Category: DAERAH

  • Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Dampingi Ketua TP PKK Hesnidar Haris Hadiri TOT Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an 

    Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Dampingi Ketua TP PKK Hesnidar Haris Hadiri TOT Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an 

    Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Haris, Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika, Mewakili Kakanwil Kemenag Jambi Abdul Rahman, Waka TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar dan Ibu Sekda Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE mendampingi langsung Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny Hj Hesnidar Haris dalam kegiatan Training Of Trainer (TOT) Calon Mu’allim (Guru/Pelatih) Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an di Kabupaten Sarolangun, Jum’at (19/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi diwakili Drs H Abdul Rahman, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Ibu Sekda Sarolangun, Nara Sumber Ustadz Ahmad Farid, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Ketua BAZNAS Sarolangun Drs H Ahmad Zaidan, MM.

    Hadir juga Asisten I Sarolangun Drs H Arief Ampera, ME, Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, M.Pd, Para Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun, Jajaran TP PKK Sarolangun, Para Penyuluh Agama Islam, para Calon Mu’allim serta tamu undangan lainnya.

    Pada kesempatan itu, Kepala Kemenag Sarolangun M Syatar memberikan Apresiasi atas terlaksanakan kegiatan TOT dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi para penyuluh agama Islam, pengajar, dan para Mu’allim dalam mengajar anak-anak.

    ” Penyuluh agama Islam memiliki peran strategis dan sangat penting dalam rangka memberikan edukasi, pencerahan keagamaan,” katanya.

    Poto bersama

    Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an, yang tentunya dengan memberikan kemudahan bagi anak-anak kita dalam membaca Al-Qur’an

    ” Semoga kegiatan ini dapat dirasakan secara luas dan nyata bagi masyarakat. Kami juga apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan khususnya ibu Ketua TP PKK Provinsi Jambi atas prakarsa kegiatan ini, dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an,” katanya.

    Selain itu, mewakili Kakanwil Kemenag Jambi, Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Abdul Rahman mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan kegiatan TOT di seluruh Kabupaten/Kota, dimana pada hari ini di Kabupaten Sarolangun dan besok terakhir di Kabupaten Batanghari.

    Harapannya, metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an ini bisa disebarluaskan melalui Kementerian Agama Kabupaten/Kota, menuju Jambi mantap dan berkah dengan bebas dari buta aksara Al-Qur’an.

    ” Kami mengapresiasi TP PKK Provinsi Jambi ibu Hesnidar yang sudah menginisiasi gerakan yang luar biasa ini, dan kami mendukung penuh. Kita punya SDM, 473 pengukuhan agama Islam tersebar di setiap Kabupaten/Kota bahkan sampai ke setiap desa,” katanya.

    ” Saya berharap untuk kegiatan ini semua dengan baik, dan saya ucapkan terima kasih kepada ibu Gubernur Jambi dan bapak Wakil Bupati Sarolangun, Kemenag serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” kata dia menambahkan.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan sambutan

    Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an telah dilaksanakan selama 25 tahun yang hingga saat ini tidak ada komplain, sehingga memang metode ini agar bisa diterapkan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

    ” Semoga metode ini bisa bermanfaat dengan sebaik-baiknya, ini langkah nyata kita yang patut kami apresiasi. Mudah-mudahan ilmu yang bermanfaat seperti ini bisa kita sebarkan ke seluruh pelosok ke seluruh wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Gerry Trisatwika juga bilang atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, serta menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan hari ini, dan mendoakan bersama Provinsi Jambi lepas dari buta aksara Al-Qur’an.

    ” Tentu kami sangat mendukung program yang sangat luar biasa ini, hari ini kolaborasi dengan PKK, Pemda dan Kemenag, masyarakat harus banyak teredukasi dengan metode ini, harapannya bisa kita perluas ke masyarakat dengan gerakan kolaborasi untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

    Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Hesnidar Haris menyampaikan arahan

    Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar Haris mengatakan bahwa Metode 30 Menit Bisa Membaca Alqur’an ini sudah 25 tahun, serta telah ada disediakan video testimoni dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an.

    PKK Provinsi Jambi juga mendukung program metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an ini yang dikenal dengan belajar mudah menyenangkan.

    ” Dalam perjalanan yang sudah cukup lama, saya berpikir kita harus bercerita bagaimana hebatnya metode ini,” katanya.

    Menurutnya, metode ini cara mudah untuk bisa membaca Al-Qur’an yang merupakan sebagai kabar gembira untuk bagaimana memberantas buta aksara Al-Qur’an di Provinsi Jambi.

    ” Perlu gerakan bersama, metode 30 menit bisa membaca Al-Qur’an, tapi sebenarnya silahkan pakai metode apa saja, yang penting masyarakat kita belajar membaca Al-Qur’an. Target utamanya masyarakat usia 15 tahun ke atas, karena masih banyak orang dewasa belum bisa baca Al-Qur’an, maka metode ini sangat mudah dipahami,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Hadiri Apel Operasi Lilin tahun 2025, Bupati Sarolangun Hurmin Berikan Penghargaan Kepada 4 Pejabat Polres Sarolangun

    Hadiri Apel Operasi Lilin tahun 2025, Bupati Sarolangun Hurmin Berikan Penghargaan Kepada 4 Pejabat Polres Sarolangun

    Bupati Sarolangun Hurmin dan Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah saat memimpin apel gelar pasukan operasi lilin tahun 2025

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin menghadiri kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin tahun 2025 tingkat Kabupaten Sarolangun dalam rangka mewujudkan Sitkamtibmas dan Kamseltibcarlantas serta menjamin keamanan masyarakat dalam merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Jumat (19/12/2025) di Halaman Mapolres Sarolangun.

    Dalam kegiatan tersebut Bupati Sarolangun Hurmin memberikan penghargaan kepada 4 Pejabat Polres Sarolangun, diantaranya Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.IK, MH, Kabag OPS AKP Angga Luvyanto.

    Dalam kegiatan tersebut, hadir Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH diwakili Bpk Susilo, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Jajaran PJU Polres Sarolangun Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH.

    Hadir juga Sekretaris Dinkes Sarolangun Mostang AP, Ketua PC GP Ansor Sarolangun Zuhrizal, Para kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Sarolangun, Para ormas dan OKP, Peserta apel terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan PMI.

    Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah dalam apel tersebut menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan, apel dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel yang terlibat dalam operasi Lilin 2025, agar perayaan Nataru berjalan optimal.

    ” Sebagaimana diketahui bersama, perayaan Natal dan tahun baru merupakan salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Momentum nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, serta berkumpul dan berlibur bersama keluarga,” katanya.

    Pemeriksaan pasukan dalam operasi lilin tahun 2025

    Sehingga dapat meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah. Sejalan dengan peningkatan mobilitas tersebut, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 mencapai 119,5 juta orang. Meningkat 7,97% atau 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.

    Ditambahkan AKBP Wendi Oktariansyah, berdasarkan informasi BMKG terdapat tiga sistem sinklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.

    Kondisi tersebut, beriringan dengan prediksi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada periode November 2025 hingga Februari 2026. Sehingga meningkatkan potensi terjadinya peristiwa bencana alam.

    ” Situasi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

    Operasi ‘Lilin 2025’ dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 desember 2005 sampai 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 170 personel gabungan.

    Operasi Lilin 2025 juga menyiapkan 3 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan di Kabupaten Sarolangun. Jumlah personel itu guna melakukan pelayanan kepada 1 Pos Pelayanan 3 Pospam, antara lain 43 gereja, pusat perbelanjaan, 6 komplek perkantoran dan objek vital, 2 terminal, 7 tempat-tempat wisata dan 3 Pasar serta 2 jalur mudik dan balik, maupun lokasi perayaan tahun baru.

    ” Itu dilakukan untuk memberikan pelayanan secara optimal bagi masyarakat. Dalam rangka pelayanan Natal tahun ini Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan terhadap permasalahan, baik di bidang Kamseltibcarlantas maupun bidang lain yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan kelancaran perayaan Nataru,” katanya.

    Bupati Sarolangun Hurmin memberikan piagam penghargaan kepada Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah

    Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, OPD terkait, serta seluruh pihak terkait yang turut berpartisipasi dalam mendukung Operasi Lilin 2025.

    ” Kita tetap menjaga ketertiban dan keamanan, kami harapkan lebih baik tidak melakukan petasan mercon pada malam tahun baru karena saat ini juga rawan akan kebakaran,” katanya.

    Ia juga meminta agar dalam operasi lilin untuk mengantisipasi atas ancaman terorisme juga tantangan serius maka lakukan upaya preventif dan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah khususnya ibadah natal tahun malam tahun baru, dan lakukan patroli rutin.

    ” Kesiapan kita sama-sama dari Forkopimda dan kawan-kawan OPD untuk komitmen kita mensukseskan kegiatan Nataru ini, komunikasi sama-sama diantara kita. Apabila ada sesuatu agar cepat dilakukan koordinasi,” katanya.

    Bupati Sarolangun Hurmin bersama Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah memasangkan pita kepada personil
    Poto bersama

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, jajaran Forkopimda melakukan pengecekan pasukan, pemasangan pita serta meninjau Command Center Polda Jambi ‘Ops Lilin 2025’.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Jelang Natal 2025 Dan Tahun Baru 2026, Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Sidak Ke Pasar Atas Sarolangun 

    Jelang Natal 2025 Dan Tahun Baru 2026, Bupati Sarolangun Hurmin Bersama Forkopimda Sidak Ke Pasar Atas Sarolangun 

    Harga Telor Alami Kenaikan 

    Bupati Sarolangun Hurmin, Kapolres AKBP Wendi Oktariansyah, Dandim Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto bersama jajaran saat sidak ke pasar atas Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun melakukan kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) Ke Pasar Atas Sarolangun, Jum’at (19/12/2025).

    Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan Jum’at Bersih Bersama TNI Dalam Rangka Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Kasi Datun Kejari Sarolangun Ade Suganda, SH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Waka Polres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH.

    Selain itu hadir juga, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman Setiawan, ST, Kasat Intelkam AKP Tarjono, SH, MH, Kadis Perindagkop Drs Muslihadi, M.Pd.I, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Kadiskanak Sarolangun Setiadi, S.Pt, Kasat Pol PP Sarolangun Drs Muhammad Idrus, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Charles Siringgo-Ringgo, Sekretaris Dishub Sarolangun Ujang Junaidi, SE, Jajaran Koramil, Petugas kebersihan Dinas LHD dan personil Gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub.

    Bupati Sarolangun Hurmin saat memimpin apel gabungan

    Usai apel gabungan, Bupati Sarolangun H Hurmin bersama jajaran forkopimda mendatangi pasar atas Sarolangun, melihat langsung proses transaksi jual beli antara pembeli dan pedagang yang ada di pasar.

    Selain sejumlah harga sembako juga turun dipantau oleh tim Satgas Pangan tersebut, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan dari pantauan tersebut, khususnya telor yang saat ini mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 52.000,-/karpet menjadi Rp 64.000,-/karpet.

    Usai Sidak tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin bahwa sebagaimana diketahui bersama, natal tahun 2025 dan tahun baru 2026 merupakan saat dimana kebersamaan keluarga menjadi prioritas utama, namun perayaan tersebut sering kali diikuti dengan lonjakan permintaan barang kebutuhan pokok.

    ” Seperti sembako, daging, sayur, dan bahan pokok lainnya, maka kita hari sidak pasar untuk memastikan harga stabil, stok melimpah dan tidak ada praktik monopoli atau penimbunan yang merugikan masyarakat,” katanya.

    Hurmin juga menegaskan kegiatan sidak bukan sebagai rutinitas sebatas, melainkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk menjaga kesejahteraan masyarakat, menjalang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

    ” Kita akan memantau terus kondisi pasar Sarolangun, tentunya kita harapkan agar harga komoditas stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” katanya.

    ” Ini juga sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kebersihan serta memastikan produk bebas dari bebas bahan berbahaya,” kata dia menambahkan.

    Bupati Sarolangun Hurmin bersama Forkopimda saat memantau harga telor
    Bupati Sarolangun Hurmin bersama Forkopimda saat memantau harga bahan pokok

    Soal harga telor yang alami kenaikan, Bupati Sarolangun Hurmin bahwa memang telor yang ada di pasar Sarolangun ini dipasok dari Sumatera Barat, sementara bencana alam di Sumatra Barat ini berdampak terhadap stok telor, kemudian juga adanya faktor permintaan tekor yang tinggi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    ” Kita menemukan tadi harga telor mengalami kenaikan sedikit, kita tahu pemasok telor dari Sumatera Barat karena Bencana tentu jadi terdampak, kemudian karena MBG juga permintaan tekor makin meningkat. Kalau harga ayam, beras, gula pasir masih stabil,” katanya.

    Terkait Jumaat bersih Bersama TNI Dalam Rangka Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan tentunya semangat juang mari kita wujudkan dalam aksi nyata Jumat bersih, membersihkan lingkungan secara gotong royong bersama-sama dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Sarolangun.

    ” Kegiatan gotong royong bukan seremonial belaka, melainkan wujud Bhakti sosial. Sebagai Pemerintah Daerah, untuk mewujudkan Kabupaten yang bersih, sehat dan lestari, bersama TNI kita tunjukkan bahwa gotong royong adalah jiwa bangsa Indonesia yang tak tergoyahkan,” katanya.

    Peserta kegiatan gotong royong dalam rangka Hari Juang Infanteri Ke-77 Tahun 2025.

    Hurmin juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menjadikan gotong royong sebagai budaya sehari-hari kita, dengan melakukan kegiatan gotong royong setiap Minggu, TNI telah menunjukkan teladan dalam kegiatan semangat kegotongroyongan, dan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menjaga, melestarikan keindahan kota Sarolangun.

    ” Banyak yang kita dapat melalui semangat kegotongroyongan, selain menjaga kebersihan lingkungan juga meningkatkan hubungan silaturrahmi dengan kita. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan mempererat silaturrahmi bagi kita semua,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Lapas Kelas IIB Sarolangun Gelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan

    Lapas Kelas IIB Sarolangun Gelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal saat berbagi dengan warga dalam perayaan natal

    KABAR SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menggelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bekerja sama dengan Yayasan Nathania Ministry Jambi, pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Lapas Kelas IIB Sarolangun.

    Perayaan Natal ini diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan beragama Kristen, didampingi oleh petugas Lapas, pembina rohani, serta perwakilan Yayasan Nathania Ministry Jambi. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana damai serta kebersamaan.

    Kalapas Kelas II B Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos dalam kata sambutannya menyampaikan Perayaan Natal bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sarolangun berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif secara spiritual bagi WBP.

    ” Perayaan Natal ini diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan spiritual, membangun ketenangan batin, serta menumbuhkan semangat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk menjalani masa pembinaan dengan penuh kesabaran, ketaatan, dan optimisme,” katanya.

    Kalapas Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos

    Selain sebagai bentuk pembinaan rohani, perayaan ini juga menjadi wujud nyata nilai toleransi dan kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan.

    Rangkaian kegiatan diisi dengan ibadah Natal, doa bersama, pujian rohani, serta penyampaian pesan-pesan motivasi yang mendorong warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan penuh kesabaran, ketaatan, dan optimisme.

    ” Perayaan Natal ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kerohanian dan pemenuhan hak beribadah warga binaan, sekaligus menumbuhkan semangat toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.

    Poto bersama

    Pihak Lapas Kelas IIB Sarolangun menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, pembina rohani, serta Yayasan Nathania Ministry Jambi atas dukungan dan kontribusinya sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik sebagai wujud nyata pemasyarakatan yang humanis.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Lapas Kelas IIB Sarolangun Gelar Kegiatan Program Pembinaan Kerohanian Perkuat Karakter WBP 

    Lapas Kelas IIB Sarolangun Gelar Kegiatan Program Pembinaan Kerohanian Perkuat Karakter WBP 

    Belajar Mengaji Hingga Tata Cara Mengkafani

    Para warga binaan lapas Sarolangun saat belajar mengaji dan membaca Al-Qur’an

    KABAR SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun terus berkomitmen dalam melaksanakan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan rutinan kerohanian.

    Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas pembinaan didampingi peserta magang pada bagian pembina kepribadian dan bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Sarolangun, Arsyad, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, jajaran Lapas Kelas IIB Sarolangun dan para penyuluh agama Islam.

    Kegiatan kerohanian tersebut dilaksanakan secara teratur setiap hari kerja dengan berbagai bentuk aktivitas keagamaan. Pada hari Senin diisi dengan kegiatan mengaji Al-Qur’an, Selasa membaca Iqra, Rabu tahfiz Al-Qur’an dengan ketentuan wajib setoran hafalan minimal lima ayat, Kamis ceramah keagamaan dari Kementerian Agama (Kemenag), serta Jumat ceramah keagamaan yang disampaikan oleh pihak pesantren.

    Para warga binaan lapas Sarolangun saat mengikuti kegiatan tausiah
    Jajaran Lapas Sarolangun, camat Sarolangun Bustra Desman dan penyuluh agama Islam Poto bersama

    Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas) Lapas Kelas IIB Sarolangun, Arsyad, mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dengan adanya peserta magang yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan ini.

    Program kerohanian sebenarnya sudah ada sejak dulu, namun belum berjalan secara teratur, dan saat ini telah rutin dilakukan untuk pembinaan bagi warga binaan.

    ” Saat ini, berkat dukungan peserta magang, kegiatan dapat dilaksanakan secara rutin dan lebih terarah. Selain itu, para WBP juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan kerohanian yang dilaksanakan,” kata Arsyad.

    Para warga binaan lapas Sarolangun saat belajar tata cara mengkafani
    Poto bersama

    Melalui program pembinaan kerohanian ini, Lapas Kelas IIB Sarolangun berharap para WBP dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbaiki sikap serta perilaku, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali dan berinteraksi di tengah masyarakat.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Libatkan Warga Binaan, Lapas Sarolangun Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Kangkung serta Ikan Nila dan Patin

    Libatkan Warga Binaan, Lapas Sarolangun Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Kangkung serta Ikan Nila dan Patin

    Jajaran Lapas Kelas IIB Sarolangun bersama warga binaan saat panen sayur kangkung dalam program ketahanan pangan

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun terus berperan aktif dalam mendukung program nasional melalui pemanfaatan lahan dan sarana yang tersedia di dalam lingkungan lapas.

    Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pertanian dan perikanan yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

    Saat ini terdapat dua kebun aktif yang dikelola di dalam lapas. Salah satu kebun dimanfaatkan untuk budidaya sayur kangkung, sementara kebun lainnya juga digunakan untuk kegiatan pertanian produktif.

    Kedua kebun tersebut telah berjalan selama kurang lebih satu tahun dan dikelola sepenuhnya oleh WBP yang telah mengikuti pelatihan resmi sebelum ditugaskan. Dengan bekal pelatihan tersebut, WBP mampu mengelola proses penanaman, perawatan, hingga panen secara mandiri dan berkelanjutan.

    Selain sektor pertanian, Lapas Sarolangun juga mengembangkan budidaya perikanan air tawar berupa ikan nila dan patin. Pengelolaan kolam ikan dilakukan oleh WBP dengan pendampingan petugas lapas, mulai dari penebaran benih, pemberian pakan, hingga pemeliharaan dan panen. Hasil dari kegiatan ini dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di dalam lapas.

    Panen Sayur kangkung oleh warga binaan lapas Sarolangun

    Kepala Lapas Kelas IIB Sarolangun Ibnu Faizal, A.Md, IP, S.Sos mengatakan program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keterampilan kerja bagi WBP.

    ” Melalui kegiatan pertanian dan perikanan tersebut, WBP dilatih untuk disiplin, bertanggung jawab, dan produktif sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” katanya.

    Warga binaan lapas Sarolangun dan jajaran Lapas saat melakukan perawatan tanaman sayur kangkung

    Ke depan, Lapas Sarolangun berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Dishub Sarolangun Over Target PAD Parkir Capai 113 Persen

    Dishub Sarolangun Over Target PAD Parkir Capai 113 Persen

    Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP

    KABAR SAROLANGUN – Capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun tahun 2025 telah mencapai target, bahkan mengalami over target mencapai 113 persen dari Januari s.d Desember 2025.

    Hal itu dibenarkan langsung oleh Kadis Perhubungan Kabupaten Sarolangun Supriyanto, S.IP saat diwawancarai media online driv.penajambi.co/, Jumat (19/12/2025).

    " Benar, alhamdulillah Dinas Perhubungan tahun 2025 ini capaian target PAD kita mengalami over target sampai 113 persen," katanya, disamping Plt Kabid Sarpras Iskandar Faturahman, A.Md, S. IP.

    Supriyanto menjelaskan target PAD Tahun 2025 ini pihaknya menargetkan sebesar Rp 95.000.000,- sementara penerimaan PAD dari Januari hingga Desember 2025 telah mencapai Rp 106.942.000,-.

    " Dari 95 juta target kami tahun ini sudah tercapai over target dengan capaian 113 persen, dari retribusi parkir di wilayah Sarolangun dan Singkut," katanya.

    Diketahui potensi PAD Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun berasal dari retribusi parkir.

    ” Kedepan kami akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam pengelolaan serta peningkatan penerimaan retribusi daerah dari sektor parkir,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • DP3A Sarolangun Bersama GOW Sarolangun Peringati Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 Di Desa Perdamaian

    DP3A Sarolangun Bersama GOW Sarolangun Peringati Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 Di Desa Perdamaian

    Ketua GOW Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin, Ibu Sekda Sarolangun, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Camat Singkut M Dahlan

    KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sarolangun menggelar peringatan hari ibu yang ke-97 tahun 2025, Kamis (18/12/2025) di Desa Perdamaian, Kecamatan Singkut.

    Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, M.Pd, Ketua GOW Kabupaten Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, SH, Ibu Sekda Sarolangun, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Anggota BAZNAS Sarolangun Drs H Elmi, M.Pd.I, Camat Singkut Drs Muhammad Dahlan, Kabid Kesetaraan Gender Arie Kusmarini, SE, jajaran GOW Sarolangun, Jajaran DWP Sarolangun, para lansia dan masyarakat setempat.

    Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, mengatakan bahwa kegiatan ini didasarkan pada Undang-Undang nomor 7 tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi mengenai Penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap Wanita (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1984 nomor 29).

    Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH

    Keputusan Presiden nomor 316 tahun 1959 tentang hari-hari nasional yang bukan hari libur sebagaimana telah diubah dengan keputusan Presiden nomor 67 tahun 1961 tentang perubahan atas keputusan Presiden nomor 316 Tahun 1959 tentang hari-hari Nasional yang bukan Hari Libur.

    Peraturan Presiden Republik Nomor 186 Tahun 2024 tentang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2024 382), Peraturan menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 1 tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata kerja kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 132. Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor III tahun 2025 tentang Tim Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke 97Tahun 2025.

    Kegiatan ini diikuti 100 orang yang terdiri dari OPD Terkait Dinkes, PMD, DPPKB, BASNAS, DP3A, Gabungan Organisasi Wanita, Camat Singkut, Forkompimcam, Kepala Desa Perdamaian, Tokoh Masyarakat Desa Perdamaian.

    ” Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember, merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan,” katanya.

    Ketua GOW Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, SH

    Sementara itu, Ketua GOW Sarolangun Ratna Shafira NR mengatakan bahwa pemahaman masyarakat bahwa hari Ibu bukan sekedar perayaan untuk mengucapkan terima kasih kepada sosok ibu tetapi juga bentuk apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia atas peran, dedikasi dan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara.

    Sejarah Peringatan Hari Ibu berakar Pada kongres perempuan Indonesia Pertama yang di gelar pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta Kongres ini menyatukan berbagai organisasi perempuan dalam satu wadah perjuangan dan menandai kebangkitan gerakan perempuan Indonesia dimana mereka berdiri sejajar dengan kaum laki-laki dalam perjuangan kemerdekaan.

    ” Keputusan memperingati 22 Desember sebagai Hari Ibu secara Resmi di tetapkan pada Kongres Perempuan Indonesia III di Bandung tahun 1938 dan diakui melalui keputusan Presiden nomor 316 tahun 1959,” katanya.

    Ia juga mengucapkan selamat hari ibu kepada semua ibu-ibu yang ada di seluruh pelosok Kabupaten Sarolangun. Dengan harapan, seluruh masyarakat dapat memahami makna Hari Ibu sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan pergerakan perempuan Indonesia.

    ” Sebagai bagian yang tidak terpisahkan  dalam Perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut Kemerdekaan. Mendorong komitmen multisektor untuk memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam sektor pembangunan,” katanya.

    ” Serta meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar kementerian/lembaga, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-97, sesuai tugas dan fungsinya,” kata dia menambahkan.

    Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, M.Pd

    Selain itu, Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, dalam rangka menjalin silaturrahmi serta memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

    ” Harapannya agar peringatan Hari Ibu ke-97 ini tidak dianggap hanya sekedar peringatan saja, melainkan sebagai momen istimewa untuk mengenang dan mengapresiasi perjuangan serta dedikasi para perempuan Indonesia khususnya ibu-ibu dalam berbagai peran penting dalam pembangunan, baik sebagai ibu, istri, pemimpin, maupun menjadi bagian penting di lingkungan masyarakat,” katanya.

    Ia juga berharap dengan adanya peringatan ini dapat menjadi momen dalam mendorong perempuan untuk lebih aktif, produktif, berdaya dan berpartisipasi dalam berbagai aspek kehidupan. Pemkab Sarolangun terus mendukung pemberdayaan perempuan dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan berkualitas.

    ” Selamat hari ibu ke-97, semoga diberikan kesehatan bagi para ibu-ibu, mari wujudkan perempuan berdaya dan berkarya, menuju Sarolangun maju 2025-2030 dan Indonesia emas 2045,” katanya.

    Pemotongan nasi tumpeng peringatan hari ibu ke-97
    Poto bersama
    Kegiatan senama diikuti para ibu lansia

    Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Seminar untuk Sekolah Lansia serta Pemberian Bantuan untuk Lansia hingga kegiatan Senam Lansia yang berjalan dengan sukses.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Prestasi Gemilang, Pemkab Sarolangun Raih Kabupaten Terbaik Kedua Se-Provinsi Jambi Ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 

    Prestasi Gemilang, Pemkab Sarolangun Raih Kabupaten Terbaik Kedua Se-Provinsi Jambi Ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 

    Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyerahkan piagam penghargaan kepada Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika atas penghargaan Keterbukaan Informasi Publik yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun sebagai terbaik kedua Se-Provinsi Jambi

    KABAR SAROLANGUN — Pemerintah Kabupaten Sarolangun kembali menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan di tingkat Provinsi, Pada Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik PPID Utama Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi Tahun 2025.

    Pemkab Sarolangun berhasil meraih Peringkat Dua Terbaik dengan predikat “Informatif”.

    Penghargaan tersebut diserahkan Langsung Oleh Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani Kepada Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE dalam acara yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (17/12/2025).

    Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Komisi Informasi Provinsi Jambi yang bertujuan memberikan apresiasi kepada badan publik yang dinilai konsisten dan optimal dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi.

    Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, serta Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi Muhammad Helmi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Syamsul Riduan, jajaran bupati dan wakil bupati se-Provinsi Jambi, kepala instansi vertikal Se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Kadis Kominfo Sarolangun H Ahmad Nasri, Kepala Desa serta Jajaran para tamu undangan Penerima Penghargaan lainnya.

    Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama Kadis Kominfo Sarolangun Ahmad Nasri Poto bersama

    Dalam sambutannya, Komisi Informasi Provinsi Jambi menegaskan bahwa penganugerahan ini merupakan hasil dari proses monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan secara menyeluruh terhadap badan publik, meliputi pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, hingga pemerintah desa se-Provinsi Jambi.

    Dalam acara tersebut Pemkab Sarolangun Berhasil Meraih beberapa kategori Penghargaan Keterbukaan informasi yaitu diantaranya: Peringkat 2 Terbaik ”INFORMATIF” dalam kategori PPID Utama Kab./kota Setelah Provinsi Jambi.

    Selain capaian Pemkab Sarolangun sejumlah institusi di wilayah Sarolangun juga meraih penghargaan bergengsi. Diantaranya Yaitu: Pengadilan Agama Kabupaten Sarolangun memperoleh predikat “Informatif” untuk kategori instansi vertikal kabupaten, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sarolangun memperoleh predikat “Informatif” untuk kategori instansi vertikal kabupaten.

    Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun juga dianugerahi predikat “Informatif” pada kategori instansi Vertical Tingkat Kab/Kota Se-Provinsi Jambi.

    Tak hanya di tingkat kabupaten, Desa Pasar Singkut turut mencatat prestasi dengan meraih predikat “Menuju Informatif” dalam kategori PPID Pemerintah Desa se-Provinsi Jambi. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah hingga tingkat desa dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

    Usai kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Pemkab Sarolangun dan para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya keterbukaan dan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    ” Alhamdulillah, kita bersyukur atas capaian peringkat dua ini. Namun ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk terus berbenah. Ke depan, kita menargetkan bisa meraih peringkat pertama. Jangan patah semangat, mari kita bekerja bersama, memperkuat sinergi dan komitmen seluruh perangkat daerah demi mewujudkan keterbukaan informasi yang lebih baik,” katanya.

    Poto bersama

    Gerry Trisatwika menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik dan menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik. Oleh karena itu, Pemkab Sarolangun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

    ” Dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh jajaran, kami optimistis Sarolangun dapat terus melaju dan menjadi daerah yang informatif, transparan, dan akuntabel untuk mewujudkan Visi kita bersama Sarolangun Maju,” katanya.

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh penerima penghargaan bersama jajaran pimpinan daerah, dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu bagi seluruh badan publik di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan standar keterbukaan informasi demi terwujudnya pemerintahan yang transparan dan dipercaya masyarakat.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027 Dilantik, Kepala DP3A Yudis Kenromora : Sarolangun Maju Tanpa Kekerasan Anak

    Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027 Dilantik, Kepala DP3A Yudis Kenromora : Sarolangun Maju Tanpa Kekerasan Anak

    Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, Kadis Dikbud Sarolangun Arsyad, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Kepala DPAD Sarolangun Waldi Bakri dan tamu undangan

    KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun resmi melantik Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027, Kamis (18/12/2025) di Ruang Aula Disdikbud Sarolangun.

    Pelantikan tersebut dilakukan langsung Bupati Sarolangun H Hurmin yang diwakili Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, M.Pd, dalam kegiatan yang sekaligus pelepasan Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2021-2025.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Kepala DPAD Sarolangun H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM, Kadis Dikbud Sarolangun Drs H Arsyad, SH, M.Pd.I, Kadis Dukcapil Sarolangun Riduan, S.STP, ME, Sekretaris Dinkes Sarolangun Mustang AP, S.KM, M.Kes, Sekretaris DP3A Sarolangun Fauziah, S.KM.

    Hadir juga Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, M.Si, Kabid Kesetaraan gender Arie Kusmarini, SE, Jajaran TP PKK Sarolangun, Jajaran DWP Sarolangun, Para OPD terkait, Para Orang Tua dan tamu undangan lainnya.

    Pelantikan Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027
    Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora memberikan piagam penghargaan kepada FAD Priode 2021-2025

    Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari penampilan Tari dari Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027, parade purna pelepasan Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2021-2025, pemberian sertifikat kepada Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2021-2025, Penyampaian Suara Forum anak daerah hingga pemberian Cinderamata Dari Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun kepada Kepala DP3A Sarolangun.

    Pada kesempatan itu, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora mengatakan bahwa penetapan pengurus Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun berdasarkan SK Bupati Sarolangun Nomor 375/DP3A/2025 tanggal 30 November 2025 tentang pengangkatan nama-nama Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027.

    ” Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027 melalui proses pemilihan dan seleksi dan memenuhi syarat itu ada 29 orang yang hari ini dilantik. Mari kita wujudkan Sarolangun Maju tanpa kekerasan terhadap anak dan perempuan,” katanya.

    Yudis Kenromora juga menyebutkan bahwa Forum anak daerah adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Daerah, menjembatani komunikasi dan integritas antata pemerintah dengan anak-anak se-kabupaten Sarolangun.

    Forum anak daerah juga bisa diartikan sebagai pertemuan berbagai kelompok dalam membicarakan pemenuhan hak-hak anak.

    ” Anak disiapkan, dilindungi dan dijamin pemenuhan hak anak. Untuk membangun mental dan moral anak, sebagaimana undang-undang tentang perlindungan anak. Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang anak, dan mendapatkan perlindungan,” katanya.

    Sekretaris DP3A Sarolangun Fauziah memberikan piagam penghargaan kepada FAD Priode 2021-2025
    Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini memberikan piagam penghargaan kepada FAD Priode 2021-2025
    Poto bersama

    Yudis Kenromora juga menyebutkan melalui forum Anak Daerah sebagai wadah partisipasi anak dalam pelaksanaan pembangunan, diharapkan dapat mendorong aktif, mengembangkan diri sesuai dengan potensi diri, minat dan bakat. Mempercepat proses pemenuhan anak, dan membangun kompetensi anak.

    ” Kami ucapkan terima kasih kepada forum anak daerah Priode 2021-2025 yang selama ini telah berpartisipasi dan berdedikasi dalam melaksanakan tugas. Yang telah dikukuhkan, agar forum anak daerah bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap