Category: DAERAH

  • Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin Lantik FAD Sarolangun Priode 2025-2027

    Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin Lantik FAD Sarolangun Priode 2025-2027

    Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Kadis Dikbud Sarolangun Arsyad, Kepala DPAD Sarolangun Waldi Bakri dan jajaran OPD terkait, para orang tua dan tamu undangan

    KABAR SAROLANGUN – Mewakili Bupati Sarolangun H Hurmin, Staf Ahli Bupati Sarolangun Bidang SDM dan Kemasyarakatan H Juddin, S.Ag, melantik secara langsung Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027 sekaligus pelepasan Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2021-2025, Kamis (18/12/2025) di Ruang Aula Disdikbud Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH, Kepala DPAD Sarolangun H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM, Kadis Dikbud Sarolangun Drs H Arsyad, SH, M.Pd.I, Kadis Dukcapil Sarolangun Riduan, S.STP, ME, Sekretaris Dinkes Sarolangun Mustang AP, S.KM, M.Kes, Sekretaris DP3A Sarolangun Fauziah, S.KM.

    Hadir juga Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Rahmi Aini, M.Si, Kabid Kesetaraan gender Arie Kusmarini, SE, Jajaran TP PKK Sarolangun, Jajaran DWP Sarolangun, Para OPD terkait, Para Orang Tua dan tamu undangan lainnya.

    Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin saat melantik Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2025-2027

    Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin mengatakan anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus di lindungi, penuhi haknya, serta untuk di siapkan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing serta mendukung tumbuh kembang anak sebagaimana optimal.

    ” Forum anak daerah adalah wadah penting bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan, menyuarakan aspirasi serta menjadi pelopor dan pelapor dalam perlindungan anak, dalam mewujudkan Kabupaten Sarolangun Layak Anak,” katanya.

    Juddin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh forum anak daerah Priode 2021-2025 atas dedikasi dan kontribusi dalam kepedulian terhadap anak-anak di Kabupaten Sarolangun.

    Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin menyampaikan arahan Bupati Sarolangun H Hurmin 

    Kepada anak-anak anggota forum anak daerah Priode 2025-2027 yang hari ini dikukuhkan saya ucapkan selamat dan sukses, jadilah Generasi yang berani, menyampaikan pendapat secara santun dan aktif menjadi pelopor dan pelapor apabila terjadi pelanggaran hak anak.

    ” Pemkab Sarolangun terus berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan anak melalui sinergitas lintas sektoral, keterlibatan masyarakat dan dunia usaha serta partisipasi anak-anak,” katanya.

    Ia juga berharap forum anak daerah terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam mendukung kemajuan daerah, bekerjasama dalam mencerdaskan anak, dan terhindar dari pengaruh-pengaruh yang tidak baik.

    ” Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan ini. Kepada orang tua, dan forum anak daerah, bahwa tantangan kita depan, di dalam menyikapi kehidupan tekhnologi dan digitalisasi, tantangan kekerasan terhadap anak,” katanya.

    ” Kami mohon support kepada orang tua, agar anak-anak kita selalu kita pantau dalam pergaulannya, sebab narkoba, judi online, selalu menghantui anak-anak kita,” kata dia menambahkan.

    Staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin memberikan penghargaan kepada pengurus FAD Priode 2021-2025
    Poto bersama cegah kekerasan terhadap anak

    Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Sarolangun Juddin beserta para kepala OPD memberikan piagam penghargaan kepada Forum Anak Daerah Kabupaten Sarolangun Priode 2021-2025 serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sejumlah Jabatan Di Dishub Sarolangun Masih Kosong, Kadishub Supriyanto : Kita Harap Bisa Segera Diisi

    Sejumlah Jabatan Di Dishub Sarolangun Masih Kosong, Kadishub Supriyanto : Kita Harap Bisa Segera Diisi

    Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sarolangun

    KABAR SAROLANGUN – Sejumlah jabatan struktural di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sarolangun saat ini mengalami kekosongan, bahkan kondisi tersebut sudah begitu lama.

    Tentu dengan kekosongan jabatan di beberapa jabatan tersebut berdampak terhadap kinerja OPD dalam mendukung program visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

    Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, saat diwawancarai media online ini mengatakan sedikitnya ada lima jabatan yang kosong saat ini, mulai dari jabatan Kepala Seksi (Kasi) hingga Jabatan Kepala Bidang (Kabid).

    ” Kalau staf sudah banyak, hanya saja untuk mengisi jabatan kasi itu yang kurang, masih ada lima yang kosong, mulai dari Kabid, dan kasi,” katanya, Kamis (18/12/2025).

    Kadis Dishub Sarolangun Supriyanto, S.IP

    Kata Supriyanto, bahwa dengan pengisian jabatan yang kosong tersebut tentunya akan dapat meningkatkan kinerja Dinas perhubungan kedepannya dengan dapat bergerak cepat serta adanya SDM yang seimbang.

    ” Kita harapkan bisa terisi semua, supaya kinerja dapat bergerak cepat. Kalau sekarang agak timpang, Kabid hanya satu defenitif selebihnya Plt. Kita harapkan agar jabatan yang kosong bisa segera terisi,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Rakor Forkopimda Bahas Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026

    Bupati Sarolangun Hurmin Pimpin Rakor Forkopimda Bahas Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026

    Bupati Sarolangun Hurmin, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Waka Polres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, Sekda Sarolangun Muhammad Arief dan Forkopimda yang hadir

    KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin memimpin langsung kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Bersama Forkopimda Kabupaten Sarolangun Dalam Rangka Antisipasi Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026, Kamis (18/12/2025) di ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Wakapolres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, SH, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Dansubdenpom Lettu Cpm Dany Arianto dan Binda Provinsi Jambi.

    Hadir juga Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, para kepala OPD terkait, jajaran PJU Polres Sarolangun, Kabid Ormas Dedi Kurniawan, SE, Kabid Pendidikan Politik Dalam Negeri Darmawan Septiadi Lubis, S.Hum, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Bakesbangpol Sarolangun Lydia Yuliana, SE, serta jajaran Bakesbangpol Sarolangun.

    Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan bahwa pentingnya sinergitas dan koordinasi lintas sektor dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.

    Ia juga menginstruksikan seluruh unsur Forkopimda, OPD, TNI–Polri serta stakeholder terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan Kamtibmas, kemacetan lalu lintas, serta bencana alam hidrometeorologi.

    ” Kita berharap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal serta masyarakat yang merayakan pergantian tahun,” katanya.

    Rakor Forkopimda ini sebagai Langkah terpadu antisipasi momentum natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Wilayah Kabupaten Sarolangun.

    Di Kabupaten Sarolangun, ada sebanyak empat titik Pos yang didirikan, yakni Satu Titik Pos Pelayanan Di Kecamatan Sarolangun, kemudian Pos Pengamanan tiga titik yakni di Kecamatan Pauh, Kecamatan Mandiangin dan Kecamatan Singkut.

    Kepala Bakesbangpol Sarolangun Hudri, para kepala OPD, dan peserta rakor Forkopimda Kabupaten Sarolangun

    ” Pos pelayanan dak pos pengamanan, kita dari Pemda Kabupaten Sarolangun akan mensupport untuk sinergi dalam melaksanakan kegiatan itu seperti pelayanan kesehatan, pengaturan arus lalu lintas,” katanya.

    ” Kesiapan kita sama-sama dari Forkopimda dan kawan-kawan OPD untuk komitmen kita mensukseskan kegiatan Nataru ini, komunikasi sama-sama diantara kita. Apabila ada sesuatu agar cepat dilakukan koordinasi,” kata dia menambahkan.

    Hurmin juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyambut natal dan tahun baru untuk saling menjaga kerukunan umat beragama, menjaga kenyamanan dan ketentraman masyarakat serta mengantisipasi bersama terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

    ” Kita sudah membuat surat edaran untuk masyarakat agar tidak melakukan hiburan malam, kembang api. Pemda Kabupaten Sarolangun tidak ada kegiatan khusus di malam tahun baru, apalagi kondisi anggaran di tengah efisiensi. Kita hanya masing-masing di rumah untuk melakukan doa bersama dan sholat hajat,” katanya.

    Sementara itu, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto mengatakan bahwa perlu diantisipasi secara cermat mengingat kondisi pada setiap tahun memiliki dinamika yang berbeda dan tidak selalu sama dengan situasi pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga membutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan.

    ” Sehubungan dengan hal tersebut, upaya optimalisasi akan terus dilakukan sebagai langkah strategis dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif pada momentum perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus dalam menghadapi potensi terjadinya bencana alam hidrometeorologi,” katanya.

    Selain itu, Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi mengatakan bahwa pihaknya memusatkan perhatian pada masyarakat yang melaksanakan mudik pada akhir tahun dengan harapan agar situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarolangun tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif.

    ” Kami menyoroti potensi kepadatan arus balik mudik akhir tahun yang diperkirakan terjadi di Kecamatan Pauh, Kecamatan Mandiangin, Kecamatan Bathin VIII, dan Kecamatan Singkut. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki kerawanan peningkatan mobilitas masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus dari aparat terkait,” katanya.

    Terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Sarolangun telah menyiapkan langkah pengamanan sejak 14 Desember 2025. Arus mudik diperkirakan berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga puncak arus balik pada 4 Januari 2026.

    ” Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan, Polres Sarolangun mendirikan pos pengamanan di Kecamatan Singkut, Kecamatan Pauh, dan Kecamatan Mandiangin, serta satu pos pelayanan yang berlokasi di Kecamatan Sarolangun,” kata Wakapolres.

    Poto bersama

    Rapat Forkopimda Kabupaten Sarolangun telah disepakati bersama dan berkomitmen bersama untuk melaksanakan langkah-langkah antisipasi terhadap perayaan natal tahun 2025 dan Tahun baru 2026 terhadap beberapa aspek kerawanan seperti rawan kejahatan, rawan kecelakaan dan rawan terjadinya kenaikan harga.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Rakerkab KONI Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, Arsadt Abdullah : Rumuskan Langkah Terbaik Tahun 2026

    Rakerkab KONI Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, Arsadt Abdullah : Rumuskan Langkah Terbaik Tahun 2026

    Ketua KONI Sarolangun Arsadt Abdullah saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan KONI Sarolangun tahun 2025 dalam sidang pleno Rakerkab KONI

    KABAR SAROLANGUN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2025, Kamis (18/12/2025) di Ballroom Abadi Hotel Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Staf Ahli Bupati Sarolangun Hendrik Andilala, S.STP, yang dihadiri Kadisparpora Sarolangun Suryadi, S.Pt, Ketua KONI Sarolangun Arsadt Abdullah, SH, M.Kn, para pengurus KONI Sarolangun, para pimpinan Cabor serta tamu undangan lainnya.

    Ketua KONI Kabupaten Sarolangun Arsadt Abdullah mengatakan melalui pelaksanaan kegiatan Rakerkab ini tentu diharapkan dapat meningkatkan kualitas, efektivitas dan fungsi kelembagaan dengan menetapkan mekanisme kerja anggota KONI Sarolangun berdasarkan AD/ART KONI untuk tahun 2026 mendatang.

    ” Dengan kegiatan hari ini kami berharap cabor-cabor dapat mengerti dengan keterbatasan anggaran tahun 2026, bisa merumuskan kegiatan ataupun langkah langkah terbaik untuk tahun 2026,” katanya.

    Arsadt Abdullah juga menambahkan dengan keterbatasan anggaran di tahun 2026, dana pembinaan tahunan untuk para Cabor tidak ada lagi, sehingga anggaran yang tersedia di fokuskan untuk kegiatan-kegiatan yang produktif. Misalnya, untuk memberangkatkan pelatih atau wasit berlisensi, ataupun untuk support setiap kegiatan Iven yang dilakukan oleh cabor

    ” Kita vakum tidak, kita ingin cabor dengan keterbatasan anggaran ini tetap hidup, maka dengan rakerkab ini bagaimana langkah-langkah efisien untuk cabor tetap hidup, atlit tetap hirup, wasit dan pelatih tetap berjalan,” katanya.

    Ia juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun khususnya Disparpora Sarolangun agar bisa membantu dalam pembelian alat-alat Cabor dalam rangka penyediaan fasilitas untuk para insan olahraga di Kabupaten Sarolangun.

    Ketua KONI Sarolangun Arsadt Abdullah saat diwawancarai

    ” Besar harapan kami, dengan keterbatasan anggaran di KONI itu minimalnya bisa lewat Disparpora untuk pembelian alat-alat dan fasilitas untuk insan olahraga di Kabupaten Sarolangun bisa terpenuhi,” katanya.

    ” Kami berharap kedepan KONI Kabupaten Sarolangun terus berupaya maksimal dalam mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan dalam memajukan olahraga, tentunya tidak akan tercapai tanpa adanya dukungan dari semua pengurus Cabor dan juga Pemerintah daerah Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.

    Selain itu, kegiatan Rakerkab ini adalah kegiatan rakerkab yang diselenggarakan setiap tahun yang diatur dalam pasal 33 anggaran Dasar dan Pasal 3 ayat 4 Anggaran Rumah tanggal.

    KONI Kabupaten Sarolangun telah melakukan kegiatan dan bantuan terhadap cabang olahraga (Cabor) yang mengikuti pelatihan pelatih dan Wasit, antara lain Cabor IMI, Cabor Basket pelatihan pelatih lisensi B.

    Cabor PSSI/Askab antara lain pelatihan pra lisensi/Court Clining, Pelatihan Sport Science Coaching dan pelatihan wasit lisensi C, pelatihan sport message dan cidera level 1, pelatihan wasit lisensi D Askab. Kemudian pelatihan Cabor Gateball, bantuan pelatihan pelatih dan Wasit Daerah PBVSI Se-Provinsi Jambi

    Kadisparpora Sarolangun Suryadi, jajaran pengurus KONI dan para Cabor se-Kabupaten Sarolangun

    Dalam pelaksanaan kegiatan Rakerkab KONI Kabupaten Sarolangun, dilakukan sidang pleno dalam rangka Pengesahan peserta Rakerkab, Pengesahan jadwal acara dan tata tertib, Laporan Pelaksanaan kegiatan dan anggaran KONI Kabupaten Sarolangun tahun 2025 dan rencana program kerja KONI kabupaten Sarolangun tahun 2026, Pengantar dan pembagian sidang-sidang komisi serta Laporan dan pengesahan hasil sidang komisi-komisi.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sekda Muhammad Arief Buka Gebyar Donor Darah, Dukung Penuh Program PMI Sarolangun 

    Sekda Muhammad Arief Buka Gebyar Donor Darah, Dukung Penuh Program PMI Sarolangun 

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua PMI Sarolangun Aryo, Forkopimda, para kepala OPD Poto bersama dengan para relawan donor darah

    KABAR SAROLANGUN – Mewakili Bupati Sarolangun H Hurmin, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM membuka secara langsung kegiatan Gebyar donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sarolangun dalam rangka momentum Hari Relawan Nasional tahun 2025, Rabu (17/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sarolangun, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Manggala Agni, Pihak perusahaan swasta (FIF, Bank 9 Jambi), Jajaran OKP dan LSM, Pengurus PMI Sarolangun serta para Relawan Donor Darah, PMR dan KSR Palang Merah Indonesia se-Kabupaten Sarolangun.

    Dalam arahannya, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Sarolangun serta seluruh OPD terkait, dan juga kepada seluruh relawan donor darah, yang telah menginisiasi dan mensukseskan acara gebyar donor darah ini.

    Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM

    Peringatan hari relawan nasional merupakan momen penting untuk merayakan semangat keikhlasan, gotong royong, dan semangat kerelawanan untuk diwujudkan dalam bentuk nyata yaitu donor darah sukarela

    ” Setiap tetes darah yang disumbangkan merupakan amal jariah bagi yang bersangkutan,” katanya.

    Kata Muhammad Arief, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyadari betul pentingnya ketersediaan stok darah yang aman dan cukup, kedepan jumlah relawan donor darah di Kabupaten Sarolangun agar bisa ditingkatkan.

    ” Kita mendukung penuh upaya PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Kami mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjadi donor darah sebagai gaya hidup dan aksi kepedulian secara rutin. Setiap tiga bulan sekali rutin donor darah dan setahun empat kali donor darah,” katanya.

    Ia juga memberikan Apresiasi dan penghargaan yang tinggi dari Pemkab Sarolangun kepada seluruh tenaga sukarela yang telah tulus mendonorkan darah kepada masyarakat.

    ” Selamat hari relawan nasional, semoga kebaikan menyertai langkah kita. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim Kegiatan Gebyar Donor Darah Suka Rela PMI Sarolangun Dalam Rangka Peringatan Hari Relawan Nasional Kabupaten Sarolangun Tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief memberikan penghargaan kepada relawan donor darah

    Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, Forkopimda serta para kepala OPD memberikan piagam penghargaan kepada para relawan donor darah yang telah memberikan dedikasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah serta diakhiri dengan Poto bersama.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • PMI Sarolangun Gelar Gebyar Donor Darah, Berikan Penghargaan Bagi Relawan Donor Darah

    PMI Sarolangun Gelar Gebyar Donor Darah, Berikan Penghargaan Bagi Relawan Donor Darah

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief, Forkopimda, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, Kepala OPD dan jajaran pengurus PMI, KSR dan PMR serta para relawan donor darah

    KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka momentum Hari Relawan Nasional tahun 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Gebyar donor darah Sukarela, Rabu (17/12/2025) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

    Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, yang dihadiri jajaran Forkopimda Sarolangun, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP.

    Hadir juga para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Manggala Agni, Pihak perusahaan swasta (FIF, Bank 9 Jambi), Jajaran OKP dan LSM,v Pengurus PMI Sarolangun serta para Relawan Donor Darah, PMR dan KSR Palang Merah Indonesia se-Kabupaten Sarolangun.

    Selain melaksanakan kegiatan donor darah, PMI Sarolangun juga memberikan penghargaan bagi para relawan donor darah yang secara sukarela rutin melakukan donor darah dari 10 kali donor darah, 25 kali hingga 30 kali donor darah.

    Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin bersama jajaran pengurus

    Dalam laporannya, Ketua Bidang Donor Darah Bripka Guruh Esa Putra mengatakan kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 17 Desember 2025 dengan tema setetes darah sejuta asa, payu donor darah. Kegiatan ini diikuti seluruh relawan donor darah, PMI, KSR, PMR, tenaga sukarela se-Kabupaten Sarolangun.

    ” Ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari relawan tahun 2025, berupa pemberian penghargaan kepada tenaga sukarelawan,” katanya.

    Gebyar donor darah ini juga bertujuan untuk meningkatkan solidaritas seluruh elemen bangsa, meningkatkan rasa persaudaraan antar PMI dan mitra PMI serta aktif membantu pemerintah dalam menyediakan kebutuhan darah.

    ” 165 kantong permintaan darah pada bulan November, sementara yang bisa terpenuhi separuhnya. Hal itu dikarenakan beberapa faktor, salah satunya kurangnya relawan donor darah. Dan kami sangat membutuhkan bantuan bapak dan ibu semua untuk meningkatkan jumlah relawan donor darah kita,” katanya.

    Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin, S.IP
    Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin memberikan penghargaan kepada para relawan donor darah

    Sementara itu, Ketua PMI Sarolangun Aryo L Fajrin mengatakan Gebyar donor darah merupakan kegiatan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada relawan donor darah yang sudah rutin melakukan kegiatan donor darah sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

    ” Saat ini banyak masyarakat belum memahami, untuk PMI Sarolangun itu tidak ada stok darah karena kita belum memiliki bank darah, kita hanya bisa membina relawan donor darah,” katanya.

    Kata Aryo, jumlah Relawan donor darah yang ada di data PMI Sarolangun ada sebanyak kurang lebih 260 orang, sementara kebutuhan permintaan darah melalui PMI Sarolangun kurang lebih setiap bulan 200 kantong darah.

    ” Mari kawan-kawan pengurus semua, mari kita sama-sama meningkatkan jumlah relawan donor darah kita. Kita tracking dan sebagainya. Kemudian ada juga bataliyon di Pelawan, itu bisa juga kita komunikasikan nantinya,” katanya.

    ” Ucapan terima kasih kepada semua kawan-kawan yang sudah berdedikasi melakukan rutin donor darah, semoga mendapatkan amal ibadah yang terbaik,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • 11 PNS Di Sarolangun Akan Kena Sanksi Langgar Disiplin ASN 

    11 PNS Di Sarolangun Akan Kena Sanksi Langgar Disiplin ASN 

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai

    KABAR SAROLANGUN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang melanggar aturan tentang disiplin ASN akan segera di proses untuk diberikan sanksi tegas.

    Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM kepada awak media, Selasa (16/12/2025), saat sidak disiplin ASN di Kantor BPBD Sarolangun.

    Kata Muhammad Arief, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari BKPSDM Sarolangun ada sebanyak 11 PNS akan diberikan sanksi tegas karena telah melanggar aturan disiplin ASN.

    ” Yang melanggar aturan disiplin ASN, kita akan ambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan. Bisa teguran lisan, tertulis bahkan ada 11 pegawai dari informasi pak Kaban akan kita tindaklanjuti,” katanya.

    Sanksi tegas yang diberikan, lanjut Muhammad Arief berupa ada yang diturunkan pangkatnya, turunkan jabatan, bahkan penindakan lebih keras lagi berupa ada sanksi berat bahkan pemberhentian dengan hormat atau bisa dengan tidak hormat.

    ” BKPSDM juga mencatat ini, bagi yang melanggar akan diambil tindakan tegas, mungkin ada turun pangkat, turun jabatan, di tunda kenaikan pangkat berkala, sampai PTDH,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Sidak Ke Damkar Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief : Pegawai Tidak Disiplin Akan Ditindak Tegas

    Sidak Ke Damkar Sarolangun, Sekda Sarolangun Muhammad Arief : Pegawai Tidak Disiplin Akan Ditindak Tegas

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief bersama para staf ahli Bupati, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati saat sidak Disiplin ASN ke kantor Dinas Damkar

    KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Selasa (16/12/2025).

    Sidak tersebut turut didampingi para staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Hendrik Andilala, S.STP, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH.

    Kedatangan Sekda beserta rombongan disambut baik oleh Kepala DPKP Sarolangun Trianto, S.IP, ME, beserta jajarannya, dan para staf.

    Tampak Sekda Sarolangun Muhammad Arief, melakukan mengecek absensi pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan DPKP Sarolangun.

    Kepada para awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief menegaskan bagi para pegawai yang tidak disiplin serta melanggar aturan akan diambil tindakan tegas.

    ” Kedisiplinan saya sudah cek karena di damkar ini memang sistim bekerjanya satu hari satu off, ketika mereka bekerja satu hari mereka tidak kerja lagi di pos tapi mereka hadir,” katanya.

    Ia juga mengaku akan terus memantau kedisiplinan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, bukan hanya di Kantor dinas Damkar tetapi juga di seluruh OPD, terutama OPD yang ketidakhadiran pegawainya cukup tinggi.

    ” BKPSDM juga mencatat ini, bagi yang melanggar akan diambil tindakan tegas, mungkin ada turun pangkat, turun jabatan, di tunda kenaikan pangkat berkala, sampai PTDH,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai usai sidak

    Ketika ditanya terkait kondisi Dinas Damkar, Sekda Sarolangun Muhammad Arief juga mengaku sebagai pejabat yang baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tentu perlu melakukan konsolidasi serta silaturahmi.

    Dalam konsolidasi melalui sidak ini, ia mengaku mendapatkan masukan-masukan dari dinas tersebut.

    ” Ada beberapa hal yang harus kita tindaklanjuti, yang akan dilakukan oleh bapak Bupati dan tim TAPD,” katanya.

    Ia juga menyebutkan bahwa saat ini Dinas Damkar Sarolangun memiliki lima pos damkar di beberapa kecamatan, yang seharusnya sesuai aturan, Satu Kecamatan itu memiliki satu pos damkar.

    ” Kita bisa melihat kondisi peralatan, kehadiran pegawai pegawai, seperti yang disampaikan, di Pauh ternyata pos sudah dibangun tapi butuh personil, perlu pengisiannya,” katanya.

    ” Kalau sesuai aturan minimal satu pos satu kecamatan, kita baru ada lima pos kecamatan, artinya satu pos melayani dua kecamatan bahkan kecamatan Batang Asai belum tersentuh. Maka kita usahakan akan datang kalau dana memadai didirikan satu pos di batang asai, pelayanan masyarakat dalam hal pemadaman kebakaran dan penyelamatan bisa dirasakan optimal,” kata dia menambahkan.

    Penulis : A. R Wahid Harahap

  • Sekda Sarolangun Muhammad Arief Sidak Disiplin ASN Ke BPBD, Temukan Dua Orang Pegawai Sering Bolos Dan Susah Dibina

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief Sidak Disiplin ASN Ke BPBD, Temukan Dua Orang Pegawai Sering Bolos Dan Susah Dibina

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat sidak Disiplin ASN ke Kantor BPBD Sarolangun, dan mengumpulkan seluruh pegawai untuk mengecek kehadiran

    KABAR SAROLANGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM melalukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Selasa (16/12/2025).

    Sidak tersebut turut didampingi para staf Ahli Bupati Sarolangun H Juddin, S.Ag, Hendrik Andilala, S.STP, Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH.

    Kedatangan Sekda beserta rombongan disambut baik oleh Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH beserta jajarannya, dan para staf.

    Tampak Sekda Sarolangun Muhammad Arief, melakukan absensi satu persatu para pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan BPBD Sarolangun.

    Dalam kegiatan itu, Sekda Sarolangun Muhammad Arief juga melihat langsung kondisi peralatan sarana dan prasarana penanganan bencana yang ada di Kantor BPBD Sarolangun.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief saat diwawancarai

    Kepada awak media, Sekda Sarolangun Muhammad Arief mengatakan kunjungannya ke BPBD ini selain bersilaturrahmi dan melihat kedisiplinan pegawai, namun juga untuk mengecek persiapan dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang memang kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sarolangun akhir-akhir cukup ekstrem.

    ” Silaturrahmi ini memang inisiatif dari pak Wabup, saat ini hujan lebat, antisipasi bencana hidrometeorologi, maka saya komunikasi dengan pak Kalaksa BPBD, beliau cepat menyampaikan terkait kondisi sarpras. Sekaligus silaturahmi dengan seluruh pegawai,” katanya.

    ” Saya mendapatkan beberapa masukan terkait personil di BPBD sebanyak 48.bKetika terjadi bencana kita butuh personil yang sigap, ada banjir, banjir bandang, longsor,” kata dia menambahkan.

    Muhammad Arief juga menyebutkan dari sidak disiplin ASN ini ada dua pegawai yang tidak hadir dan memang menurut keterangan yang didapatkannya kedua pegawai tersebut sudah sering dilakukan pembinaan namun tidak ada perubahan.

    ” Tadi ada dua pegawai yang menurut kita susah diberikan pembinaan, kita akan ambil tindakan sesuai peraturan perundang-undangan. Bisa teguran lisan, tertulis bahkan ada 11 pegawai akan kita tindaklanjuti, ada yang diturunkan pangkatnya, turunkan jabatan, bahkan ada sanksi berat,” katanya.

    Sekda Sarolangun Muhammad Arief didampingi Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri mengecek peralatan dan sarpras penanggulangan bencana

    Untuk Sarpras di BPBD Sarolangun, lanjut Sekda. Kondisi saat ini dari persiapan yang ada sudah cukup memadai. ” Semua operasional bahkan sigap, banyak peralatan sudah siap, akan digunakan ketika ada bencana, sementara cukup memadai,” katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap

  • Hingga Awal Desember 2025, Realisasi PBB-P2 Di Sarolangun Capai 88,93 Persen

    Hingga Awal Desember 2025, Realisasi PBB-P2 Di Sarolangun Capai 88,93 Persen

    Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari saat diwawancarai para awak media

    KABAR SAROLANGUN – Hingga pada awal bulan Desember 2025, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Sarolangun mencatat realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menunjukkan tren positif.

    Hingga 10 Desember 2025, BPPRD Sarolangun mencatat perolehan pajak PBB-P2 mencapai Rp 2.182.800.318,- atau sebesar 88,93 Persen dari total target sebesar Rp 2.454.620.621,-

    " Hingga awal bulan Desember ini, untuk capaian PBB-P2 sudah mencapai 88,93 Persen, kita tetap optimis hingga akhir tahun nanti bisa mencapai target," kata Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari, SE, ME, Selasa (16/12/2025) kepada media online driv.penajambi.co/.

    Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif terhadap kinerja pendapatan daerah, khususnya di sektor pajak bumi dan bangunan yang selama ini dikenal sebagai salah satu objek pajak yang potensial untuk menyumbang pajak daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sarolangun.

    Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui BPPRD menetapkan target PBB-P2 sebesar Rp 2.454.620.621,- setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

    BPPRD tetap berupaya agar realisasi penerimaan dapat optimal tanpa mengorbankan daya dukung ekonomi wajib pajak.

    " Kami tetap berupaya maksimal melalui pendekatan persuasif dan pelayanan langsung kepada wajib pajak. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, biasanya realisasi di akhir desember selalu meningkat signifikan," katanya.

    Selain itu, BPPRD Sarolangun juga terus mengedukasi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi pajak daerah di tingkat kelurahan dan Desa, bekerja sama dengan Forum RT, kecamatan, dan organisasi masyarakat,.

    Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan pemahaman tentang fungsi pajak, mekanisme pembayaran, serta manfaat langsung yang dapat dirasakan dari pajak daerah, seperti peningkatan infrastruktur, kebersihan, dan pelayanan publik.

    " Pajak itu kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan. Karena itu, kami mengajak semua wajib pajak agar sadar dan patuh membayar tepat waktu," katanya.

    Menjelang akhir tahun anggaran, BPPRD Sarolangun akan terus memantau perkembangan penerimaan pajak, termasuk melakukan evaluasi terhadap potensi piutang pajak dan pemutakhiran data wajib pajak.

    " Semua pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Ini adalah bentuk gotong royong," katanya.

    Penulis : A.R Wahid Harahap