti kegiatan Uji Kompetensi (Ukom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, sedikitnya ada sebanyak 25 Pejabat Eselon II.
Salah satunya, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, yang mana kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Sabtu (20/12/2025) di Ruang Aula Saoenk Bang Radja, Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pansel JPT Prof Dr Sukamto Sutoto, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, dan para kepala OPD selaku peserta Ukom tersebut.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati mengatakan kegiatan ini tentunya dapat memberikan pengalaman baru, pengetahuan baru serta mengasah kemampuan manajerial dan kepemimpinan sebagai kepala perangkat daerah.
Selaku peserta, iapun mengaku telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin serta menyiapkan makalah untuk disampaikan di hadapan tim pansel JPT yang dipimpin oleh Prof Sukamto Sutoto.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH saat mengikuti Uji Kompetensi JPT
” Ini mengacu UU tentang manajemen ASN, Permenpan RB nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian JPT dan surat edaran Menpan RB nomor 19 tahun 2023 tentang mutasi, rotasi pejabat JPT Dan surat keputusan Bupati Sarolangun nomor 490/BKPSDM/2025 tahun 2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang pembentukan pansel jabatan JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini dalam rangka mewujudkan manajemen ASN yang berbasis pasal 132 ayat 1 PP nomor 11 tahun 2009 tentang Manajemen ASN dinyatakan pengisian jabatan dan mutasi dari suatu OPD ke OPD yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi diantara JPT.
Dalam Mutasi jabatan, harus memenuhi syarat, diantaranya pertama sesuai standar kompetensi jabatan, kedua telah menduduki jabatan paling singkat 2 tahun dan paling lama 5 tahun. Melalui uji kompetensi dan uji kesesuaian secara objektif guna pertimbangan dalam proses mutasi, rotasi dan proemosi secara efektif, transparan dan akuntabel sesuai dengan kebutuhan dalam upaya peningkatan organisasi dan instansi Pemerintah Kabupaten Sarolangun